I'm Queen

I'm Queen
DAVA DAN EGO NYA



Ting ( notif pesan masuk )


" Kekasih mu,, ?? lagi shopping ??? "


Tebak Evan


" Mm,," balas Dava


" Mau sampai kapan, aku merasa hubungan kalian thu bukan pacaran tapi seperti majikan dengan gundik nya,,benar gak tebakan ku ?? "


" Terus gimana,,?? aku gak mau dibilang pelit sama kekasih sendiri, dan lagian yaa yang dia habisin gak seberapa juga "


Jelas Dava


" Gak seberapa, gila lo yaa,, ne aku ingetin yaa, gunung aja kalo sering dikikis lama lama akan rata juga "


Kata Evan yang mulai kasian dengan sahabat nya


Dava dan Evan mulai berdebat, sedangkan dilain tempat seorang gadis sedang mentraktir teman teman nya di restoran termahal dalam ruangan VVIP setelah capek dengan shopping nya.


Namun beda dengan satu remaja ini, dia sekarang sedang membersihkan sayuran dan teman teman nya yang lain sibuk tugas masing masing, Jessica bibi dan mawar ikut membantu, untuk pengeluaran nya mereka patungan


" Lex,,, lo masuk kampus mana, udah ada panggilan belom ??? " tanya Tara


" Gua ikut jejak kakak gua, kasian dia terlalu capek sendiri, lo tara langsung kerja yaa "


" Oh gitu yaa,, iya tapi tetap kuliah lah namun kampus nya aku ambil yang sabtu minggu dan malam aja, aku suka kerja "


Jawab Tara kesenangan


" Vanessa,, gimana udah mutusin kemana belom ???? "


Tanya Luna


" Aku hmm,,, belum tau,, karena bingung juga "


Jawab Vanessa yang memang belum tau kemana


Obrolan mereka tidak jauh jauh dari buku, sampai Angel yang baru pulang datang ke belakang karena mendengar keributan


" Hyy,,, pada ngapain ne boleh gabung ??


Tanya Angel ramah sambil menyapa teman teman Vanessa


" Hyy juga Mbak,, kemari ja ne daging dengan sosis nya udah mateng " Balas Luna sambil menunjuk daging yang baru siap di panggang


" Okey,, ganti baju dulu yaa " sambil berjalan kedalam


" Hey hey para kurcaci,,kalian tau gak yang barusan itu siapa, hmm ?? "


Tanya Alex tiba tiba heboh


" Gak, mank siapa ??


" Iya, sok tau ne kuda nil ?


" Eh eh eh eh,,, kok jadi geledek,,yakin gak tau, itu loh idola kalian, Si Putri Bramana "


Kata Alex


Semua terdiam,,,,,khuk,,khuk,,, khuk,,,,, suara batuk berasal dari Vanessa dan mereka semua menatap ke Vanessa


" Ada apa dengan tatapan kalian itu khuk,, temen keselek khuk,,, bukan di bantuin khuk,, "


Ucap Vanessa lemah, tadi dia benar benar terkejut kenapa nama Papinya dibawa bawa


" Maaf maaf ini minum nya sini tak dipijitin "


Kata Agne sambil memberikan minum dan memijit punggung Vanessa


" Lex, dari mana tau ?? tanya doni melanjutkan


" Kakak gua yg bilang pas dia maen kerumah gua " Jawab Alex


" Oh y,,,berarti dia teman nya kakak mu dong ?? "


Tanya Vanessa tiba tiba mulai nimbrung


" Bukan, dia itu kekasih nya sahabat kakak ku,, " Jelas Alex


" Kamu yakin Lex ??, gak salah denger ???, karena setau ku Putri Brahmana dari Kota A itu seusia kita, waktu itu aku temenin tante ku beli hadiah ultah, jadi saya tanya ke tante buat siapa, kata tante untuk anak nya Pak Brahmana, aku request aja buku, jadi hadiah tante kemaren thu sebuah buku berjudul SMA dan UJIAN dalam bahasa inggris, aku masih ingat " Jelas Luna


" Oh Tante mu Dokter Bedah thu yaa,,?? "


