I Became A Pathetic Princess

I Became A Pathetic Princess
16 | Penyelesaian Masalah



Yiyi dan Ningning saat ini sedang diperjalanan menuju rumah. Sebelum pulang tadi pihak sekolah sudah memberitahukan kepada seluruh murid jika besok pagi Yiyi akan membuktikan jika dirinya tidak berbuat curang maka dari itu diharapkan untuk seluruh murid untuk berkumpul di Aula jam 9 pagi.


"Yiyi apa kau akan memberitahu keluargamu?" Ningning tiba-tiba bersuara


"Aku tak tau, tapi kurasa mungkin mereka sudah tau kejadian ini. Aku tak akan membahasnya jika mereka tak menanyakannya"


"Tapi bagaimana jika mereka malah menunggumu untuk membahasnya? Mungkin mereka akan berpikir kau belum terlalu mempercayai mereka karena untuk hal seperti inipun kau tidak memberitahukannya" mendengar hal ini Yiyi berfikir bahwa ucapan Ningning benar. Bagaimanapun Yiyi sudah mulai menyayangi keluarganya ini


"Baiklah aku akan membicarakannya nanti"


"Jangan lupa juga beritahukan ke kakakku. Kau tau sendiri dia bagaimana, jika kau tak memberitahunya ia mungkin akan bertindak sendiri. Dan jika ia bertindak sendiri kau tau apa yang akan terjadi kan?"


"Iya aku akan memberitahu orang tuaku setelah itu baru memberitahu kakak Fei"


"Baguslah, Yiyi apakah kau juga mencurigai Yun Xia yang menyebarkan rumor itu?"


"Aku juga berfikir seperti itu karena hanya dia yang sangat membenciku. Tapi kurasa Yun Xia tak sebodoh itu" Yiyi sempat berfikir jika Yun Xia yang menyebarkan berita itu tapi setelah ia berfikir kembali, Yun Xia di novel tidaklah sebodoh itu, ia tak akan membuat rencana menjebak Yiyi jika itu memiliki celah besar, dan keadaan saat ini benar-benar memiliki celah besar. Ia akan sangat mudah membuktikan jika dirinya tidaklah curang.


"atau apakah aku terlalu menganggap Yun Xia pintar? Jika benar ini perbuatannya Yun Xia benar-benar bodoh"


"Yi.... Yiyi.. Yiyi!!"


"Hah?! Iya?"


"Kenapa kau melamun? Kau bahkan tidak menyadari jika kita sudah sampai rumah"


"Ahh kita sudah sampai. Maaf aku tadi memikirkan sesuatu. Ayo kita masuk" mereka berdua akhirnya turun dari mobil dan masuk. Para pelayan menyambut mereka tentu saja orang tua dan kakak Yiyi belum ada dirumah. Mereka akhirnya berpisah menuju kamar masing-masing untuk beristirahat


...****************...


Yiyi terbangun dari tidurnya, saat ia melihat jam ia sedikit terkejut karena ternyata sudah jam 7 malam. Ia tertidur sekitar jam 3 sore.


Yiyi akhirnya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan bersiap turun untuk makan malam. Ia juga akan bercerita tentang hal disekolah kepada keluarganya saat setelah makan malam. Saat kerumah makan Yiyi melihat mereka semua sudah ada termasuk Ningning yang duduk sambil bercerita dengan Ibu nya.


"Yiyi kau sudah bangun nak"


"Iya bu, maaf aku ketiduran. Aku tak ikut memasak hari ini" Yiyi duduk di kursinya


"Iya tidak apa-apa. Ibu tadi ke kamarmu tapi kau tidur sangat nyenyak jadi ibu kira kau sangat lelah. Ibu berniat membangunkanmu jika makanan sudah siap, kebetulan makanan sudah siap ayo kita makan" Ibu Yun mengelus kepala putrinya


"Baiklah bu" Mereka mulai makan, suasana cukup berbeda hari ini. Yiyi sudah menduga jika orang tua dan kakaknya mengetahui hal yang terjadi di sekolah.


"Ayah, Ibu, kakak, aku memiliki masalah di sekolah. Aku mendapatkan peringkat 1 di angkatan dan ada seseorang yang menuduhku jika aku berbuat curang dan hampir sebagian murid tidak mempercayaiku. Tapi tenang saja aku akan mengurusnya sendiri" Yiyi bercerita tepat sesaat para pelayan sudah membereskan bekas makan mereka


"Apakah sungguh tidak perlu bantuan kami?" Ayah Yun sedih putri nya terlalu diremehkan, padahal putrinya benar-benar pintar. Jika saja saat itu ia tak melakukan kesalahan sehingga putrinya tertukar, putrinya tidak akan mendapatkan tuduhan dan hinaan semacam ini. Sungguh ia tadi sangat ingin ke sekolah Yiyi saat ia mendengar dari pengawal yang ia suruh bahwa ada berita seperti itu tersebar. Jika saja istrinya tidak melarang mungkin ia sudah mengamuk di sekolah Yiyi


