I'm Queen

I'm Queen
Penjelasan



Malam Hari Di Kota A


" Mencari satu perempuan kecil saja kalian gak becus, aku gak mau tau, aku kasih kalian waktu 3 minggu sekarang pergi "


Marah Hendra


Hendra sangat marah mendengar hasil kerja suruhan nya, bagaimana pun dia harus menemukan si perempuan itu, biar pun posisi nya sudah di ganti kan oleh putri nya, namun semua akses menggunakan sidik jari perempuan itu


" Dimana pun kamu sembunyi aku akan menemukan mu perempuan sialan, akan aku buat kamu menyesal, dan semua dendam ku kamu lah yang akan menanggung nya wahhahahahaaaa,,, "


Teriak nya sambil ketawa


Pagi Hari Di Kota D


Vanessa sedang membantu Dava bersiap untuk pulang ke rumah di bantu Mama dan yang lain juga


Dari bangun tidur sampai saat ini Dava dan Vanessa hanya saling diam, gak ada tegur sapa walau di depan keluarga sekalipun


Dava mulai lelah dengan Vanessa dari awal pertunangan mereka Dava terus mencoba mengerti, mengalah, dan terus memaklumi nya, dan sekarang hadir titik jenuh, mungkin mereka perlu waktu masing masing dulu


Sedangkan Vanessa, setelah hari dimana dia memergoki Dava dan Angel yang beruntun dengan hari kepergian kedua orangtua nya, dia mulai mengeras kan hati dan ego nya,


Siapa pun yang menyakiti nya maka dia akan menyakiti balik, bukan dendam cuman sedikit pembelajaran bahwa siapa pun berhak menghargai hidup orang lain, Siapa pun itu, karena setiap yang hidup punya hati punya hati yang hidup juga


Saat sampai di rumah Dava di antar ke kamar nya di ikuti Vanessa, untuk beberapa hari kedepan Dava gak boleh dekat dekat dengan kerjaan dia full istirahat, itu titah nya Tuan besar Rules


Sekarang anggota keluarga Rules sedang berkumpul di ruang makan, mereka makan dengan tenang hanya ada suara sendok dan piring, setelah makan para pelayan langsung membersihkan meja dan membawa makanan penutup


" Jadi Vanessa dan Jessica kalian bisa balek ke kampus besok yaa, Papa udah minta izin untuk kalian berdua "


Kata Papa


" Iya Pa makasihh banyak "


Jawab Vanessa dan Jessica


" Karena ada Vanessa jadi Papa Mama dan kak Diva akan pergi dan baru balek besok siang, ada sedikit keperluan dadakan, kalian kami tinggal gak apa apa kan ??


Jelas Mama


" Iya Ma,, gak apa apa, kami bisa kok "


Jawab Jessica


" Okey makasih anak anak,, kami akan berangkat 20 menit lagi, Dava dan Vanessa langsung balek ke kamar yaa, Dava inget pesan Papa,, Vanessa jaga suami mu yaa,, "


Ucap Papa lembut


" Ya Pa,, kami izin ya Pa,, " Jawab Vanessa sambil tersenyum


..


..


..


Malam Hari


Vanessa berada di balkon sedang mengangkat telpon


" Benarkah,, rupanya ayah dan anak sama sama punya rencana untuk ku, selesaikan ayah nya dulu, untuk putri nya aku punya sedikit kejutan "


Kata Vanessa


" Untuk suruhan mereka lakukan seperti biasa nya, aku akan kesana bulan depan untuk mengambil barang pesanan ku "


Ucap nya lalu mematikan hp nya


Vanessa merasa kalo hidup nya semakin kedepan semakin berat, dia harus selalu sigap lalai sedikit saja dia akan berakhir, memikirkan rencana mereka Vanessa bergidik sendiri, kenapa bisa ada orang yang gak berperasaan begitu


Vanessa naik ke atas ranjang tanpa mempedulikan Dava yang memperhatikan nya, Vanessa langsung menyelimuti tubuh dan menutup mata nya


" Vanessa,, apa aku bersalah padamu ? jujur lah ada apa sebenarnya "


