I Became A Pathetic Princess

I Became A Pathetic Princess
18 | Menolong Orang



Saat ini Yiyi, Ningning, Yihua, Xinxin dan Lili sedang berkumpul di rumah Yiyi. Mereka berlima sudah berada dirumah Yiyi sejak pulang sekolah.


"Jadi kurasa bukan ide buruk untuk kalian menginap saja malam ini. Lagipula besok kita libur"


"Kurasa yang dikatakan Ningning bagus juga. Yiyi apakah kita bertiga boleh menginap malam ini?"


"tentu saja Yihua, tapi jangan lupa kalian izin dulu dengan orang tua kalian. Jika ada orang tua yang ingin memastikan kalian menginap dirumahku katakan saja padaku, aku akan meminta ayah untuk menghubungi orang tua kalian" Xinxin, Lili dan Yihua mengangguk kemudian mereka menghubungi orang tua mereka dan tentu saja mereka mendapatkan izin. Orang tua ketiga gadis itu tentu senang jika mereka bergaul dengan putri keluarga Yun lagipula nilai mereka bertiga meningkat pesat saat bersama Yiyi.


"Yeyy aku diizinkan, ehh tapi aku tak membawa baju. Aku akan menyuruh orang mengantarkan bajuku" Lili yang tadinya mau duduk kembali berdiri untuk menelepon ortunya lagi


"Ehh tidak usah Lili, Kalian bisa memakai bajuku, ada beberapa baju yang masih baru dan belum kugunakan" Lili akhirnya mengangguk dan kembali duduk. Yiyi juga memberitahu Yihua dan Xinxin untuk menggunakan bajunya saja. Akhirnya mereka bertiga mendapatkan izin dan menginap di rumah Yiyi


...****************...


"Wahh kalian akan menginap malam ini?" Ibu Yun tiba dirumah dan melihat teman-teman Yiyi di ruang tengah keluarga sedang asik bercerita


"Iya bibi, maaf menganggu waktunya" Xinxin menjawab sambil menunduk hormat kepada ibu Yun


"Tidak akan menganggu. Kalian lebih seringlah menginap disini aku suka jika rumah menjadi ramai"


"Terima kasih bibi" Lili dan Yihua ikut berterima kasih kepada ibu Yun


"Kalau begitu bibi masuk dulu ya. Yiyi kalian sudah makan malam?"


"Sudah bu" Ibu Yun mengangguk mengerti dan berjalan menuju kamarnya saat ingin masuk ke kamar ia ingat belum membereskan kamar tamu


"Pelayan, apakah Yiyi sudah menyuruh kalian untuk membereskan kamar tamu?" tanya ibu Yun kepada pelayan yang kebetulan lewat


"Tadi kami sudah menanyakan kamar mana yang akan di bereskan nyonya, tapi nona Yiyi mengatakan mereka berlima akan tidur bersama di kamar nona Yiyi"


"Baiklah kalau begitu, jangan lupa menyiapkan selimut lebih di kamar Yiyi"


"Baik nyonya" kemudian ibu Yun masuk ke kamarnya. Ia sungguh senang Yiyi mendapatkan banyak teman baik. Ia dan suaminya sudah menyelidiki teman-teman Yiyi dan hasilnya mereka anak-anak baik dan dari keluarga baik juga. Sungguh putrinya sangat pintar dalam mencari teman


...****************...


Alarm pagi berbunyi menunjukkan pukul 7 pagi.


Yang paling pertama bangun adalah Yiyi. Ia mematikan alarm dan melihat tiga temannya tidur dengan posisi yang luar biasa aneh. Ia kira hanya Ningning yang banyak gerak saat tidur ia tak mengira Xinxin dan Yihua juga seperti itu sedangkan Lili sejak malam posisinya tetap seperti itu. Yiyi mengambil ponsel nya dan memfoto posisi tidur mereka


"Ningning, Xinxin, Yihua dan Lili ayo bangun" Lili bangun sedangkan 3 orang dengan posisi aneh malah menggeliat seperti ulat. Yiyi menyuruh Lili untuk membangunkan mereka sedangkan Yiyi masuk kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi. Lili mengguncang tubuh Xinxin agar dia bangun karena Lili tahu Xinxin dan Yihua tipe orang yang susah bangun pagi apalagi semalam mereka begadang karena menonton film horor


"Xinxin bangun. Ayo bangun. Kita sedang dirumah Yiyi jangan membuat malu" Xinxin akhirnya bangun karena ingat sedang menginap dirumah Yiyi. Lili kemudian beralih ke Yihua dan melakukan hal sama seperti saat membangunkan Xinxin. Yihua masih tidak terlihat akan bangun, Lili akhirnya membisikkan sesuatu ke telinga Yihua


"Yihua!! Bangun!! Ada kebakaran" suara Lili agak teriak di telinga Yihua


"Hahh!!? Kebakaran? Dimana?" Yihua langsung berdiri dan melihat sekeliling. Ia mencari api tapi yang ia dapatkan hanya tawa dari Lili, Xinxin dan Yiyi.


