
Vanessa membuka pintu kamar di depan nya sudah ada bibi dan Jessica dengan khawatir,
" Maaf Vanessa baru terbangun,,tapi masih ngantuk banget,,oh ya bi,, boleh minta tolong buatin nasi goreng gak bi,,?? lagi kepingin "
Ucap Vanessa
" Maaf non yaa,, bibi dah ganggu tidurnya, bibi buat kan dulu yaa nasi goreng nya,, "
jawab bibi sambil jalan ke dapur
Vanessa yang masih ngantuk gak terlalu memperhatikan Jessica, Vanessa melanjutkan tidurnya kembali,,dia suka kehangatan di sini apalagi adanya wangi Dava.
Jessica yang di acuh kan Vanessa langsung mengikuti Vanessa masuk, dia sedang melihat melihat interior kamar kakak nya,
" Vanessa bangun,,,kamu gak ke kantor hari ini,,? udah siang masih tidur si nyonya Dava, cepet bangun,, "
Kata nya sambil memukul Vanessa dengan bantal
" Jessica,,,apa sih,, masih ngantuk, mau tidur, bentar lagi aja ke kantor pas kak Dava jemput, jangan ganggu, pergi sana hussh,,, hussh "
Balas Vanessa sambil mengusir Jessica
" Aku tidur juga lahh sekalian nungguin kakak"
Saat Dava masuk ke rumah hanya ada bibi dan mawar sedang membersihkan rumah,, dia pun langsung ke kamar nya,,
Dua orang gadis masih tergolek di atas ranjang nya, Dava mendekat membangunkan istrinya
" Apa baik baik saja,, kalo masih lelah gak perlu ke kantor di rumah aja yaa,, udah sarapan belum ??? "
Tanya saat Vanessa sudah bangun
" Hmmm belum,, Vanessa mandi dulu baru sarapan kak Dava tunggu bentar yaa,,
Jawab Vanessa yang separuh sadar
" Mau kemana,,? mandi di sini aja,, "
Suruh Dava
" Di atas aja "
Vanessa langsung keluar kamar dan naik ke atas
" Jessica,,, kamu gak ikut ke kantor?
Tanya Dava ke Jessica
" Kakak,, kenapa kamar ini nyaman banget yaa,, pantesan Vanessa kesiangan tadi,,, iya dah deh Jessica mandi dulu,, "
sambul turun dari ranjang
Setelah sarapan Vanessa membuat salad buah untuk di bawa ke kantor
Mereka tiba di kantor di jam istirahat karyawan jadi suasana sepi,mereka langsung ke ruangan Dava
Sejam kemudian para sekretaris mulai masuk ke ruang Dava,,Dava mengeluarkan Game terbaru maka nya sangat mengejar waktu yang tinggal dua bulan lagi,,,
Walaupun kerjaan menumpuk di depan mereka tapi sesekali mereka tetap mencuri lihat ke CEO dan gadis di samping nya, mereka masih bertanya tanya siapa gadis yang begitu istimewa di perlakukan oleh CEO mereka
" Kak Dava,,Vanessa bagian ini kurang ngerti,,kak Dava,,,Vanessa mau salad minta di ambil kan yaa,, "
Suruh nya
Semua mata karyawan tertuju ke arah suara dan mengikuti Dava yang berjalan ke kulkas mengambil salad
" Ini,,, mau pesan makanan gak,,?
Tanya Dava setelah memberikan salad ke Vanessa
" Kak Dava,,,Jessica juga laper tau,, aku juga mau "
Kata Jessica yang melihat Dava dan Vanessa makan berdua
" Pesan makanan aja ke Daniel "
Suruh nya
" Kak Daniel,,Vanessa mau pizza yaa "
Pesan Vanessa
Sore Jam 18.06
Mereka mulai mengobrol dan bersenda gurau sesama karyawan, ada satu karyawan karena saking penasaran nya mencoba memberanikan diri bertanya
" Khemmm,,, Pak CEO boleh tanya sesuatu gak ??? " Kata nya takut takut
" Iyya,, boleh,,, tanya saja,,, "
Jawab Dava ramah
" Sebenarnya saya mewakili dari semua karyawan di sini,, kami boleh tau siapa Nona yang di samping Pak CEO,,? itu aja Pak "
Vanessa yang merasa dirinya di tatap, dia menatap Dava
" Oh ini Vanessa sahabat nya Jessica adikku,, saya minta tolong pada mereka berdua untuk bantuin di kantor sebentar sebelum mereka masuk kuliah "
Jawab Dava
" Ohh,,,,, sahabat Nona Jessica kami pikir kekasihnya Pak CEO,,"
Jawab para karyawan
Pernikahan mereka akan dirahasiakan sampai umur Vanessa 20 tahun,,,
Selama 3 hari Vanessa membantu di kantor, hari ini dia dan Jessica sedang belanja keperluan yang akan di bawa Kota K,, di sana sudah di sediakan rumah oleh Dava, dan Mawar akan ikut dengan Vanessa sebagai supir dan asisten nya Vanessa.
