
Disaat di dalam gua aku terjebak di kerumunan para iblis....
“Mari kita habisi dia, mari anak buahku! Jangan biarkan dia lolos!!” ucap iblis.
“dengan segi ruangan seperti ini aku sudah punya rencana tau!, Dengan gua kecil seperti ini, akan lebih cepat penuhnya, sihir air! Bumble ball selimuti diriku! Lalu penuhi gua ini dengan air!! Water blash!!”
Para iblis terdorong oleh air yang ku ciptakan.
“Woi!! Nih manusia cara bertarungnya gila amat dah!!”
Tidak lama kemudian air memenuhi seluruh gua, akan tetapi para iblis bisa bernafas didalam air dengan skill miliknya.
“heh, hanya sebatas ini saja kita tidak akan mati, dasar manusia naif!”
“hoo~, kalian kira seranganku hanya sampai disini saja, akan kuberi serangan terakhir, sihir petir, sengatan listrik!!”
TRRRSSSTTT!!!!! Sengatan petir memenuhi seluruh gua dan ketiga iblis tersebut mati terkena serangan tersebut.
“pembasmian selesai!, Huh saatnya menunggu air ini surut.”
Setengah jam kemudian….
“Akhirnya dah surut, huh… eh? pilar api ini kok gak padam-padam yah??”
“Master sepertinya itu sejenis api neraka…” ucap frenza.
“Eh!, Api neraka!”
“hmm, mereka memiliki hal semacam itu?, ini tidak ada hubungan dengan misiku–” tidak lama setelah itu aku kehilangan kesadaranku.
BRUKK!!
“Master!”
“Master!”
“Master!”
________
______
___
“eh dimana aku… kenapa aku berada ditempat gelap seperti ini..”
“Yoo~ manusia.”
“Eh, siapa disana!”
“Tenang jangan tegang gitu, aku adalah roh iblis tingkat rendah yang menginginkan seorang majikan, saat melihat pertarunganmu aku menjadi tertarik kepadamu~”
“Etto.. jadi?”
“yah… aku ingin membuat kontrak denganmu”
“eh? membuat kontrak denganku!, Tapi kamu ini iblis, jika aku ketahuan memiliki pengikut iblis maka aku akan dicap seorang kriminal.”
“tidak apa manusia, kau tidak perlu takut akan hal itu, karena didunia ini ada juga iblis yang bersifat baik dan menjadi pengikut manusia, seperti semacam demon-beast.”
“oh, seperti itu, oke boleh aja sih, dengan membuat kontrak denganmu apa yang akan aku peroleh darimu.”
“yah~ tuan bisa menggunakan sihir kegelapan dariku.”
“hmm.., menarik juga~ okey aku setuju, jika kamu iblis tingkat rendah, aku akan melindungimu dan merawatmu dengan baik.”
“Terimakasih atas segalanya tuan.”
BERILAH NAMA UNTUK IBLIS INI
“hmm?? Yosh! Mulai sekarang namamu adalah Sciel! Mulai sekarang mohon bantuannya Sciel! Hihi~”
“Baik, Master!”
KONTRAK TELAH DIBUAT, MASTER TELAH MENGORBANKAN 5.000.000 KAPASITAS MANA MASTER DARI 5.000.100 KAPASITAS YANG MASTER MILIKI. MANA MASTER SEKARANG TERSISA 100 MP.
METODE EXP DI BAGI DENGAN SEMUA SPIRIT MASTER MULAI SEKARANG, APAKAH MASTER SETUJU?
“W-What! Kalau begitu aku jadi lemah dong!, Hadehh… oke aku setuju, jadi apakah kapasitas manaku hanya hangus untuk itu saja? Apa yang menguntungkannya bagiku?.
JIKA MASTER MENGGUNAKAN KEKUATAN DARI SPIRIT MAKA MANA ANDA TIDAK AKAN BERKURANG, MALAH YANG BEKURANG MANA SPIRIT YANG MASTER GUNAKAN.
“Okey, aku paham..heh…”
_____
_______
________
Akupun kembali tersadar…
“huh, tsk! Kepalaku agak sakit.”
“Master! Master tidak apa-apa!” 3x
“yah, aku tidak apa-apa, sebenarnya tadi itu~”
Aku menceritakan kejadian sebelumnya kepada mereka bertiga.
“Eh!, Seorang iblis!”
“Yah begitulah.”
“Master iblis itu sejenis iblis kuno, kaisar, atau raja!”
“bukan-bukan, iblis itu mengatakan kalau dia ditingkat yang rendah jadi aku akan merawatnya.”
“oh, begitu yah.”
“Wow~, jadi disini tempatku akan tinggal, diruangan spirit kah~” ucap Sciel.
