
Seorang gadis bernama Seraphine Alana sedang mengikuti ujian akhir yang dilakukan dikampusnya. Tidak butuh waktu lama untuk Sera menyelesaikan ujiannya karena dia termasuk gadis pintar, ia sudah sering mendapatkan penghargaan semasa sekolahnya. Untuk kuliahnya pun ia pada awalnya ditawarkan untuk mendapatkan beasiswa full selama kuliah, tetapi dia menolak dan mengatakan untuk memberikan kepada yang lebih membutuhkan. Keluarga Sera masih bisa membiayai kuliahnya karena keluarganya termasuk dalam kalangan atas. Sera yang selesai ujian lebih dulu memutuskan untuk pergi ke toko buku karena tiba-tiba teringat ingin membeli buku soal favoritnya yang baru dikeluarkan hari ini.
Toko buku itu tidak terlalu jauh dari kampus Sera, hanya butuh waktu 15 menit menggunakan bis untuk sampai ditujuan. Di dalam toko buku Sera mulai mencari buku soal yang dia inginkan. Saat ingin membayarnya, ia tiba-tiba tertarik dengan sebuah novel yang dulu pernah dibahas teman-temannya dikampus. Ia pun membeli novel itu juga.
Sesampainya dirumah Sera melihat tak ada orang dirumahnya seperti biasa. Kedua orang tuanya sibuk mengurus perusahaan mereka sehingga tak ada waktu untuknya. Sera membersihkan diri kemudian mulai membaca novel itu. novel itu berceritakan tentang putri yang ditukar secara sengaja saat masih bayi. Keluarga Yun adalah keluarga kaya sedangkan keluarga Lin adalah keluarga miskin, saat ayah Lin mengetahui bahwa keluarga Yun juga melahirkan seorang putri ia menukar putrinya dengan putri keluarga Yun dengan tujuan untuk membuat anaknya nanti yang berada di keluarga Yun akan mengeluarkan uang untuknya. Akhirnya putri Lin dan putri Yun tertukar selama 17 tahun.
Putri asli keluarga Yun bernama Lin Yiyi sedangkan putri asli keluarga Lin bernama Yun Xia. Dalam novel, protagonis wanita adalah Yun Xia sedangkan Lin Yiyi hanyalah putri baik yang selalu menderita. Novel ini berceritakan tentang Yun Xia dalam 2 kehidupannya. Dikehidupan pertama Yun Xia mendapatkan kesialan saat Lin Yiyi kembali ke dalam keluarga Yun, dan setelah mati di kehidupan pertamanya, Yun Xia kembali lagi menjadi anak berumur 5 tahun. Yun Xia bertekad untuk tidak mengulangi kajadian dalam kehidupan pertamanya sehingga ia mengubah sifat dan sikapnya juga mendekati tuan muda keluarga Xiao yang merupakan tunangan Lin Yiyi di kehidupan pertamanya. Seperti yang diharapkan Yun Xia, saat Lin Yiyi kembali ke keluarga Yun, Lin Yiyi pada awalnya di jaga dengan baik seperti di kehidupan pertama, tetapi karena berasal dari keluarga pedesaan dan sering dipukuli Lin Yiyi memiliki karakter yang pendiam dan sangat mudah dibodohi. Yun Xia sering menjebak Lin Yiyi dan mempermalukannya hingga akhirnya ia memfitnah Lin Yiyi dan mengatakan bahwa ia telah memberikan racun kepada Yun Xia.
Karena hal ini seluruh keluarga Yun sangat marah sehingga ia menyuruh Lin Yiyi keluar dari rumah keluarga dan memberikan sebuah apartemen kepada Lin Yiyi untuk tinggal sendiri disana, tapi sayangnya Yun Xia yang sangat jahat sengaja menyuruh orang untuk menabrak mobil yang ditumpangi Lin Yiyi sehingga Lin Yiyi dan mobilnya jatuh ke jurang yang akhirnya membuat Lin Yiyi meninggal. Keluarga Yun merasa sangat bersalah kepada Lin Yiyi yang membuat mereka semakin menyayangi Yun Xia, karena mereka tak ingin kehilangan putri lagi. Akhirnya Yun Xia hidup bahagia bersama Xiao Cheng
Sera POV
Kata TAMAT terlihat dibuku yang kubaca. Sungguh aku sangat sedih dengan nasib Lin Yiyi, dia hanya orang baik yang ingin mendapatkan kebahagiaan, kenapa hal ini harus terjadi padanya. Air mataku masih mengalir dan dada ku terasa sesak. Aku bahkan bisa merasakan kesedihan yang di rasakan Lin Yiyi.
