
Setelah mengeluarkan sihir terlalu banyak dan terkena serangan naga hydra, tubuhku kuat menimbunnya, alhasil aku pingsan didalam dungeon itu.
Dan setelah beberapa jam berlalu akupun siuman dari pingsan.
______
_________
___________
“Eh? Ini dimana?, kenapa aku bisa tertidur di atas kasur? Akh!! Kepalaku masih terasa pusing..., jadi ini dimana yah?”
Aku kebingungan karena berada di tempat yang tidak dikenali, dan dalam pandanganku yang agak berkunang-kunang, aku melihat wanita cantik berada didepanku.
“Oh! Kamu sudah siuman adik kecil.” Kata wanita misterius.
“Eh, kakak siapa? Kenapa saya bisa berada disini?”
“oh iya, maaf aku lupa memperkenalkan diriku. Perkenalkan namaku Fiena Cristalia, aku hanya berlibur di kota galius ini dan juga sedikit menjelajah di dungeon, saat di dalam dungeon aku menemukanmu tergeletak pingsan didungeon jadi aku membawamu kesini.” Kata Fiena.
“Oh begitu, terimakasih banyak Fiena-san sudah menyelamatkan hidupku ini, dan juga namaku Sheiki Kageru senang berkenalan dengan kakak.”
“Yah senang berkenalan denganmu sheiki-kun,
oh iya, ngomong-ngomong kenapa anak kecil sepertimu bisa berada di tempat seperti itu.” Tanya Fiena.
“eh? Etto…. Aku masuk kesana untuk mengalahkan moster lemah agar mendapatkan kristal mana untuk ditukarkan menjadi uang, aku ingin pulang ke-kampung halamanku.”
“Tapi itu sangat berbahaya loh untuk anak kecil sepertimu, kalau begitu bagaimana kalau kakak mengantarkanmu pulang ke kampung halamanmu.” Saran fiena.
“Eh, benarkah kakak mau mengantarkanku pulang?”
“Tentu saja, aku tidak ingin meninggalkan anak kecil sepertimu jauh dari pengawasan orang tuamu, pasti mereka cemas padamu, aku akan mengantarkanmu pulang dan juga aku ingin berkeliling disekitar desa lain.” Kata fiena.
“ah! Apakah kakak seorang pengelana?”
“hmm, sebenarnya sih aku ini hanya seorang guru les sihir biasa aja, dan ini lagi ada waktu libur jadi aku jalan-jalan menikmati alam sekitar.” Kata fiena.
“Oh, begitu.”
“Yah sudah, untuk sekarang kau harus istirahat dengan benar dan besok kita berangkat menuju kekampung halamanmu.” Kata fiena.
“Iya, terimakasih banyak fiena-san.”
“emm, kalau begitu aku akan tidur diruangan lain jadi tidur yang nyenyak Sheiki-kun.” Kata fiena menganggukkan kepala dan pergi keluar dari ruangan.
___________
_______
____
Saat ditengah malam….
“Njirr gak bisa tidur uyy… huh…”
LAPOR. DISEKITAR TUAN ADA KEBERADAAN SEBUAH STIGMA ELEMEN CAHAYA. UNIQUE SKILL STIGMA CAHAYA BISA MENGAKSES SENJATA TERSEBUT.
“Eh? Apa mungkin pedang yang ada di aula itu, Exscalibur!!”
IYA ITU BENAR SEKALI TUAN.
“Yang benar saja, kalau gitu aku akan mengambil pedang itu serta menyembunyikan identitasku agar tidak dikenali.”
Saat malam itu aku berencana mengambil pedang Excalibur itu, untuk penyamarannya aku menggunakan jubah hitam dan topeng mata hitam yang kuambil dari tempat kumuh.
Selepas itu aku mendatangi aula itu.
“Wow, penjaganya ada banyak, hmm…oke 10 penjaga, aku pasti bisa melewatinya, Stealth~”
Aku menghilangkan hawa keberadaanku dan berjalan dengan lambat di tengah-tengah penjagaan para kesatria yang menjaga aula.
“huh…sepertinya tidak ada yang menyadari keberadaanku, dengan begini aku bisa mengambil excalibur tanpa hambatan.”
Dengan terus berjalan maju, sampailah di tengah aula tempat excalibur tertancap.
Lalu aku memegang pedang itu dengan kedua tanganku lalu menariknya dengan kuat.
**KONTRAK SENTUHAN SKILL STIGMA CAHAYA MEMBUKA SEGEL PADA SANG PEDANG.
SEGEL BERHASIL DI BUKA. EXSCALIBUR BISA DICABUT DARI ALTAR**.
“TERRRCCAABUUTLAHH!!! HYAAA!!!!”
Pedang tersebut tertarik melambat keatas, dasar dari pedang tadi mengeluarkan cahaya keemasan dan membuat seluruh kota tersorot pancaran dari pedang Exscalibur.
SLIIING!!!
