
"Jo..see?!"
Pria tampan dengan setelan jaket kuli menahaan gadis yang akan pergi dari hadapannya. Pria itu mencoba memegang tangan gadis itu.
"Lepas ! Ngapain Lo kesini?!" Gadis itu meronta agar tangannya segera dilepas. Namun tetap saja kekuatannnya tak sebanding dengan pria itu
"Gu..gue. Kesini mau minta maaf."
"Heh, apa gue ga salah denger ?"
"Gak , Lo ga salah denger."
Allesa memutar bola matanya malas.
"Mending Lo pulang aja, ga perlu minta maaf! Dan lepasin tangan gue!!"
"Tunggu sebentar sa jangan pergi dulu, Gue bisa jelasin semuanya."
"Ga perlu dijelasin lagi."
"Tapi gue mau minta maaf sama lo."
"Buat apa Lo minta maaf. Bukannya ini yang Lo mau? Apa sekarang Lo nyesel? Pernah ga sih Lo hargain perasaan cewe tuh Keq gimana? Lagian percuma kan minta maaf juga semua udah terjadi."
"Sa.. gue bener bener minta maaf."
"Gue udah bilang gausah minta maaf!"
"Gue harus gimana biar lo mau maafin gue."
"Ga usah minta maaf Jose !!"
"Tapi kenapa gausah?"
"Gue cape mau tidur. Lo pulang gih!"
"Sa..." jose dengan tatapan serius membuat Allesa enggan menatapnya
Tidak ada jawaban dari Allesa. Allesa dalam hati terus saja merasa kesal. Jose ini apa sih maunya. Bikin masalah terus.
Tak lama kemudian suara deruman motor terdengar dibalik gerbang pintu rumah Allesa. Pria dengan setelah kemeja santai telah selesai memarkirkan motornya dengan benar agar tidak menghalangi jalan. pria tersebut menyapa satpam rumah Allesa dan meminta izin kepada satpam tersebut agar bisa masuk kerumah Allesa. Dengan santai pria tersebut masuk dan belum sempat sampai diujung pintu . pria tersebut melihat dua orang pria dan wanita sedang berpegangan tangan? Di lihatnya dengan detail ternyata itu Allesa? Dan pria yang memegang tangan allesa? Hah jose? benarkah? Pelan pelan pria tersebut menghampiri mereka
"Sa jawab pertanyaan gue . apa yang bisa buat lo maafin gue." sekali lagi jose berusaha agar allesa memaafkan dirinya
"UDAH GU"
"Ekhem.." suara bariton milik pria tersebut membuat keduanya menoleh.
"DANIEL?" jawab Allesa dan Jose serempak . saat itu juga Jose melepas tangan Allesa.
"He iya ini gue Daniel. Maaf gue ganggu." suara Daniel yang dibuat buat tersenyum melihat Jose memegang tangan Allesa
"Mau apa lo kesini." jawab jose sinis
"Ye gue kesini mau ketemu Allesa sewot amat romannya lu tong" jawab Daniel tak mau kalah
"siapa yang sewot.?"
"Lah lo yang sewot tadi"
"B aja gue mah"
"Lo sendiri ngapain dirumah Allesa" tanya Daniel kepada Jose
"Mau ngapain keq terserah gue." jawab Jose untuk mengalihkan kebingungannya
"Lo mau minta maaf kan ke Allesa . tadi aja gue ajak kesini kaga mau lo" ledek Daniel dengan seringkai jahilnya sontak membuat Jose menggaruk garuk tengkuk kepalanya yang tak gatal
"Ada apa daniel ." jawab allesa cepat tak ingin berbasi dengan para lelaki itu.
"Sa gue kesini mau minta maaf atas kejadian yang dimall itu gue udah....."
"Yaudah." potong Allesa cepat
"Yaudah apa sa?" jawab Daniel bingung
"Yaudah mending kalian berdua pergi dari rumah gue!"
"Tapi sa..."
Bragggg!! Allesa masuk kedalam rumah dan menutup pintunya keras keras. Jose maupun Daniel masih mencerna apa yang barusan terjadi.
"Jo.. kayanya si macan ga bakal maafin kita."
****
"Buat apa tuh dua cowo monster kesini . ga jelas banget! Minta maaf apa lah ini itu ga jebo." ucap alkesa ketika kembali lagi masuk kedalam kamarnya
"Lah lah ngapa yak . dateng dateng ngomel ga jelas gitu?" tanya Maya kepada sahabatnya yang baru saja datang mencak mencak marah.
