I Became A Pathetic Princess

I Became A Pathetic Princess
6 | He Weifei



Yuk Di follow akun PixieNefa


.


.


.


.


.


.


Seminggu kemudian


Ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Acara perjamuan keluarga Yun akan diadakan hari ini. Sudah banyak media dan tamu undangan yang telah hadir di aula pesta. Mereka semua penasaran dengan putri Yun apakah sesuai dengan rumor yang beredar atau tidak.


"Ibu, apakah ini tak terlalu berlebihan" Lin Yiyi melihat penampilannya yang sangat cantik. Sekarang kulitnya sudah terawat dan terlihat putih cerah, matanya yang berkilau, bibirnya yang merah kecil seperti cery dan rambutnya juga sangat indah berkilau ditata rapi dengan sebuah hiasan rambut yang senada dengan gaun pink putihnya.


"Tidak berlebihan, kau putriku dari awal seharusnya penampilanmu seperti ini" Ibu Yun menjelaskan dengan nada suara yang lembut. Ia bisa melihat bahwa putrinya tidak nyaman dengan kemewahan setelah 1 minggu mereka bersama, ia bahkan terkadang membantu para pelayan bekerja dirumah karena merasa tak enak melihat mereka bekerja. Ibu Yun sangat sedih melihat putrinya ini, ia semakin bertekad untuk membuat putrinya bahagia.


"Kamu sudah cantik dan sebentar lagi acara akan dimulai. Ayo kita keluar" Lin Yiyi dan ibu Yun berjalan bersama. Beberapa pelayan terkesima melihat penampilan Lin Yiyi, mereka sangat menyukai nona baru mereka ini, ia sangat cantik dan juga baik. Mereka sudah beberapa kali di tolong oleh Lin Yiyi, tidak ada bangsawan yang menghargai mereka seperti Lin Yiyi, bahkan nona Yun Xia pun yang dibilang baik, masih tak akan menginjakkan kaki didapur ataupun berbicara dengan mereka.


Yun Xia saat ini berdiri di aula pesta, semua orang melihatnya dengan tatapan kagum ada juga tatapan iri, Yun Xia sudah terbiasa dengan tatapan ini, dan mengangkat dagunya tinggi-tinggi dan menunjukkan pose elegan. Beberapa teman Yun Xia menghampiri Yun Xia


"Xia, apakah rumor yang beredar itu benar?"


"Oh itu tidak benar, dia benar anggota keluarga Yun tapi dia memang berasal dari desa"


"Huh, dia pasti jelek dan bodoh seperti rumor itu, aku telah melihat foto yang tersebar saat itu. dia sangat lusuh. Ia bahkan tak sebanding denganmu" teman Yun Xia mempelihatkan ekspresi jijik mereka


"jangan seperti itu, bagaimana pun dia saudari ku" Yun Xia memasang senyum lembut "huh.. tentu saja wanita Ja*ang itu tak sebanding denganku" lanjutnya dalam hati


"Yun Xia kau terlalu baik" Mereka berbincang-bincang sambil tertawa.


Tak lama kemudian, ibu Yun dan Lin Yiyi memasuki ruangan pesta, semua orang yang awalnya ribut seketika diam saat melihat gadis cantik disebelah ibu Yun. Mereka semua berfikir, jika gadis ini jelek berarti sudah tak ada wanita cantik lagi disini. Gadis itu sangat cantik dengan pembawaan yang lembut dan sikap yang elegan. Tidak seperti gadis desa yang dirumorkan. Ayah dan kakak Yun berjalan ke arah panggung diikuti oleh ibu Yun dan Lin Yiyi.


"wow, lihatlah mereka sangat mirip"


"Benar, gadis itu sangat cocok bersama keluarga Yun, dulu aku sempat berpikir mengapa wajah Yun Xia sedikit berbeda walaupun dia cantik"


"jadi, apa maksudnya ini, apakah Yun Xia bukan anggota keluarga Yun?"