Para penjaga sedang menutupi mata mereka, selepas itu pedangpun tercabut dari altar…
“yosh, aku sudah mendapatkannya, langsung saja skill iventory!”
Pedang langsung kumasukkan kedalam iventory, lalu aku berlari menjauh dari altar.
Para penjaga menyerangku dengan sihir-sihir tingkat tinggi mereka.
“Serang pencuri itu!!” cakap salah satu penjaga.
“cih, kenapa pencuri bisa mengangkat pedang legendaris itu, ini tidak masuk akal.” Cakap penjaga lain.
“Selamat tinggal om-om penjaga, aku akan menggunakan pedang ini dengan baik kok jadi jangan kawatir~ bay bay~”
Aku menggunakan skill stealth bersamaan dengan sihir angin untuk mendorong tubuhku dengan cepat, kabur dan terus kabur, sampai mereka tidak terlihat dibelakangku lagi.
Aku mencari tempat aman dan secara tidak sengaja aku sudah didepan gerbang dungeon, aku bergegas masuk kedalam tanpa sepengetahuan orang lain.
Aku menjelajah terus kebawah dungeon dan sampailah ditempat pertarunganku dengan hydra tempo hari.
“Huh… selamat… untung saja ada tempat persembunyian seperti ini, untuk malam ini aku akan istirahat disini sampai pagi lalu pulang ke rumah, aku sudah tidak sabar melihat wajah kakakku yang tsundere itu wkwkwk”
Tetapi rencanaku tidak semulus yang aku inginkan, dalam beberapa detik saat aku beristirahat, suara langkah kaki mendekati tempatku berada.
“cih ada orang mendekat, aku harus menyembunyikan hawa keberadaanku, stealth!”
Lalu tidak diduga yang keluar dadi pintu masuk adalah Fiena, orang yang telah menyelamatkanku saat sedang kritis, dikejar oleh seorang perempuan berbaju merah dan terlihat seperti seorang ksatria.
Fienapun berhenti ditengah-tengah larinya karena di dalam dungeon tempatku bertarung dengan hydra hanya ada satu jalur jalan keluar masuk.
“berhentilah Fiena-sama!!, Ini adalah perintah raja, saya harus melakukan tugas ini secepat mungkin, anda telah dicap oleh ayah anda sendiri sebagai buronan karena membunuh ibu anda sendiri, dan hukuman yang diberikan oleh sang raja adalah, hukuman mati!!, Jadi menyerahlah Fiena-sama!!.” Ucap keras kesatria wanita.
“bukan aku yang telah membunuhnya, aku difitnah oleh seseorang, mana bisa aku membunuh ibuku sendiri, ia yang telah membesarkanku dengan kasih sayang, tidak mungkin aku membunuhnya!, Karena aku sangat menyukainya!!”
“tetapi kau tidak memiliki buktinya putri~, dengan kurangnya bukti kau tidak akan bisa membodohiku, aku akan melaksanakan perintah raja~karena, Perintah raja adalah mutlak!~” ucap kejam kesatria wanita.
“cih, untuk melindungi diriku sendiri aku akan menggunakan kekuatan pedangku ini dan kabur secepat mungkin.” Kata Fiena.
“Hoo~ kau mau menggunakan pedang legendarismu~, maka aku juga akan menggunakan milikku. Bersiaplah yang mulia putri…” ucap ksatria wanita.
...“ Lautan darah menerjang medan perang, lapisan terasah daging para pejuang, wahai sahabat satu perjuanganku, aku menanggilmu dari tidur lelapmu, keluarlah!! Scarlets!!”...
...“ Air suci tanpa adanya batas, Samudra meluas diseluruh penjuru dunia, wahai pedang Aquarius!! Pinjamkan aku kekuatanmu, menyatulah bersama jiwa ragaku, Transformation mode, Legendary Knight! Aquarius!”...
“Ehh!! Apa-apaan dengan tekanan sihir mereka, tidak kusangka mereka berdua juga seorang Holy Knight, orang-orang yang sanggup menarik pedang legendaris, mereka disebut sang Kesatria suci, Holy Knight. Jika sesama kesatria suci beradu pedang maka mereka bisa membuat kehancuran malapetaka yang sangat dasyat, bisa-bisa dungeon galius ini akan runtuh. Ini sangatlah berbahaya, apa mereka berniat meruntuhkan dungeon ini?”
“Oh! Fiena-sama, anda sampai menggunakan kekuatan aquarius sampai tahap kedua, sepertinya kau serius melawanku, ku kan hadapi dengan serius.” Ucap kesatria wanita.
“Untuk merubah kerajaanku menjadi lebih baik, aku tidak boleh sampai mati disini, keberadaanku masih diperlukan oleh rakyatku, karena itu aku…. Ku akan tuntun manusia ke jalan yang benar!!” teriak Fiena.
“ langsung saja mari kita mulai! tuan putri!”
_________________
____________
_______
___
...TO BE CONTINUED...