Setelah selesai belanja mereka langsung pulang, tapi Jessica tidak ikut pulang karena ada keperluan lain
Setiba nya di rumah Vanessa melihat rumah yang kosong,, dia pun langsung ke kamar Dava karena dia mau ambil buku yang sedang dibaca tapi belum selesai,,namun saat mau membuka pintu Vanessa mendengar suara yang sangat familiar di telinganya
" Mas,,, Angel akan mencoba, bagaimana pun Angel butuh waktu, hubungan kita sudah selama ini, Angel rindu banget ,,,hiks hiks"
Ucap Angel sambil memeluk Dava
Dava yang di peluk tiba tiba terkejut dia mencoba melepaskan diri namun Angel menangis
Vanessa terdiam membeku, apa ini,,?? Angel, apakah ?? bisik nya pelan
Vanessa mendorong sedikit pintu untuk memastikan kalo itu tidak benar, tapi yang nampak di depan nya sekarang suaminya sedang berpelukan dengan sepupunya Angel,, Degh,,, degh,,, ini tidak mungkin, dan yang di dengar selanjutnya bagai tamparan keras untuk nya
" Mas,,, Aku yakin kamu masih sayang sama aku, namun kamu terpaksa menuruti orang tuamu, lagian Vanessa juga gak keberatan kan tentang hubungan kita selama ini,,, aku akan coba ngertiin kamu mas "
Vanessa langsung berlari ke atas dia langsung menggunci pintu kamar nya, dia terduduk lemas di daun pintu,,
Hah,,, hah,,, hah,, sakit,,,sakit,,,sakit banget
Vanessa memukul mukul dada nya dan air mata pun tumpah semua,,,
Jam 20.20 seorang gadis tergolek lemas di lantai dengan nafas kelelahan, suara gedoran pintu membangunkan nya, dia mencoba membuka matanya yang terasa sangat berat, Vanessa tersadar dan kilatan kejadian tadi sore terputar di ingatan nyaa
Vanessa mendengar suara Dava di luar memanggil manggil nama nya apalagi suara sepupunya yang juga ikut memanggil, dua orang yang gak ingin dia temui lagi dalam hidup nya
Vanessa bangun dan berjalan ke kamar mandi tanpa menghiraukan suara panggilan dari luar pintunya
" Haha,, ha,, ha,,, "
Vanessa tertawa sendiri depan cermin,,
" Bodoh, betapa bodohnya kamu Vanessa membuang air mata untuk mereka, aku Vanessa Putri gak akan membiarkan nya, air mata ku terlalu berharga untuk kalian "
Kata nya sambil mengelap sisa air mata di pipi nya
Setelah mencuci mukanya Vanessa keluar dan mengirimkan pesan ke Dava kalo dia ingin istirahat dan tidak ingin di ganggu
Pagi hari
Vanessa sarapan seperti biasa nya, Dava sesekali melihat ke istrinya memastikan kalo tidak terjadi apa apa
" Oh yaa,, sebelum berangkat ke Kota K Vanessa mau ke rumah Mami Papi,,aku akan berangkat jam 10 nanti gak perlu di antar aku bersama Tara,, "
Kata Vanessa setelah sarapan dan berlalu pergi ke kamar nya
" Vanessa tunggu,,, "
Dava menyusul Vanessa sambil memegang lengan Vanessa
" Lepas,, " ucap Vanessa sambil menghempas tangan Dava
" Aku gak butuh izin apa pun dari mu,, mulai sekarang sampai kedepan nya, jangan pernah mencampuri urusan ku,, "
Setelah mengatakan nya Vanessa langsung membereskan barang barang nya, Vanessa berencana berangkat ke Kota K langsung dari rumah Mami nya