"aku tak peduli tentang itu, tapi siapa yang menyebarkan rumor tak masuk akal itu, jelas-jelas gadis itu sangat cantik dan memiliki kemiripan dengan keluarga Yun. Ia bahkan bersikap sangat elegan"


Banyak yang memuji kecantikan Lin Yiyi dan mulai membandingkannya dengan Yun Xia. Teman-teman Yun Xia juga terkejut, terutama Yun Xia sendiri. Ia ingat Lin Yiyi memang cantik, tapi aura elegan Lin Yiyi tidak seperti itu sebelumnya. Saat pesta perkenalan Lin Yiyi dulu, ia bahkan tak bisa berjalan dengan benar sehigga beberapa orang menghinanya. Yun Xia mengeratkan kepalan tangannya. Ia yang seharusnya menjadi pusat perhatian pada pesta ini, tetapi Lin Yiyi merebut semua perhatian itu


"Mungkin kalian menanyakan mengapa tiba-tiba aku mengumumkan ini. Gadis yang sebelumnya bersama keluarga ku adalah keponakanku, putri dari adikku. Dan sekarang aku telah menemukan putri kandungku dia adalah Yun Yiyi dia di culik sewaktu bayi" Ayah Yun bahkan enggan untuk menyebut nama Yun Xia, padahal itu adalah nama yang ia berikan kepadanya saat masih mengira itu adalah putrinya.


Semua terkejut lagi, jadi ternyata Yun Xia bukanlah putri dari keluarga utama Yun melainkan putri dari keluarga kedua. Tidak heran fitur wajah yun Xia berbeda dengan mereka sedangkan gadis itu sangatlah mirip dengan keluarga Yun. Setelah mengatakan ini mereka berempat turun dari panggung dan beberapa keluarga mendekati keluarga Yun mengucapkan selamat karena telah menemukan putri yang asli.


Yun Xia merasa kesal, sebelumnya ialah yang menerima semua perhatian itu. orang tua Yun bahkan tidak melihatnya sedikitpun. Yun Xia memandangi Yun Yiyi dengan tatapan mematikan seperti ingin membunuhnya. Tak lama Xiao Cheng datang dan melihat itu Yun Xia berlari kearahnya. Xiao Cheng yang melihat gadisnya itu tersenyum lembut. Ia telah mengetahui bahwa Yun Xia bukanlah putri keluarga utama. Orang tua Xiao bahkan memintanya untuk membatalkan pertunangan tetapi Xiao Cheng tidak ingin, karena ia sudah sangat menyayangi Yun Xia, ia telah melihat Yun Xia tumbuh dan ia juga telah diselamatkan oleh Yun Xia sewaktu mereka kecil.


"Xiao Cheng, kau terlambat" Yun Xia berlari dan memeluk Xiao Cheng


"Maafkan aku" Xiao Cheng membalas pelukan Yun Xia, beberapa gadis muda iri melihat Yun Xia yang bertunangan dengan tuan muda Xiao, dia kaya dan juga tampan. Xiao Cheng dan Yun Xia mendekati Yun Yiyi dan Yun Xia mengenalkan Xiao Cheng seperti memamerkannya kepada Yun Yiyi.


"Saudari ini adalah Xiao Cheng, dia adalah tunanganku. Kami tumbuh besar bersama"


"Halo tuan muda Xiao, aku Yun Yiyi, terima kasih telah hadir ke acara ku" Yun Yiyi menyapa dengan elegan dan suaranya yang lembut sangat enak untuk didengar. Xiao Cheng sedikit linglung saat melihat Yun Yiyi, ini sama sekali berbeda dengan pikirannya tentang gadis desa. Yun Xia melihat wajah Xiao Cheng sedikit memerah saat memperhatikan Yun Yiyi. Ia merasa marah, ia ingin memamerkan Xiao Cheng bukannya melihat Xiao Cheng terpesona oleh Yun Yiyi.


"Xia, sangat beruntung memiliki tunangan seperti tuan muda Xiao, kuharap nona Yun Yiyi yang cantik dan dari keluarga utama Yun juga akan mendapat tunangan yang lebih baik" teman Yun Xia mengatakan itu dengan nada sedikit menyindir, mereka semua tertawa karena tuan muda Xiao adalah kandidat terbaik di kota mereka, Yun Yiyi tidak akan mendapatkan tunangan lebih baik dari Yun Xia. Mendengar ini Yun Yiyi hanya tersenyum sebagai tanggapan, sedangkan Yun Xia, dia memasang ekspresi kemenangan dan mengangkat dagunya tinggi-tinggi.