“Penulis cerita ini sangat lah jahat, mengapa ia membuat orang jahat berakhir bahagia dan membuat orang sebaik Lin Yiyi menjadi jalan si jahat menuju kebahagiaan” sekali lagi aku mengutuk penulis novel itu. air mataku mengalir semakin banyak saat mengingat setiap kata-kata Lin Yiyi ketika ia dijebak, saat akan matipun dia tidak merasakan kebencian kepada keluarga Yun dan Yun Xia. Setelah aku lelah menangis tanpa sadar akupun tertidur.
Didalam mimpiku aku melihat seorang wanita berambut panjang tetapi tak dapat melihat wajahnya karena dirinya sangatlah bercahaya. Cahaya itu menghalangi penglihatanku. Aku mendengar wanita itu bertanya kepadaku.
“Apakah kau ingin membantu Lin Yiyi? Jika kau ingin membantunya aku akan mengabulkannya” suara wanita itu terdengar jelas ditelingaku. Aku mengangguk menanggapi pertanyaan wanita itu. sungguh aku sangat ingin menolong gadis malang itu.
“Apakah aku tak bisa memilih keduanya?” tanyaku kepada wanita bercahaya itu
“Maafkan aku, kau hanya bisa memilih satu. Tapi dapat ku pastikan bahwa tak akan ada yang mati diantara pilihan itu” setelah mendengar itu aku dengan mantap memilih untuk menyelamatkan Lin Yiyi. Jika pun terjadi sesuatu padaku saat menyelamtkan Lin Yiyi aku tak akan sedih karena aku juga tak akan membuat siapapun sedih jika aku mati. Keluargaku tak begitu dekat denganku karena pekerjaan mereka.
“Aku memilih menyelamatkan Lin Yiyi”
“Baiklah, Semoga kau selamat dan nyaman dikehidupan Lin Yiyi”
“Hah!? Apa maksudmu?” wanita itu tak menjawab pertanyaanku dan cahaya wanita itu semakin terang dan terang. Aku menutup mataku karena merasa silau. Dan saat membuka mata aku merasakan sakit di sekujur tubuhku. Bahkan untuk bergerak sedikit saja aku tak mampu. Aku melihat keadaan sekitar dan menyadari bahwa ini bukanlah kamarku. Ruangan ini bahkan lebih buruk dari gudang di rumahku sebelumnya.
Setelah berbaring beberapa saat aku memaksakan diriku untuk bangun dan berjalan ke arah cermin. Aku melihat wajah gadis kecil dengan banyak luka memar di sekujur tubuhnya bahkan ada luka sayatan di bahu kanannya. Aku memperhatikan wajahnya sekali lagi, fitur wajah gadis ini sangatlah cantik sayangnya ia tak merawat dirinya, kulitnya putih tetapi terasa kering dan sedikit kusam telapak tangannya juga terasa sangat kasar. Tiba-tiba aku merasakan sebuah ingatan masuk ke dalam kepalaku. Aku terkejut bahwa ini adalah ingatan Lin Yiyi.
“Apakah ini maksud wanita bercahaya itu menyuruh ku memilih antara hidupku atau Lin Yiyi” Aku menyerap semua ingatan Lin Yiyi, dan mengetahui bahwa saat ini aku berusia 16 tahun. Di novel dijelaskan bahwa Lin Yiyi ditemukan oleh keluarga Yun saat berumur 17 tahun. Masih ada setahun lagi sebelum Lin Yiyi ditemukan. Dalam ingatannya juga 2 hari yang lalu Lin Yiyi dipukuli oleh ayah Lin karena Lin Yiyi tidak ingin dijodohkan oleh orang tua kaya di desa yang mereka tinggali. Dalam novel tidak pernah dijelaskan bahwa Lin Yiyi dipaksa untuk menikah oleh orang tua Lin.
“Aku sangat lapar saat ini, orang tua gila dari keluarga Lin itu bahkan tak mencariku setelah 2 hari tak keluar kamar. Apakah dia berharap aku mati kelaparan?” Aku berjalan keluar kamar dan melihat sekeliling. Rumah ini sangatlah kecil dan hanya terbuat dari papan. Angin dingin bisa masuk ke dalam rumah itu. Aku berjalan menuju dapur untuk mencari makanan tetapi hanya ada sedikit nasi dan sedikit sayuran yang ada dimeja makan. Aku segera memakan makanan itu dengan cepat dan kembali kekamar.
Aku memutuskan untuk melarikan diri sebelum orang tua Lin kembali kerumah. Jika mereka kembali aku yakin mereka masih akan memaksaku untuk menikah. Aku mengingat kembali isi novel, dan aku ingat bahwa ayah Yun akan mengalami kecelakaan saat sedang mengerjakan sebuah proyek di dekat desa ini beberapa minggu lagi. Aku semakin bertekad untuk pergi. Aku mengambil baju dan uang yang disembunyikan orang tua Lin di kamar mereka. Dan lari dari desa terkutuk itu menuju kota terdekat.