
* Dava
Dava baru tiba di kediaman Brahmana jam 20.20 di karena kan harus bertemu dengan klien nya di sebuah sekolah swasta dikota D, sedangkan keluarga nya sudah dari siang tadi tiba, di depan pintu sudah ada seorang pria yg menunggu Dava langsung di antar ke ruang tengah.
Sejak dari mobil di wajah nya terus terhias senyuman yg membuat wajah tampan nya berkali kali semakin tampan, mereka akan bertemu lagi, secantik apa dia malam ini ???? ( tanya nya dalam hati ) sambil terus berjlan
Tanpa di sadari Dava kedua orang tua nya yg ingin menjemput dirinya memperhatikan untuk ketiga kali nya wajah putra mereka tersenyum lepas, Tuan Rules dan istri nya saling menatap mereka ingin memastikan alasan putra nya seperti saat ini * ( apakah berkaitan dg putri sahabat mereka )* kata hati mereka
Dan saat ingin memanggil putra mereka satu momen yg gak akan mereka lewati seumur hidup mereka, di depan mereka putra nya berdiri kaku, senyum cerah nya terganti dg rasa bahagia rasa kagum pandangan mata yg terpesona tapi detik berikutnya lelehan kristal bening membasahi wajah tampan nya, apa yang terjadi ???? mereka pun mengikuti arah pandang putra mereka, dan terjawab sudah ribuan pertanyaan di hati mereka, tak terasa mereka juga ikut menangis tangisan kebahagian.
Dava terus berjalan dengan wajah berhias senyuman, tapi, tiba tiba dia berhenti pandangan terpaku pada satu objek, gadis yg sedang di kelilingi para pengurus rumah Brahmana tersenyum indah,,,,, sangat cantik dan indah,,,,,,
Tapiiiii,,,,
Gaun itu seperti nya familiar, ohh ya bukan nya hari itu dia melihatnya di butik Tante Ana yaa,,,???
Apa kebetulan sama yaa,, ???
:: Flashback,,,, ::
( Hari itu setelah pulang dari keluarga Brahmana mereka singgah ke Butik Tante Ana yaitu adik kandung Jessy, hari itu Dava melihat sebuah gaun yg sangat indah dan dia sempat membayangi gimana kalo gadis itu yg mengenakan nya pasti semakin indah, dan kebetulan Mama dan Jessica ikut melihat juga,, dan terbit lah ide di kepala Mama Jessy untuk menghadiah buat Vanessa sekalian memesan untuk dipake malam ultah nya )
Kembali kemalam Acara
Dava sedang menikmati pesona keindahan Vanessa dg senyuman lepas nya, tapi detik berikutnya dia dibuat takjub oleh gadis itu, dari kata katanya lalu tanpa risih memeluk para pelayan itu sambil menangis.Dava yang melihat pun ikut menangis tapi bukan tangisan sedih atau bahagia melainkan rasa takjub nya yang semakin bertambah sampai dia melupakan fakta bahwa dia bukan pria single.
Jam sekarang menunjukkan jam 22.19 setelah acara diruang tengah saat ini diruang keluarga dua keluarga Brahmana dan Rules berkumpul
Suasana penuh dengan canda tawa dari dua keluarga namun tiba tiba saja Pak Brahmana berdiri
" Kheemm,,,,untuk mempersingkat waktu jadi saya akan langsung ke pokok pembahasan mengenai maksud kita berkumpul disini "
Kata Papi to the point setelah itu Papi duduk kembali dan sekarang Om Rules yg ngomong Panjang lebar
" Jadi intinya kami ingin melamar Vanessa untuk putra kami Dava,,,dan karena lamaran nya tersambut maka kami mengusulkan kalo malam ini adalah malam pertunangan Dava dan Vanessa "
Setelah itu Om Rules duduk kembali
Dan sekarang terdengar obrolan kecil dan tawa mereka seperti satu keluarga, sedangkan Vanessa masih linglung sendiri.,, apa yg terjadi ???? kenapa ???? Vanessa merasakan genggaman ditangan nya dan seolah tertarik kembali ke fakta dari kebingungan nya, ini tangan Mami nya sambil
berkata
" Kamu baik baik saja sayang, dari tadi kamu diam terus ???? "
" Putri Mami Vanessa inilah hadiah Mami sayang,,, kamu mau yaa ????
