I Reincarnated Into The Absolute

I Reincarnated Into The Absolute
Chapter 26: Penemuan Benda Asing



Aku dan Sada, saat ini sedang berjalan bersama berdua untuk menuju ketempat pembangunan pemukiman para demon yang baru.


Kami asik mengobrol berdua sambil berjalan, orang-orang terlalu fokus dengan kegiatan mereka hingga tidak menyadari ada kedatangan benda asing.


Ssssszzzzzhhhhhh!....


Suara gesekan suatu benda dengan atmosfer planet ini yang begitu kuat, gesekan yang menciptakan percikan api yang sangat panas.


Whoooooosh!.....


Booommm!...


Wuishh!....


Kecepatan yang tinggi, benda asing yang jatuh dari langit yang bergesekan dengan atmosfer dan melewati kubah perasai yang aku buat karena bisa di lewati benda asing.


Benda itu terjatuh dan menghantam permukaan tanah dengan kuat, jatuh tepat di daerah pemukiman baru para demon. hantaman yang dashyat, membuat getaran hebat sejauh diameter 100 meter.


Semua orang merasakan getaran yang sama seperti aku dan Sada, mereka semua khawatir akan terjadi sesuatu.


"Sada-chan, kamu baik-baik saja?"


Aku memegangi tangan Sada karena dia hampir jatuh atau kesandung akibat getaran yang hebat.


"Aku baik-baik, terimakasih telah membantuku, Daichi-kun!..."


"Sama-sama...."


Aku tetap memegangi Sada yang masih tidak bisa seimbang untuk berdiri tegak karena dia menggunakan sepatu hak tinggi.


Aku membantu Sada untuk tetap bisa berdiri dengan stabil melalui pegangan tangan kami.


Ternyata ini tangan Sada-chan!. lembut, halus dan kecil. cocok untuknya!...


"Apa yang terjadi sebenarnya? apakah ada gempa atau penyerangan?"


Sada bertanya kepada diriku dengan menatap diriku, rasa ingin tahu penyebab getaran yang hebat.


"Aku kurang tahu pasti, tapi sepertinya ada benda asing yang jatuh dengan kuat hingga menghantam permukaan!..."


Sada memikirkan benda yang familiar atau mendekati dengan "Benda asing yang jatuh".


"Hmm, mungkinkah asteroid yang jatuh? lebih baik kita periksa keadaan mereka, supaya aman!..."


"Iya ,kamu benar sekali!.. Ayo!.."


Aku menuntun Sada berjalan agar dia tidak kehilangan keseimbangan saat berjalan menggunakan sepatu hak tinggi.


Iya meskipun harusnya benda ini tidak cocok untuk tugas seperti ini, tapi entah mengapa aku lebih suka dia memakai sepatu hak tinggi seperti itu...


[Jatuhnya Asteroid]


Kami akhirnya sampai, melihat banyak orang yang berkumpul seperti ada sesuatu yang menjadi daya tarik atau melihat mereka.


"Hmm, mungkin Asteroid itu ada di sana!.. ada banyak orang yang berkumpul di sana!..."


Sada menunjuk ke kerumunan orang-orang yang sedang melihat sesuatu.


"Baiklah, ayo kita ke sana!.."


Aku menuntun Sada, berjalan menuju ke kerumunan itu. mencoba melewati kerumunan dengan bilang "permisi... permisi, saya mau lewat untuk melihat benda itu!..."


Orang-orang tentu memberikan jalan kepada kami, apalagi kepada diriku.


Saat aku sudah melewati kerumunan itu bersama Sada, kami melihat kubah lumayan besar, berdiameter 10 meter dengan kedalaman 12, meter dari perkiraan yang aku lihat.


"Wow!... cukup dalam, berarti!... benturan benda asing itu ke permukaan, benar-benar kuat dan berbahaya!..."


Sada mengangguk setuju, lubang yang tanahnya terbakar dan hancur rusak, kami melihat-lihat dengan seksama dan akhirnya menemukan suatu titik cahaya biru menyala terang di tengah-tengah lubang besar itu.


"Sada-chan, ada cahaya terang di tengah-tengah lubang ini!.."


"Iya, benar sekali!... kira-kira apa itu? kamu mau memeriksanya?"


Sada bertanya kepada diriku, aku berpikir sejenak karena ini benda adalah benda asing dari langit.


Setelah beberapa menit, aku memutuskan untuk memeriksanya. Sada aku biarkan untuk tetap diam dan biarkan aku sendirian yang turun ke dalam lubang.


Orang-orang dan Sada khawatir dengan keadaanku, takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan oleh mereka.


Aku sudah berhasil berada di dekat benda bercahaya biru terang dan berkata-kata di dalam hati.


Untuk memastikan benda ini aman, aku memberanikan diri untuk menyentuh batu dan saat setelah di sentuh.


Kaaablam!....


