
Ruang Inap
Dava disuruh istirahat siang oleh Dokter tapi mata nya gak mau terpejam sedikitpun, gimana mau terpejam kalo suara Vanessa tertawa terdengar sampai kedalam ruangan nya, akhirnya dia pun bangun dan berjalan ke luar kamarnya, diluar kamar sudah ada kak Diva mereka duduk di sofa
" Dava,,, kok keluar bukannya disuruh istirahat tadi, apa ada perlu biar kakak ambilin,,?
Kata kak Diva
" Gak perlu kak,, Dava bosan aja sendirian dah capek juga tidur "
Jawabnya sambil melempar kan kemeja ke bahu Vanessa yang terbuka sekalian duduk di samping nya tentu menggeser posisi Jessica yang daritadi duduk disana
Jessica yang mengerti pun bangun sampai dia ingat sesuatu
" Gimana kalo pesan pizza,,?? laperr " Katanya sambil mengelus perut nya
" Vanessa,, kamu mau yang mana coba pilih, ada yang baru ne "
Tanya sambil menunjukan layar hp ke Vanessa
" Ini sama ini aja, tapi banyakin mozzarella yaa "
Tunjuk nya sambil memakai kemeja Dava
" Yang laen gak mau,,?? kak diva gak ??
Tanya nya lagi
" Kakak sama aja dengan Vanessa, oh yaa !!! kalian berdua gak pesan es krim ?? "
" Mauuuu "
Jawab Vanessa dan Jessica serentak
" Oh ya udah,,, soal nya teman kakak mau kemari sekalian pesan aja,, "
" Kami ini 2 yaa,, trus Dava gak ada yang dipesan ?? "
Ucap kak Dimas sambil melihat Dava
" Gak " Ucap nya singkat namun pandangan terus mengawasi Vanessa
Dava sedang sangat kesal di tambah melihat pakaian Vanessa tambah emosi,,
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu, mereka spontan melihat, rupanya Mega sekretaris Dava yang datang dengan menenteng paper bag
" Pak ini pesanan nyaa, mau saya taruk dimana ?? Tanya nya setelah di suruh masuk
" Bawa ke dalam ruangan ne taruk di atas tempat tidur aja,, "
Ucap Dava sambil menuju pintu kamarnya
" Masuk ke kamar dan ganti pakaian mu "
Bisik nya di telinga Vanessa
Dan untuk kedua kalinya Evan melongo dibuat Dava
" Cium atau ganti pakaian "
Bisik Dava kembali
Dava bisa merasakan keterkejutan Vanessa yang langsung bangun lari ke kamar, Dava tersenyum tipis karena tau satu kelamahan istrinya, dan Evan kembali melongo
15 menit kemudian
Pesanan datang sekalian temannya kak Diva, mereka mulai menyantap pizza nya begitu juga dengan Vanessa yang sudah berganti pakaian dengan baju piyama lengan panjang, dan dengan terpaksa masih duduk di tempat tadi
Mereka sedang membicarakan tentang liburan kali ini, sedikit sulit mencari waktu yang pas karena harus mencocokkan dengan waktu Jessica dan Vanessa, dan akhirnya setelah melihat schedule mereka di putuskan liburan nya 2 bulan lagi
Karena keasyikan ngobrol gak terasa hari sudah gelap, Mama dan Papa datang membawa makan malam
" Dava,, bersih kan diri dulu yaa nak baru makan, makanan nya sudah Mama taruk di atas nakas yaa "
Ucap Mama
" Iya Ma,, ayo " Jawab nya dan menarik tangan Vanessa untuk ikut
" Hmm Vanessa makan di sini aja "
Tolak nya
" Dan suami mu makan sendirian "
Balas Dava
Khuk,,, khuk,,, khuk,,
" Ne ne minum,, kenapa bisa keselek kayak anak kecil aja "
Ucap Daniel memberikan minum untuk Evan
" Makasih Dan,, Dava,,, " Menatap Dava minta penjelasan
" Kamu belum tuli bukan,,??
