
Pada malam itu, setelah mengantar Aria-san kembali ke kampung halamannya, aku berkemah di tepi sungai dekat dengan kota azurium.
“Hadeh!! Gini nih, jika uang habis, tidur di alam bebas seperti ini jadinya, huh… tidur aja dah ngantuk, aku harus menyimpan energi untuk perjalanan panjang besok.”
****
Esok harinya aku berjalan kembali menuju kampung halamanku.
“Uh….udah siang aja ini, panas lagi, dari tadi kok gak ada orang lewat sini yah, istirahat di kota galius aja dah, kota yang terkenal akan dungeon yang sangat besar dan dalam, mampir kesono sebentar ah, mau lihat-lihat gimana bentuk kotanya dari dalam dan juga aku penasaran sama dungeon itu.”
Aku berjalan kaki dan sampai di kota Galius.
“woah!, kota yang sangat mengagumkan. Jadi ini kota dungeon yang terkenal itu.”
Aku masuk kedalam kota, akan tetapi entah kenapa didalam kota ini terasa sangat sunyi dan sepi, semua pintu rumah ditutup dan semua orang entah kenapa gak ada.
“Kok sepi gini yah… apa gak ada penghuninya nih kota, padahal terkenal masak gak ada orang. Oh itu didepan ada orang terlihat tergesa-gesa kemana gitu. Aku tanya aja dah.”
“ Om-om sedang ada apa dikota ini, kok sepi banget, orang-orang pada kemana om?.”
“yah itu di tempat aula suci galius, sedang ada acara, maaf aku buru-buru, om duluan ya nak.” Ucap om-om lari tergesa-gesa.
“Etto, tuh om-om buru-buru amat, jadi di aula suci itu ada acara, gw ikutin aja dah.”
Aku mengikuti om-om tadi lalu sampailah di aula suci galius yang padat dengan para warga desa serta banyak juga seorang petualang dan juga para seorang kesatria menggunakan armor mewah-mewah, semua berkumpul di aula ini.
“wuih!, ramai amat oi!, Ada acara apa sih disini sampai-sampai orang-orang diseluruh kota berkumpul disini, ada lelang kah, bagi-bagi sembako pasti wkwkwk.”
“HADIRIN SEKALIAN! PADA HARI INI KITA AKAN MENGADAKAN ACARA LEGENDARY SWORDMAN!, SANG PEDANG PAHLAWAN YANG TERSEGEL DENGAN ALTAR SUCI DI GALIUS!, SETELAH 10 TAHUN LAMANYA ACARA INI DIADAKAN LAGI!. SALAH SATU PEDANG DARI 7 PEDANG LEGENDARIS YANG BERNAMA EXCALIBUR!, YANG SAMPAI SEKARANG BELUM TERCABUT DARI ALTAR SELAMA 300 TAHUN LAMANYA!. JIKA ADA YANG BISA MENCABUTNYA MAKA AKAN MENDAPATKAN KEKAYAAN DARI KERAJAAN AZURA DAN DIANGKAT MENJADI SEORANG PAHLAWAN DARI KERAJAAN AZURA!. KALIAN SEMUA MEMILIKI SATU KALI KESEMPATAN UNTUK UNTUK MENCABUT PEDANG INI!, BATAS WAKTU SAMPAI MATAHARI TENGGELAM!. JADI SILAHKAN MENCOBA!!.” Ucap keras dari seorang kesatria kerajaan.
WOOAAHH!!!!
Semuanya bersorak, lalu satu persatu mereka mencoba mencabut pedang itu.
“wow, mereka semangat sekali, au ah cari makanan aja disekitar sini, oh iya kalo ingin makanan harus cari uang dulu dong, ngomong-ngomong semua orang kan disini, coba masuk dungeon ah, lalu kalo dapat kristal moster, itu bisa kujadikan uang, mantaps.”
Akupun pergi menuju gerbang dungeon galius.
“Akhirnya sampai, besar kali yak dungeonnya, penjaganya juga gak ada, pasti pada ke aula, masuk aja dah!.”
Lalu aku masuk ke dalam dungeon besar yang terkenal itu.
“Wow luas juga dalemnya, tapi ini lantai dasar,cari yang dalem aja dah, yang banyak untungnya :v.”
Lalu aku terus berjalan kebawah dengan menghilangkan hawa keberadaan dengan Stealth, agar moster tidak mengetahuiku.
