LOVE TRIANGLE

LOVE TRIANGLE
Episode 06



" Mah, sebenarnya Damar bisa cari jodoh Damar sendiri. Tetapi kalau itu pengennya papa dan mama, Damar tidak keberatan. Dan Damar juga sudah tau sama siapa Damar di jodohin." kata Damar sambil memegang kembali tangannya.


" Baguslah nak..mamah juga jadi lega sekarang." jawab mama Damar


 


Damar berjalan menuju tempat duduknya lalu sedikit melamun memikirkan perempuan yang akan di jodohkan dengannya. Apa dia akan menerima ini semua. Lamunannya buyar saat..


 


" Damar... Damar " panggil mamanya


" E... iya mah knp?" jawab damar kaget


" Kamu nglamunin apa nak? Sudah jangan banyak pikiran nak tidak baik buat kesehatanmu" kata mama Damar


" Iya mah.." ucap Damar


" Ayo sini makan siang bareng sama mama, mama sengaja masakin makanan kesukaanmu, tinggalin dulu kerjaannya nak" ajak mama Damar


" Iya mamah..." jawab Damar beranjak dari tempat duduknya dan makan siang bersama mama nya.


 


Setelah beberapa jam di kantor anaknya, mama Damar kembali pulang diantar Damar.


 


#Di kelas Alya


 


Semua mahasiswa mahasiswi di ruang kelas semuanya pada hening karena sedang memperhatikan Pak Hasan menjelaskan di depan kelas. Karena Pak Hasan merupan Dosen yang terkenal killer dan juga pelit nilai.


 


" Anak - anak mulai minggu depan kalian sudah mulai magang di perusahaan-perusahaan terkenal di kota ini. Jadi siapkan mental kalian !! Jangan mempermalukan Kampus kita !!! " tegas Pak Hasan.


" Iyaa Pak !!! " jawab semua Mahasiswa/wi di ruang kelas tersebut


" Jadi disini ada beberapa perusahaan terkenal salah satunya PT. Darent Gold Internasional " kata Pak Hasan


Semua mahasiswa/wi di kelas tersebut tercengang karena perusahaan tersebut adalah donatur aktif kampus mereka.


Setelah Pak Hasan selesei menjelaskan materi hari ini. Kelas mereka berakhir.


Alya keluar kelas bersama sahabatnya namanya Sarah. Mereka bersahabat dari SMA.


Mereka berencana ingin jalan ke mall bersama.


Hari ini Alya tidak pulang bersama dengan Rafa karena kata Rafa dia mau pulang cepat.


Sekitar setangah jam an Alya dan Sarah sudah sampai di mall dan sebelum belanja-belanja mereka mampir di salah satu tempat makan di mall tersebut.


" Al loe tau tidak siapa CEO nya Darent" tanya Sarah sambil menyruput minumannya


" Nggak Sar, kenapa? " jawab Alya


" Iiih loe ini gak update banget sih, kita kan kuliah bisnis tetapi loe gak update sama dunia bisnis di luar" ejek Sarah pada Alya


" Update sama Kepo itu beda tipis loh Sar...haahaaa" ejek balik Alya pada Sarah


" Huuuhh dasar loe Al" ucap Sarah


Sehingga mereka tertawa bareng. Setelah selesai dari tempat makan mereka melanjutkan shoping ria nya.


Sementara di rumah Rafa.


Rafa memencet bel rumahnya dan pintu terbuka. Bik inah lah yang membukanya. Rafa nyelonong masuk tanpa sepatah katapun.


" Rafa kamu sudah pulang nak" tanya mama Rafa.


" Oh mama.. sudah mah.. maaf mah Rafa tidak lihat mama" jawab Rafa sambil ke arah mamanya dan mencium tangan mamanya.


" Tidak apa apa nak, cepat bersih-bersih lalu makan ya nak.." kata mama Rafa


" Iya mah.." jawab Rafa dengan menuju kamar Rafa


 


Saat menuju kamar Rafa dia melihat pintu kamar kakaknya terbuka sedikit.


 


Rafa pun bergumam


" Tumben anak kesayangan pulang ke rumah, masih ingat ya sama jalan pulang." gumam Rafa


" Mah Rafa kemana? belom pulang ya? " tanya Damar pada mamanya


" Sudah biasa anak itu jarang makan bersama kecuali ada maunya saja" sela papa Damar


" Di kamarnya, mungkin tugas kuliahnya banyak. Bentar mama lihat dulu" jawab mama Damar membela Rafa. Dan.....