Tanya Dava lembut, bagaimana pun ini gak boleh berlarut terlalu lama


"


"


" Vanessa,, aku tau kamu belum tidur "


" Pikir kan sendiri " Jawab Vanessa singkat


" Vanessa,, aku serius,, ngomong aja "


" Okey,, aku akan ngomong "


Ucap Vanessa yang membuka selimutnya


" Apa alasan mu menikah dengan ku "


Tanya Vanessa


" Vanessa,, bukan nya malam itu kamu sudah tau, kita sama sama di jodoh kan "


Jawab Dava


" Berarti jawabannya perjodohan, dan kenapa kamu gak menolak "


" Aku gak bisa menolak "


Jawab Dava


" Hahh,, jawaban macam apa itu, tentu saja bisa, nikahi kekasih mu "


Balas Vanessa sambil menatap langit langit kamar


" Kamu,,, kamu tahu,,?? "


Tanya Dava yang terkejut dengan ucapan terakhir Vanessa


" Kamu berharap aku gak tahu,,?? jadi, kalian bisa membodohi ku,,? Angel Putri, permainan kalian sangat bagus, dan aku Vanessa sangat salut pada suami dan sepupu ku,, "


Balas nya tajam dengan emosi


" Vanessa,, itu, kamu sudah salah faham aku bisa jelaskan semuanya yaa "


Jelas Dava sambil melihat ke arah Vanessa


" Gak perlu, apa daritadi aku minta penjelasan,,? aku gak butuh, seperti yang pernah aku katakan mari berjalan masing masing "


Kata nya dingin dan menarik selimut


Dava diam memikirkan semua perkataan Vanessa, apa dia berubah jadi kasar begini setelah tau hubungannya dengan Angel, Dava tau dia bersalah pada saat itu, tapi kini dia sudah sepenuhnya memilih Vanessa untuk teman hidup nya


Dava tersenyum seperti nya hubungan mereka akan mulai membaik kalo dia menceritakan semuanya, Dava mendekatkan tubuhnya ke Vanessa


" Maaf kan aku,,, tetap lah begini, aku akan ceritakan semua nya, tapi satu hal yang harus kamu tau Vanessa aku memilih mu, untuk berada bersama ku untuk sisa hidupku "


Ucap Dava sambil memeluk tubuh istrinya


Malam itu, kesalahfahaman pun terpecah menurut Dava, tapi tidak dengan Vanessa, karena ngantuk Vanessa tertidur dalam pelukan Dava, Dava tertidur dengan senyuman bahagia nya, " mulai besok hanya akan ada kebahagiaan "


Ucap nya pelan sambil mengecup kepala istrinya


Keesokan Harinya


Dava terbangun dan melihat Vanessa sudah tidak ada di samping nya, Dava senyum memikirkan hubungan mereka sudah membaik, dia bangun dan masuk ke kamar mandi


Setelah selesai berlari pagi Vanessa langsung ke kamar Jessica, dia mandi dan menganti baju nya di sana, dia malas bertemu Dava


Menurut Vanessa, walaupun dia belum pernah punya pengalaman dengan lawan jenis, lelaki itu gampang membodohi wanita yang memberikan kesempatan untuk di bodohi, tapi sayang nya, Vanessa bukan salah satu dari wanita itu


Dava turun ke ruang makan saat duduk pelayan datang menanyakan Dava mau di buatkan minum hangat ato tidak


" Ya buat Dua, satu nya lagi coklat hangat yaa, oh yaa,, istri saya dan Jessica dimana mereka, minta tolong panggil kan yaa biar sarapan "


Minta nya ke pelayan


" Baik tuan,, tapi nona dan non Vanessa sudah sarapan, barusan baru naik ke atas "


Katanya


" Sudah sarapan,,??? iydah berarti minum nya gak usah aja yaa, makasih yaa,, "


Kata Dava ramah


Dava sarapan dengan cepat karena ingin menyusul istrinya ke atas, begitu siap dia langsung berjalan ke kamar nya, namun kosong gak ada tanda tanda keberadaan Vanessa, Dava ke kamar adik nya dan melihat istri nya sedang tertidur pulas bersama adiknya


Dava keluar dan kembali ke kamar