"Huhh!! Pasti itu idemu Lili. Bisa tidak membangunkan orang itu dengan lemah lembut" Yihua mengomel sambil berjalan menuju kamar mandi


"Salah sendiri susah dibangunkan" Lili masih tertawa


"Sisa putri tidur kita yang belum bangun" mereka melihat ke arah Ningning yang masih tidur padahal sudah ada keributan seperti tadi


"Biar aku yang bangunkan Ningning" Yiyi mendekat ke arah Ningning dan menutup hidung Ningning. Tinggal bersama Ningning selama ini membuatnya tahu bagaimana cara tercepat membuat Ningning bangun


"Huahhh.. Hahh.. Hahhh.. Yiyi aku sudah bangun" Yiyi akhirnya melepaskan tangannya dari hidung Yiyi


"Sungguh aku tiap pagi rasanya akan mati di tangan Yiyi"


"Kata kakak Fei itu cara tercepat membuatmu bangun" Ningning hanya bisa pasrah, bagaimana pun salahnya juga jika sudah tidur akan seperti orang mati dan susah bangun.


...****************...


Saat sudah sore hari Yihua, Xinxin dan Lili akhirnya pamit untuk pulang. Ningning kembali ke kamarnya untuk tidur karena mengantuk dan Yiyi berniat pergi ke mini market dekat perumahan rumahnya.


"Ibu aku ingin ke mini market depan membeli beberapa bahan untuk membuat kue"


"Kamu akan pergi sendiri?"


"Iya. Aku sekalian ingin jalan-jalan"


"Baiklah hati-hati jangan lupa membawa ponselmu, jika kenapa-kenapa langsung hubungi ibu"


"Baik bu, aku pamit dulu" Yiyi berjalan menuju mini market depan perumahannya, tak lupa ia menyapa orang-orang yang ia temui du perumahannya. Orang-orang dari Perumahan Yiyi kebanyakan menyukai gadis manis itu, ia sangat ramah.


"Halo pak satpam"


"Ehh halo Nona Yiyi, mau kemana?"


"Mau ke mini market depan sana pak, mau sesuatu ga pak sekalian aku belikan"


"Ehhh tidak usah repot-repot non"


"Ga repot kok pak kan aku yang nawarin. Mau kopi aja pak?"


"Boleh non terima kasih" Yiyi mengangguk dan melanjutkan perjalanannya ke mini market. Saat akan sampai di mini market ia mendengar keributan di gang sepi di sebelah mini market. Ia melihat seorang pria sedang di hajar oleh banyak pria. Ia ingin membantu tapi tak ingin terlibat dengan mereka, Yiyi akhirnya berlari kembali menuju ke perumahannya untuk memanggil satpam tadi


"Pak! pak!!"


"Kenapa non lari-lari?"


"Itu pak disana ada orang yang di hajar. Bapak tolongin terus nanti saya telpon ambulance" pak satpam mengangguk dan berlari menuju gang yang dimaksud Yiyi, sedangkan Yiyi dia menghubungi ambulance. Akhirnya pak satpam menolong pria itu dan tak lama ambulance juga tiba.


"pak satpam tidak luka?"


"Tidak non, begini-begini saya ahli bela diri, kalau lawan preman kayak mereka tidak mungkin saya kalah"


"Syukurlah, kalau begitu aku ke mini market dulu ya pak"


"Mau ditemani tidak non?"


"tidak usah pak, dekat gini nanti kalau saya kenapa-kenapa bapak langsung lari aja tolongin saya"


"hahaha siap. Hati-hati non" Yiyi akhirnya belanja keperluan yang ia inginkan tadi dan tidak lupa memberikan kopi yang ia janjikan kepada pak satpam tadi kemudian kembali kerumah


"Aku pulang"


"Yiyi akhirnya kamu pulang, kenapa lama?"


"Maaf bu, tadi saat akan ke mini market aku melihat ada pria yang di hajar oleh beberapa orang makanya aku memanggil satpam perumahan kita dan menelpon ambulance dulu"


"Hah!? Kamu sendiri tidak kenapa-kenapa kan?" ibu Yun memeriksa keadaan putrinya


"Tidak apa-apa bu" aku tugasnya cuma nelpon ambulance dan sebelum ambulance datang aku sembunyi di pos satpam tadi.


"Syukurlah kalau begitu, kamu naik aja istirahat dulu. Bikin kue nya besok saja"


"Baik bu. Kalau begitu aku masuk dulu"


"Iya" Yiyi pun masuk ke kamarnya dan bersih-bersih kemudian turun kembali untuk membantu pelayan menyiapkan makan malam.