My Brother Hate Me (BTS)

My Brother Hate Me (BTS)
10



"Yeseul cepat makan dan minum obatmu" Titah Dong Su utk kesekian kalinya


"Appa boleh langsung minum obatnya saja, aku tdk mau makan appa" Rengek Yeseul lagi


"Yeseul"


"App.."


"Min Yeseul"


"Ne aku makan" Yeseul menyerah dan ahirnya makan makanan sangat tdk ia suka


"Hais kenapa sekarang km jadi semakin mirip dg appamu hah, sama sama keras kepala"


"Appa kau kan juga appa ku" Jawab Yeseul sambil makan


"Maksud appa itu appamu yg satunya lagi"


"Memang Dong Han appa orang yang keras kepala? Menurutku Dong Han appa orang yang baik dan lembut walau sedikit dingin"


"Tentu saja dia lembut dan baik pdmu kamu kan anak kesayangannya, dan lagi appamu itu memang sangat keras kepala dan juga saaaangat dingin"


"Jinjja?"


"Kamu pikir appa berbohong eoh?"


"Ani"


"Appa kan tdk pernah berbohong pdku" Lanjut Yeseul dg senyum manisnya (senyum meyakinkan)


"Tentu, appa tdk akan pernah berbohong pdmu"


"Baiklah sekarang waktunya minum obatnya" Sambung Dong Su lalu mengambil obat milik Yeseul


"Eoh?" Yeseul kaget lalu melihat ke arah piring makannya "sudah habis? Aku yg menghabiskannya? Ah sepertinya appa sengaja mengajakku mengontrol utk ini"


"Sekarang minum lalu istirahatlah lagi" Dong Su menyerahkan beberapa obat dan segelas air putih


"Appa aku bosan, masa seharian cuma makan tidur makan dan tidak terus, ini membosankan appa"


"Emmm bagaimana kalo kita ke halaman? Appa temani"


"Appa... Mianhae"


"Mian? Wae?"


"Appa pasti sibuk, dan bukannya appa baru pulang setelah beberapa hari seharusnya appa sekarang sedang beristirahat bukan malah merawatku"


"Km ini astaga, hey dengarkan appa baik baik ne? Km ini anak appa, sudah seharusnya appa menjagamu dan coba km pikirkan memangnya appa bisa beristirahat dg tentang saat putri kesayangan appa sedang sakit seperti ini, jika km mau appa beristirahat maka cepatlah sembuh oke"


"Appa.."


"Sudah jangan dipikirkan, oh ya nanti saat Yejun pulang sekolah dia akan langsung kesini dan menjemputmu pulang"


"Aku pulang hari ini? Jinjja? Ah appa aku menyayangimu" Ucap Yeseul lalu memeluk appanya itu


"Nado, appa juga sangat menyayangimu" Dong Su mengelus kepala Yeseul yg sedang memeluknya dan setelah itu mereka berdua pergi ke halaman rumah sakit itu utk menghirup udara segar


- Skip -


_Rumah_


"Kemana Yejun? Kenapa dia tdk kelihatan" Jin bertanya


"Tdk tau, aku tdk melihatnya" Hoseok menjawab yg diangguki oleh Jimin, Taehyung, dan Jungkook


"Tadi dia bilang mau pergi ke rumah sakit" Beo Namjoon


"Untuk" Ucap 5 anak laki-laki bersamaan, tau lah ya siapa yg gak bersuara


"Menjemput si anak sialan itu lah, apa lagi"


"Oh"


Dan nampaklah 3 orang masuk bersamaan ke dlm rumah mewah itu


"Seul masuk ke kamar dan istirahatlah"


"Ah dr kemarin perintah appa kenapa itu terus sih"


"Lalu? Apakah appa harus menyuruhmu lari maraton keliling kota"


Yeseul hanya cemberut mendengar perkataan ayahnya itu "iya aku ke kamar, Jun temani aku"


"Iy... Yak jangan tarik tarik juga" Kesal Yejun saat tangannya ditarik paksa oleh Yeseul


"Krn seperti biasa, kau itu lambat aku malas menunggumu"


"Haisss kenapa kau sangat suka mengataiku hah"


"Kau jauh lebih sering mengataiku"


"Aku ini lebih tua darimu"


"Hanya beberapa menit, tdk usah sombong"


"Aku benar-benar ingin memukulmu"


"Pukul saja, akan aku adukan ke appa"


"Dasar pengadu"


"Biar"


Dan seperti itu terus, mereka terus berdebat sepanjang jalan sedangkan Dong Su hanya terkekeh seperti biasa lalu ia menatap 7 anak laki-lakinya yg lain yg ternyata sedang menatap datar perdebatan Yejun dan Yeseul


"Cih baru sampai saja sudah bikin keributan"


"Akh sial aku jadi kalah kan"


"Diam! Kalian semua bisa tdk jangan berisik" Kesal Yoongi yg dr td seperti patung yg hanya diam


"Tdk cukupkan anak sialan itu saja yg membuatku kesal" Lanjutnya


'Lihatlah biasanya dia diam dan sekali berbicara akan sangat menyebalkan' batin Jin


'Astaga hyungku yg satu ini sangat menakutkan' batin Jimin


'Aku lebih suka saat Yoongi hyung diam' batin Jungkook


'Eomma mengidam apa sih saat mengandung Yoongi hyung' pemikiran aneh mulai muncul diotak Taehyung


'Untung aku diam saja' batin Hoseok


'Satu kata saja sudah bisa membuat semua orang diam, hyung aku kagum dg kengerianmu' batin Namjoon


"Membuat moodku hancur saja" Ucap Yoongi lalu pergi ke kamarnya sendiri disusul dg Dong Su yg sejak tadi masih disana


"Kalian sih terlalu berisik, Yoongi hyung jadi kesal kan" Ucap Namjoon


"Hyung kau ini kenapa, jelas-jelas ini semua salah si bocah biang onar itu yg membuat keributan" Jungkook berpendapat


"Benar, seandainya bocah itu tdk ada kita pasti hidup dg penuh kebahagiaan" Lanjut Jimin


"Anak itu hanya bisa membuat masalah saja, benar benar sialan" Timpal Jin


"Hah aku hanya berharap bisa hidup dg tenang, tp gara-gara bocah itu semuanya jadi hancur" Tambah Taehyung


"Dia itu noda yg seharusnya tidak pernah ada" Hoseok melanjutkan


"Emm yah kurasa kalian benar, dia hanya lahir utk membuat masalah saja" Final Namjoon


Dan tanpa mereka sadari ada 2 anak kecil yang mendengar pembicaraan mereka dr tempat yg berbeda, yg satu menatap mereka datar dan yg satunya tersenyum samar