Tanya Agne


Ucap Luna lagi


Jessica Bibi dan Mawar hanya melongo melihat Vanessa yang biasa saja, namun obrolan berikutnya yang membuat mereka bertiga terbatuk batuk


" Aku punya info penting ne buat cewek cewek, kalo tadi untuk kami para pria tampan sekarang untuk kalian, Pria Milyuner yang masuk majalah Top pria tertampan no 1 dunia rupanya terlahir dari kota D lohh, dan baru baru ini kabarnya Perusahaan nya sudah merambat kemari, and then seorang Dava Sebastian Rules memilih tinggal di Kota D karena keluarga nya yang sudah menetap lama disini "


Ucap Mike yang sangat mengidolakan Dava


" Wuuahhhhh "


Teriak mereka histeris beda dengan Vanessa yang terkejut dengan teriakan mereka dan apa lagi ini Dava dibawa bawa sekarang, dia baru tau kalo temen teman nya bisa punya idola juga rupanya


Dan mulailah topik pembicaraan mereka Putri Bramana yang misterius Dava si Milyuner tampan


" kalian pernah gak kepikiran kalo mereka berdua bertemu dan jadi pasangan,,,?


Tanya Lisa


Khuk,,, khuk ( Vanessa )


" Apalagi sampai menikah wuaahhhh,,, gimana tampan dan cantik nya anak mereka wuahhh,,,, "


Mulai kembali histeris


Khuk,,, khuk,,, khuk ( Vanessa )


" Aku permisi bentar yaa " Kata Vanessa berlalu masuk kedalam


Dan mereka mulai bercerita dengan cita citanya sekarang, sampai acara makan makan Angel gak turun dia hanya basa basi aja tadi


Dalam Ruangan bernuansa putih biru Dava sedang melamun kan perkataan sahabatnya tadi,,, Angel hanya datang saat perlu sesuatu saja dan itu berkaitan dengan uang, sangat banyak yang sudah di keluarkan nya untuk Angel tapi Vanessa bahkan belum menyentuh uang suami nya.


Tapi Dava gak mau mikirin masalah uang perhatian Angel untuk nya dan Angel selalu bergantung pada nya itu yang disukai Dava, beda dengan Vanessa yang terlalu mandiri dan berkesan seolah olah Dava tiada sama sekali


Alasan itulah yang membuat nya merajut kasih kembali dengan Angel.


Saat malam Dava yang baru pulang melihat Vanessa duduk di ruang tamu sambil bermain hp,


" Hyy,,, belum tidur ???


Tanya Dava yang lansung duduk di samping Vanessa


" Nunggu Kak Dava pulang, mau minta izin "


To the point


" Apa " Tanya Dava singkat sambil menatap wajah lelah Vanessa


" Vanessa mau izin pulang ke rumah "


Ucap Vanessa


" Izin, Vanessa kamu sadar gak apa yang sedang kamu lakukan sekarang hmm,,?


Dava jawab mulai emosi


" Rumah mu sekarang disini, bersama ku suami mu, dan kalo kamu ingin ke rumah Papi dan Mami itu nama nya bukan pulang tapi berkunjung,,


Dava benar benar emosi dibuat nya


" Masuk ke kamar istirahat "


Suruh nya yang mulai meredakan emosi nya


Vanessa sangat shock kedua kali nya dia di bentak Dava, dia bangun saat kaki nya mau menaiki tangga terdengar kembali suara Dava


" Mau kemana Vanessa ?? aku tidak menyuruh mu kembali ke kamar tapi masuk ke kamar "


mulai kesal lagi


Vanessa melihat kearah Dava mau protes tapi


" Kamar kita Vanessa " sambil nenunjuk arah kamar Dava tidur selama ini dengan mata nya


" Gak mau "


Tolak Vanessa dan berlari ke kamar nya, enak aja mau nya Vanessa di tolak mau nya dia harus ditolak juga dong biar adil katanya pelan


Dava hanya melihat Vanessa lari dengan marah,, Dava bangun masuk ke kamar nya


Seseorang yang melihat semua kejadian tadi sedang menahan amarah nya, semua di ambil oleh mu Vanessa dan aku berjanji akan aku buat semua itu meninggalkan mu Vanessa kata nya pelan sambil tersenyum licik.