
"eomma apakah adik baik baik saja" tanya seorang anak kecil sambil mengelus perut ibunya.
"eomma kapan adik akan lahir? apakah dia sangat suka didlm sini makanya dia nggak mau keluar" tanya anak itu lagi.
"apakah kau sangat ingin bertemu dg adikmu ini, sayang" tanya sang ibu kenapa anaknya.
"ne, dia akan jadi adik kesayanganku eomma aku akan selalu menjaganya" kata anak itu dg penuh keyakinan.
"lalu akan kamu apakan adikmu yg lain Yoongi, apa kau tidak menyayangi mereka?" gurau sang ibu
"mereka? emm... ah kan masih ada Jin hyung, biar dia saja yg menjaga yg lain dan aku akan menjaga adikku yg satu ini" kata Yoongi setelah berpikir cukup lama
"haha kenapa kamu sangat menyayangi calon adikmu ini hmm?" tanya sang ibu sambil terkekeh
"yah karena dia adikku" jawab Yoongi dg muka polosnya
"lalu apakah kami bukan adikmu hyung?" tanya seorang anak yg sebenarnya sudah ada disana dari tadi dg adik pertamanya
"benar, lagian dia juga adik kami bukan kenapa cuma Yoongi hyung saja yg menjaganya" timpal anak yg lebih kecil tersebut
"yak! Hoseok, Namjoon dari tadi hyung cariin ternyata kalian ada disini" dan datanglah seorang anak lagi
"ah mianhae hyung, tadi kami sedang bermain lalu kami melihat Yoongi hyung dan eomma jadi kami kesini deh" jawab Namjoon
"yak hyung apa kau tau tadi Yoongi hyung bilang kalau dia mau menjaga calon adik kecil sendirian dan akan menyuruhmu menjaga yg lain" adu Hoseok pada hyung tertuanya
'dasar pengadu' batin Yoongi kesal
"Yoongi" sebuah tatapan tajam pun terarah kpd Yoongi kecil
"sudah sudah kenapa kalian jadi bertengkar hmm? dan Jin jangan memasang wajah seperti itu nanti adikmu takut" lerai sang ibu yang sedaritadi cuma menonton perdebatan kecil putra putranya
"yak hyung kenapa kau membawa bawa aku" kesal Yoongi yg tiba-tiba merasa disalahkan
"itu kenyataannya, muka batu wlee" ejek Jin pd adiknya itu
"hey ada ribut ribut apa ini" tanya seorang pria paru baya yg sedang menggendong seorang anak kecil
"benar kenapa sangat ramai disini dan kenapa Yoongi memasang wajah seperti itu" timpal seorang pria yg juga tengah menggendong 2 orang anak kecil
Hening. Semuanya mendadak diam
"lihatlah saat kedua appanya datang semuanya langsung diam" ucap sang ibu
Yap, yg datang adalah Dong-han dan Dong-su mereka adalah kembar identik. Keduanya sudah menikah namun Dong-su tidak memiliki anak bahkan sampai istrinya meninggalpun dia tdk menikah lagi. Dong-su sangat dekat dg anak Dong-han oleh karena itu anak anak Dong-han pun juga menganggap Dong-su ayahnya, bagi mereka Dong-han, Dong-su dan Hee Young(ibunya) adlh sama-sama orang tua mereka dan juga yg membesarkan mereka
"memangnya tadi kalian sedang mempeributkan apa?" tanya Dong-han penasaran
"seperti biasa lah, kedua anakmu itu selalu bertengkar dan mempeributkan hal-hal yg kecil maupun besar" jawab Hee Young
Dong-han berjongkok mensejajarkan tingginya dg kedua putranya itu lalu menurunkan Jungkook yg tadi ada digendonganya
"kali ini apa yg kalian perdebatan hmm?" tanyanya kpd anak pertama dan keduanya
"tidak ada" jawab keduanya kompak
"biarku tebak, mereka pasti kembali mempeributkan adik kecil mereka yg belum lahir itu" Dong-su yg sudah tau jawabannya pun angkat bicara
"benarkah itu? hah sepertinya adik kalian ini bahkan sebelum lahir sudah membuat orang jatuh cinta sampai mempeributkannya setiap hari" ucap Dong-han antara kagum dan lelah dg semua perdebatan putranya tentang si bungkus yg bahkan belum lahir
'benar benar hebat kamu sayang' batin Dong-han