" Sudah mah tidak usah repot-repot jemput Rafa ke kamar" teriak Rafa dari atas sambil jalan menuruni tangga


" Baguslah " jawab papa Rafa ketus


Rafa pun tidak menggubris omongan papanya.


" Loh kedatangan tamu kebesaran ini ya...!!"


kata Rafa


" Rafa !! bisa sopan tidak sama kakak kamu " kata papa Rafa


" Bisa ! kalau papa memperlakukan aku sama kak Damar " ucap Rafa


" Rafa ... ! apa beda nya perlakuan papa ke kamu sama ke Damar ! Papa selalu berusaha yang terbaik buat kalian ! kata papa Rafa sedikit emosi


" Cukup pa ! Rafa..! jangan berdebat lagi... maaf Rafa kalau kakak disini membuatmu tidak nyaman" kata Damar.


" Sudah-sudah kalian jangan ribut lagi..ayo cepat makan nanti keburu dingin makanannya." Ucap mama Damar dan Rafa


 


Sikap papa Rafa yang begitu dingin ke Rafa sebenarnya setelah kejadian Rafa menolak di kuliahkan ke luar negeri. Padahal papa Rafa sangat mengharapkan putra bungsunya itu melanjutkan perusahaan yang selama ini papa Rafa bangun.


 


Kenapa bukan Damar? yap pertanyaan yang bagus !


Dulu Papa Rafa punya rencana perusahaannya di bagi dua untuk anak-anaknya tetapi Damar menolaknya karena ingin berusaha sendiri.


Meskipun modal Damar dulu di pinjami papa nya tetapi Damar sekarang bisa membuktikan kalau dia bisa.


Selama ini Rafa tidak tahu maksud Papanya. Papanya melakukan ini semua untuk kebaikannya.


Dan jangan salah Damar dan Rafa juga akan di jodohkan dengan perempuan pilihan papanya. Bagaimana tidak nyesek kalau Alya mengetahui ini semua....


" Ayukk pulang Sar..gue capek muter-muter" ajak Alya pada sahabatnya.


" Aduh Alya besok kan kita libur, agak maleman dikit lah .. Gue belom dapat barang yang gue mau ini... " kata Sarah sambil milih-milih baju.


" Hahhh ... gila loe ya kita udah muterin mall ini 3x... loe masih belom cukup beli ini semua" ucap Alya kesal


" Please.. jarang-jarang kan loe nemenin gue shoping... Biasanya loe sama si Rafa kalau shoping gak ajak-ajak gue" celoteh Sarah menuju Rak baju di sudut toko


" Dasar Sarah rese !!!" gumam Alya


Sambil menunggu Sarah belanja Alya menghubungi mamanya di rumah biar tidak di marahi lagi kalau pulang telat. Dan mamanya pun mengijinkan Alya. Dan...


"terrrtt..terrrttt...terrrt" suara hp Alya bergetar. Alya mengira itu telepon dari mamanya ternyata....


"Hallo sayang...dimana?" tanya Rafa


" Hallo... aku masih di mall sayang..." Jawab Alya


" Kamu belom pulang dari siang tadi... kamu gak capek yang..!? tanya Rafa khawatir


" Asli capek yang..tapi gimana lagi... si Sarah gak ada capeknya" jawab Alya


" O iya dia kan Ratu belanja... di buat duduk saja sayang cari kursi gitu, biar gak terlalu capek kamu" kata Rafa


" Iya ini aku duduk" jawab Alya


" Andai aku di situ pasti aku sudah mijitin kaki sayangku ini...hehehhe" gombal Rafa


" Idihhhh gombal banget..hahaahha" ejek Alya


" Sudah ya...sayang... kayanya Si Sarah sudah bayar di kasir setelah ini aku akan paksa Sarah buat pulang"kata Alya


" Iya sayang hati-hati pulangnya.. love youu " kata Rafa


" Love you toooo" jawab Alya sambil menutup teleponnya.


Tetap tungguin aku up ya gaesss....


Jangan Lupa Like komen dan vote....


Terimakasih