
Hari ini, tepatnya setelah hari kemarin yang dimana aku mendapatkan kepercayaan diri sekaligus merencanakan sesuatu bersama Sada.
Sekarang waktunya untuk ke istana Great Kingdom. menghadiri undangan raja kepadaku dan diperbolehkan membawa dua asisten atau pengawal.
Aku memilih Sada dan Marina sebagai kandidat yang cocok untuk menjadi pengawal ku. apalagi mereka adalah orang yang sudah jauh lebih lama bersamaku di dunia ini.
Kami semua sedang berkumpul dihalaman rumah. semua warga berkumpul untuk berpamitan dengan kami yang mau pergi ke istana.
Beramai-ramai mereka berkumpul, aku sedang berbicara sedikit bersama Enju, dan beberapa orang lainnya.
"Kamu hati-hati disana!. orang di Great Kingdom berbeda dengan disini!. aku sarankan untuk tetap ramah dan sopan saja!."
"Ditambah, penjaga mereka lumayan ketat jadi lebih berhati-hati!."
Saran yang diberikan Enju kepada kami bertiga, dia bisa tahu karena Enju salah satu Elf yang suka mengembara dulu.
"Tentu saja, jangan khawatir tentang kami berdua. mereka bukan apa-apa bagiku ini, kok!. hehehe..."
Yah sedikit percaya diri karena memang aku tidak terkalahkan apalagi dengan didukung oleh ras yang aku miliki.
"Iya.. iya... kami semua tahu, jadi hati-hatilah!."
"Terimakasih, kalau begitu kami semua pergi dulu!."
Sebelum pergi, Marina berpamitan dengan anak kecil yang sering bermain bersamanya.
"Kakak janji bakal main bersama kami setelah pulang nanti?"
Tanya para anak-anak secara bersamaan.
Marina sedikit menunduk untuk berbicara kepada mereka dengan senyuman kecilnya.
"Tentu saja, aku akan bermain bersama kalian saat pulang nanti. nanti aku belikan oleh-oleh untuk kalian, yah!."
"Ini juga janji. aku akan menepatinya, kok!."
Anak-anak tersenyum lebar dan senang mendengar perkataan Marina yang bakal membawa oleh-oleh sekaligus menepati janjinya.
Mereka melakukan janji kelingking untuk Marisa tidak mengingkari janjinya dan Marisa berjalan kepada kami berdua sambil melambaikan tangan kepada mereka.
"Baiklah, aku siap untuk pergi!."
Marina menatap dimana kendaraan mereka untuk pergi ke sana. melirik ke belakang kami.
"Ada apa? kamu mencari sesuatu?"
Tanya Sada yang penasaran dengan tingkah Marina yang melirik dibelakangnya seperti mencari sesuatu.
Marina mengangguk sekali dan mulai berbicara kepada kami berdua.
"Dimana kendaraan kita? aku tidak melihatnya sama sekali!. tidak lucu untuk jalan kaki ke sana apalagi teleportasi, karena itu larangan di pusat kota kerajaan!."
Dengan apa yang diucapkan Marina. aku sedikit terkejut dan berpikir untuk sejenak.
Ini gawat banget, aku tidak tahu kalau teleportasi dilarang disana!. aku berniat ke sana menggunakan portal dimensi supaya hemat waktu.
Kalau begitu, apa yang harus aku lakukan? hmm...
Aku teringat dengan elang Windstorm, mengingat tentang kecepatan terbangnya yang super tinggi dan berencana menggunakannya.
Aku membalikkan tubuh ke belakang, melangkah kaki yang tidak jauh dari Marina dan Sada. mereka melihatku dengan kebingungan dan ingin tahu apa yang aku lakukan.
Harusnya disini cocok untuk melakukannya!. baiklah...
Mengangkat kedua tangan dengan tangan di kepalkan yang sejajar dengan dada. mempelajari kristal berbentuk lingkaran merah yang ada di punggung telapak tanganku.