Jawab nya kesal karena daritadi Evan terus menggoda istrinya
" Dava ini serius, Vanessa apa benar kalian sudah menikah ?? "
" Gak perlu jawab, ini "
Dava menunjukkan cincin nikah mereka yang terpasang cantik di jari manis mereka
" Wooww, kapan kalian nikah nya ? berarti yang tadi aku minta maaf ya Vanessa aku gak tahu kamu istri sahabat ku, dan Dava sorry bro "
Ucap Evan yang merasa bersalah
" Okey,,, gak apa apa,, kami kekamar dulu yaa,, yuk "
Jawab Dava santai sambil berlalu masuk ke kamar nya yang di ikuti Vanessa
" Apaan sihh,, " Kesal Vanessa saat sudah di kamar dia menipis tangan Dava
" Ambilkan handuk dan bawa ke dalam "
Suruh nya yang melangkah masuk ke kamar mandi
" Ambil aja sendiri " Balas Vanessa yang mulai emosi
Dava yang tersulut amarah karena sikap Vanessa, mengambil handuk sendiri dan saat masuk ke kamar mandi dia membanting pintu dengan keras sampai terdengar sampai ke luar
Vanessa gak suka sikap Dava yang seenak sendiri, lagian Vanessa gak mau ambil pusing malahan lebih bagus kalo begini, apalagi saat terlintas ingatan dimana hari dia mengizinkan Angel tinggal bersama mereka Dava mengizinkan nya, sudah berapa lama Vanessa dibodohi mereka dan mungkin di belakang menertawakan dirinya yang terlalu gampang di peralat mereka
Tok tok ( suara ketokan pintu )
" Dava Vanessa kalian gak baik baik aja "
Tanya Mama panik di sebrang pintu
" Iya Ma,, kami baik baik aja "
Jawab Vanessa yang membuka pintu
" O maaf yaa sayang,, Mama panik tadi "
Ucap nya lagi
Di kamar mandi Dava sedang mendinginkan kepala nya, dia pikir hubungan mereka akan baik baik saja setelah pembicaraan panjang hari itu, rupanya semakin parah, Dava bisa melihat tatapan penuh kebencian dari Vanessa untuk nya
Saat keluar dari kamar mandi Dava melihat Vanessa sedang asyik dengan hp nya di atas ranjang, Dava mengambil tempat di samping Vanessa yang sama sekali gak terusik dengan kehadiran nya
" Ayo makan Vanessa " Ajak nya
" Mm " Balas Vanessa tanpa mengalihkan pandangan dari layar HP nya
Dava pun makan sendiri tanpa menghiraukan istrinya lagi, dia lelah setelah makan Dava beristirahat
Vanessa yang melihat sikap Dava pun mulai berpikir ini yang terbaik , jadi saat dia meminta pisah nanti inilah alasan nya
Vanessa pun ikut tertidur menyusul Dava
Di lain Tempat
Angel sedang berada di cafe dekat kampus Vanessa, dia mulai mencari tahu kehidupan Vanessa di sini, yang membuat Angel terkejut Vanessa salah satu target bully para senior
" Hahaaaaa,,,, sepertinya aku punya ide, dan dengan cara ini juga Mas Dava akan meninggalkan nya bahkan keluarga mas Dava juga Hahaaaaa,,,,"
Kata nya senang
Angel menyuruh beberapa orang untuk melakukan aksi nya, dia memberikan uang yang banyak untuk mereka
" Tamat sudah riwayat mu Vanessa setelah ini kamu gak akan berani mengangkat kepala mu lagi hahaaaa,,, "
Kata hatinya
Angel pergi ke bagian Administrasi untuk melakukan pemindahan mahasiswi
Di kota A
Hendra terus mencari keberadaan Vanessa dan dia juga membayar banyak orang untuk membantu nya menemukan Vanessa
..
..
..
..
Bagaimana kah nasib Vanessa selanjutnya
terus ikuti yaa,,
Jangan lupa komen like N vote yaa sahabat Queen
Supaya penulis tambah semangat dengan cerita nya
Kalo ada saran bisa tulis kan langsung di komen yaa sahabat Queen
Dukungan sahabat Queen sangat di tunggu
Salam cinta Queen
💞💞💞💞💞