From Helping To Love

From Helping To Love
episode 50: Kebersamaan



Keesokan paginya.Gyuri terbangun dan ternyata dia lupa kalau di sampingnya ada Do hyun yang memeluk pinggangnya dengan mata lebam karena menangis deras kemarin malam.


Menghela nafasnya."Huh..., anak ini begitu menggemaskan ketika tidur.Lihat matanya ini, sudah lebam karena menangis banyak kemarin.Sungguh menggemaskan."Ucap batin Gyuri memegang pipinya dan Do hyun masih tertidur.


"Kami jadi bisa tertidur bersama gara gara kejadian kemarin malam."Mengingat kembali.


Kembali lagi ke kejadian kemarin malam.


"Sudahlah..., kalau begitu mari kita pulang.Tunggu disini, aku mau mengambil tas saya dulu.Boleh kan pak ceo?."Tanya Gyuri.


Do hyun mengangguk saja.Gyuri pun mengambil tasnya yang berada di dalam rumah nya.Dan saat di dalam, Gyuri menatap semua dinding dinding rumah nya."Aku pergi dulu ya ma...pa..., smoga kalian baik baik saja disana."Ucapnya lalu pergi keluar.


"Mari kita kembali ke hotel ku.Jangan menangis lagi.Okey...."Ucap Gyuri memegang tangannya.


"Baiklah.Mari kita ke hotel mu dan akan aku ceritakan semuanya soal kejadian kemarin."Ucap Do hyun menggenggam tangan Gyuri dengan erat dan mereka kembali ke hotel Gyuri.


Sesampai hotel Gyuri, setelah perjalanan yang cukup jauh.Didalam hotel dan mereka sedang duduk di ruang tamu.


"Kau mandilah dulu.Kebetulan aku ada pakaian ayah ku dulu.Sebentar, akan aku ambilkan."Ucap Gyuri mengambil pakaian ayahnya yang masih tersisa di lemarinya.


Beberapa menit kemudian.Gyuri keluar dari kamarnya dan memberikan pakaian ayah nya kepada do hyun."Pakailah ini dan cepatlah mandi."Ucapnya memberikan pakaian tersebut kepada Do hyun.


"Terima kasih banyak sayang.."Jawab Do hyun menerimanya dan masuk ke kamar mandi.


Saat Do hyun di kamar mandi."Aku harus masak dulu, kebetulan masih ada stok makanan di kulkas.Pak ceo pasti belum makan karena mencari ku, aku harus memberi yang terbaik kepadanya."Ucap batin Gyuri menuju ke dapur untuk memasak.


Di dapur dan Gyuri membuka kulkas."Ada mie instan, apa pak ceo menyukai mie instan.Masak aja deh, dari pada ga ada.Kebetulan ada telur juga, jadi mie nya bakalan jadi lebih enak lagi."Ucap Gyuri mengambil mie instan tersebut dan mengambil telur untuk memasak mie kuah.


Gyuri pun memulai memasak mie instan tersebut."Sebab kau terlalu indah....dari sekedar kata.Dunia berhenti sejenap menikmati indah mu...."Menyanyi Gyuri sambil memasak mie instan tersebut.


Saat gyuri sedang menyanyi.Tiba tiba Do hyun memeluk nya dari belakang."Suara mu cantik juga sayang."Ucap Do hyun memeluk nya dari belakang dan memegang pinggang nya.


Seketika itu juga pipi Gyuri memerah."Eh...., kenapa pak ceo tiba tiba kemari.Apa sudah siap mandi?."Tanya Gyuri belum melihat Do hyun memakai pakaian ayahnya.


"Kalau belum, kenapa aku sudah disini.Tentu aku sudah siap."Jawab Do hyun tersenyum.


"Omong omong, kamu sedang masak apa?."Tanya Do hyun melihatnya dari belakang.


"Kan bapak bilang pak ceo belum makan kan.Jadi saya memasakkan bapak mie instan untuk kita makan bersama.Pak ceo tidak boleh telat makan dan harus ingat makan.Mengerti."Jawab Gyuri cerewet.


"Iya sayang ku...., cerewet banget sih.Kan aku baru mendapatkan mu.Malah sudah marah marah begini."Ucap Do hyun memasang wajah ngambek.


Memegang pipi Do hyun dari depan."Iya pak ceo..., jangan marah dan tunggulah di ruang tamu.Saya akan membawakan mie instan ini setelah siap."Jawab Gyuri tersenyum.


