
Keesokan Hari
Setelah mendengar jawaban dari menantu nya Mama Jessy membicarakan kembali dengan suami nya,,
Dan sekarang di ruang kerja Papa Rules sedang di adakan rapat paripurna heheee,, hanya mereka berempat
" Terima kasih anak anak sudah mau menyempatkan waktu kalian untuk datang kemari, sebelum nya Papa dan Mama minta maaf, gak bermaksud untuk ikut campur urusan rumah tangga kalian, namun Kami orang tua punya sedikit pesan untuk kalian, jangan terlalu gegabah dalam menyikapi apapun baik itu masalah atau pun keputusan, jadi apa pun masalah nya kita cari solusi sama sama, itulah guna kami orang tua kalian ini "
Kata Papa panjang lebar
" Benar kata Papa kalian, Dava kamu lebih dewasa dari istri mu, mulai lah jadi pemimpin dalam keluarga kecil dulu sebelum nanti memiliki anak anak "
Tambah Mama
" Iya Ma,, Dava akan belajar "
Jawab Dava
" Dan untuk Vanessa jangan merasa sendiri yaa,, kami kita semua adalah keluarga mu nak,, dan kalo nanti suami mu macam macam langsung ngomong ke Papa yaa,, biar Papa hukum dia, apa semua persiapan sudah siap nak "
Tanya Papa tiba tiba ke Vanessa
" O udah Pa,, " Jawab Vanessa
" Ayo,, waktu nya menjemput impian "
Ajak Papa sambil bangun
Mereka keluar dan di ruang tamu udah ada Jessica menunggu lengkap dengan tas bawaannya
Oh ya,,,!! siang ini mereka akan berangkat ke Kota K yang langsung diantar oleh Papa Mama dan Dava
Mereka pergi dengan menggunakan Jet pribadi Keluarga Rules, Jessica dan Vanessa terus nyemil
" Kalian berdua saling menjaga nanti di sana yaa,, apalagi masalah makanan Mama gak mau liat yang beginian yaa,, nanti tinggal bilang ke Mbak Lisa suruh buat apa yaa, dan satu lagi stok buah dan sayur wajib foto kirim ke Mama tiap 2 hari sekali,, dengar kalian nak,,?? " Kata Mama
" Iya Mama,,, " Jawab mereka serentak
Setelah itu Vanessa dan Jessica istirahat di kamar karena kelelahan nyemil heheeee
3 Jam Kemudian
Akhirnya mereka sampai ke rumah juga, Papa dan Dava membawa barang barang masuk ke rumah, sedangkan para perempuan langsung masuk, di dalam sudah ada Lisa dan mawar menyambut dengan berbagai sajian yang banyak
Lisa adalah koki terbaik di Hotel SAKURA Kota G, Dava memintanya langsung untuk jadi koki untuk istrinya tentu dengan gaji yang menakjubkan, sedangkan Mawar masih sama bertugas sebagai supir
Rumah ini sebenarnya komplek para Dosen namun Papa membeli langsung dari pihak kampus untuk putri dan menantu nya, letak nya masih dalam kawasan kampus jadi untuk keamanan sangat terjaga ketat
Papa dan Dava langsung mengangkat barang Jessica dan Vanessa ke kamar mereka masing masing, setelah itu mereka turun dan makan bersama
Jam 10.20 Papa dan Mama pamit pulang sedangkan Dava akan menginap untuk semalam di sini, karena ada yang harus di urus besok pagi pagi sekali
Rumah ini terbilang kecil dengan 5 kamar tidur 2 di bawah dan 3 di atas, yang dibawah di pakai untuk Lisa dan Mawar sedangkan di atas untuk Vanessa dan Jessica, satu kamar khusus untuk Papa dan Mama saat menginap
Vanessa dan Jessica sedang mengobrol dengan Mbak Lisa dan Mawar, Lisa masih penasaran yang mana di antara dua gadis muda ini istrinya CEO, namun gak berapa lama sudah terjawab, saat Dava turun yang sudah berganti dengan pakaian lain, Dava yang melihat istri dan adek nya belum berganti pakaian langsung di suruh untuk membersihkan diri
