
" Sudah ya...sayang... kayanya Si Sarah sudah bayar di kasir setelah ini aku akan paksa Sarah buat pulang"kata Alya
" Iya sayang hati-hati pulangnya.. love youu " kata Rafa
" Love you toooo" jawab Alya sambil menutup teleponnya.
Setelah Alya menutup telepon, Alya langsung mengajak Sarah untuk pulang. Sarahpun menutujui kemauan Alya.
Mereka berpisah di parkiran, karena mereaka membawa mobil sendiri-sendiri.
#seminggu kemudian.
Dalam seminggu ini banyak kejadian yang di lewati Alya dan Rafa. Suatu pagi...
" Terrrttt....terrrttt...terrrtt" Hp Alya bergetar
" Hallo...sayang kenapa telepon aku pagi-pagi, Aku baru bangun tidur ini " jawab Alya sambil mengusap ke dua matanya.
" Sayang... Ayo jogging di taman dekat rumah kamu? ajak Rafa
" Aduhhh...yang masih ngantuk aku" rengek Alya pada Rafa.
" Ayolah please...sayang.. nanti aku jemput kamu di depan rumah atau sekalian aku pamitin ya ke orang tua kamu sayang? " ajak Rafa
Alya terkejut mendengar ucapan Rafa. Seketika dia bangun dari rebahannya.
" E .. ja..jangan sayang... Oke..oke ayo jogging, kamu tunggu di tempat biasa saja ya? " jawab Alya yang takut akan rencana Rafa.
" Oke aku otw ke sana ya sekarang. Love you my princes emmuach" gombal Rafa
" Oke love you to" jawab Alya sambil berjalan menuju kamar mandi
Setelah setengah jam mereka sudah di taman dan jogging bersama. Karena hari ini hari Minggu jadi di taman banyak remaja bahkan nenek kakek sedang berolahraga.
Beberapa menit jogging Rafa mengajak Alya sarapan di sebuah warteg di pinggir jalan.
Alya pun mengiyakan ajakan Rafa.
Meskipun Alya orang kaya dari lahir tetapi mereka tidak risih untuk makan di pinggir jalan. Inilah yang membuat Rafa semakin jatuh cinta pada Alya.
#Didalam Warteg
" Sayang..kamu pesan apa? " tanya Rafa sambil melihat menu di meja.
" Terserah yang, samain saja sama makanan kamu" jawab Alya sambil main HP.
" Mas... Mas.... " panggil Rafa kepada pelayan di sudut ruangan.
" Iya mas, pesan apa mas? " jawab pelayan
" Aku pesan rendang daging 2 dan es jeruk 2 " kata Rafa
" Baik mas, sebentar ya" jawab pelayan sambil meninggalkan meja Alya dan Rafa
" Sayang aku boleh tanya gak?" tanya Rafa
" Ya boleh lah emang tanya apa? " jawab Alya yang masih mainan Hp sedari tadi.
" Aku boleh bertemu sama kedua orangtua mu tidak?" tanya Rafa serius
" Boleh- boleh saja... eee tunggu- tunggu ulangi kamu tanya apa? aku tadi tidak konsen dengan pertanyaan kamu sayang? jawab Alya sambil meletakkan Hp nya di meja
" Makanya jangan main Hp mulu? Gak ada siaran ulang dan fix jawaban kamu... BOLEH" tegas Rafa
" iiii curang kamu yang !!! " kata Alya
Sebelum Alya melanjutkan perkataannya, si pelayan menghampiri meja mereka dan meletakkan makanan mereka di meja.
" Sudah-sudah makan dulu saja, nanti makanannya keburu dingin" ajak Rafa
" Ya sudah..." kata Alya ngambek
Setelah makanan mereka habis dan membayar semua makanannya, Mereka langsung meninggal warteg tersebut. Lalu duduk di tempat teduh sambil melonjorkan kaki mereka. Alya masih penasaran dengan pertanyaan Rafa. Yang bener-bener Alya tidak mendengar terlalu jelas. Dan Alya tetap pasang muka ngambek biar Rafa luluh dan mengulang pertanyaannya tadi.
" Yang, kenapa kamu yang ngambek sih.. seharusnya kan aku yang ngambek. Karena aku kamu cuekin" kata Rafa sambil melihat wajah Alya.