“Yo-, namaku Sciel mulai sekarang mohon bimbingannya yah para seniorku~”
“Ehhhh~” 3×
_____
_______
Selepas kejadian itu aku kembali keguild dan menyerahkan questnya, didalam kartu guildku tercatat kalau aku mengalahkan semua goblin disana jadi aku memiliki bukti telah menyelesaikannya, serta memberikan material dari dragon blizzard semua penghuni guild memasang wajah kaget dan heran karena aku telah membunuh demon-beast class A sendirian, karena hal itu rank ku naik pesat ke rank B.
Selepas itu aku pulang kerumah pada sore hari….
“okey, baju sudah kembali seperti semula, tinggal ketok pintu.”
Tok! Tok! Tok! Kraak! Membuka pintu..
“aku pulang~”
“oh Sheiki sama, selamat datang dirumah, oh iya Sheiki-sama, semuanya sudah menuggu di meja makan, mari makan bersama-sama~” ucap mairu.
“Baik~ Mairu-san.”
Makan malam bersama keluarga yang hangat, sangat menyenangkan seperti biasa..
Hari menjelang pagi, seperti biasa aku ijin pergi keluar rumah untuk bermain bersama teman, yah~ itu hanya tipuan agar aku bisa berpetualang :v…
Sesampai di guild petualang…
“ hmm? Misi class A milih yang mana yah~, okey! Dapat!, Misi pembantaian lagi tapi sekarang bukan goblin, melainkan Ogre-desu!”
Quest telah diterima, aku melakukan perjalanan kewilayah sarang ogre yang sering mengganggu sekitar pedesaan kecil.
Sesampai di lokasi…
“Yosh! Saatnya melakukan pembantaian! Dhai kenja scan titik lokasi mereka secara akurat.”
BAIK. LOKASI TELAH TERTANDAI 37 OGRE 3 HIGH OGRE.
“okey~ Leviathan transformasi fase ke-dua!, Levia!”
“serang mereka sampai tiada yang tersisa! Hujani mereka dengan panah tanpa batas! Skill Levia! Unlimited SEA Arrow!!”
Anak panah dilancarkan ke langit, diatas langitpun mulai mendung dan secara tiba-tiba ribuan anak panah beratribut air turun secara bertubi-tubi mengenai semua Ogre.
______
________
“yosh! Pembasmian selesai!”
Mulai hari itu aku terus mengambil quest rank A, pembasmian ogre, membunuh seekor naga bumi, menangkap perkumpulan perampok, mengantar seorang bangsawan class baron maupun duke. Dan tidak terasa aku berusia 12 tahun, sekarang aku seorang petualang rank S, dan memperoleh panggilan dari para petualang, nama panggilan itu Dragon Slayer.
Alasan kenapa mendapat julukan seperti itu, pada saat aku naik ke rank S, aku selalu memburu seekor naga class A dan S dengan jumlah yang sangat banyak, yah aku sekarang menjadi terkenal dikalangan para petualang.
….
…...
…......
Pada pagi hari di dalam guild home…
“pagi cecili-san, apa ada rekomendasi quest pemburuan naga lagi?” ( Cecili, seorang resepsionis guild yang kukenal sejak dulu, jadi kita sudah agak dekat dan usia kita sama).
“oh! Sasaki-kun selamat pagi!”
“Untuk hari ini aku punya rekomendasi memburu naga lagi~ nih” menyerahkan quest.
“oh, oke kalau begitu aku akan berangkat sampai nanti cecili-san”
“eh? tunggu sasaki-kun ada hal yang ingin kuberitahu padamu.”
“eh? yah oke ada apa cecili-san?”
“apa besok sasaki-kun akan datang ke upacara pemberkatan, karena kita seumuran bagaimana kalau kita kesana bersama.”
“oh iya! aku lupa kalau besok ada upacara pemberkatan! tapi jika aku ikut barengan dengan cecili-san apa aku nanti harus melepas topeng ini, yah~ jika cecili-san bisa menjaga rahasiaku maka boleh aja. okey, aku akan mengujinya.”
“anoo, cecili-san apa kau bisa menjaga rahasia.”
“eh? tentang apa?”
“mari ikut aku, aku akan memberitahumu nanti.”
“eh? tapi aku masih jam kerja, bagaimana yah.”
“ serahkan saja padaku cecili-chan, sekarang ikutlah bersamanya, dibanding menyesal selamanya loh~ :v” ucap kakak resepsionis lain.
“eh? kamu salah paham tau! hhmmph!” ucap cecili sembari menggembungkan pipinya.
“oke kalau begitu mari ikuti aku cecili-san.”
akupun membawa cecili-san ke tempat yang tidak ada orangnya. ditepi sungai desa Aaru...
apakah Sheiki akan memberitahukan identitasnya yang sebenarnya?, atau ia ingin mengatakan hal yang lain? okey~ tunggu update selanjutnya yah~
...TO BE CONTINUED...