"Siap sayang....,"Ucap Do hyun bahagia dan langsung menuju ke ruang tamu.


Setelah Gyuri selesai memasak mie instan.Gyuri pun membawa makanan tersebut ke meja ruang tamu dan Do hyun sedang menonton televisi."Mie nya sudah datang.Makan lah pak ceo."Ucap Gyuri.


"Kenapa hanya ada 1 mangkuk.Apa kau tidak makan?."Tanya Do hyun bingung.


"Saya sudah makan kok pak.Bapak makan dulu, karena bapak tidak makan dari kemarin.Nyebelin deh...., sudah makanlah."Jawab Gyuri kesal dengan Do hyun yang tidak mengingat dirinya sendiri dan malah mengingat orang lain.


"Baiklah...."Ucap Do hyun mengambil mie tersebut dan memakannya sambil menonton televisi.


"Saya mandi dulu.Setelah siap makan, letakkan mangkuk nya di cucian piring ya pak ceo."Ucap Gyuri kepadanya.


"Siap sayang."Ucapnya pipinya memerah.


Gyuri pun menuju ke kamar mandi untuk mandi.Di kamar mandi."Yaolo...yaolo...., kenapa pak ceo begitu tampan ketika memakai baju ayahku.Sangat cocok di pakai pak ceo.Aku tidak tahan menatapnya begitu lama.Astaga."Ucap batin Gyuri memegang dahinya plus pipinya memerah karena salting.


"Entah apa yang akan terjadi kedepannya.Mungkin aku akan sangat bahagia dengan di nampak kan pemandangan seperti ini.Yaolo, yaolo."Ucapnya kembali salting dan membayangkan hal barusan.


Setelah beberapa menit.Gyuri pun siap mandi dan sudah berpakaian piyama.Gyuri ke ruang tamu dan ternyata tidak ada orang dan Gyuri mengecek ke dapur.Dia terkejut karena mendapat pemandangan, Do hyun yang sedang menyuci piring menggunakan celemek dapur.


Menutupi mulutnya dengan tangan kanannya."Astaga, ya tuhan...., kenapa pak ceo begitu tampan ketika memakai celemek itu.Yaolo, yaolo....., aku tidak tahan melihat pemandangan seperti ini tuhan."Ucap batin Gyuri sangat salting hingga seluruh wajahnya memerah.


Saat Gyuri sedang salting.Tiba tiba Do hyun membalikkan wajahnya ke belakang dan menatap wajah Gyuri."Kau sedang apa sayang disana?."Tanya Do hyun sambil memegang piring tersebut.


"Eh..., tidak apa apa kok pak ceo.Saya hanya mencari pak ceo, ternyata disini.Apa pak ceo sedang menyuci piring?."Jawab Gyuri sekaligus bertanya dengan wajah yang memerah.


"Iya...., ini sudah mau siap.Sekalian mencuci piring yang ada di sini tadi."Jawab Do hyun dengan wajah tersenyum lebar.


"Apa pak ceo butuh bantuan?."Tanya Gyuri.


"Ini sudah mau siap kok.Kamu duduklah di ruang tamu.Aku akan kesana,setelah menyiapkan ini semua?."Jawab Do hyun.


"Kalau begitu saya tunggu di ruang tamu ya pak ceo."Ucap Gyuri langsung pergi menuju ruang tamu dan meninggalkan Do hyun yang sedang mencuci piring.


Setelah beberapa menit.Do hyun pun datang dengan pakaian yang sangat rumahan dan Gyuri sedang mengemil makanan sambil menonton film kartun."Hahahahah....., dia disana.Masa tidak tahu, tangkap dia.Ishhhh, bodoh."Ucap kesal Gyuri karena kartun tersebut.


Gyuri yang tidak tahu kalau Do hyun berada di belakangnya karena Gyuri asyik menonton kartun tersebut sambil mengemil cemilannya."Hahahahah....., ketangkap juga kan.Mampus."Bahagia Gyuri dengan kartun tersebut.


Dari belakang Do hyun langsung memeluknya dan meletakkan wajahnya di samping pipi Gyuri."Kau sedang menonton apa sayang, sampai sebegitu nya.Kenapa tidak mengajakku?."Tanya Do hyun tersenyum.


"Ini nih kartun ngeselin banget.Sini nonton bareng, jangan suka mengejutkan saja.Sini."Jawab Gyuri menyuruhnya duduk di samping nya.


"Baik sayang."Nurut Do hyun dan langsung duduk di samping nya.