Kristal itu bersinar terang yang diiringi lingkaran sihir emas tiga berukuran cukup besar.
Dengan kekuatan «Imagination» yang telah aku kombinasikan dengan «Creation». aku akan menciptakan hewan mirip elang Windstorm tapi sesuai imajinasi ku.
Setidaknya ini lebih hebat dibanding elang Windstorm atau ini versi buatku dan diperkuat.
Daichi mampu menciptakan makhluk sihir tinggi tinggi atau kelas S yang dimana, memerlukan banyak sekali LE. sihir tingkat tinggi atau kelas S «Creation» itu merupakan sihir yang sulit digunakan karena bisa menciptakan sesuatu keinginan pengguna dan Daichi mampu menggunakannya bahkan dikombinasikan dengan «Imagination».
Dua sihir tingkat tinggi yang dikombinasikan dan dijadikan satu untuk membuat makhluk mirip elang Windstorm.
Energi sihir dan LE yang besar, dipusatkan di area tiga lingkaran sihir yang berjajar. Energi emas sihir yang mulai membentuk hewan sesuai apa yang aku inginkan.
Dikit demi sedikit, wujudnya mulai terbentuk hingga akhirnya selesai.
"Ini dia, Elang Great Windstorm!."
Elang Great Windstorm adalah elang berukuran tubuh setengah dari tinggi rumahku. elang yang memiliki sayap besar dan bulu-bulu halus abu-abu berkilau. mata tajam serta kaki berkuku tajam, melengkung, dan runcing. paru tajam yang mampu menusuk musuhnya.
Sada, Marina dan orang-orang yang masih menunggu kepergian kami, terkagum yang bisa terlihat dari mata mereka.
Terdiam akan apa yang aku lakukan Sada dan Marina berjalan menghampiriku secara perlahan-lahan.
"Jadi, ini elang yang akan menghantarkan kita ke istana?"{Sada}
"Benar sekali, aku menciptakan mereka untuk memberikan tumpangan!."
Sada mengangguk aja dengan rasa kaget di hati sementara Marina cuman tercengang melihat Elang Great Windstorm yang besar.
Tanya Marisa dengan memiringkan kepalanya sedikit ke kanan dan menatapku.
"Iya, benar sekali!. kamu memiliki penglihatan yang bagus. ini memang Windstorm cuman versi ciptaan yang aku buat!."
"Yah, lebih cepat dan kuatlah!."
Marina tersenyum senang, dia langsung melompat ke punggung elang tersebut tanpa ragu.
"Wah.. ini besar dan lembut bulunya!. Sada-chan, kamu harus coba menaiki elang ini."
Marisa kesenangan dan gembira saat menduduki punggung elang Great Windstorm. Sada mengangguk dengan perkataan Marina.
Dia melompat ke atas untuk duduk ke atas punggung elang Great Windstorm.
"Nyaman banget, kamu benar Marina. ini lembut dan halus sekali bulunya!."
Sada tersenyum kecil dan Marina terkekeh. mereka tampak senang menaiki elang tersebut.
"Weh... aku tidak mau ketinggalan!."
Aku melompat dan duduk di atas elang ini. ternyata memang benar sekali, nyaman dan lembut untuk bulunya.
Tidak salah aku menciptakan Elang Great Windstorm untuk menjadi hewan tumpangan kami ke Great Kingdom. apalagi jaraknya yang jauh sudah tentu Elang Great Windstorm cocok untuk perjalanan ini.
"Sudah waktunya untuk pergi, kalian siap?"
"Siap!"
Kami bertiga menarik tali yang mengendalikan elang Great Windstorm atau alat untuk menjadi pengendali elang ini.
"Hati-hati kalian!. dah...dah... sampai jumpa lagi!...."
Mereka semua melambaikan tangan kepada kami bertiga. kami menarik tali bersamaan dan elang Great Windstorm menghempaskan sayapnya yang lebar.