" Vanessa,,kok masih duduk ?? nanti ke maleman bisa sakit, yok,,,!! "
Ucap Dava yang keluar dari arah dapur dengan membawa buah yang sudah di potong dalam piring
Dava menunggu Vanessa bangun dan mereka jalan bersama ke kamar
" Mawar,, berarti Nona Vanessa yang istrinya Pak Dava kan ?? " tanya lisa
" Iya,, cocok banget kan,,, " Jawab Mawar
Pagi hari
Sebelum jam 7 pagi Dava sudah siap untuk pergi menyelesaikan urusan nya karena jam 10 dia akan ke Kota G, begitu juga dengan Vanessa akan berangkat ke kampus
" Vanessa,, jaga diri baik baik di sini yaa,, jaga makan istirahat dan jam belajar nya harus di batasi, kalo ada apa apa telpon kak Dava yaa,, jangan pernah pergi sendiri Kota ini masih asing buat kamu hemm,,, "
Kata Dava yang berdiri tepat di depan Vanessa
" Ya,, " Jawab Vanessa singkat
" Kamu masih marah yaa,, jangan marah lagi yaa nanti kak Dava akan sering sering menghubungi kamu,,, Kak Dava pergi dulu yaa, " Ucap Dava sambil berjalan ke arah pintu
Vanessa yang melihat Dava akan keluar membalikkan badan untuk mengambil tas dan perlengkapan ospek nya, namun saat mau mengambil tas nya ada sebuah tangan memegang bahu nya dan dengan cepat membalikkan tubuh nya kembali berhadapan, Vanessa terkejut hampir menjerit namun dia gak bisa membuka mulutnya
Dava sangat gak rela jauh dari Vanessa, dia gak tau kenapa, padahal dia sangat berharap kalo Vanessa akan mengantarkan nya sampai ke pintu keluar rumah, namun saat dia membalik badan dia menemukan istrinya sudah membelakangi dirinya, padahal dia masih di dalam kamar, tiba tiba saja Dava emosi dan langsung menghampiri Vanessa yang sedang mengambil tas nya
Dava melihat wajah terkejut Vanessa apalagi saat ingin berteriak, namun spontan Dava menutup mulut Vanessa dengan bibir nya
1 detik
2 detik
3 detik
tik
tik
Mereka tersadar dalam waktu bersamaan, Vanessa ingin mendorong Dava, Dava yang menyadarinya langsung mengambil inisiatif menguasai apa yang baru di mulai nya,,
Di ruang makan Jessica terus melihat jam di tangan nya, sudah jam 07.10 namun Vanessa belum turun juga, apa belum bangun yaa ? tumben kesiangan kata nya dalam hati
Di Dalam kamar
Dava yang merasakan Vanessa yang mulai lemas gak berontak lagi, langsung berhenti tetapi pandangan nya terus memandangi kecantikan wajah istrinya, jari tangannya mengelus bibir Vanessa yang bengkak dan merah, Dava tersenyum menyadari wajah memerah Vanessa yang berarti Dava yang pertama
Vanessa sangat kesal dan marah, dimana kekuatannya, tersulut dengan emosi nya Vanessa menampar wajah Dava
" Berani sekali kamu menyentuh ku "
Ucap nya penuh emosi
" Aku suami mu Vanessa kalo masih ingat, lagian ciuman hal yang wajar di lakukan pasangan suami istri "
Ucap Dava santai sambil memegang pipi nya
Vanessa pergi begitu saja tanpa melihat ke belakang lagi, dia membawa bawaan nya dan turun ke bawah
Vanessa berlari ke kampus karena takut terlambat, sedangkan Jessica masih menunggu di ruang makan
" Halo,,, aku di meja makan, kamu,,, appa ?? di kampus, gila kamu yaa, tunggu di situ "
Jessica mengambil bawaan nya sekalian membawa sarapan untuk Vanessa
Hari itu penuh dengan kekesalan buat Vanessa tapi penuh kebahagiaan buat Dava yang gak pernah berhenti tersenyum sambil memegang bibirnya
hey hey jangan like vote N komen yaa
💞💞💞💞💞 Queen