" Aku biasa saja, siapa yang ngambek ! " jawab Alya cuek
" O .. dasar malah gue di tinggalin gitu aja, tidak minta maaf malah main ninggalin saja!" gumam Alya sambil meremas rumput di sebelahnya
Alya masih duduk disitu dan datang lah Rafa dari belakang Alya sambil membawa
" Sayang ini... buat kamu" kata Rafa
" Es krim???? emangnya aku anak TK " ucap Alya ngambek
" Sayang, maafin aku ya, aku udah buat kamu ngambek. Sebagai permintaan maafku, aku bawain kamu es krim biar hati dan kepala kamu dingin biar gak ngambek lagi sayang" kata Rafa sambil mengusap rambut Alya.
" A aaa Sayang kamu ini bisa saja ngerayu aku. Kan..kan.. aku gak ngambek lagi... hahaaha" ucap Alya sambil mencubit lengan Rafa
" Gitu donk tertawa lagi..biar tambah cantik" rayu Rafa
Rafa terus memandangi wajah Alya yang sedang makan es krim
" Sayang.." ucap Alya mengagetkan Rafa
" Ee.. Iya sayang kenapa?" jawan Rafa kaget
" Kamu tadi di warteg tanya apa sih? " tanya Alya
" Sayang, aku mau bertemu dengan kedua orangtua kamu" jawab lirih Rafa
" Apa sayang??? aku bener tidak salah denger lagi !! " kata Alya kaget dan berhenti makan es krimnya.
" Iya sayang aku serius !! " kata Rafa sambil memegang tangan Alya.
Alya masih berpikir
" Sayang? " panggil Rafa membuyarkan lamunan Alya
" mmmaaf sayang, bukannya aku tidak memperbolehkan kamu ketemu orangtua ku. Tapi aku gak mau, kamu mengalami hal itu" kata Alya sambil menundukkan kepalanya
" Kenapa sayang?" tanya Rafa heran
" Saat papa kamu bersikap dingin sama aku !
aku sangat sedih di situ. Lalu saat aku mendengar papamu tidak suka sama aku dan ingin kamu pisah sama aku. Hatiku hancur di situ ! Sampai aku menyesal kenapa aku meninggalkan toilet begitu cepat. Dan mendengarkan itu semua." Kata Alya yang tidak bisa membendung air matanya lagi"
Lalu dengan cepat Rafa memeluk Alya dan menengkan Alya agar tidak bersedih lagi.
" Sudah..sudah sayang jangan sedih lagi. Maafin aku..!." kata Rafa sambil mengusap-usap rambut Alya.
" Sayang, aku janji kalau aku sudah siap dan ada waktu yang tepat.. Aku pasti akan ajak kamu ketemu mama papa aku. Aku janji" kata Alya sambil melepaskan pelukan Rafa
Rafa pun hanya mengangguk dan mengantarkan Alya pulang ke rumahnya.
Satelah tiba di rumahnya. Ternyata ada papa Alya sedang di depan rumah bersama satpam rumah Alya. Tidak tau membicarakan apa.
" Paahh.. " sapa Alya.
" Alya kamu masih pagi seperti ini dari mana? tanya papa Alya menyeledik
" Aku kan pakai baju olahraga artinya..." goda Alya pada papanya
" Ditanyain orangtua baik-baik malah balik tanya" kata papa Alya sewot...
Pak satpamnya senyum-senyum melihat bapak dan anak ini
" Ya dari olahraga donk pah biar sehat dan gak cepat tua...Hehehehhe" ledek Alya sambil berlari masuk rumah dan papanya mengejar Alya dengan tertawa karena ledekan Alya...
" Alya kamu olahraga dengan pacar kamu ya?" tanya papa Alya
Tiba-tiba mama Alya menjawab pertanyaan suaminya karena melihat wajah Alya berubah saat mendengar pertanyaan papanya.
" Tidak papah... Alya tadi ikut senam aerobik bersama Sarah, tadi pagi-pagi sekali Alya sudah pamitan sama mama pas mama di dapur"
jawab mama Alya
" Itu .. sudah dijawab mama" kata Alya sambil meninggalkan papanya dan mengedipkan matanya kepada mamanya.
Terimakasih Sudah Membaca Sampai Episode 07