
Tuan Rezber segera mengajak keluarga terdekatnya menuju ke ruang makan.Setelah hampir 20 menit mereka makan siang mereka berkumpul kembali di ruang tamu.
Sambil memandang makam istrinya kembali yang sudah penuh dengan ribuan bunga dari dalam gazebo,Tuan Rezber mulai bercerita sambil membayangkan dan mengingat kisah hidupnya dengan Almarhum Istrinya.
"Kalian semua dengarkan,Ayah akan menceritakan kisah hidup Ayah dengan Ibu kalian,semoga ini kelak bisa kalian ceritakan kembali kepada anak cucu kalian",kata Tuan Rezber.
Semua sekeluarga mulai mendekati Tuan Rezber.Kemudian ceritapun dimulai....
"Jakarta sekitar tahun 1977,waktu itu Ayah diangkat anak oleh seorang wanita tua yang orang biasa memanggilnya dengan nama Nyak.Ia adalah seorang yang bekerja sebagai pemulung.menurut cerita beliau dia menemukan Ayah sejak masih orok di TPA,lalu kemudian dia mengambilnya dan merawat Ayah sambil dibawanya bekerja setiap hari,karena pada saat itu tidak ada orang yang bisa dan mau dititipi seorang bayi.Dikarenakan Nyak orang Betawi,Ia memberikan Ayah nama Dani sesuai nama biasa orang Betawi nama belakang Rezber yang artinya singkatan dari Rezeki Berkah,agar kelak harapnya Ayah bisa memberikan berkah kepada semua orang".
Tuan Rezber melanjutkan ceritanya kembali," Kami tinggal di sebuah bedeng atau gubuk kecil satu ruangan yang beratapkan asbes bekas dan dinding dari kardus dan papan bekas.Nyak sangat menyayangi Ayah,baginya Ayah adalah anugrah yang bisa menemani hari tuanya agar tidak kesepian dalam sisa hidupnya".Selanjutnya,"Ayah setiap hari dari pagi hingga waktu tak tentu selalu mengikuti Nyak berkeliling kota Jakarta mencari barang rongsokan,Nyak menaruh Ayah didalam gerobagnya agar Ayah tidak lelah berjalan kaki.Jika waktunya makan, kami makan dipinggir jalan,gubug kecil hanya digunakan untuk mengumpulkan barang-barang rongsokan yang akan dijual dan hanya untuk tidur malam saja dan ini adalah tempat yang sangat tidak layak dan sehat untuk dijadikan tempat tinggal".
"Hari demi hari berganti,saat Ayah berumur 6 Tahun ada pembukaan SD Negeri baru di kampung sebelah kami,sedangkan kami tinggal di dekat tempat pengepul sampah diluar kampung.Sekolah tersebut dikarenakan baru sangat kekurangan murid.Lalu ada beberapa orang guru yang mendatangi Nyak yang menanyakan informasi umur Ayah dan apakah Ayah mau bersekolah umtuk belajar membaca dan menulis".cerita tuan Rezber.
"Pada saat itu Ayah sangat senang sekali bisa bersekolah Nyak setuju atas bujuk rayu guru tersebut dengan iming-iming gratis selama beberapa bulan, walaupun Ayah selama beberapa bulan tidak mempunyai tas sekolah dan sepatu.seragam saja Nyak saja membeli bekas di pasar loak".
Tuan Rezber terlihat tersenyum sewaktu mengingat hari pertama sekolah."Dulu pertama kali masuk sekolah Ayah rasanya senang sekali,karena rasanya bangga bisa memakai seragam sekolah dan pergi ke sekolah yang nyata dan bukan mimpi,selain itu mayoritas banyak anak-anak pemulung tetangga yang tidak bersekolah.Pada saat itu bisa bersekolah bagi kaum kami adalah termasuk hal yang mewah bagi kami.apalagi Ayah adalah seorang murid yang mempunyai telad dan semangat yang kuat dan giat belajar".
"Beberapa hari sekolah Ayah sudah mulai bisa mengenal huruf dan mulai bisa mengeja tulisan.Ayah tidak mempunyai buku pelajaran,dikarenakan Nyak tidak punya uang karena hasil pemulung sangat sedikit dan tidak menentu.Setiap hari Ayah selalu di ejek oleh teman
"Semua hina dan caci maki Ayah hadapi dengan sabar sesuai ajaran Nyak bahwa kejelekan atau sifat buruk tidak boleh kita terlarut ke dalamnya agar kita tidak menjadi bagiannya,untuk menghindari hal tersebut setiap waktu Ayah pergunakan untuk belajar lebih giat daripada teman yang lainnya karena Ayah sadar kurang kemampuan dan fasilitas.sedangkan setelah sekolah Ayah pergunakan waktu untuk membantu Nyak keliling mencari rongsokan".cerita Tuan Rezber.
"Ternyata sekolah gratis hanya bertahan selama 1 periode catur wulan atau sekitar 4 bulan saja.Dalam pembagian buku raport siswa Ayah mendapatkan peringkat tiga besar,Nyak sangat senang dan bangga sekaligus sedih karena setelah itu harus membayar SPP yang ditetapkan sebesar Rp.700.Jika diuangkan sekarang senilai 3 liter beras saat ini".
Setelah penerimaan buku raport siswa sekolah menetapkan libur selama seminggu.Tiba-tiba keesokan harinya ada salah seorang guru beserta para Ibu PKK kecamatan hadir meninjau pemukiman kumuh,mereka mendatangi rumah-rumah siswa yang bersekolah dan membagikan sebuah kantong plastik besar yang berisi tas sekolah lengkap dengan seperangkat alat tulisnya juga ada buku tulis satu pak,seragam sekolah dan satu benda yang sangat mewah bagi Ayah yaitu sepasang sepatu merk Warior warna hitam lengkap dengan kaos kakinya."Tuan dan Nyonya,terima kasih atas sumbangannya,ini adalah barang-barang impian anak saya,tetapi saya tidak mampu membelinya",kata Nyak sambil meneteskan air mata bahagia.
"Doa Ibu sudah terkabul,semoga ini semua bermanfaat bagi putra Ibu dan kami permisi dulu karena masih harus membagikan kepada yang lain",jawab Ibu PKK.
Tiga menit di gubug Nyak rombongan Ibu PKK pergi.Terlihat Dani kecil segera membuka isi kantong plastik besar tersebut."Nyak lihat ada sepatunya ini mau Dani coba pakai",kata Dani sambil melihat senang.ia merasa bahwa sepatu adalah barang paling termewah didalam hidupnya yang ia miliki.
"Apakah kamu bahagia nak?",tanya Nyak.
Terlihat Dani kecil menganggukan kepalanya,lalu diciumi terus menerus sepatu baru tersebut kemudian disimpan disamping bantal tidurnya.
Selama seminggu libur sekolah,setiap hari di malam hari Dani kecil selalu tidur sambil memeluk sepatu barunya,sepulang dari membantu Nyak,ia selalu bergegas mencari sepatu dan menciumnya.
Pada saat itu Dani kecil sudah paham jika ada benda yang bernama televisi,ia sering melihatnya jika sedang berkeliling memulung.di pemukiman kumuh tidak ada yang mempunyai televisi,selain sangat mewah juga tidak ada saluran listrik di pemukiman,semua orang memakai lampu penerangan dari kaleng bekas yang di beri sumbu dan minyak tanah,selain itu televisi ada sedikit dibahas oleh teman sekolahnya,ia hanya bisa menyimak dan mendengar saja seperti cerita Lone Rangers atau Kartun He-Man yang tidak ia mengerti.