Disisi lain Ayah Yun yang sedang menyapa beberapa tamu terkejut saat melihat ada tamu luar biasa yang datang ke pestanya. Ia segera menghampirinya dan menyambut tamu luar biasa itu. tamu itu menarik perhatian banyak gadis muda, karena aura nya yang elegan dan terkesan dingin juga wajahnya yang sangat tampan.


"Tuan He, selamat datang" ayah Yun memaksakan senyuman, ia sangat gugup walaupun orang didepannya lebih muda darinya, tetapi dia adalah orang terkenal yang sangat susah ditemui, ia bahkan tak ingat mengirim undangan pesta padanya.


"Halo tuan Yun, maafkan aku yang datang tanpa diundang. Aku disini menggantikan temanku, dia tak bisa hadir" Pria ini menjawab sambil tersenyum cerah, itu membuat para gadis berteriak histeris.


"Tidak apa-apa tuan He, aku bahkan sangat senang bahwa kau meluangkan waktu sibukmu untuk hadir ke sini"


Yun Yiyi juga memperhatikan pria itu, ia merasa pernah melihatnya dan tiba-tiba mata mereka bertemu dan pria itu tersenyum manis kearahnya. Yun Yiyi sangat terkejut, dan teman-teman Yun Xia mengira bahwa pria tampan itu tersenyum kepada Yun Xia.


"Xia, apakah kau melihatnya, pria itu tersenyum ke arah mu"


"Jangan bercanda, aku adalah tunangan Cheng, bagiku hanya dia yang kusukai" Yun Xia menjawab dengan ekspresi malu-malu


"Lihat-lihat dia kearah sini" mereka semua tertawa dan menggoda Yun Xia, Yun Xia hanya tertawa dan memasang ekspresi malu diawajahnya. Tetapi saat pria itu melewati Yun Xia dan menyapa orang dibelakangnya semua orang terkejut.


"Halo nona, kita bertemu lagi. Terima kasih atas pertolonganmu sebelumnya" ucap pria itu sambil tersenyum manis


"Kau Siapa?" Yun Yiyi agak terkejut didatangi pria ini, tetapi ia tak menunjukkannya dan hanya menjawab tenang tanpa ekspresi yang berlebihan


"Oh maafkan aku, izinkan aku memperkenalkan diri. Nama ku He Weifei. Kau menolongku beberapa hari yang lalu di kota sebelah" setelah pria itu mengatakan beberapa orang disana terkejut, siapa yang tak mengetahui nama He Weifei, dia adalah tuan dari keluarga He, keluarga terkaya di Ibu kota dan terkaya ke 2 di negara. Perusahaan mereka semakin berkembang saat tuan baru dilantik beberapa tahun yang lalu. Banyak yang tak mengetahui bagaimana rupa tuan He karena dia kurang suka untuk di wawancarai. Sekarang tuan yang jarang bersosialisasi itu datang ke pesta keluarga Yun yang tak sebanding dengannya dan bahkan mengenal putri keluarga Yun.


"Oh aku ingat, apa kau sudah tidak apa-apa tuan He?" Yun Yiyi akhirnya mengingat bahwa ini adalah pria yang ia selamatkan sebelum masuk kerumah sakit, ia bahkan melupakan pernah menyelamatkan pria ini


"Aku cukup sedih kau melupakanku nona, dan berkatmu aku baik-baik saja" Ayah Yun yang melihat ini terkejut dan berjalan ke arah putrinya. Sekarang ia tahu mengapa tuan He itu datang ke pestanya, dia datang untuk bertemu dengan putrinya.


"Tuan He, maaf menganggu apakah kau mengenal putriku?"


"Nona ini pernah menyelamatkan nyawaku tuan Yun. Sebagai balasannya aku akan membuat beberapa kerja sama dengan perusahaanmu dan jika nona Yun bersedia, aku ingin kau menjadi  tunanganku" Semua orang terkejut. Mereka semua tahu untungnya bekerja sama dengan keluarga He apalagi menjadi tunangan He, keluarga Yun sangat diberkati. Semua orang merasa iri, tidak terkecuali Yun Xia dan teman-temannya. Mereka baru saja mengejek Yun Yiyi karena tak akan memiliki pria yang lebih baik dari Xiao Cheng. Dan sekarang tuan muda terkaya dan tampan baru saja meminta untuk menjadi tunangan Yun Yiyi.