
Aku telah terenkarnasi ke dunia lain, tetapi aku masih belum bisa melihat cahaya dari dunia luar, sebab aku masih berada di dalam kandungan orang yang mengandungku.
“Didalam kegelapan ini, tubuhku terasa lemas dan kaku, hah….kapan aku bisa keluar dari sini, dan juga, ini masih di kandungan tau!!, Hah….didalam hanya sesak aja, oh…kalau masih di dalam kandungan, biasanya aku harus menggerakkan tubuhku, tendang sana tendang sini, pukul sana pukul sini, hahaha…. Walau gak bisa melihat tapi aku masih bisa sedikit bergerak.”
Aku masih berada di kandungan dalam 1 bulan lamanya dan kini sekarang aku akan lahir di dunia ini, dunia baruku dan kehidupan baruku akan datang.
“Eh…tubuhku serasa di dorong, eh? Apakah aku akan lahiran, aku akan keluar dari sini, yeay!!.. saatnya melihat dunia baruku!.”
Dihari itu aku terlahir di dunia lain ini, akhirnya 1 bulan lamanya aku menunggu, dan sekarang saatnya aku menginjakkan kaki di dunia ini.
“ Ah….mataku masih berkunang-kunang, belum terlihat jelas….hoah! Sekarang terlihat jelas…eh…wow apakah itu ibuku, ia cantik sekali, rambut pirangnya yang panjang dan pupil mata biru yang cerah dan terlihat masih muda. apakah dia orang luar, seperti inggris gitu, eh.. ini kan dunia lain masa orang inggris ada disini :v.”
Aku terlahir dan dimadikan air oleh seorang tabib, lalu aku di gendong ibuku di kasur, saat itu aku membuka mataku dan melihatnya, dia wanita yang sangat cantik. Selepas itu aku menoleh ke arah lain dan melihat sosok orang yang sangat tampan.
“huow, ada pria berwajah tampan dengan rambut hitamnya dan pupil mata berwarna hitam, terlihat masih agak muda lagi, dan bajunya terlihat seperti seorang petualang sungguhan.”
“aaaauuu…ooo…aaa..” sasaki bersuara.
“Huaahh…..aku belum bisa berbicara lancar, karena aku masih balita sih, ya sudahlah wajar kalau balita belum bisa bicara, Eh ahhh! Aku diangkat pria tampan ini.”
“Wah!!! Anakku telah lahir, kita beri nama siapa yah?, gimana sayang kita beri dia nama apa?” kata pria tampan.
“Hmm apa yah…. Bagaimana kalau Sheiki, nama yang bagus kan.” Kata wanita cantik.
“oh, boleh juga itu. Mulai sekarang namamu adalah Sheiki, Sheiki Kageru, anak kedua yang menjadi keluarga kami.” Kata pria tampan dengan mengangkat sasaki dengan tinggi.”
“Oh…sekarang namaku Sheiki, nama yang lumayan bagus, ibuku pintar memberi nama padaku, eh…dari tadi aku masih bingung apa ya itu…., Ah… karena bahasanya berbeda dengan kehidupanku yang dulu, untung saja aku belajar bahasa asing ini di tempat dewa, jadi aku mengerti apa yang mereka bicarakan. Dan juga katanya aku anak kedua, jadi siapa yang pertama?”
Pintu dari sisi samping terbuka, dan aku melihat seorang anak perempuan yang masih kecil menuju kesini.
“Uaahh….apa aku akan memiliki seorang kakak, ia sangat manis, warna pupil matanya seperti ibu dan rambutnya seperti papa, namun panjang. Ya wajar lah panjang kan perempuan :v”.
Aku diturunkan dari angkatan papa lalu di gendong oleh ibu lagi, anak kecil itu mendekat ke ibu dan melihatku.
“Mama apa dia akan menjadi adikku!”. Kata anak kecil.
“iya sayang ia adalah adik kecilmu yang akan menjadi keluarga baru kita.” Kata ibu.
“wah..dia mendekat lucunya…, eh… dari belakangnya ada orang lain datang…”.
Dari belakang anak ini ada seseorang mendekat dengan baju yang aneh.
...****************...
