From Helping To Love

From Helping To Love
episode 57: Sadar



"Bagaimana keadaan tunangan saya pak?."Tanya Do hyun.


"Tunangan anda sudah baik baik saja, karena anda sudah membawanya dengan cepat.Tapi dia membutuhkan istirahat beberapa hari dan dia masih dalam keadaan pingsan, akibat pukulan yang begitu banyak di punggung nya.Mungkin 3-4 hari dia baru sadar.Tapi dia akan sehat."Jawab dokter tersebut menjelaskannya.


"Baik dok, asalkan dia sehat.Saya juga ikut senang mendengarnya."Ucap Do hyun tersenyum untuk menenangkan dirinya.


"Kalau begitu saya permisi dulu, mari."Ucap dokter tersebut.


"Terima kasih banyak pak.


"Mari kita masuk."Ucap Do hyun kepada Sonia.


Sonia pun menurut dan mereka pun masuk ke dalam ruang UGD tersebut.


Didalam Do hyun langsung duduk di kursi yang di sediakan dan langsung menggenggam tangan Gyuri."Kau harus kuat sayang, ada aku disini.Aku akan selalu disisi mu dan menjaga mu selamanya."Ucap Do hyun mencium tangan Gyuri dan mata berkaca kaca.


"Iya bu manager, ada kami disini.Jadi bu manager harus kuat."Ucap Sonia mendukung Do hyun.


"Say keluar dulu ya pak untuk memberitahu kepada Baegyoel tentang ini."Ucap Sonia langsung keluar.


"Baiklah.


Setelah Sonia keluar."Aku tidak ingin kau seperti ini lagi dan kenapa kau tidak memberitahu ku, kalau kau akan keluar untuk menemui mereka.Aku jadi khawatir kepadamu, hingga aku mencari ke hotel mu dan ternyata kau tidak ada disana.Kau tahu, aku sampai memanggil polisi dan Intel untuk mencari mu sayang, itu cuma ku lakukan karena aku sayang kamu, karena aku cinta kamu.Jadi cepatlah bangun, aku akan selalu di samping kamu sayang."Ucap Do hyun menangis dan tak bisa membendung lagi air matanya.Air matanya mengalir di tangan Gyuri.


Tiba tiba Baegyoel mengetuk pintu."Apa saya boleh masuk pak?."Tanya Baegyoel dari luar.


Do hyun langsung mengusap air matanya."Silahkan."Jawabnya.


Baegyoel pun langsung masuk kedalam."Bagaimana keadaan bu manager pak?."Tanya Baegyoel.


"Dia sudah membaik tapi harus tertidur dalam beberapa hari ini, untuk masa pemulihan nya.Dimana Sonia?."Jawab Do hyun sekaligus bertanya.


"Dia pulang dulu pak tadi, dia tidak sempat memberitahukan nya kepada bapak.Jadi saya yang disuruh menyampaikan nya.Ini ada makanan untuk bapak makan, makanlah dulu pak.Untuk menjaga stamina bapak."Jawab Baegyoel sambil meletakkan makanan tersebut di atas meja.


"Terima kasih banyak Baegyoel.


"Saya permisi dulu pak ceo, karena harus mengerjakan yang lainnya."Ucap Baegyoel tersenyum.


"Kau hati hatilah dan sekali lagi terima kasih untuk makanannya."Ucap Do hyun.


"Sama sama pak, kalau begitu saya permisi dulu pak."Ucap Baegyoel langsung keluar dari ruang UGD tersebut.


Setelah Baegyoel pergi."Kau lihat sayang, Baegyoel membawakan makanan untukku.Dia memang baik banget ya, aku sampai salah sangka dengannya.Ternyata dua memang orang baik, pantas saja kamu menganggap nya sebagai adikmu.Tapi aku malah salah sangka padamu.Heheheh...., kau harus kuat ya sayang."Ucap Do hyun kembali menggenggam tangan Gyuri dengan erat.


Keesokan paginya.Dimana Do hyun tidur di kursinya dan masih menggenggam tangan Gyuri tanpa melepas nya.


Do hyun terbangun karena sinar matahari yang terkena tepat di wajahnya."Huam....


"Pagi sayang...., kuharap kau cepat bangun, agar bisa melihat sinar matahari yang indah ini.Cepatlah bangun sayang, kau pasti kuat.Aku percaya kau."Ucap Do hyun berdiri dan mengecup kening Gyuri.


Tiba tiba dokter masuk ke ruang UGD."Pagi pak."Sapa dokter tersebut.


"Pagi juga dok.Ada apa ya dok?."Tanya Do hyun.


