
Gyuri pun membuka isi surat tersebut.
Isi surat:
"Nona Gyuri manis, nanti malam datanglah ke hotel flower, aku sudah menyiapkan kejutan untukmu."Salam Do hyun.
"Anak ini, selalu membuat ku berdebar debar, sudahlah yang terpenting dia sehat kembali dan bahagia."ucap batin Gyuri tersenyum bahagia.
Malam pun tiba.dikamar Gyuri, Gyuri sudah bersiap siap untuk pergi, dia bisa pergi karena kebetulan Sonia sedang ke pasar malam dengan Baegyoel.
"Kejutan apa yang anak itu berikan ya, aku jadi penasaran.Aku harus bergegas kesana."langsung menuju restoran bintang 5 tersebut.
Sesampai hotel bintang 5."Wahhh indahnya, memang restoran untuk orang biasa dengan orang kaya beda ya."menatap restoran tersebut dengan takjub.
Tiba tiba ponsel gyuri berdering."Drrtt....drrttt..."bunyi ponselnya.
Mengambil ponselnya di tas dan melihat siapa yang menghubunginya."Eh, pak ceo menghubungiku, apa pak ceo sudah datang."mengangkat telponnya.
"Halo pak ceo, apa bapak sudah sampai?."tanya Gyuri di telepon.
"Saya sudah sampai, naiklah ke lantai paling atas,yaitu lantai 5.Aku sudah menunggumu."jawab Do hyun di telepon.
"Baik pak ceo."menutup telponnya dan langsung bergegas naik ke lantai atas.
Sesampai di lantai atas, pak ceo melambaikan tangannya memanggil Gyuri.
Gyuri pun langsung menghampiri Do hyun."Maaf membuat bapak menunggu lama."duduk sambil tersenyum.
"Tidak apa apa, aku juga baru datang tadi.Makanlah dulu, sebelum aku mengatakan apa yang mau ku tanyakan."ucap Do hyun menunjukkan makanan dimeja tersebut.
Menatap makanan dimeja."Wahhh, enaknya, apa boleh saya memakannya."memasang wajah kepengen.
"Makanlah."ucap Do hyun mempersilahkan Gyuri memakannya.
"Terima kasih banyak pak ceo."langsung memakan makanan yang ada dimeja tersebut.
Menatap wajah Gyuri yang sedang menikmati makanan tersebut dan tak menyadari kalau Do hyun menatapnya.
"Astaga, anak ini begitu menggemaskan, rasanya aku ingin sekali menggigit pipinya yang menggemaskan itu."ucap batin Do hyun terus menatap wajah Gyuri.
Gyuri pun sadar, kalau dia terus di tatap Do hyun."Jangan menatap saya seperti itu pak ceo."menatap wajah Do hyun.
Langsung membuang muka."Siapa juga yang menatapmu, aku hanya salut denganmu,kau bisa menghabisi makanan sebanyak ini.Kau jadinya sangat menggemaskan saat makan."ucap Do hyun tersenyum.
"Jangan menggoda saya pak ceo, saya lagi makan nih."kembali menikmati makanannya.
"Ya,ya dasar cerewet."tertawa kecil.
"Bagaimana dengan rapat mu tadi?."tanya Do hyun sambil melipat tangannya.
"Tentu saja bagus pak ceo, pak ceo tidak tahu aku seperti apa, aku ini kan hebat dalam segala hal."jawab Gyuri menyombongkan dirinya.
"Kau cukup percaya diri juga ya."ucap Do hyun.
"Oh ya, karena kejadian kemarin,aku sampai melupakan liburan kita semua.katanya karyawan lainnya sudah menikmati liburannya, sedangkan kalian belum, karena sibuk dengan pekerjaan.Besok kita akan berlibur bersama dengan sonia dan baegyoel."tersenyum.
"Ok pak ceo aman itu, oh ya pak ceo omong omong pak,kenapa bapak mengajak saya kesini dan kenapa tiba tiba?."tanya Gyuri.
"Sebenarnya ini sangat mendadak, sebenarnya....
"Sebenarnya apa pak?."tanya Gyuri kembali.
"Kau tunggu sebentar disini, aku akan mengambil hadiahnya."langsung pergi mengambil hadiah.
Saat Do hyun mengambil hadiahnya."Anak itu begitu menggemaskan, lagi lagi aku tidak bisa menahan salah tingkah ku ini, kenapa pipi ku memerah, dasar gyuri, sadar...sadar..."memukuli pipinya untuk sadar dari percintaan.
Do hyun pun datang sambil membawa hadiahnya di belakang badannya.Bisakah aku menutup mata mu sebentar, agar dibilang kejutan."ucap Do hyun.
"Boleh saja pak ceo, tapi jangan yang aneh aneh ya."mengangkat alisnya mengintrogasi Do hyun.
"Ya, ya dasar cerewet."menutupi mata Gyuri dengan kain dari belakang.
"Berdirilah, aku akan memegang tanganmu,agar kau tidak jatuh."ucap Do hyun mendirikan Gyuri dan memegangi tangannya.
