LOVE TRIANGLE

LOVE TRIANGLE
Episode 09



" Bentar deh kayaknya loe di sini di untungin banget ya jangan-jangan loe kerja sama Pak Hasan ya? Loe diam-diam ngerayu Pak Hasan agar bisa mendongkrak nilai loe?" tanya Alya sinis.


" Ennnakk saja emangnya gue perempuan apaan !!" tegas Sarah


" Haahaaahaa, o iya nanti pulang ngampus loe mau kemana Sar?" tanya Alya sambil menyendok makanannya.


Sebelum Sarah menjawab Rafa pun datang menghampiri meja mereka lalu menyapa mereka berdua


" Hai kalian ini ya di cari-cari malah lagi makan di sini?" Tanya Rafa pada mereka berdua


" Emang siapa yang nyuruh loe nyari kita berdua !" jawab Sarah


Alya pun hanya tersenyum melihat ke arah Rafa


" Ya gak ada, Gue cuma kangen aja sama pacar gue" goda Rafa pada Alya sambil ikut menyruput minuman Alya


" Lebay loe Raf, kaya di dunia ini yang punya pacar loe doank !! kata Sarah sambil mecibirkan bibirnya.


" Sayang kenapa HP kamu tidak aktif? Aku telvon-telvon tidak bisa !" tanya Rafa


" Aktif og yang.." jawab Alya sambil mengambil HP nya di tas"


" Maaf-maaf yang hp gue lowbat...heheheh" kata Alya


" Pantesann" jawab Rafa


Sebelum mereka keluar dari kantin tiba ada mahasiswa-wi berkerumun dan memenuhi lorong kampus.


Mereka bertiga yang sedari tadi menikmati makanan kantin juga ikut penasaran ada apa di lorong kampus dan berjalan menuju lorong dan ikut berkerumun juga.


Rafa kaget melihat siapa yang datang dari ujung lorong kampus. Ternyata dia adalah Damar Reynaldy Abhraham kakaknya. Dan di dampingi sekretaris setianya Indra.


Damar di situ memakai setelan jas berwarna abu-abu, aura nya keluar dan terlihat sangat gagah dan tampan. Sehingga membuat semua cewek di lorong tersebut kagum melihat ketampanan Damar tak terkecuali Sarah dan Alya.


" Waooww Alyaa itu Damar Reynaldi Abhraham, Al ?" kata Sarah sambil menggerakkan lengan Alya


" Emang dia siapa Sar, Artis ya?" tanya Alya polos


Sebelum Sarah menjawab pertanyaan Alya. Damar sudah berjalan di depan mereka dan tersenyum kepada Rafa tetapi Rafa tidak membalas senyumnya Damar. Kemudian Damar melihat Alya yang berdiri di samping Rafa. Alya pun melihat Damar juga karena dia tahu kalau Damar sedang melihatnya.


Setelah Damar melewati mereka bertiga. Damar berjalan menuju gedung ruangan Rektor. Lalu semua mahasiswa di lorong pergi setelah punggung Damar tidak terlihat lagi.


" Al Al Pak Damar tadi ganteng banget ya.." puji Sarah


" Iya Sar" kata Alya singkat


Rafa yang sedari tadi hanya diam karena heran melihat Damar mengunjungi kampusnya, karena sebelum-sebelumnya hanya diwakilkan Indra sekretarisnya. Mungkin ini ada alasan lain kenapa Damar ke kampusnya.


" Rafa... Rafa..." panggil Alya sambil memegang lengan Rafa


" Apa sayang, maaf aku tadi tidak dengar" kata Rafa


" Kamu kenal Pak Damar ya.. og tadi dia senyum sama kamu?" tanya Alya


" kalau loe kenal, kenalin gue donk sama Pak Damar...." timpal Sarah


" Gue gak kenal dia, udah ya gue balik ke kelas dulu kayanya udah mulai kelas gue. Bye" kata Rafa


Mereka berdua juga menuju kelas. Karena sebentar lagi kelas mulai.


Beberapa jam kemudian kelas Alya selesei dan Alya langsung menuju parkiran karena sudah ditunggu Rafa di mobil.


Dari arah kejauhan Rafa kelihatan sudah menunggu dengan duduk di depan mobilnya dengan begitu kerennya. Alya pun menghampirinya.


" Sayang maaf udah nungguin aku lama" kata Alya


" Gak pa pa sayang, silahkan... " kata Rafa sambil membukakan pintu mobil buat Alya.


