
"Aku sangat bersemangat!" Kata sophie sambil cekikikan.
2 minggu sudah berlalu setelah pesta ulang tahun Andin dan sekolah kami mengadakan kunjungan lapangan dan disana kami bisa bergabung meskipun berbeda kelas, dan besok adalah hari keberangkatan.
"Kita harus ikut Pat, Maksudku, setelah perjalanan ini, kita akan mengadakan liburan Natal di minggu berikutnya"
"21 Desember kan. Mereka pasti bersemangat untuk merayakan liburan Natal 2 hari lebih cepat"
Setelah fieldtrip ini, kemungkinan kami tidak bisa ketemuan gara-gara liburan Natal.
"Fieldtrip kita untuk perjalanan 5 hari, jadi menurutku ini pasti bakalan seru"
"Aaahhh pasti seru!" Ucap kami berdua serempak.
Aku juga perempuan jadi wajar kan kalau aku juga ingin bersikap imut.
Abi dan aku terkadang menyapa satu sama lain di sekolah. Dan dia menjadi populer sejak dia mulai berkencan dengan Sarah yang juga populer.
*****
Kami sedang berada di taman sekolah untuk makan siang. Kami sedang menunggu Nick dan David yang masih belum keluar dari kelas mereka.
"Hai sayang!" kata David sambil melambai dan berjalan ke arah kami, Sophie lalu dengan cepat membalasnya tatapan tajam yang seolah mengatakan "tutup mulutmu".
Kasihan David.
Aku dengan sekuat tenaga menahan tawaku agar tidak mempermalukan David lebih dalam lagi. Kami para gadis, terkadang cukup hanya dengan menggunakan ekspresi wajah untuk menunjukkan perasaan kita, kalian juga bisa menyebutnya komunikasi non verbal atau penghinaan non-verbal.
"Di mana Nick?" Tanyaku.
"Mungkin dia sedang BAB di wc?" Kata Sophie sambil tersenyum.
Oh baiklah....aku tahu kemana arah pembicaraan ini.
"Sejak kapan dia ikut ikutan kebiasaan Patrice?" Kata David.
"Kalian!"
"Hai babes!" Tiba-tiba Nick muncul, dan kami semua membalasnya dengan tatapan menjijikan, bahkan David juga ikut ikutan dengan muka girly nya.
Kasihan Nick.
"Jadi guys...apa rencana untuk besok?"
"Suhu sekarang sudah mulai dingin, jadi kayaknya aku akan tidur sepanjang perjalanan kita..." Kata Sophie dengan nada lelah.
"Kai membosankan" Kata David.
"Hei! Aku lebih paham tentang arti dari membosankan daripada kau"
"Beritahu kami kalau begitu"
"Kau! Kaulah definisi membosankan yang sesungguhnya Dave"
"Berhenti menggangguku, ok"
"Aku tidak menggoda atau mengganggumu.... aku hanya mengatakan kebenaran"
"Bagaimana denganmu Nick? Apa rencana mu selama perjalanan kita besok?"
Aku menyela mereka sebelum mereka saling membunuh satu sama lain.
"Hmmm... aku berencana untuk makan maple dengan hidangan yang berbeda beda. Hei! kau harus membuat beberapa hidangan dari maple juga Pat! "
"Ok, kapan-kapan."
*******
"Abi? apa yang kau lakukan di sini dengan pakaian macam itu?" Aku melihat Abi berbicara dengan ibuku di dapur rumahku.
"Bukankah sudah terlihat jelas? Aku akan menginap di sini malam ini dan aku sudah membawa barang barang untuk perjalanan kita besok"
"Kau juga harus menyiapkan barang-barangmu sekarang sayang. Dan jangan lupa untuk selalu berhati-hati ya, hati-hati terutama jika ada badai salju"
"Aku tahu Bu. Kau sudah mengatakannya berulang kali." Aku lalu menciumnya, kita tidak akan bisa bertemu besok karena aku akan berangkat lebih awal.
"Malam honey"
"Malam bu"
Aku mulai berjalan ke kamarku ketika Abi berbicara.
"Selamat malam kecut!"
"Selamat malam"
Aku mulai memilih pakaian yang akan kubawa untuk besok.
Musim dingin sudah dimulai tiba, jadi aku harus bersiap seperti yang ibuku khawatirkan, aku membawa beberapa pakaian musim dinginku dan memutuskan untuk memakai jaket merah yang dipasangkan dengan celana hitam dan sepatu ruby untuk besok.
*** ***
4:00**am**
Bip!!
Aku mendengar klakson bus dan aku pikir itu bus yang akan menjemput kami. Aku dan Abi sudah selesai menyiapkan barang-barang kami dan siap untuk berangkat.
Dan tepat setelah kami memasuki bus, aku melihat sebuah lelucon, Sophie duduk bersebelahan dengan Dave sementara Nick..... sendiri.
"Duduk disini denganku Pat" Katanya, dan aku bisa merasakan kegembiraannya.
"Kau yakin?" Lalu aku melihat Abi duduk di suatu tempat ..... dia tidak bersama Sarah?
Aku kemudian melihat Sarah sedang duduk dengan teman-temannya. Aku jadi mulai penasaran sekarang.
Bus mulai menjemput siswa lain. Bebeberapa kelompok siswa sudah mulai berisik dan saling berteriak termasuk Sarah.
"Kami bersemangat!!"
"Yeaahh ssoo excited!!!"
Lebih baik mereka diam.. masih terlalu pagi yang artinya ada siswa yang tidur.. dan mereka mengganggu ketenteraman bus.
Aku melihat ke arah Sophie dan melihat dia sudah tidur.
"Apa yang kau cari?" Tanyaku pada Nick ketika aku melihat dia mencari sesuatu di tasnya.
"Ini dia" Dia kemudian menunjukkan sebotol sirup maple lalu tersenyum sangat lebar, dia membawa sebotol sirup?!
Sekarang aku tahu dia bisa menjadi si bodoh yang kelewat genius seperti Abi juga, aku teringat Abi. Aku melihat lagi kearahnya.. dia sudah tidur.
Kembali ke Nick, dia juga tidur lalu aku melihat David dia tidur juga, padahal aku menyuruh mereka tidur lebih awal tadi malam jadi kita bisa mendiskusikan rencana perjalanan kita di bus.
Tapi sepertinya hanya aku yang tidur lebih awal tadi malam, jadi ya beginilah, hanya aku yang terjaga, sendirian, bagus sekali.