I'm Queen

I'm Queen
Putri Bramana Go Publik



Villa Teratai


Setelah berpencar kesana kemari selama 1 jam, sekarang mereka semua berkumpul di depan sebuah Villa di atas puncak


Semua karyawan kediaman Bramana berjumlah 20 orang, 12 para pelayan perempuan dan 8 nya lagi security dan mereka semua terbilang masih muda semua dan lajang alias single


Umur mereka berkisar 23,25,27 gitu, karena mereka anak asuh Bramana langsung jadi mereka bukan pekerja biasa, mereka bertitel sarjana dalam bidang yang berbeda beda walau mereka berasal dari keluarga yang biasa, Bramana tidak pernah membedakan mereka, semua dalam satu kata yaitu keluarga


Saat mereka sampai ke depan Villa mereka melihat seorang Dokter keluar dari pintu masuk dan di susul Dava dari belakang nya


Dava yang melihat mereka pun memperkenalkan mereka kepada sahabatnya


Dimas yang berprofesi Dokter, setelah berkenalan Dimas pun undur diri


" Pak Dava,,bagaimana keadaan non kami,,?? gak terjadi apa apa kann,,?? "


Tanya seorang perempuan


" Vanessa baik baik aja, ayo masuk,,!! aku akan bawa kalian bertemu dengan Vanessa "


Jawab Dava sambil melangkah ke arah tangga


Mereka semua langsung mengikuti Dava tanpa teringat bawaan mereka yang masih belum di bawa masuk


Di sebuah ruang nuansa klasik di atas ranjang Vanessa masih tertidur tanpa terganggu sedikit pun


Mereka yang melihat nya mulai panik dan takut,,


" Ppak Dava,,kenapa nona masih belum bangun,,ada apa sebenarnya ini,,??


Tanya salah seorang cowok


" Vanessa di suntik dengan obat langka, tapi bagus nya gak berbahaya cuman Vanessa dalam kondisi begini,, tenang aja nona kalian baik baik saja,, "


Beritahu Dava ke mereka


" Maafkan kami non,,, hiks,,, kami gak berguna hiks,, padahal kami ada di sana tapi non bisa terluka begini,, ini kesalahan kami,, non bangun non,,, "


Ucap mereka


" Oh yaa,,, ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian semua "


Kata Dava


Dava mulai berunding dengan mereka, Dava memberikan tugas yang berbeda beda kepada mereka, dan mereka gak menolak, dan itu membuat Dava percaya ke mereka


Setelah perundingan yang panjang akhirnya para perempuan turun ke dapur karena hari mulai gelap dan mereka butuh makan


Setelah makan Dava masuk ke kamar nya dia berjalan kearah ranjang dan merebahkan diri nya sejenak, Dava bangun untuk membetulkan selimut di tubuh istrinya, dia menatap lama wajah sedih istrinya sampai dia ikut tertidur


Tengah malam Vanessa terbangun dia memperhatikan sekeliling nya, tempat yang asing dimana ini,,,,bisik nya


Vanessa melihat seorang pria tidur seranjang dengan nya, dia mulai hati hati, tapi saat melihat di jari nya Vanessa mulai tenang


" Kak Dava,,,bangun,,, bangun,,, kak Dava "


Panggil nya terus mengoyang goyang kan badan Dava


Dava terbangun namun dia balik tidur lagi, Dava tersadar langsung membuka matanya, istrinya bangun


" Vanessa kamu bangun,,? apa ada yang merasa sakit hmm,,, dimana,, "


Dava sangat senang tanpa izin dia langsung memeluk erat istrinya


" Kak lepass,,Vanessa lapar,, "


Ucap nya sambil menunduk


" Ini dimana,,,?? " Tanya Vanessa


" Kita lagi ada puncak,, bentar yaa kak Dava ambilkan makanan "


" Aku ikut "


Kata Vanessa sambil bangun namun karena masih lemas dia terhuyung


Dava yang melihat Vanessa yang hampir jatuh pun dengan sigap memegang nya, mereka turun berdua ke dapur, saat di dapur Dava melihat makanan sudah dingin dan dia membuat yang lain, setelah siap Vanessa makan dengan lahap


Di sebuah Ruang Gelap


Dia sedang sangat marah, dia kehilangan gadis nya apalagi kabar yang di dapat bahwa lelaki itu berani ingin macam macam dengan gadis nya


" Dia dirawat di rumah sakit mana,, kalian kesana lakukan yang biasa kalian lakukan, besok pagi saya ingin kabar nya,, dan mengenai gadis ku kalian cari tau terus para pekerja itu membawa nya kemana,,??


