
"Kalian sudah berkumpul? Boleh bergabung" Tanya seseorang yg tiba-tiba muncul dari pintu masuk
Semua orang yang ada disana reflek langsung menoleh kearah pintu masuk itu
"Appa?!" Kaget mereka semua
"Appa... Yena rindu" Yena langsung berlari dan memeluk appanya itu sementara yg dipeluk cuma tersenyum tipis dan melepas perlahan pelukan itu
"Jadi appa tinggal selama 1 minggu apa kalian baik baik saja" Tanya Dong Su kpd 'anak-anaknya' itu
"Ne, kami semua baik-baik saja appa" Jawab Namjoon mewakili
"Bagus" Balas Dong Su sambil menatap satu-persatu anak-anaknya sampai dia menyadari bahwa formasi mereka belumlah lengkap
"Dimana Yeseul?" Tanyanya to the poin
Hening. Tdk ada yang menjawab satupun
"Yejun?"
"Eoh? Ah itu aku tdk tau appa, aku baru saja turun tp biasanya jam segini Seul pasti sedang membantu ahjumma menyiapkan sarapan" Jelas Yejun
"Menyiapkan sarapan eoh?" Ucap Dong Su tersenyum kecut sambil menatap ketujuh putranya yang lain sedangkan yang ditatap malah mengalihkan pandangan
'Kapan kalian akan sadar' batin Dong Su dg tatapan penuh kekecewaan kpd putra-putranya itu
"Ahjumma" Panggil Dong Su
"Iya tuan, ada yang bisa saya bantu"
"Dimana Yeseul?"
"Saya tdk tau tuan, bisanya nona Yeseul akan datang pagi pagi dan membantu saya tp hari ini tdk dan saya belum melihatnya lagi tuan"
"Emm baiklah"
"Appa... Appa mungkin Seul masih dikamar, biar aku panggil" Ucap Yejun bersemangat
"Iya, panggilkan Yeseul sana" Titah Dong Su sambil tersenyum dan tanpa banyak babibu Yejun langsung meleset ke kamar Yeseul
Yejun pov
Appa menyuruhku memanggil Seul dan sesampainya aku didepan kamar Yeseul akupun mengetuknya
Tok tok tok
"Seul ayo turun appa sudah pulang" Ucapku tp dia tdk menjawab
"Heh? Apa Seul masih tidur? Tumben" Tanyaku entah pd siapa dan akhirnya aku memutuskan utk langsung masuk saja
"Yeseul kau sudah bang... YESEUL" Teriakku kaget melihat Yeseul dg wajah pucatnya terbaring dilantai
"SEUL KAU KENAPA" Aku memangku kepalanya dan menggoyahkan tubuhnya perlahan berharap dia bangun
"SEUL... SEUL BANGUN, ASTAGA TUBUHMU PANAS APA KAU DEMAM" Dan dg bodohnya aku terus berteriak disana entah pd siapa
"Ah appa, APPA" Aku tersadar dan langsung berlari ke ruang makan mencari appa
Yejun pov end
Author pov
Yejun berlari secepat mungkin ke ruang makan dan langsung menarik-narik tangan Dong Su
"Appa appa Seul appa" Ucap Yejun panik
"Yeseul? Ada apa dg Yeseul?" Bingung + khawatir Dong Su
"Hyung tadi saat kau..." Tanya Hoseok terpotong
"Aku sudah tidak ada nafsu makan lagi" Ucap Jin langsung pergi ke kamarnya
'Jadi ini yg membuat dia diam' batin lain
'Akh sialan' batin Yoongi lalu ia juga ikut bangun dr duduknya
"Kau mau kemana hyung?" Tanya Jimin
"Ruang gym"
"Tapi kau belum sarapan hyung nanti kalau..." Ucapan Namjoon terpotong juga
"Aku tak selemah itu"
'Malah jika aku disini maka aku akan semakin menderita' lanjutnya dlm hati
Tp sebelum Jin dan Yoongi benar-benar pergi mereka terdiam ditempat sejenak saat melihat seorang gadis kecil sedang dlm dekapan sang appa yg berlari diikuti adik laki-laki mereka
'Yeseul' batin mereka
"Oppa apa yang terjadi pd Yeseul?" Tanya Yena
Jin tersadar dan langsung pergi ke kamarnya begitupun Yoongi yang merasakan sesuatu yang sangat menyebalkan menurutnya dan langsung pergi ke ruang gym
"Tak tau" Ucap Jongkook lalu pergi ke taman
"Aku tak peduli" Singkat Taehyung lalu menyusul Jungkook 'aku tidak peduli' tegasnya lagi dalam hati
"Hais dasar menyusahkan" Umpat Jimin lalu menyusul 2 saudaranya ke taman
"Dia itu memang lemah biarkan saja" Ucap Namjoon lalu ikut pergi tp entah kemana 'lemah menyusahkan' batinnya
"Tenanglah dia tdk akan mati" Ucap Hoseok mengambil sepotong roti dimeja lalu pergi ke kamarnya 'dia tdk akan mati, tidak'
Sementara dirumah sakit terlihat seorang gadis kecil yang sedang mendapat perawatan di ICU
"Appa.. Seul tdk akan kenapa-napa kan?"
"Dia kuat dia tdk akan kenapa-napa" Ucap Dong Su meyakinkan Yejun yg sedang duduk disampingnya dan terlihat seorang dokter keluar dr ruangan itu
"Dok bagaimana keadaan Yeseul" Tanya Dong Su
"Ah sepertinya keadaan nona Yeseul semakin memburuk, tubuhnya menjadi semakin lemah dan sepertinya dia tdk makan kemarin jadi asupan dlm tubuhnya menurun dan memperburuk keadaannya yang memang sudah lemah dan ditambah lagi luka lebam ditubuh nona jadi semakin banyak dan itu pasti menyakitinya" Ucap dokter itu yang merupakan dokter peribadi keluarganya yang sudah biasa menangani Yeseul
"Astaga Yeseul" Ucap Dong Su sedih
"Appa mian, aku tidak bisa melindungi Seul" Ucap Yejun merasa bersalah
"Tdk ini bukan salahmu, tp memang ini salah appa krn appa tdk bisa membuat hyungmu sadar" Ucap Dong Su sambil mengelus puncak kepala Yejun
'*Ini semua salahku yang tdk bisa menjaga Yeseul, aku tidak bisa menyadarkan mereka bertujuh, tdk bisa menghalangi mereka menyakiti Yeseul, ini salahku'
'Dong Han, Hee Young maaf gue nggak bisa ngejagain anak-anaknya lo, andai lo bawa dia pergi mungkin dia nggak akan menderita kek gini tp gue juga nggak ikhlas kalo dia pergi.. Terus gue harus gimana? Han buat anak lo sadar gih nggak tega gue liat mereka menyakiti Yeseul terus yang notebnya adik mereka, tp sialnya gue nggak bisa apa apa*' batin Dong Su putus asa, dia tdk tau harus berbuat apa
"Huh Yeseul dirawat inap kan?" Tanya Dong Su
"Ne, akan saya pindahan ke ruang rawan sekarang dan mungkin nona akan sadar saat infusnya habis atau mungkin lebih krn yah keadaannya sangat sangat lemah"
"Yah terimakasih Jae dan sepertinya kau tdk usah terlalu formal gitu"
"Ok² yaudah gue duluan ya, oh ya gue saranin lo bawa Yejun pulang dulu takutnya dia bosan disini" Ucap Dokter Jae
"Iya"