I Became A Pathetic Princess

I Became A Pathetic Princess
10 | Teman Baru



Yun Yiyi dan kepala sekolah berjalan bersama menuju ruang kelas Yun Yiyi. Sepanjang jalan banyak yang memperhatikan Yun Yiyi.


Tak lama bel pelajaran pertama berbunyi dan para siswa yang tadinya berada diluar kelas mulai masuk kedalam kelas. Seketika koridor sekolah langsung sepi.


Yun Yiyi akhirnya sampai di depan kelas 10A. kepala sekolah mengetuk pintu kelas yang tertutup karena pembelajaran yang sudah dimulai. Saat kepala sekolah masuk kedalam kelas 10A Yun Yiyi masih menunggu diluar hingga kepala sekolah mempersilahkan Yun Yiyi untuk masuk kedalam kelas.


“Yun Yiyi silahkan masuk” Yun Yiyi mendengar perkataan kepala sekolah langsung masuk kedalam kelas. Tidak lupa dengan senyum lembut diwajahnya dan cara jalannya yang elegan.


“baiklah silahkan memperkenalkan diri” guru yang berada dikelas itu mempersilahkan Yun Yiyi untuk memperkenalkan diri.


“Selamat pagi semua. Perkenalkan namaku adalah Yun Yiyi kalian bisa memanggilku Yiyi. Semoga kita bisa berteman dengan baik” Yun Yiyi berbicara dengan nada suara yang lembut itu sangat enak didengar. Tidak lupa ia menggunakan senyuman lembut diwajahnya. Ia memperhatikan semua ekspresi siswa dikelas 10A.


Banyak yang terkejut melihatnya dan ada beberapa siswa yang jelas-jelas memperlihatkan ekspresi tidak suka kepadanya, tentu saja salah satunya adalah Yun Xia. Mereka tidak ada yang mengira bahwa Yun Yiyi akan masuk ke kelas mereka. Selama ini kelas 10A yang dilabeli kelas unggulan jarang menerima murid pindahan. Setinggi apa nilai ujian masuk Yun Yiyi hingga ia bisa masuk kekelas mereka.


“Baiklah aku tahu kalian mungkin bingung karena kelas ini jarang memasukkan murid tambahan. Tapi aku akan memberitahukan bahwa Yun Yiyi mengerjakan soal tahun ketiga saat ujian masuk, guru penguji saat itu membuat kesalahan dan hebatnya Yun Yiyi bisa menjawab semua soal itu dengan benar dan cepat. Karena inilah aku membuatnya masuk kekelas kalian” setelah mendengar ini banyak siswa yang terkejut. Bukankah dikatakan bahwa Yun Yiyi tidak pernah sekolah sebelumnya? Kenapa ia bisa sangat pintar dan menjawab soal tahun ketiga, bahkan jika itu siswa kelas 10A mereka tidak yakin bisa menjawab soal ditahun ketiga.


Beberapa siswa mulai memperlihatkan ekspresi kagum kepada Yun Yiyi, tapi masih ada beberapa yang tidak suka, tentu saja karena mereka iri dengan Yun Yiyi dan mereka bagian dari kelompok Yun Xia jadi mereka tentu tidak menyukai Yun Yiyi karena sebelumnya Yun Xia sudah menjelek-jelekkan Yun Yiyi didepan teman-temannya.


“Baiklah Yun Yiyi, kamu bisa duduk di kursi kosong sebelah sana” Yun Yiyi mengangguk dan berjalan menuju kursi kosong itu, awal masuk tadi selain memperhatikan Yun Xia, Yun Yiyi juga memperhatikan seseorang yang saat ini akan menjadi teman duduknya. Itu adalah He Weining. Ia cukup terkejut bahwa ia sekelas dengan He Weining, He Weifei tidak memberitahunya bahwa adiknya juga bersekolah di sekolah ini.


He Weining menatap tidak suka saat Yun Yiyi duduk disebelahnya. He Weining adalah teman Yun Xia, ia tentu telah mendengar cerita Yun Xia tentang kepribadian asli Yun Yiyi. Yun Xia berkata bahwa Yun Yiyi berpura-pura polos dan pura-pura baik aslinya ia jahat karena saat pertama kali kembali kerumah keluarga Yun, Yun Yiyi berkata kepada orang tuanya untuk mengusir Yun Xia dari rumah, ia juga berkata bahwa Yun Yiyi beberapa kali mencoba mencelakainya. Teman-teman Yun Xia tentu saja percaya dengan ceritanya, karena selama ini mereka mengenal Yun Xia sebagai gadis yang baik dan belum ada dari mereka yang mengenal Yun Yiyi.


“Halo Weining, aku tak tahu jika kau juga bersekolah disini” He Weining tidak merespon perkataan Yun Yiyi, Yun Yiyi hanya tersenyum melihat respon He Weining kepadanya. Ia yakin He Weining telah mendengar cerita buruk tentangnya. Tidak heran He weining menunjukkan permusuhan kepadanya saat pertama kali mereka bertemu.


Suasana pembelajaran berjalan dengan baik, para murid memperhatikan guru dengan baik karena mereka tidak ingin ketinggalan dalam hal pelajaran. Mereka masing-masing harus menjaga ranking mereka agar bisa terus bertahan di kelas unggulan ini. merupakan aib jika murid dari kelas unggulan dikeluarkan dari kelas jika ada siswa dari kelas lain yang nilainya lebih tinggi dari mereka. Tak lama bel istirahat berbunyi, para siswa mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah mengajar mereka.