Aku berpapasan dengan goblin, wolf, orb, dll. Hanya moster biasa aja bagiku :v.
Aku terus berjalan kebawah dan menemukan jalan memisah.
“Waduh pilih kanan apa kiri ya?, Hmm… kiri aja dah.”
Aku memilih jalan kekiri dan tiba-tiba…
Ggggrrrrr!!! Suara gemuruh dan tanah bergetar.
“Loh-loh ada apa ini.”
Lalu bebatuan dibawah kakiku ambles kebawah.
“Aahhhh….kok malah ambles sih!!, Sialan!!.”
“Ahhh!! Aku jatuh!!, sihir angin tekanan angin!”
FUUSSSHHH!!! Angin menahan tubuhku jatuh dari atas.
“fiuh💨, hampir saja, jatuh dari ketinggian seperti itu, pasti manusia biasa akan mati.”
“Etto… jadi tempat gelap apa ini, guanya lusuh dan banyak lumutnya.”
Grrr!!! Suara menggeram dari belakangku.
“E-eh, suara apa i-itu, asalnya dari belakangku.”
Aku berbalik dan melihat makhluk yang sangat besar.
“E-Eh, Hah!! Apa-apaan itu, dragoon!!!”
Aku sangat terkejut melihat makhluk yang ada di belakangku yang ternyata naga dengan sisik hitamnya dan memiliki kepala lebih dari satu.
Grrraaawww!!! Naga hitam menyemburkan cairan ungu mengarah padaku.
“wadaw gawat! Api angin combinasi, semburan berapi!! Bfuuuhh !!!”
Serangan kita berbentrokan tetapi, api yang ku luncurkan padam akhibat cairan itu.
“eh…kok bisa lenyap sih apiku, ehh!! Ombak ungu mengarah kesini!! Gawat!! Sihir angin tingkat tinggi!, Wind Strom !!”
Anginku menerjang ombak itu dan mementalkan cairan itu kembali ke tempat naga.
“huh… hampir saja, dhai kenja! Apressial !”
BAIK. SKILL APRESSIAL AKTIF. MELIHAT STATUS MUSUH.
“A-apa!!, Apa-apaan dengan status yang dia miliki ini!!, Levelnya sampai tidak terbaca oleh skill apressialku, sialan, dia naga agung yang legendaris kah, aku harus berhati-hati dalam bertindak!.”
“Hoooo kau melihat statusku kahh, berani juga kau bocahh.” Suara besar menggema ke penjuru gua.
“apakah itu, naga itu bisa bicara!?”
“Heh…jangan meremehkanku dasar bocah tengil. Bahasa manusia sangat mudah di pelajari. Kau cukup kuat juga bisa membalikkan seranganku tadi, walau kau masih seorang bocah.” Ucap naga.
“yah, aku hanya sering berlatih sihir dan juga fisik sih, agar bisa melindungi diri sendiri dari orang jahat, hahaha.”
“hoo, akhirnya aku menemukan manusia yang berbeda dari sebelum-sebelumnya, kau terlihat bisa sedikit menghiburku, maka aku akan membuat kesepakatan dalam pertarungan ini.” Ucap naga.
“etto, kesepakatan?”
“Gawat ini coeg, ini pertarungan hidup dan mati, tidak ada jalan keluar disekitar sini, pasti dia tau tempatnya. Jadi hanya ada satu jalan untuk keluar dari dungeon ini, aku harus bisa menumbangkannya, lalu pergi dari tempat ini.”
“jadi, ayo kita membuat pertarungan ini lebih seru, kita gunakan permainan BUDAK RAJA, jika kau menang kau akan menjadi rajaku dan jika aku menang maka kau akan menjadi budakku, bagaimana?” ucap naga.
“Jadi itu tujuannya yah, dia ingin aku menjadi budak/mainannya, cihh.. mengesalkan. Mari kita buktikan siapa diantara kita yang lebih kuat, kau atau aku, akan kutunjukkan kekuatan dari seorang murid dewa !!.”
“baiklah, aku menyetujuinya maka mari kita mulai!! karena aku ingin segera keluar dari tempat ini!”
“hooo semangat sekali kau bocah, kau tidak akan bisa menang melawanku karena aku adalah naga agung hydra!! Mari kita bertarung manusia!!” ucap naga bersemangat.
...TO BE CONTINUED...