Kehidupan baruku bermulai, setiap hari kehidupanku menjadi seorang balita sangat merepotkan aku tidak bisa berjalan sendiri, kakiku terlalu lemah untuk berjalan. Hanya terus digendong, makan di suapin, dan juga telalu banyak tidur.
“heh.. jika terus begini, aku bisa menjadi anak manja tau!, Setiap hari hanya santai-santai aja!, nolep truss….wkwkwk...., Aku harus melakukan sesuatu saat sudah bisa berjalan sendiri, eh..tetapi ngomong-ngomong ini adalah kehidupan super males-malesan yang langka, aku harus menikmatinya dengan baik karena momen ini hanya sekali seumur hidup, mantaps.”
Waktu terus berjalan. Sekarang aku sudah berumur 1 tahun.
“Akhirnya! Akhirnya! Sekarang aku bisa merangkak! Itu sudah kemajuan yang bagus, sekarang aku bisa keluyuran kemana-mana :v.”
Dengan merangkak aku bisa kemana-mana namun hanya didaman rumah.
Aku sekarang mengetahui tentang keluargaku.
Papaku dan ibuku seorang petualang, setiap pagi hari mereka pergi keluar dengan mengenakan armor berbaju besi, tetapi ibuku berbeda, ia mengenakan baju seperti pendeta, apakah dia menjadi penyembuh?, Mereka selalu pulang sore, dan membawa beberapa makanan.
“ Aku selalu dirumah dengan pelayan dan juga kakakku, aku hanya dijahilin kakakku aja, emang dia terlihat sedikit menjengkelkan. Tapi yah biarin saja dah…”
Saat mereka pulang dari misi mereka, papa dan ibu membawa beberapa makanan untuk kita semua. Makan bersama keluargaku sangat menyenangkan, papa menceritakan petualangannya bersama ibu dan membuat candaan-candaan lain. kita semua saling tertawa dan terasa sangat nyaman.
“hah....ini kehidupan yang sangat nyaman, dengan canda dan tawa setiap hari bersama keluarga sangatlah membahagiakan. andai saja hari-hari seperti ini terus berlanjut......hmmhh....tapi aku haris memikirkan tindakanku kedepannya mulai sekarang, didunia ini terdapat berbagai spesies-spesies lain. selain manusia ada suku elf, dwaft dan demi human. lalu didunia ini terdapat moster juga. suku elf biasanya memiliki tempat tinggal di sekitar kedalaman hutan, dan suku dwaft ada di sekitar bebatuan dan gua-gua untuk mereka tinggali. begitu juga para demi human, mereka memiliki wilayah mereka sendiri.”
Aku dipindahkan ketempat tidur setelah makan malam, aku memiliki tempat tidurku sendiri dan ruanganku sendiri.
“selamat malam Sheiki.” kata ibu dan mencium dahi Sheiki. selepas itu ibu mematikan lilin dan menutup pintu.
“Wadaw....anjirr gelap, tapi masih ada cahaya dari rembulan. dalam dunia ini aku sudah bertekat, aku akan melindungi keluargaku yang sekarang, mereka sangat baik kepadaku. aku harus bertambah kuat seiring waktu berjalan. aku akan memperkuat kapasitas manaku agar bisa menggunakan sihir, hooaahh.....namun sekarang rasanya ngatuk... besok aja dah mulainya. sekarang tidor dulu...hmm tunggu saat mau tidur, aku ingat pesan dari dewa, hmm apa yah itu?”
“ Aha... seingatku aku diberikan skill petapa agung. skill seperti apa itu?, hmm.... yosshh coba aku sebut namanya dalam hati aja......Halo petapa agung.”
...“ IYA, ADA YANG BISA SAYA BANTU ”...
“ Wadaww..... ada suara seseorang yang kaku seperti yang ada di anime tensura...., ini akan menjadi menarik, dibanding mengatakan petapa agung terus, kuberi panggilan lain aja, yaitu Dhai Kenja, mengerti petapa agung?”
...“ DI KONFIRMASI...NAMA PANGGILAN BARU DITERIMA, ( DHAI KENJA ) AKAN MENJADI PANGGILAN BARU UNTUK MENGAKSES SKILL PETAPA AGUNG ”...
...TO BE CONTINUED...