“Halo nona Yun, apakah kau ingin kekantin bersama kami?’’ salah seorang siswa perempuan mengajak Yun Yiyi berbicara. Banyak dari mereka yang ingin mengajak Yun Yiyi dan berteman dengannya. Siapa yang tidak ingin berteman dengan putri keluarga Yun dan juga tunangan dari He Weifei. Selain itu Yun Yiyi juga pintar dan cantik.


“Halo, kau boleh memanggilku Yiyi. Apakah tidak apa-apa jika aku ikut bersama kalian?” Yun Yiyi bertanya sambil mengeluarkan senyum manis andalannya. Beberapa dari mereka bahkan terpana melihat senyum Yun Yiyi.


“Tentu saja Yiyi, kami sangat senang jika kamu bersama kami kekantin”


“Terima kasih sudah mengajakku. Ohiya bolehkah aku mengetahui nama kalian”


“Tentu saja, maafkan aku yang lupa memperkenalkan diri. Perkenalkan namaku Jia Li, Teman dekatku biasa memanggilku dengan Lili”


“Terima kasih Yihua. Semoga kita bisa berteman baik”


“Dan yang terakhir aku. Namaku adalah Yang Xinxin. Senang bertemu denganmu Yiyi. Aku juga hadir saat pesta perkenalan dirimu hari itu”


“Terima kasih telah hadir saat itu Xinxin” Yun Yiyi cukup menyukai ketiga temannya ini. setelah berkenalan mereka berjalan menuju kekantin bersama. Dalam waktu singkat Yiyi sudah bisa mengetahui karakter masing-masing dari teman barunya ini.


Lili adalah gadis yang agak pemalu dan diam, dia lebih sering mengamati teman-temannya berbicara tapi dia juga seringkali ikut merespon perkataan mereka dia tipe yang diam-diam perhatian. Yihua yang paling banyak berbicara diantara mereka, selain itu dia juga selalu tertawa dia cerah seperti bunga matahari. Dan yang terakhir Xinxin dia yang terlihat paling dewasa diantara mereka, pembawaannya elegan dan anggun.


Saat tiba di kantin mereka berempat cukup menarik perhatian karena keberadaan Yun Yiyi.


“Yiyi kamu mau pesan apa? Biar aku pesankan”


“Xinxin aku ingin Mie jangan lupa minumnya Teh dingin yah”


“Yihua, aku bertanya pada Yiyi”


“Yah sekalian saja kan. Lili kamu mau makan apa?”


“Aku belum tau, aku akan ikut memesan bersama Xinxin dan melihat-lihat dulu disana. Yiyi jadi kamu mau makan apa?”


“Aku mau Siomay saja dan minumnya jus jeruk” Xinxin dan Lili mengangguk dan pergi memesan makanan mereka. Yiyi dan Yihua menunggu sambil berbincang, tak lama terdengar suara rusuh. Ternyata itu kelompok Yun Xia dan Xiao Cheng.


“Ahh aku baru ingat kalau umur Xiao Cheng beda 2 tahun denganku dan Yun Xia dan juga bersekolah disini. Lihatlah ekspresi bangga Yun Xia itu hahaha, bahkan Kakak Fei lebih tampan dari Xiao Cheng itu” Wajah Yun Yiyi tiba-tiba memerah saat sedang membandingkan wajah Xiao Cheng dengan He Weifei. Bisa-bisanya dia tiba-tiba memikirkan wajah tampan tunangannya itu.


Disisi lain Yun Xia melihat wajah Yun Yiyi yang memerah saat melihat kearahnya. Yun Xia berfikir jika wajah Yun Yiyi memerah karena melihat Xiao Cheng. Yun Xia semakin mendekatkan dirinya dengan Xiao Cheng dengan maksud membuat Yun Yiyi cemburu.


“Xia’er kau kenapa?” Xiao Cheng memperhatikan Yun xia yang memegang tanggannya dengan erat


“Aku tidak apa-apa kakak Cheng. Aku hanya tidak sengaja melihat wajah saudari Yiyi yang memerah saat melihat kearahmu. Aku takut perhatianmu juga diambil olehnya seperti yang dilakukan Paman, bibi dan kakak Heng” Yun Xia berkata sambil menunjukkan ekspresi sedih.


“Xia’er jangan khawatir, kau satu-satunya tunanganku dan tidak akan tergantikan” ucap Xiao Cheng sambil memeluk Yun Xia. Yun Xia mendekatkan dirinya kepelukan Xiao Cheng dan tersenyum jahat karena telah membuat nama Yun Yiyi semakin buruk dimata Xiao Cheng dan teman-temannya.


Disisi lain He Weining yang mendengar perkataan Yun Xia semakin tidak menyukai Yun Yiyi. Bisa-bisanya dia menyukai tunangan saudari perempuannya disaat dia sendiri sudah memiliki tunangan. Dan tunangannya itu kakaknya sendiri. Bahkan jika He Weining tidak sering berbicara dengan kakaknya, ia tidak rela jika kakaknya mendapatkan gadis bermuka dua seperti Yun Yiyi. Ia bersumpah akan membuat Yun Yiyi memperlihatkan wajah aslinya agar semua orang tahu jika Yun Yiyi hanya berpura-pura baik.