"Tidak perlu ayah, jika ayah membantuku itu mereka akan curiga jika aku benar-benar melakukan kecurangan. Aku akan membuktikannya sendiri besok"


"Baiklah nah, ayah percaya padamu"


"Jika kau perlu bantuan kakak beritahukan saja langsung kepadaku"


"Baiklah, terima kasih ayah, kakak"


Akhirnya mereka semua kembali ke kamar masing-masing. Yiyi ingin menelepon Weifei tapi ia takut jika saja Weifei sedang sibuk. Akhirnya ia hanya mengirimkan pesan.


Disaat yang sama He Weifei saat ini sedang rapat bersama tim nya. Ia lebih tepatnya sedang memarahi mereka karena pekerjaan mereka tidak sesuai dengan standarnya. Suasana diruangan itu sangatlah sunyi hanya terdengar bentakan He Weifei. Tak lama terdengar suara notifikasi. Anggota tim yang sedang rapat semakin tegang. Mereka berfikir siapa yang berani menyalakan notifikasi saat sedang rapat dengan He Weifei. Mereka menunduk bersiap mendengar omelan He Weifei tapi tidak terdengar omelan yang mereka tunggu.


Sedangkan He Weifei langsung mengambil ponsel nya notifikasi itu khusus ia berikan jika Yiyi menghubunginya.


"Istirahat 30 menit, perbaiki materi proposal kalian kembali" He Weifei berbicara tanpa mengalihkan perhatiannya dari ponselnya. Sedangkan para karyawan terkejut ternyata notifikasi ponsel itu milik He Weifei. Sebelum mereka keluar mereka kembali terkejut melihat He Weifei tersenyum.


YIYI KU💞


Kakak Fei aku ingin menghubungimu apakah kau sibuk?


Ia senang Yiyi nya berinisiatif menghubunginya terlebih dahulu. Saat melihat seluruh karyawannya sudah kekuar ruangan Weifei langsung menghubungi Yiyi melalui video call.


"Halo kakak Fei"


"Yiyi kita baru saja berpisah pagi ini. Apakah kau sudah merindukanku?"


"Kau sungguh menyebalkan kakak Fei. Kurasa aku menyesal menghubungimu" Yiyi memutar malas bola mata nya mendengar kenarsisan He Weifei


"Hahaha, baiklah ada apa tunangan cantik ku menghubungiku?"


"Aku ingin bercerita" Yiyi akhirnya menceritakan semua kejadian saat ia di sekolah


"Aku baru saja meninggalkanmu pagi ini dan beberapa orang langsung berani menganggu tunanganku" Ekspresi Weifei berubah menjadi dingin.


"Seperti yang kubilang aku tak apa-apa. Aku akan mengatasinya besok dan aku menghubungimu karena aku tak ingin kau malah membalas orang yang menyebarkan berita itu"


"Yiyi kau jangan terlalu baik"


"Aku tak apa-apa kakak Fei, hal ini bukan masalah yang harus kita besar-besarkan. Aku hanya perlu membuktikan bahwa ujianku tidaklah curang. Jadi aku harap kakak Fei tidak berbuat apa-apa"


"Baiklah jika itu maumu. Tapi ingatlah jika gangguan mereka semakin parah aku akan turun tangan sendiri"


"Baiklah baiklah. Kalau begitu aku tak akan menganggumu lagi kakak Fei. Istirahatlah, kuliat kau masih bekerja"


"Iya aku akan istirahat setelah ini"


"Istirahatlah sekarang"


"Iya iya, aku akan langsung kembali dan beristirahat"


"Kalau begitu aku matikan dulu, aku juga ingin tidur dulu. Sampai jumpa lagi kakak Fei" Yiyi langsung mematikan telepon tanpa mendengar balasan Weifei


Kakak Fei😎


Selamat tidur Yiyi


Yiyi melihat pesan dari Weifei hanya mengabaikannya dan menutup matanya untuk tidur


...****************...


Keesokan harinya, seluruh murid sudah berkumpul di aula pertemuan. Mereka menunggu bukti apa yang akan Yiyi berikan. kubu para murid terbagi menjadi tiga, ada yang sejak awal tidak percaya pada berita itu, ada yang memercayai berita itu dan ada yang percaya berita itu tapi tak terlalu ingin memperhatikan bukti yang akan Yiyi berikan. Bagaimanapun di fikiran mereka Yiyi adalah putri keluarga Yun bukti apapun bisa di manipulasi dengan kekayaan keluarga Yun. Saat murid-murid sedang berdiskusi Yiyi muncul di atas panggung sambil memegang sebuah kertas, papan tulis berukuran sedang dan juga alat tulis.