Tanya Mami lagi sambil membujuk ku, aku tersentak ''' ( hadiah, apa maksud Mami hadiah nya adalah perjodohan, tapi aku mau sekolah masih banyak yg ingin aku lakukan dan aku masih terlalu muda untuk hal ini ( kata ku dalam hati ) aku gak tahan lagi dan apa ini kenapa semua menatap ku
" Vanessa putri Papi ini un..... "
Belom siap Papi bicara Vanessa langsung memotong nya
" Bagaimana kalo aku menolak "
Bisik ku dg wajah tertunduk dan aku yakin semua nya mendengar
" Sayang,,, ikut Mami yaa sebentar "
Kata Mami sambil membawa ku ke taman Mami
" Sayang,,, Mami minta maaf yaa !!!!! Vanessa gak suka hadiah Mami, Sayang ngomong lah sesuatu jangan diem gini, ntar putri Mami jelek lohh "
Kata Mami setiba kami di taman yg membuat Vanessa merasa bersalah
" Hiks hiks Mami maafin Vanessa yaa, bukan gak suka tapi Vanessa masih mau sekolah "
Kataku sambil meluk Mami
" Putri Mami denger dulu yaa, malam ini hanya tunangan saja sayang, Putri Mami masih bisa sekolah kok "
Jawab Mami sambil mengelus kepala ku
" Sayang,,, maafkan Mami dan Papi yaa karena Vanessa harus terima perjodohan ini, percaya dengan Papi Mami sayang, Tante Jessy adalah orang yang sangat baik sayang, Mami punya utang budi dengan Tante Jessy walaupun Tante Jessy gak tau tapi Mami gak bisa melupakan nya sayang, dulu waktu Mami baru mengandung Vanessa satu bulan Mami diculik dan di sekap dalam hutan oleh lawan Papi kamu, dan Vanessa tau sayang betapa takut nya Mami mereka ingin menjual Mami ke pasar pasar sayang dan usaha Papi kamu terus mencari Mami yg gak ada tanda keberadaan,,,,,,,Tante Jessy datang membawa lari Mami dg motor nya sampai saat kami sampai ke kantor polisi Mami terkejut Tante Jessy jatuh pingsan dengan luka dipunggung nya di depan Mami sampai dibawa kerumah sakit Tante Jessy kehilangan banyak darah dan yg mengejutkan Mami lagi Tante Jessy sedang mengandung juga sayang dan hampir kehilangan bayi nya gara gara Mami sayang hiks... hiks.. hiks.. Mami terus bersalah sayang sampai terpikir oleh Mami kalo Tante Jessy meminta kamu sebagai penebus Mami akan kasih sayang, maafkan Mami sayang, Mami gak tau harus berterimakasih seperti apa "
Cerita Mami sambil menangis tersedu sedu Vanessa ikut menangis sangat merasa bersalah dan seperti manusia tak tau berterimakasih, Vanessa sudah memutuskan untuk membantu Mami nya berterimakasih ke Tante Jessy.
Dan yang gak disadari Vanessa penolakan nya tadi telah membuat seseorang salah faham terhadap nya, seorang Dava yg mencintai keluarga nya lebih dari apa pun, dan sekarang di depan mata nya sendiri orang tua nya ditolak dengan kasar, tapi untuk saat ini dia memilih diam
Hahahaaaa ( tawa Dava dalam hati ) betapa bodoh nya aku yg berpikir dia gadis yang layak
Tepat di jam 23.00 malam Vanessa putri Brahmana telah resmi menjadi tunangan dari Dava Sebastian Rules
Dan senyuman kembali di wajah mereka semua kecuali Dava dia terus menatap Vanessa
Dalam ruangan terpisah nampak lah seorang pria dan seorang gadis belia yg bolak balek karena gak bisa tidur, masing masing dengan pikiran mereka sendiri.
Besok pasangan baru ini akan fitting baju dan segala keperluan untuk hari H. sedangkan cincin dipesen langsung oleh Dava sendiri dengan ukiran nama ( Davanessa ) di lingkaran dalam cincin.
Pernikahan akan dilangsungkan secara tertutup dikarenakan Vanessa yang masih pelajar, kenapa nikah nya di percepat jawaban nya karena Vanessa akan menghadapi ujian kelulusan dan ujian untuk akademi fakultas yang akan diambil nya nanti jadi mereka gak mau membuat fokus belajar Vanessa terganggu
Dan kalo pertanyaan nya kenapa gak tunggu sampai siap kuliah jawaban nya karena Tante Jessy menolak, katanya dia gak mau kalo menantu nya di lirik orang dan bahkan diambil orang itu adalah mimpi buruk, jadi harus cepat cepat di nikah kan.
hyy hyy hyy terus ikuti cerita nya