"Noh dua monster keru..."
"Hah serius rumah lo ada monsternya sa? Dimana? Terus monsternya serem ga? Kenapa ga lo usir?? terus masih ada ga monsternya?? . gue mau liat saa..." cerocos maya panjang lebar membuat Allesa pusing mendengarnya
"MAYA. !! DIEM GA LO KALO GA DIEM GUE SUMPEL PAKE KAOS KAKI !!!!!!"
"ehh kok marah.. hehe maaf maaf." Maya menangkup kedua tangannya
"Lo kaya beo may.!"
"He beo yang kaya gue sa"
"Maya!!"
"He iya iya . jangan marah marah mulu atuh neng . aya naon si?"
"Aya naon aya naon .! Lo gatau gue lagi kesel gara gara si duo monster."
"Ehh emang siapa si?" tanya maya bingung
"Elah siapa lagi kalo bukan jose sama daniel."
"Haaaa?" kaget maya sambil menganga
"Mulut lo bau." allesa sesegera mungkin menutup hidungnya
"Kampret.. inces wangi begini dibilang bau. Eh tadi gue mau nanya." jawab maya dengan memanyunkan bibirnya
"Nanya ape?"
"Ih tadi daniel jose ngapain kesini."
"Tau tuh gajelas banget."
"Ih masa gatau si lesa"
"Hih mereka dateng mau minta maaf."
"Terus lo maafin?"
"Haha bagus gausah dimaafin kali aja mereka berdua cuma modus sa."
"Iye.."
*****
saat allesa menutup pintu rumahnya. Jose dan daniel pun akhirnya pergi dari rumah allesa mereka akan kembali minta maaf dan memikirkan bagaimana cara agar mereka bisa dimaafkan oleh allesa.
Rumah jose..
"Weh combro lo koq bisa nyampe rumah Allesa duluan si? Kan lo bilang gamau minta maaf." tanya Daniel kepada Jose yang sedang sibuk berkutat dengan ponselnya
"Bisa lah."
"Ya gimana caranya? Perasaan gue duluan yang kerumah Allesa kok lo yang nyampe lebih cepet."
"Sejak kapan kalian berebut minta maaf sama Allesa?" tanya nichol yang dari tadi diam memerhatikan jose dan Daniel
"Sejak tadi." serempak Jose dan Daniel
"Kalian suka ya sama si cewe galak macem macan itu?" tanya wowo penasaran
"Jose noh yang suka." tunjuk daniel
"Apa lo bilang?" sahut jose
"Lo suka kan sama si Allesa?"
"NGARANG LO!" jawab Jose tegas
"Gausah boong lo kalo suka bilang aja."
"Bacot lo niel!"
"Weh udah udah malah berantem" lerai wowo
"Abang lo noh wo ngenges." tunjuk Jose kepada daniel
"Lo yang ngenges kali." jawab Daniel tak mau kalah
"Lo!"
"Lo lah"
"Woy lo berdua bisa diem ga! Kalau ga mending out dari sini!" sontak suara nichol yang menggelegar membuat jose daniel bahkan wowo kicep dan tidak berani membuka suara
****
Sebenarnya yang membuat jose lebih dulu sampai kerumah allesa karena saat daniel cabut dari rumah jose sesegera mungkin jose mengambil kunci motor dan melesat pergi . beda dengan daniel yang menggunakan mobil . dalam perjalanan ternyata ban mobil daniel kempes terjadi lah pembengkelan . hingga memakan waktu. Daniel tidak tahu jika jose berniat untuk minta maaf juga kepada allesa. Hingga saat bertemu dirumah allesa daniel bertanya tanya mengapa jose tiba tiba sudah dirumah allesa?
****
To : Allesa
From : +62888......10
P
P
P
Allesa??
Read
Sa?
AllesaPutri
Iya siapa?
+62888......10
Gue mau minta maaf -_-
AllesaPutri
Ini siapa?!
+62888......10
Gue minta maaf sa gue ngaku salah
AllesaPutri
Read
+62888......10
Ga perlu gue sebut nama gue pasti lo udah taugue siapa.
AllesaPutri
Read
+62888......10
Sa gue minta maaf
Gue tau lo pasti marah banget sama gue
Gue udah keterlaluan fitnah lo dan bikin malu lo didepan umum
Saa bales
Allesa
P
P
P
Macan??
Hey you?
Sa?
Diread mending. Ini mah diabaikan -_-
Saa
Allesaaaaaaaaaaaaa
****