"Baiklah. Selamat pagi teman-teman semua. Maafkan aku yang menganggu pagi kita semua. Disini aku Yun Yiyi ingin membuktikan bahwa rumor yang beredar kemarin tidaklah betul. Baiklah aku akan mulai. Rumor mengatakan bahwa aku membayar sekolah agar bisa masuk ke kelas unggulan, akan kukatakan bahwa rumor itu tidaklah betul. Aku sungguh melakukan ujian masuk dan memang mengerjakan soal tahun ketiga. Aku memang tidak sekolah sebelumnya tapi bukan berarti aku tidak belajar. Aku akan membuktikannya, disini aku akan meminta kepada kalian untuk memberiku soal baik itu tahun pertama, kedua, ataupun ketiga. Jika seperti ini tentu aku tak mungkin membayar kalian semua yamg ada disini. Kalian bebas memberiku soal, tapi karena keterbatasan waktu mohon maaf aku hanya akan membatasi untuk 5 penanya. Aku akan meminta tolong kepada para guru untuk memilih soal tersulit dan kemudian memeriksa jawabanku. Apakah boleh?" Yiyi melihat ke arah tempat duduk guru. Para guru menyetujui nya. Melihat hal ini beberapa murid mulai memikirkan soal tersulit yang mereka ketahui dan setelah dikumpulkan para guru mulai memeriksa soal itu dan tentu saja mereka sendiri harus mencari jawaban soal yang akan mereka pilih. Setelah terpilih 5 soal, Yiyi mulai mengerjakan soal yang di perlihatkan melalui layar proyektor. Para murid bisa melihat soal itu dan melihat Yiyi mulai mengerjakan soal itu di papan tulis. Setiap kali Yiyi selesai menjawab jawaban dari para guru akan diperlihatkan dan ini membuktikan bahwa Yiyi benar-benar pintar dan jika ia bisa menjawab soal yang bahkan sebagian besar dari mereka tidak mengerti untuk apa Yiyi membayar ujian masuk jika seperti itu.


"Aku sudah membuktikan kemampuanku. Apakah masih ada dari kalian yang tidak percaya? Kalau begitu silahkan maju kedepan sini dan kita bertanding mengerjakan soal" mereka semua menunduk, bahkan siswa tahun ketiga tidak ada niatan untuk maju kedepan karena mereka yakin jika maju mereka hanya akan mempermalukan diri mereka.


"Baiklah karena tidak ada yang maju aku anggap kalian mempercayai bahwa aku tidak berbuat curang saat ujian masuk. Oke selanjutnya rumor tentang aku dan teman-temanku mendapatkan soal ujian? Aku katakan lagi bahwa itu tidaklah benar. Silahkan kalian melihat ini, video ini akan menjawab kalian semua" Mulai terputar video saat Yiyi bersama orang tuanya datang kerestoran dan tak lama pengawas ujian dan kepala sekolah datang dan pengawas ujian menunduk dan terdengar meminta maaf atas kesalahan nya karena memberikan soal tahun ketiga saat Yiyi ujian masuk. Setelah itu pengawas ujian memberikan kertas yang awalnya mereka duga soal ujian


"Nah kalian lihat kan? Saat itu pengawas ujian ditemani kepala sekolah bertemu denganku untuk meminta maaf dan kertas itu bukanlah soal ujian, melainkan surat permintaan maaf dan kertas yang ku pegang ini merupakan kertas itu" Yiyi memperlihatkan isi kertas kepada mereka semua.


"Aku tak bisa berbuat apa-apa jika kalian tak percaya jika kertas ini memang kertas yang diberikan pengawas ujian. Aku juga tak peduli jika kalian menghinaku asalkan jangan menghina teman-temanku. Mereka belajar sangat keras untuk membuat nilai mereka naik bukan karena sudah mengetahui soal ujian dan aku bisa memperlihatkan cctv rumahku jika kalian tak percaya kalau mereka belajar bersamaku selama ini" Yiyi menyampaikan semua yang ingin dia katakan. Inj merupakan tamparan untuk mereka semua yang kemarin menghina Yiyi, semua bukti yang diberikan Yiyi jelas dan tak bisa di sanggah.


"Baiklah hanya itu yang ingin kusampaikan, terima kasih karena kalian menyempatkan waktu kalian hari ini dan terima kasih juga kepada guru karena memperbolehkanku menganggu jam pelajaran karena hal ini" Yiyi menunduk hormat kemudian meninggalkan panggung. Masih terjadi keheningan hingga anak-anak kelas 10A yang sejak awal mempercayai Yiyi menepuk tangan dan mulai meninggalkan aula. Sedangkan yang membenci Yiyi semakin benci melihatnya dan semakin iri karenannya.