
Malam
Tik tik tik
jam menuju kan jam 19.03
Dava masih sibuk dengan kerjaan nya yang menumpuk, karena beberapa hari fokus menyiapkan pernikahan nya, jadi dia gak menyentuh pekerjaan nya sama sekali, al hasil terpaksa lembur namun sedikit terbantu oleh Daniel juga.
Saat sedang serius tiba tiba terdengar suara gaduh dan itu berasal dari luar, Dava sempat berhenti sebentar namun kembali berkutat dengan pekerjaan nya
" Tuan,,, apa harus saya periksa keluar ??? "
Tanya Daniel
" Gak " Balas Dava singkat
Namun tiba tiba jadi sangat sepi dan hening, selang beberapa menit mulai terdengar suara ketawa
" Tuan,,,apa perlu saya pastikan ??? "
Tanya Daniel yg mulai risau sendiri
" Aku akan keluar sebentar " Balas nya sambil melangkah ke arah pintu
Dava dibuat panik sendiri begitu keluar dia langsung mencari asal suara, dan itu ada di ruang makan
Dava terdiam kaku memperhatikan kejadian di depan mata nya, disana istri nya sedang membantu Bibi memasak, ada Pak Ari supir Dava sedang memotong motong sayuran, sedangkan istrinya sedang membersihkan buah buahan masih dengan pakaian yang sama .
Daniel yang di tinggal lama langsung berjalan menyusul Tuan nya, tapi apa yg dia dapat kan, Tuan nya berdiri seperti patung, karena di panggil gak merespon Daniel pun mengikuti arah pandang Tuan nya, oooo rupanya Tuan nya sedang terpesona dengan Nyonya Muda
Saat tersadar dari bius nya Vanessa Dava langsung berjalan kearah istrinya
" Hyy,,, apa yang sedang kamu buat hmmm ?"
Bisik Dava yang berdiri disamping Vanessa
" Oh kak Dava buat orang terkejut aja,,, kapan datang,,? Hei,,, kak Daniel kan, kemari lah kita makan malam bersama "
Ajak nya saat melihat Daniel berdiri gak jauh dari dapur dan Vanessa lupa dg seseorang di samping nya yang hampir meledak karena diacuh kan
" Vanessa,,suami tanya kenapa gak di jawab hmm ?? " Tanya Dava kesel
Dava benar benar kesal, masak Vanessa perhatian dengan Daniel tapi dengan Dava selalu dicuekin
" Mank kak Dava tanya apa ?? "
Jawab Vanessa polos
" Gak ada,, cepet mandi dan ganti baju mu yang bau itu "
Perintah Dava dingin
Seperti nya Dava harus punya stok sabar yang banyak dengan istrinya heheheeee
Beberapa saat kemudian
Belom hilang rasa kesal nya sekarang Vanessa memancing kembali, Yaa !!!! Dava yang masih didapur melihat seorang gadis dengan kaos polos dan hotpants melangkah kedapur, emosi Dava gak terkontrol
" Shitt,,,, apa apaan pakaian nya "
Dava benar benar emosi dibuat nya, disini ada Pak Ari dan Daniel
Dava meninggalkan dapur dan melangkah kearah istrinya,
" Apa apaan ini Vanessa ?? cepat kembali ke kamar atau mau diseret ?? "
Marah Dava yg berdiri tepat di depan Vanessa
" Kak Dava kenapa, minggir dulu Vanessa lapar banget dari tadi "
Balas Vanessa yang gak mengerti maksud Dava
" Ikut aku ke kamar Vanessa "
Ajak Dava yang menahan emosi nya karena kayak nya percuma emosi dengan Vanessa
" Gak mau, Kak dava sendiri aja sa,,,, aahhkk kak Dava turunin turunin cepet kak Dava apaan sih turunin cepat "
Oceh Vanessa yg gak ditanggapi Dava
Hilang sudah kesabaran Dava dia langsung mengangkat Vanessa ke bahu nya, Dava membawa Vanessa ke kamar lantai 2 karena itu kamar tidur Vanessa sekarang, mereka pisah kamar alasan nya Vanessa butuh privasi belajar untuk ujian akhir nya pesan kedua orangtua mereka.
