My Brother Hate Me (BTS)

My Brother Hate Me (BTS)
18



Aku kembali utk memperbaiki


Aku kembali bukan utk mengulang kembali


-Ye Seul


____________________________________________


Brak.. Brak.. Bugk.. Bugk.. Bugk


Terdengar suara pukulan demi pukulan yg dilayangkan oleh seorang diruangan gym itu


"Hah hah hah" Desah orang itu lalu menyeka kering yg terus bercucuran disekujur tubuhnya


Tring..


Tring..


Tring..


"Sialan siapa sih ganggu orang latihan aja, pasti si kutu kupret" Kesalnya krn jam latihannya diganggu


Yejun


> Woi udah bangun belum lu?


> Heh woi! Bangun


> Gue tau lu udah bangun, buruan bales


Apaan sih|


Jangan ngeganggu gue|


Gue timpuk mampus lo|


> Hehe ampun mbak


> Btw lagi ngapain lo


Mbak pala lu peang|


Kepo|


> Saya tampan saya diam


Read


"Haiss apa apaan sih nih bocah" Kesal gadis itu


Moodnya utk olahraga sudah hilang, sekarang dia memutuskan utk mandi dan menyiapkan sarapan utk dirinya sendiri


-Skip-


_Ruang makan_


Setelah selesai mandi dia langsung pergi ke ruang makan lalu krn sedang malas ahirnya dia memilih untuk membuat roti isi saja


Dia memakan sarapannya dg tenang, wajahnya sudah terlihat lebih fresh sekarang dg rambut panjang yg ia kuncir kuda


Kring... Kring... Kring..


Ponselnya kembali berbunyi sekarang, namun bukan pesan yg masuk tp sebuah panggilan telfon


**Appa**


**Calling**


**Accept / Reject**


"Morning princess"


"Morning appa"


"Km sedang apa? Apa appa menggangumu"


"Ani, aku hanya sedang sarapan saja... Sendirian"


"Hahaha lalu apa maumu sayang"


"Appa, aku mau appa"


"Aku mau appa kesini, appa sudah lama tdk menjengukku kan? Atau appa sudah tdk menyayangiku lagi" Lanjutnya


"Astaga, kenapa km selalu bilang begitu utk memojokan appa hah? Lagian appa baru kesitu bulan lalu"


"Bukan bulan lalu tp 2 bulan yg lalu"


"Hais kau bahkan mengingatnya"


"Tentu saja, krn aku ingin bertemu appa"


"Kalau begitu pulanglah"


"......"


"Kau tak mau pulang?"


"Aku sudah pulang, ini rumahku dan appa yg memberikannya padaku"


"Appa tau tp sepertinya sekarang sudah waktunya km pulang sayang, pulang ke 'rumah' mu"


"Appa..."


"Tp jika km tdk mau appa juga tdk memaksa kok, appa tau semua kenangan disana bukanlah kenangan yg harus dirindukan"


"Aku mau, aku akan kembali ke sana tp bukan utk mereka, aku kembali hanya utk memenuhi apa yg harus aku penuhi"


"Janji itu?"


"Ne..."


"Baiklah appa akan menunggumu, lusa appa akan pulang kesana"


"Lalu km" Lanjutnya


"Tahun depan"


"Princ..."


"Haha bercanda appa"


"Besok, km pulang besok oke"


"Tap..."


"Tdk ada penolakan, pulang besok supaya saat appa sampai km sudah ada disana"


"Baiklah tp aku meminta satu syarat"


"Apa? Katakan"


"Aku meminta sebuah apartemen utkku sendiri"


"Apa? Kenapa?"


"Appa aku malas serumah dg mereka yg ada moodku akan hancur setiap hari dan nanti kesehatanku menurun lagi, appa mau itu terjadi eoh?"


"Tap.."


"Appa mau membuat kerja kerasku disini terbuang sia-sia, appa sudah tdk me..."


"Stop! Jangan katakan itu lagi"


"Aaah ayolah appa, aku janji akan tinggal disana saat appa ada disana juga"


"A..."


"Ah sepertinya appa memang sudah tdk.."


"Baiklah baiklah appa akan memberikannya padamu, sudah puas"


"Wah gomawo appa, appa memang yg terbaik"


"Kau ini selalu menyerang tepat di titik lemah appa"


"Hehehe"


"Baiklah appa tutup dulu ya, nanti appa juga akan menyuruh Jun dan dia pulang"


"Ne.."


Tut...