Ucap nya geram


" Siapa pun yang berani bermain main dengan ku, aku terima permainan nya, tapi kalian gak akan tahu imbalan apa yang harus kalian berikan nanti,,, hahahaa,,,,, nyawa kalian hahaha,,, "


Ucap sambil tersenyum ngeri


Keesokan Pagi nya


Di surat kabar, di semua statiun TV dan internet sedang membicarakan sesosok gadis yang sedang berbicara di konferensi pers di kediaman Brahmana dia terlihat cantik dengan balutan dress mahal nya


" Saya Angel Putri Bramana,, mengucapkan terima kasih kesemua pihak yang telah ikut memberikan suport kepada Angel atas kepergian kedua orangtua Angel, dan untuk ke depan nya mohon bantuannya karena Angel sendiri yang akan mengambil alih segala peninggalan dari kedua orangtua Angel "


Dia terdiam sejenak saat menyapu air matanya


Banyak kata kata yang di buat oleh Angel untuk mengelabui seluruh orang, dia sedang bahagia sesuatu yang sangat ingin dia rasakan akhirnya datang sendiri ke hadapan nya, menjadi nona besar dengan segala kemewahan dan pelayanan,,,,hahahahaaaa Vanessa selamat datang dengan penderitaan mu hahhahaaa,,,, kata nya dalam hati


Mulai hari itu Angel di kenal orang dengan panggilan Princess Brahmana,,


Villa Puncak


Vanessa yang menyaksikan permainan Angel hanya terdiam, Vanessa capek lelah seperti nya ini belum berakhir sampai disini pikir nya


Vanessa melihatnya saat di dalam kamar seorang diri,,


Hahahahaaa,,,,, apa lagi sekarang ?? belum puas dengan membunuh orang tua ku, mengambil semua nya, dan sekarang membunuh ku dengan cara lembut,,lakukan apa pun mau kalian


Vanessa sudah tenang kembali saat bangun pagi dia sudah memutuskan untuk menerima nya,, walaupun sangat berat untuk selamanya gak akan bertemu dengan Papi Mami nya lagi, namun dia bisa apa ?? menangis memberontak melawan gak akan mengembalikan keadaan


Vanessa sudah mengambil keputusan untuk hidup nya ke depan, termasuk keputusan untuk pernikahan nya dengan Dava, dia tau Dava sudah sangat membantu nya namun kembali kenyataan dia sudah kecewa, sudah tidak percaya lagi


Dava masuk kamar dan melihat Vanessa yang memandangi layar HP nya,,


" Vanessa,, gak perlu diliat kalo buat kamu sakit lagi,, kita kembali ke Kota D yaa,, untuk sementara tinggal dengan Mama dulu lebih aman "


Ucap Dava


" Gak perlu, aku bisa jaga diri, kalo kamu ingin pergi kami semua juga akan pergi, makasih untuk menyelamatkan aku dan telah menjaga kakak kakak, untuk kedepan nya mari kita jalan masing masing "


Ucap Vanessa yang menatap dingin Dava


" Apa maksud mu Vanessa, aku gak akan kemana mana tanpa kamu, kamu gak perlu berterima kasih pada ku Vanessa aku suami mu,, sekarang kita siap siap kita akan berangkat satu jam lagi "


Balas Dava yang menipis kata kata Vanessa


" Untuk terakhir kalinya aku katakan jadi dengar kan baik baik,, bebas kan aku,, mari hidup masing masing,, "


Ucap Vanessa tajam


Heey hey hey,,,,,,apa jawabannya Dava mau tau ???