KINGDOM CEO'S

KINGDOM CEO'S
Shopping.



Setelah keluar dari Bank,Pak Rahmat mengajak Dani menuju ke sebuah restoran cepat saji yang ada di sebelah Bank,Sangat kebetulan sekali bahwa mereka berdua belum makan siang,waktu juga sudah menunjukkan jam 2 siang lebih.


Sebuah restoran waralaba dari negeri Uncle Sam,sepertinya hanya orang mampu saja yang memasuki restoran tersebut.


Bangunan itu terlihat baru,dibawahnya ada Supermarket Gelael,lalu dilantai atas ada Kantin Murah Bersih dan Baik,lalu gerai Swensens,kemudian di lantai atas adalah yang paling ramai yaitu KFC.


Tibalah mereka di lantai atas,lalu Pak Rahmat mengajak Dani untuk bersamanya ikut mengantri.


"Selamat siang Pak",sapa seorang pelayan yang berdiri di depan mesin kasir.


"Siang Mbak,Apakah kami bisa mempergunakan kupon ini?",tanya Pak Rahmat sambil memberikan sebuah kupon.


"Tentu saja...,Bapak dari setiap kupon ini mendapatkan satu buah ayam original dengan pilihan nasi atau kentang goreng,serta minuman Cola ukuran medium,Apakah ini mau ditukarkan sekarang ?"tanya Pelayan.


"Baik kami mau menukarkan semua kupon dengan pilihan nasi satu dan satunya kentang goreng".jawab Pak Rahmat.


"Baik Pak",jawab Pelayan


Kemudian dengan cepat pelayan mengambil makanan cepat saji tersebut,dan 3 menit kemudian sudah tersaji di sebuah baki makanan.


"Silahkan,ini struk tanda penukaran kuponnya",jawab pelayan sambil memberikan potongan struk.


Pak Rahmat beserta Dani segera berjalan ke sebuah meja kosong.


"Kamu mau makan nasi atau kentang?"tanya Pak Rahmat.


"Saya nasi saja Pak",jawab Dani.


Dani melihat sebuah masakan ayam tepung yang belum pernah dilihatnya,ia melihat ke arah cara gurunya yang memakannya memakai saos sambal,ia segera menirunya,kemudian setelah ia merasakan ayam tersebut pada gigitan pertamanya,ia merasakan sungguh terasa lezat rasanya,mungkin bagi orang lain itu hanya rasa yang biasa-biasa saja,akan tetapi untuk Dani yang seumur hidupnya belum pernah merasakan makanan yang lezat tentunya sangat berbeda.termasuk sensasi rasa es cola,yang saat pertama ia mencobanya ia merasa ngilu pada lidahnya.


Dani merasa sedih dan terlihat ia sedang menahan air matanya,ia teringat dengan Nyak,andai saja ia bisa membagikan rasa lezat kebahagiaan ini kepada Nyak.


Sepuluh menit kemudian setelah mereka selesai makan,mereka istirahat sebentar untuk melegakan perut mereka.Dani melihat ke sekeliling sebentar,ia merasa ini adalah sebuah restoran yang sangat mewah,terlihat hanya orang kaya yang makan disini.pada saat itu ia belum mengetahui jenis restoran mewah yang sebenarnya.


Setelah selesai makan,kemudian mereka menuju ke pasar untuk membeli beberapa buah baju dan juga sepasang seragam sekolah,tak lupa membeli peralatan tulis dan beberapa buku beserta kamus pelajaran bahasa Inggris.


Sewaktu sedang berada di toko baju Dani hampir memecahkan tangisan dari matanya,ia sangat berusaha keras untuk menahannya,karena ia belum pernah seumur hidupnya untuk pergi membeli baju.ia takjub melihat banyaknya model baju yang sangat bagus,yang belum pernah ia mimpi akan mencobanya,termasuk sebuah jaket yang keren.Selama ini setiap baju yang Dani punya hanyalah dibeli oleh Nyak dari pasar loak di pinggir rel kereta api,sedangkan baju terbaik andalannya dibeli Nyak dari tukang kredit baju keliling,sebelum lebaran.