Do hyun pun menuntun Gyuri menuju tepi hotel yang bisa melihat seluruh kota dan pemandangan langit.Gyuri tidak tahu bahwa malam ini akan ada kembang api karena masih perayaan hari valentine walaupun sudah lewat.
"Aku buka ya, 1.....2.....3...."membuka penutup mata tersebut.
"Gyuri, maukah kau bertunangan denganku, kuharap kau menerimanya.Selama ini aku sudah menunggu perasaanku, aku sangat mencintaimu.Cinta ku tidak akan pudar hingga maut memisahkan kita."ucap Do hyun dengan jujur sambil memegang cincinnya.
Gyuri terkejut hingga meneteskan air matanya karena bahagia."astaga, kenapa begitu mendadak, aku sudah menunggu hal ini dari dulu.Ternyata jodoh ga akan kemana.Aku juga mencintaimu."menutupi wajahnya karena sangat bahagia.
"Jadi kau bersedia menjadi tunangan ku sepenuhnya?."
"Aku bersedia...." jawab Gyuri menangis bahagia.
Bunyi kembang api."Jedar....duar....duar...."bunyi kembang api yang begitu indah.
Ditengah tengah kembang api yang indah itu.Do hyun pun memasangkan cincin dijari manis Gyuri.Gyuri yang terus menangis karena momen bahagia ini terjadi juga.
Merekapun berpelukan bahagia."Aku mencintaimu Gyuri."ucap Do hyun memeluk erat tubuh Gyuri.
"Aku juga mencintai pak ceo...hiksss....hiksss..."ujar Gyuri juga memeluk erat tubuh Do hyun.
"Oh ya aku hampir lupa, selamat hari valentine sayang, walaupun hari valentine sudah lewat, aku sudah mengatakannya."ucap Do hyun mengusap air mata Gyuri.
"Selamat hari valentine juga pak ceo, tidak apa apa pak.Ini sudah hadiah yang paling berharga bagiku."tersenyum.
"Aku sudah memberimu hadiah valentine, hadiah apa yang akan kau berikan padaku?."
"Anak ini mulai lagi deh, aku harus memakai jurus ku saja."ucap batin Gyuri memulai aksinya.
Mencium pipi Do hyun tiba tiba."Itu hadiahnya."ucap Gyuri tersenyum.
"Kauuu."tanpa basa basi Do hyun langsung mencium bibirnya sambil memegang pinggang Gyuri.
"Ugh, pak ceo."ujar Gyuri melepaskan ciumannya.
"Apa kau tidak mencintaiku."memasang wajah menyedihkan.
Memegang pipi Do hyun."cup..cup..cup, diamlah pak ceo, maafkan saya, tadi pak ceo terlalu terburu buru soalnya.
Gyuri pun mencium Do hyun dan Do hyun merespon ciumannya dan mereka berciuman bahagia dengan kembang api yang indah.
"Selamat hari valentine sayang sekali lagi."ucap Do hyun memegang pinggangnya dan tersenyum bahagia.
"Sudahlah, pak ceo sudah mengatakannya dari tadi, aku juga sudah tahu kok, ya walaupun sudah lewat ini hari yang paling bahagia bagi ku."memeluk kembali Do hyun.
Setelah mereka bermesraan.mereka pun sedang berada di hotel Do hyun.Mereka sedang diruang tamu sambil berpegangan tangan.
"Aku masih tidak menyangka, kita akan bersama begini."ucap Gyuri masih tidak menyangka.
"Aku juga tidak menyangka, akhirnya aku bertemu dengan mu juga, setelah sekian lama."ujar Do hyun mengelus pipi Gyuri dengan lembut.
"Apakah aku bisa pulang pak ceo?."tanya Gyuri.
"Ini sudah malam, tidurlah disini saja."jawab Do hyun tidak mau membiarkan Gyuri pergi.
"Baiklah pak ceo."tersenyum.
"Bisa kah kau tidak memanggil ku dengan sebutan pak ceo, bisakah kau sebut dengan nama baku saja."memasang wajah imut.
"Menatap wajah Do hyun."Apa aku harus memanggil dengan sebutan sayang, oppa....
"Astaga, yaolo, sudahlah."pipi memerah karena salting.
"Atau kakak, atau suami."memikirkannya.
Menutupi wajahnya yang salting itu."Yaolo, yaolo, jangan katakan itu lagi, jantung ku mau meledak."menatap wajah Gyuri dengan wajah kemerahan.
Menutupi mulutnya karena kaget melihat wajah do hyun yang memerah."Astaga, wajah pak ceo sangat memerah, baru saja aku berkata seperti itu pak ceo sudah seperti itu, lain kali aku akan menggodanya lagi."ucap batin Gyuri.
"Sayangg..."tiba tiba memeluk Do hyun.
"Kenapa kau tiba tiba memelukku?."tanya Do hyun dibelakang pelukannya.
"Diamlah, ini tandanya aku mencintaimu.
Tiba tiba Do hyun mendorong dan langsung menciumnya."ughh...aghh...."hembusan nafas mereka bersatu karena mereka sangat menikmati hari romantis mereka itu.
"Selamat hari valentine sayang."ucap Do hyun kembali mengulang.
"Selamat hari valentine juga sayang..."ucap Gyuri akhirnya mengatakan panggilan berbeda.