Membawa kami terbang ke udara dan akhirnya melaju terbang dengan kecepatan super tinggi. hembusan angin yang kencang sekali kibasan sayap.
Kecepatan terbang yang membuat gelombang angin kejut di udara, kami terbang bersama di udara. melewati hutan dan gunung-gunung tinggi.
Cuaca yang cerah, hembusan angin kencang membuat rambut Sada Marina berterbangan. mereka mengeluarkan ekspresi gembira karena melihat pemandangan indah dari udara.
Perjalanan sampai ke pesisir pantai pulau ini dalam waktu singkat saja. kami tertawa dan memandangi satu sama lain, terpukau dengan keindahan laut biru luas.
*Laut yang biru dan indah, apalagi ada burung-burung laut yang terbang disekitar permukaan laut.
Awan-awan putih di langit, cahaya matahari hangat pagi hari, hembusan angin sejuk dan pemandangan yang indah untuk memanjakan mata*.
Perjalanan di udara terus berlanjut tanpa masalah, mereka tertawa kecil dan melihat pemandangan indah selama terbang di udara dalam waktu dua jam.
Dalam waktu dua jam itu juga, sudah mulai terlihat Great Kingdom. terlihat luas, banyak penduduk, dinding tembok dan di pinggiran kota ada bagian wilayah desanya.
"Akhirnya, kita hampir sampai!. tidak kerasa sudah sampai saja, ternyata cepat juga elang Great Windstorm!." {Marina}.
"Iya, benar sekali. kecepatan burung ini luar biasa cepat, aku tidak menyangka bisa secepat ini!."
Ucap mereka berdua yang terkagum dan memuji kecepatan terbang Elang Great Windstorm.
"Hahaha... tentu saja, kecepatan elang ini lebih cepat dibandingkan Windstorm biasa. 4,5 kali lebih cepat atau 25.130 km/jam."
Mereka berdua terdiam setelah mendengar perkataan yang aku katakan. apakah ada yang salah?
"Wow... itu cepat sekali, tahu!. sama seperti salah satu top 20 besar manusia terkuat. kalau tidak salah, dia dijuluki... pedang bermuka dua/two faced sword!."
Ucap Marina yang memberitahu tentang kecepatan elang Great Windstorm sama seperti salah satu top 20 besar manusia terkuat.
Aku penasaran, two faced swords di peringkat berapa!.
"Ohh... kalau begitu, dia berada diperingkat berapa Marina?"
Marina terdiam sejenak untuk berpikir dengan jarinya memegang dagunya.
"Dia berada diperingkat 19, sih tapi dia licik dan suka memanfaatkan seseorang untuk kepentingan dia sendiri!."
Wow... seperti karakter villain yang memaafkan banyak orang untuk kepentingannya...
"Benar sekali, ada salah satu manusia yang dimanfaatkan olehnya apalagi dia seorang perempuan. dia dibuat jatuh cinta dan cuman dimanfaatkan untuk menjadi alat keturunan saja!."
Ucap Sada yang ikut dalam obrolan, ditambah berbahayanya two faced sword ini.
"Iya, kita harus hati-hati berhadapan dengannya!. kekuatan memikat hati makhluk hidup membuat dia berbahaya apalagi manipulasi pikiran dan mental orang-orang!."
Marina mengeluarkan ekspresi serius saat membahasnya, aku jadi semakin ingin bertemu dengannya.
"Aku mengerti, lebih baik kita menjauh dari orang seperti itu."
Tetapi aku malah penasaran dan ingin bertemu dengannya. mungkin suatu hari nanti!.
Setelah obrolan itu, kami mulai dekat sekali dengan Great Kingdom dan sudah terlihat jelas kerajaannya seperti apa.
Kerajaan yang luas, indah dan menawan saat dilihat dari udara dengan jarak yang cukup dekat dari perbatasan.