Setelah pulang dari shoping di pasar,yang menjadi pengalaman pertama kali bagi Dani,mereka mampir ke sebuah toko elektronik yang menjual segala macam elektronik dengan harga murah.


Pak Rahmat memilihkan sebuah radio kecil seukuran buku tulis,yang bisa memakai listrik.tak lupa juga sebuah senter,untuk jaga-jaga jika terjadi mati lampu.


Acara Shoping sudah selesai ,semua barang sudah dibeli termasuk peralatan mandi dan makan minum.kemudian Pak Rahmat mengantarkan Dani kembali ke sekolah.Hari juga sudah sore,mereka mampir sebentar untuk membeli Nasi pecel lele yang dibungkus untuk nanti makan malam Dani.Tak lupa ia juga membungkuskan untuk keluarganya di rumah.Sebab hari ini rencananya uang untuk biaya makan baru akan diberikan kepada istri Pak Nonot,dan baru bisa besok pagi Dani selanjutnya mendapatkan makanan dari istri Pak Nonot.


Setibanya di sekolah Pak Rahmat membantu Dani membawa barang belanjaan mereka ke ruang UKS,setelah itu ia mengajak Dani menemui Pak Nonot di rumah dinasnya yang menyatu dengan kantin sekolah tepat di halaman belakang sekolah.


"Pak Nonot,ini saya menitipkan uang untuk biaya makan Dani sehari-hari,seperti yang tadi sudah kita bicarakan",Pak Rahmat menyerahkan uang tersebut ke Pak Nonot.


"Baik Pak Rahmat,ini saya terima uangnya",terang Pak Nonot sambil menerima uang tersebut.


"Nak Dani,mulai besok jika kamu mau makan,kamu bisa kemari,lalu jika kamu kesepian kamu bisa kemari,kamu bisa menonton televisi disini dan kamu jika ada perlu bantuan bisa kemari",jelas Pak Nonot.


"Baik Pak Nonot ,terima kasih dan mohon maaf jika saya nanti merepotkan Bapak".jawab Dani.


"Jika begitu saya permisi ,karena ini sudah sore ,mohon pamit,dan saya titip Dani".kata Pak Rahmat kepada Pak Nonot dan istrinya .


"Bapak pulang dulu ya Nak,dan jangan lupa besok pagi kamu mandi pagi dan juga masuk sekolah!",perintah Pak Rahmat.


"Baik Pak,terima kasih saya sudah dibantu",jawab Dani.


Dani sudah memasuki ruang UKS,setelah tadi ia berbincang-bincang dengan Pak Nonot dan istrinya.Pak Rahmat sudah pulang,tadi Pak Rahmat juga memberikan uang untuk jajan Dani selama sebulan.


Dani membuka barang belanjaannya dan menyimpannya di sebuah kardus besar yang tadi diberikan oleh Pak Nonot,Kardus bekas belanja untuk Jajanan anak-anak sekolah.ia memasukkan buku dan peralatan sekolah dalam satu dus,dan pakaian di dus yang lainnya.


Dani melepas Sprei milik UKS dan melipatnya,kemudian ia ganti dengan sprei miliknya.Karena udara didalam ruangan tersebut terasa panas,ia memasang kipas angin ruangan yang ada di UKS.hingga semuanya terasa nyaman dan rapih.


"Nyak,Dani sekarang rindu sama Nyak,hari ini Dani sendirian,Nyak ga usah Khawatir,mulai hari ini Dani berjanji akan menjadi anak yang baik dan bisa membuat Nyak Bangga",bicara Dani sendirian.


Dani teringat bahwa ia mempunyai lele goreng,kemudian ia keluar untuk mencuci tangan dan piring barunya,kemudian ia menyantap makan malamnya.


Jika Dani makan,ia teringat Nyak,kali ini ia meneteskan air matanya dan mulai menangis dan ia tidak peduli jika menangis,karena diruangan ini ia hanya sendirian dan tidak ada orang yang melihatnya menangis.