" Makasih sayang" ucap Alya manja


Dari kejauhan dan dari dalam mobil, Damar melihat mereka berdua. Damar merasa ada yang aneh saat melihat Alya. Seperti pernah bertemu sebelumnya.


Damar pun mengikuti mereka berdua tetapi


setelah diperjalanan ada telepon dari Indra.


" Hallo ndra, ada apa?" tanya Damar sambil menyetir


" Mar penting ! loe harus ke kantor sekarang juga ! ada kelayen telvon mendadak ingin bertemu sama kamu" kata Indra


" Aduh.. ya udah gue segera ke kantor" ucap Damar


Setelah sampai dirumah Alya langsung mandi dan rebahan di kasur empuknya. Tak terasa waktu berputar terasa cepat. Dan sudah waktunya makan malam.


Seperti biasa keluarga Alya tidak pernah melewatkan makan malam bersama-sama. Begitupun Papa Alya yang selalu berusaha untuk bisa makan malam bersama dengan istri dan anak-anaknya.


Karena di saat makan malam keluarga mereka berkumpul dan bercerita di sela makan.


" Pah mah besok Alya sudah mulai magang di perusahaan" kata Alya sambil menyendok makanannya.


" Di perusahaan mana nak?" tanya mama Alya


" Di PT Darent Gold, mah...." jawab Alya


Mendengar jawaban Alya papanya tiba-tiba tersedak.


" Uhuk...uhuk.."


" Papah gak pa pa kan ? " tanya Angga sambil mengelus punggung papanya.


" Nggak ngga" kata papanya


" Alya, kalau kamu magang di Darent satu pesan papah. Jangan beritahu kalau identitas kamu adalah anak Ayah" ucap papanya serius


" Kenapa pah memangnya? Darent rival bisnis papah? " tanya Alya penasaran


" Iya salah satunya. Intinya kamu jangan memberitahu soal identitasmu kalau kamu dari keluarga Adijaya" tegas Papa Alya


" Pah kalau begitu aku bisa curi dokumen rahasia perusahaan Darent buat papah gimana? " kata Alya bercanda


" Iya benar kak, mumpung kak Alya sedang magang di sana !! hahahhaha" ucap Angga menimpali


" Aduh kalian ini bicara apa ! Intinya papa tidak suka cara curang ! Dan ingat kata papa, Alya!! " tegas papa Alya


" Siap pah" Kata Alya menyuap nasi terakhir ke mulutnya


" Besok kamu pulang dari Darent kamu langsung tidur di kosan ya. Papa besok siapin semuanya. Dan menyuruh anak buah papa mengawasi dan melindungi kamu. Jadi kamu jangan takut meskipun kos sendirian." kata Papa Alya


" Pah kenapa Alya tidak tinggal di apartemen sih..masa Alya harus tinggal di kosan...." rengek Alya pada papanya.


" Sudahlah nurut sama papah..ini yang terbaik buat kamu sayang..." kata Alya


Alya pun tiba-tiba pergi meninggalkan meja makan karena sebal sama papanya.


#Keesokan harinya


Pagi-pagi sekali HP Alya berbunyi....


" Pagi sayangku...Sedang apa sekarang ?" tanya Rafa


" Abis mandi yang... Kebiasaan nich tiap pagi selalu telvon" jawab Alya sambil memilih baju


" Hahaahaa nanti aku jemput ya ke kampus..."


ajak Rafa


" Maaf sayang aku hari ini gak ke kampus... kan aku sekarang waktunya magang...!" ucap Alya


" Hah... kamu og nggak cerita aku !" tanya Rafa serius


" Kemarin mau cerita sih tapi aku lupa...haahaaa" jawab Alya


" Kamu magang dimana?" tanya Rafa


" Di Darent yang" jawab Alya


" Apa Sayang.... Darent...???" tanya Rafa


" Sudah ya yang aku mau dandan dulu. Aku gak mau terlambat di hari aku magang.." kata Alya sambil memutus telvonnya.


" Hallo ... hallooo... " kata Rafa


Setelah menutup telvonnya Rafa. Alya pun sarapan dan setelah selesai sarapan Alya berangkat. Tetapi kali ini ada yang beda. Alya di antar papanya. Karena Papa Alya sekalian mengurus semua keperluan Alya selama


magang dan sementara Alya tidak pulang ke rumah dulu.


Gaesss ceritanya masih panjang yaaa...


Jangan bosan-bosan baca novelku..


Bighug dari akuuuuu ^*^