"Saya mau memeriksa keadaan nona Gyuri.Apa sudah membaik."Jawab dokter tersebut tersenyum.


"Baik dok, silahkan.


"Sangat baik.Berkat anda yang menemaninya, dia sudah sangat membaik.Kalau begini, dia akan cepat sadar."Jawab dokter tersebut.


"Terima kasih banyak dok.


"Sama sama, kalau begitu saya permisi dulu."Ucap dokter tersebut pergi dari ruang UGD tersebut.


Setelah dokter tersebut pergi.Do hyun duduk kembali."Lihat sayang, kata dokter kau akan cepat sadar dan aku pasti percaya padamu.Kalau kau akan cepat bangun, semangat sayang, ada aku disini."Bahagia Do hyun.


"Aku tidak selera makan karena tidak ada yang menyemangati ku.Aku ingin ada kamu di sisiku dan kamu harus kuat sayang."Ucap Do hyun menyemangati nya.


Tiba tiba ponselnya berdering.Do hyun langsung mengangkat nya."Halo ada apa?."Tanya Do hyun.


"Apa bapak masih dirumah sakit pak?."Tanya yang tidak lain lagi ialah Baegyoel.


"Iya...., ada apa emang nya?."Jawab Do hyun sekaligus bertanya.


"Ini pak ada yang mau melaksanakan rapat pak dan rapat nya akan di laksanakan hari ini.Apa bapak bisa datang ke rapat nya pak?."Tanya Baegyoel.


"Saya sedang mengurusi Gyuri.Bisakah kau yang mewakili ku, karena saya tahu kalau kau pasti akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan.Bisakah kau membantu saya?."Tanya Do hyun.


"Baik pak, saya akan mewakili bapak.Kalau begitu bapak sehat sehatlah dan saya tutup telponnya pak."Ucap Baegyoel langsung mematikan ponselnya.


Setelah Ponsel di matikan."Selalu saja aku tidak berduaan dengan mu sayang, untung saja ada Baegyoel.Adik jadi jadian mu, heheheh...."Ucap Do hyun tertawa untuk menenangkan dirinya yang cemas kepada Gyuri.


Malam pun Tiba.Dimana Do hyun tidak makan sejak kemarin dan dia lebih mementingkan Gyuri dari pada dirinya sendiri.


"Ini sudah malam sayang, dan kenapa kamu tidak bangun juga.Aku sangat khawatir padamu.Aku akan makan, jika kamu bangun.Plis bangun."Ucap Do hyun memohon kepada Gyuri yang belum sadar.


"Aku sangat ingin mendengar suara mu sayang.Bangunlah.Hikss....., Hikss...."Tangis Do hyun tidak bisa menahan lagi.


Saat Do hyun sedang Menangis sambil mengenggam tangan Gyuri dan menutup matanya.


Tiba tiba tangan Gyuri bergerak dan dia perlahan lahan mulai sadar dan membuka matanya.


"Pak ceo...."Panggil pelan Gyuri yang masih lemah.


Seketika itu juga Do hyun sontak menatap wajah Gyuri."Apa kau sudah sadar sayang...., apa ada yang ga enak.Katakan saja."Tanya Do hyun bahagia dan langsung mencemaskan nya kembali.


"Aku baik baik saja kok.Kenapa pak ceo menangis?."Tanya Gyuri bingung dan dalam keadaan masih melemah.


"Tidak apa apa, aku hanya merindukan suara mu sayang.Untung saja kau sudah bangun.Apa kau lapar, biar aku belikan makanan untukmu?."Jawab Do hyun sekaligus bertanya.


"Berada di sisi pak ceo saja, itu sudah menyenangkan bagiku.Apa bapak sudah makan?."Tanya balik Gyuri.


Do hyun menggelengkan kepalanya."Selalu saja pak ceo mengutamakan ku, hingga tidak ingat dirinya sendiri.Kalau begitu, bisakah pak ceo membelikan saya topokki.Saya lagi kepengen."Ucap Gyuri menatap nya.


"Siap sayang...., aku akan langsung membelinya.Kau disini dulu ya.Aku akan membeli topoki dulu."Jawab Do hyun langsung berdiri dan tidak lupa mencium kening Gyuri.


"Baik pak.


Do hyun pun langsung pergi untuk membeli topokki.Disisi lain, Gyuri tersenyum bahagia, karena bisa memiliki pria yang sangat mencintainya.


"Aku sangat mencintai pak ceo, ku harap aku bisa bersama pak ceo selamanya.Hingga mau memisahkan kami."Ucap batin Gyuri tersenyum bahagia.