Cahaya terang yang tiba-tiba menyilaukan pandangan orang-orang di sekitar sini. aku merasakan sensasi dan perasaan yang seperti menyatu atau terhubung dengan batu itu.


Memperlihatkan ruang yang mirip ruang angkasa yang dipenuhi cahaya bintang-bintang.,


Dimana aku? tempat apa ini? aku seperti sedang terhubung sesuatu dan apa itu? makhluk aneh berwarna biru, alien?


Aku diperlihatkan sesosok makhluk berwarna biru, dia berbicara sesuatu kepada diriku.


"Kamu, akan menjadi penyelamat bagi seluruh kehidupan dan alam semesta!.., ingatlah itu, pemuda!.."


Setelah berbicara seperti itu, cahaya terang kembali menyilaukan mataku dan sosok dia hilang hingga menjadi gelap.


Sisi lain, Sada yang khawatir dan takut. dia turun ke bawah untuk menghampiri diriku.. beberapa warga juga ikut serta turun ke lubang untuk membantu.


"Kamu baik-baik saja, Daichi-kun?"


Sada khawatir berlebihan, dia menatap diriku dengan tatapan peduli, dia melihat mataku yang tidak nyala, menandakan diriku tidak sadarkan diri.


"Semuanya, bantu aku untuk membawa Daichi-sama... ke rumah terdekat atau yang sudah jadi dibangun!..."


Beberapa orang setuju, mereka mencoba membawa diriku ketempat salah satu rumah yang sudah selesai dibangun, akan tetapi.


"Mmm...."


"Eh!.. Daichi-kun!.. kamu akhirnya sadar juga!.."


Sada dengan cepat, memeluk diriku karena rasa khawatir terhadap keadaanku yang tiba-tiba tidak sadarkan diri.


"Syukurlah, Daichi-sama baik baik saja!.. kami benar-benar khawatir saat Daichi-sama pingsan setelah memegang benda asing itu!.."


Ucap salah satu warga demon yang mewakili perasaan orang-orang yang melihat aksiku, aku melirik batu dan sedikit ingat dengan kejadian aneh bersama dengan batu tersebut.


"Terimakasih banyak atas perhatiannya!.. aku tersanjung dan nyaman di perhatikan seperti ini!.."


Sada melepaskan pelukannya, tangannya berada di kedua pipiku dan menatap perhatian kepada diriku.


"Hmm!.. ada apa, kenapa wajahmu seperti pucat begitu?"


Aku bertanya kepadanya yang wajahnya pucat melihat diriku, dia secara tiba-tiba tersipu dan memalingkan wajahnya.


Melihat batu yang aku pegang dan terasa familiar terhadap batu ini.


"Batu itu!... seperti aku kenal!.."


Sada memikirkan batu yang aku pegang, mencoba mengingat-ingat dengan jelas di dalam pikirannya.


"Mmm.. ada apa? kamu tahu batu ini!.."


"Iya, aku baru ingat!... ini batu atau benda asing yang berasal dari ruang angkasa!.. lebih tepatnya berada di dalam asteroid yang ada di sabuk asteroid di sistem solar kita ini!..."


"Berada di tengah-tengah orbit dua planet Marte dan Yupiter!.. Marte planet yang lebih kecil dari planet kita yang namanya belum ada yang resmi tapi menurut Queen of Demon, nama planet ini adalah Mundus!.."


Hmm, mirip tata surya yang berada di bumi!.. ada kumpulan Asteroid yang mengorbit di antara tengah orbit mars dan Jupiter!...


"Aku paham, mengerti apa yang kamu bilang tapi apakah batu ini berguna atau ada sesuatu yang spesial dari dalamnya?"


Sada memikirkan pertanyaanku, berpikir dengan wajah yang kalem dan lucu di mataku.


"Mungkin.... kita harus bertanya kepada ahli astronomi!.. meksipun aku ahli astronomi juga!.. akan tetapi ada yang lebih hebat dariku!.."


"Benarkah? siapa dia, Sada-chan?"


Aku penasaran siapa yang dimaksud oleh Sada, mungkin ini sesuatu yang menarik untuk di ketahui.


"Ada, lebih baik kamu ikuti aku saja!.. aku akan membawamu ketempat mereka yang ahli astronomi ini!.."


Sada berdiri untuk bersiap berjalan. aku juga melakukan hal yang sama di sampingnya. meminta para warga untuk menjauh kawasan tempat jatuhnya Asteroid ini sebelum di konfirmasi aman.


"Baiklah, sekarang kita akan bertemu dengan mereka atau yang kamu maksud!.."


"Iya, kalau begitu ayo!.."


Sada memimpin jalan, dia tidak perlu di tuntun lagi dan bisa berjalan sendiri. aku berjalan disampingnya sambil memegang batu dari asteroid sebelumnya.


Aku penasaran, siapa yang dimaksud Sada, kebetulan aku suka astronomi dan ingin berbicara dengan orang yang pintar astronomi juga.