LOVE AND REVENGE

LOVE AND REVENGE
Episode 19: Randy Erlangga



🧡🧡🧡


Jika sudah siap mengisi hatiku


maka,


siapkah kau mengisi hari-hariku?


🧡🧡🧡


...Sam sampai di rumahnya hampir tengah hari....


...Ia mengistirahatkan kakinya sejenak. Memilih posisi duduk di sofa ruang tamu. Ia kemudian memutuskan untuk membersihkan diri mengingat hari sudah hampir siang....


...****************...


...Seusai membersihkan diri, Sam keluar menuju hutan di dekat rumah Jessiva dan Nindya. Ia seperti mencari sesuatu. "Di mana mereka? Apa mereka muncul saat malam hari saja? Atau mereka muncul hanya untuk menggoda para gadis cantik?" Sahutnya. Ia mendekati rerumputan dan berjalan mengendap-endap. Ia mendongakkan kepalanya ke sana kemari....


...Karena tak menemukan apa pun, Sam akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumahnya. Kali ini, ia duduk di kursi teras rumahnya. Sam memejamkan mata, menghirup udara yang merambat hidungnya. Ia terlelap dalam tidurnya....


...****************...


..."Ayah, kita mau ke mana?" Tanya seorang anak laki-laki sembari menggenggam tangan ayahnya. "Sudah, ikut saja. Hanya ke sana sebentar kok," Pinta sang ayah. Keduanya terus berjalan menyusuri hutan yang penuh dengan rerumputan....


..."Nah, sudah sampai," Ujar sang ayah. Ia menunjuk salah satu sungai yang berada di hutan itu. "Ayah, ini apa?" Sang anak terlihat kebingungan melihat sungai yang ditunjuk sang ayah. "Nak, sungai ini adalah tempat di mana ayah dipertemukan dengan ibumu sewaktu muda," Terang sang ayah....


...Anak laki-laki itu mengerutkan keningnya....


...Yap, betul. Anak laki-laki itu adalah Samuel Erlangga. Tepatnya Sam kecil....


Flashback on:


...Randy menelusuri sungai jernih itu. Di ujung sana, ia melihat gadis cantik tengah berdiri di tepi sungai. Randy berniat menghampirinya. Namun, urung ia lakukan. Ia memilih pulang ke rumahnya untuk beristirahat....


...Esoknya, Randy berniat menelusuri sungai itu lagi berniat menemui gadis cantik yang kemarin dilihatnya....


...Sesampainya di sana, Randy tidak menemukan wanita itu. Ia telah menunggu wanita itu selama berjam-jam....


...Keesokannya, Randy tak menyerah untuk kembali mengunjungi sungai itu. Ia melihat gadis yang dicarinya tengah dikerumuni beberapa pria mencurigakan. Sekelompok pria itu menyiksanya dengan kejam. Membuat Randy tak tahan melihatnya....


...Ia menghampiri sekelompok pria itu, namun karena kalah jumlah, Randy memilih meraih tangan gadis itu dan mengajaknya lari. Ia tak ingin mengambil resiko dengan melawan beberapa pria jahat itu sendirian....


...gadis itu mengikutinya berlari. Saat dirasa telah aman, Randy berhenti dan menatap gadis itu. "Kamu tidak apa-apa?" Tanya Randy dengan raut wajah khawatir. Gadis itu hanya menggelengkan kepala. Rupanya ia masih trauma dengan kejadian barusan....


..."Aku Randy Erlangga, nama kamu siapa?" Randy menyodorkan tangannya. Gadis itu balas menjabat tangannya perlahan-lahan. "Anastasya putri," Ucap gadis itu dengan lembut. Randy merasakan lembutnya tangan gadis yang sedang digenggamnya. Ia kemudian mengajak gadis itu pulang ke rumahnya....


...Randy semakin dekat Tasya, sampai akhirnya ia memutuskan menikahi Tasya dan menjadikannya wanita satu-satunya di hatinya. Sebelumnya, Tasya sudah pernah menikah dengan pria lain. Namun, pria itu meninggalkannya....


...Tasya berbohong dengan mengatakan pada Randy kalau suaminya itu telah meninggal karena tak ingin memikirkan pria itu lagi....


...~~~...


...2 tahun Randy dan Tasya menjalani kebahagiaan mereka. Mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Samuel Erlangga. Hingga akhirnya, Randy mengetahui, jika suami Tasya masih hidup. Randy terkejut saat mengetahui hal itu....


...Tasya akhirnya memberitahu yang sebenarnya. Randy cukup kecewa mendengarnya. Ia memaksa Tasya menyatakan perasaan sebenarnya untuk Randy dan suami yang pernah meninggalkannya. Namun, Tasya tak menjawab....


...Karena tertekan, Tasya mengakhiri hidupnya dengan terjun ke sungai tempat pertama mereka bertemu. Di situlah ia akhirnya menyatakan perasaan yang sebenarnya pada Randy. Bahwa ia sungguh mencintai Randy sepenuh hati. Dan telah melupakan suaminya yang dulu sempat mengisi hatinya....


..."Bukan salahmu," Ucap Tasya pada Randy. "Aku pergi atas kehendak ku," Lanjutnya lagi. "Jagalah putra kita" Pinta Tasya. Randy tak kuasa menahan air matanya yang terus mengalir....


...Sepeninggal Tasya, Randy larut dalam kesedihannya. Ia menyesal telah membuat Tasya tertekan. Randy telah berjanji tak akan menikah dengan wanita selain Tasya. Karena bagaimanapun, ia tetap tak bisa melupakan semua kenangan tentangnya dan Tasya. Dan tetap menjadikan Tasya sebagai satu-satunya wanita di hatinya. Ya, Anastasya Erlangga....


...Usai bercerita pada Sam kecil, Randy mengusap air matanya seraya tersenyum. Ia mengajak putra satu-satunya itu berjalan di sekitaran sungai. Menggali kenangan terindah semasa hidupnya....




*❤❤❤*



...\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*...



BONUS PICTURE:



**1**. **Nindya Carmellya**:



![](contribute/fiction/2279119/markdown/15512231/1622784756699.jpg)



![](contribute/fiction/2279119/markdown/15512231/1622784756691.jpg)



**2. Jessiva Anggraeni**



![](contribute/fiction/2279119/markdown/15512231/1622784756696.jpg)



![](contribute/fiction/2279119/markdown/15512231/1622784756686.jpg)



**3. Samuel Erlangga (Sam**)



![](contribute/fiction/2279119/markdown/15512231/1622784756693.jpg)



![](contribute/fiction/2279119/markdown/15512231/1622784756701.jpg)



(INI HANYALAH GAMBARAN YANG DIAMBIL DARI GOOGLE, HEHE!!!)



SELAMAT MEMBACA SEMUA 💋💋💋