Setiba dalam kamar Dava langsung membanting Vanessa ke atas ranjang Dava sangat emosi dan dia sendiri gak tau kenapa
" Cepet ganti pakaian mu "
Perintah nya masih emosi
Vanessa yang dari tadi berteriak terdiam takut saat dibanting dengan kasar oleh Dava Vanessa langsung berlari kelemari mencari pakaian laen dan lari ke kamar mandi
" Arggh " Dava menjambak rambut nya frustasi, dia bisa melihat wajah takut Vanessa tadi
Saat Vanessa keluar dari kamar mandi dia diam menunduk dia memakai baju piyama lengan panjang, Dava mendekati vanessa Dava langsung membawa vanessa kepelukan nya dia merasa bersalah karena telah membentak istrinya
" Maaf maafkan aku maaf kan aku Vanessa, aku gak bermaksud membentak mu tadi, maaf yaa, Vanessa Vanessa kamu marah yaa jangan marah yaa "
Dava membujuk istrinya dia memegang wajah Vanessa yg sedang menangis karena dia
Akhirnya acara makan malam gagal, Vanessa tertidur karena kecapean nangis sedangkan Dava terus memeluk istrinya, Dava membawa istrinya ke atas ranjang tanpa melepaskan pelukannya
Suasana di dapur sepeninggal Tuan rumah sepi, mereka bertiga saling menatap satu sama lain,, mereka berasumsi kalo Tuan mereka sedang cemburu dengan istrinya
Saat Dava turun dan berjalan kearah dapur hanya tinggal Bibi saja, Dava menyapa nya setelah itu duduk untuk makan, siap makan Dava membawa nasi dan lauk ke atas untuk istrinya
Vanessa masih tertidur, karena belum makan Dava pun membangunkan nya
" Vanessa Vanessa bangun makan dulu sedikit yaa, tadi katanya lapar kan, bangun dulu "
Kata Dava sambil mengusap usap kepala Vanessa
" hmm,, iya tapi Vanessa kekamar mandi bentar yaa "
Ucap Vanessa saat bangun
Vanessa makan disuapin Dava setelah nya mereka mengobrol dan Dava membantu Vanessa siapin buku buku yang harus dibawa ke sekolah besok
" Yakin mau tidur sendiri ??? atau tidur di kamar bawah aja disini kamu sendirian "
Dava membujuk istrinya
" Gak pa pa,,kak Dava tidur sana "
" Kalo gitu kunci pintu yaa,, siapa pun yg ketuk jangan buka selain aku suami mu yaa, dan tutup dengan ini juga yaa ??
Omel Dava yg berasa seperti emak emak sedang khawatir dengan anak gadis nya
" Iya "
Brakk Vanessa langsung menutup pintu dan langsung tidur
Di bawah Dava langsung memanggil ketiga orang tadi ke ruang kerja nya, Daniel dilarang datang kerumah nya sedangkan Pak Ari dan istri nya mulai besok akan pindah ke rumah yang disamping, Dava yang membeli nya untuk mereka
Semua yang Dava lakukan alasan nya cuman satu yaitu Vanessa, Dava gak mau kejadian tadi terulang kembali, dia mau Vanessa bebas dan nyaman tinggal dengan nya.
Karena kejadian ini Dava lupa dengan kerjaan nya,, dan dia harus lembur seorang diri mulai malam ini
Jam 07.00 pagi
Dava sedang membuat sarapan karena bibi belanja dia sedang menunggu istrinya turun
Tak tak tak ( suara sepatu) qq
seorang remaja dengan rambut ikat kuda dan kaca mata bertengger di mata nya menuruni tangga dan berjalan kearah meja makan
" Pagi kak Dava,,,,"
Sapa nya ke Dava yang gak berkedip menatapnya
" Kak Dava,,kenapa menatap Vanessa gitu banget ???
" O oh,, ini benaran Vanessa, kamu yakin sekolah dengan gaya begini,, ? "
Tanya Dava heran dengan penampilan istrinya yang cupu cupu banget
" Iya,, "
" Oh ya hampir lupa, Ini untuk jajan dan ini untuk uang bulanan dan ini belanja apa pun yg kamu mau "
Ucap Dava sambil memberikan tiga kartu Gold black untuk Vanessa
" Untuk Vanessa,,,? kayak nya gak perlu karena uang nya masih ada banyak "
Ucap Vanessa
" Ini hak kamu Vanessa jadi kamu harus ambil yaa,,, cepet sarapan ntar telat ke sekolah "
" ya,, kalo begitu makasih " Ucap Vanessa
Setelah sarapan Vanessa pamitan dengan Dava dan langsung keluar menemui Pak Ari yang sudah menunggu nya
Hey hey simak terus kelanjutannya yaaa bybyyy
see you later