Setelah telefon itu terputus ia melempar benda pipih sejuta umat itu kesofa disampingnya


Jadi waktu telfon tadi dia pindah ke ruang tengah oke /Author


Dia menyenderkan kepalanya pd senderan sofa itu " Gue harus balik ke tempat dimana semuanya dimulai"


Dia, Yeseul


Yeseul hampir koma selama 1 bulan, dia bisa bertahan hidup saja adlh sebuah keajaiban. Selama dia disana, dia dirawat dg sangat intens


Pola makan, kegiatan semuanya sudah dijawab dg baik mulai dr bangun tidur sampai ia tertidur lagi


Yeseul tumbuh menjadi gadis yg kuat, tubuhnya ditempa perlahan-lahan. Dia diharuskan berolahraga setiap hari walau awalnya sulit tp akhirnya tubuhnya mulai bisa menyesuaikan perlahan. Dlm waktu 10th tubuhnya sudah menjadi semakin kuat, sekarang ia bahkan sudah menguasai beberapa jenis seni beladiri dan masalah sekolah ia dia masih bersekolah seperti biasa tp dirumah, dia memilikimu guru privat utk sekolahnya sendiri


Lalu bagaimana dg yg lainnya?


Yejun yg awalnya pergi bersama dengan Yeseul akhirnya dikirim ke Jerman utk bersekolah disana, awalnya ia menolak tp berakhir dg kekalahannya melawan sang ayah. Dia juga sudah 10th tdk melihat Yeseul, mereka hanya berkomunikasi lewat media sosial saja, itupun hanya Yejun yg terkadang memposting kegiatannya sedangkan Yeseul tdk pernah sekalipun, Yeseul bahkan hampir tdk pernah berfoto dan jadilah Yeseul yg mengetahui wajah Yejun tp Yejun tdk mengetahui wajah Yeseul. Yejun bahkan pernah memohon pd appanya utk memperlihatkan wajah Yeseul tp hasilnya nihil, dia ditolak mentah-mentah


Yena dia juga dikirim ke Rusia utk bersekolah, dia memang sengaja dikirim jauh kesana agar jauh dr oppadeulnya dan bisa bersikap mandiri


Sedang 7 pangeran itu masih tinggal ditempat yg mereka sebut rumah, mereka menjalani hari-hari mereka seperti biasa, semula normal dan masih ttp sama, semuanya sama


Tring


Appa


> Sayang apartemenmu sudah appa siapkan


> Dijalan xxx no xxxx


> Ingat jangan lupakan kesepakatan kita


Ah gomawo appa|


Iya pasti appa|


Aku akan ada dirumah itu|


Saat appa pulang, 'hanya'|


> Iya appa tau, tdk usah dipertegas


> Baiklah appa akan kembali bekerja


Fighting appa|


"Akh baiklah sudah dipastikan, besok gue bakal p-u-l-a-n-g" Ucap Yeseul tersenyum miring


-Skip-


Tring!


Tring!


Tring!


Yeseul masih tertidur lelap terganggu krn bunyi notifikasi ponselnya yg tdk berhenti berbunyi dan akhirnya dg malas ia bangun


Tapi bukannya melihat pesan yg masuk, Yeseul lebih memilih untuk mandi terlebih dahulu dan mengabaikan ponselnya yg terus bergetar


15 menit kemudian


Yeseul sudah selesai mandi dan akhirnya melihat apa yg membuat ponselnya begitu heboh pagi-pagi begini


Manusia and the genk (31)


Yejun (10)


Yeonjun (2)


Soobin (5)


Taehyun (7)


Kai (13)


"Astaga, apa-apaan mereka ini haiss" Kesal Yeseul lalu membuka satu persatu pesan itu


Manusia and the genk


Yejun


> Heh woi gue ada pengumuman nih


Taehyun


> Apaan?


> Penting kagak?


> Kalo nggak mending gak usah


Soobin


> Se7


Yejun


> Hais dengerin dulu napa


Kai


> Mana mana gak kedengeran tuh


Yejun


> Syaland_-


Yeonjun


> Buruan


Yejun


> Besok gue balik ke situ


> Kalo Seul hari ini otw


Kai


> Beneran?


> Mimpi apa gue semalem


> Setelah 10 abad ahirnya lo berdua pulang


Soobin


> Wow kabar gembira nih


> Nanti jangan lupa makan makan oke


Taehyun


> Woah daebak


> Yoi, wajib ada acara makan makan


Yejun


> Takutnya ada yg kangen sm wajah tamvan gue


> Siap lah makan makan


> Dirumah masing-masing


Yeonjun


> Najis


Soobin


> 2in


> Makan makan dirumah sendiri ya sama aja boong ******


Taehyun


> 3in


> Bener tuh, ****** emang


Kai


> 4in


> Gantengan juga gue


> Baru sadar lo?


> Yejun kan emang ****** dr dulu


Yejun


> Tau ah org ganteng mah sabar


"Temen siapa sih mereka" Gumam Yeseul