From Helping To Love

From Helping To Love
episode 56



"Beraninya kau menganggu tunangan ku.Enyahlah kau dari sini."Marah besar Do hyun seketika dan langsung menampar Eun mi.


Seketika itu Eun mi terjatuh dan langsung menatapnya."Do hyun...., kenapa kau ada disini dan kenapa kau menamparku seperti ini?."Tanya Eun mi sambil memegang pipinya yang di tampar oleh Do hyun.


"Enyah lah kau dari sini dasar wanita murahan."Ucap Do hyun marah besar.


Seketika itu juga Young rae ketakutan, karena takut dirinya akan di habisi juga oleh Do hyun.Dia pun melarikan diri dan meninggalkan Eun mi di tempat tersebut.


"Lari...."Ucap Young rae lari secepat mungkin.


Do hyun menghampiri Gyuri yang sudah berlumuran darah, akibat pukulan dari batang kayu tersebut.


"Sayang...., apa kau baik baik saja.Aku sangat mencemaskan mu, kau lihat dirimu ini."Cemas Do hyun hampir meneteskan air matanya.


"Aku baik baik saja kok pak..., terima kasih banyak sudah datang untuk menolongku."Jawab Gyuri memegang pipi Do hyun.


Mereka tidak tahu bahwa di belakang mereka masih ada Eun mi.Seketika itu juga Eun mi berdiri dan mengambil batang kayu tersebut, untuk memukul punggung Do hyun dari belakang.


Gyuri yang langsung menyadari seketika membalikkan badan Do hyun dan Gyuri melindungi Do hyun.


"Kau lah yang harus mati.Hiyahhh....,"Ucap Eun mi mengarahkan kayu tersebut ke belakang punggung do hyun.


"Pak ceo awas!!!!."Ucap Gyuri mendorong Do hyun dan Gyuri langsung membalikkan badannya dan otomatis punggung Gyuri yang terpukul.


"Arghhh...."Kesakitan Gyuri dan tidak bisa lagi menahan nya, dia pun pingsan.


"Gyuri!!!!."Teriak Do hyun.


Seketika itu juga Eun mi tertawa."Hahahah...., matilah kau Gyuri."Ucap Eun mi.


Do hyun langsung memeluk Gyuri yang pingsan dan menangis.


"Gyuri...., bangun sayang, bangun.Hiksss....Hikss..."Tangis Do hyun sambil memeluk Gyuri.



Saat Eun mi sedang memandangi mereka.Seketika itu juga polisi juga datang dan langsung menembak Eun mi dari belakang."Hah...."Ucap Eun mi seketika kesakitan dan dia pun terjatuh juga.


Do hyun menoleh kebelakang dan melihat Eun mi yang sudah tergeletak meninggal dunia, akibat tembakan yang sudah di buat oleh pihak kepolisian.


Polisi menghampiri mereka."Terima kasih banyak pak, kami sudah menembak mati nona ini.Karena sebelum nya juga dia pernah membuat kesalahan di kota London yang tidak bapak ketahui, kini dia sudah mendapatkan hukuman yang setimpal.Kami akan mengurus semua ini.Bapak bisa mengantar gadis bapak ke rumah sakit, sebelum terlambat."Ucap pak polisi tersenyum.


"Terima kasih banyak pak atas kerjasama nya.Saya sangat berterima kasih kepada anda.Saya harus pergi dulu pak."Jawab Do hyun berdiri dan menggendong Gyuri yang sudah pingsan.


"Sama sama pak, kalian duluan lah.


Do hyun pun langsung bergegas membawa Gyuri ke rumah sakit dengan mobilnya.Dia pun menginjak gas dengan kencang, agar dia tidak terlambat membawa Gyuri yang sudah kesakitan dan berlumuran darah.


Disisi lain, Young rae yang berlari untuk kabur."Akhirnya aku tidak di habisi oleh pak ceo juga.Dan biarkan si gila Eun mi itu di habisi disana.Aku masih bisa hidup."Ucap Young rae berlari tergesa gesa dan tak melihat jalan.


Saat Young rae mau menyebrang ,dia tidak melihat kanan kiri karena asyik bahagia, karena hidupnya akan aman dan Young rae ini bisa di bilang sudah kehilangan akal karena sudah ditahan di penjara cukup lama.


"Aku akan hidup bahagia...., la,la."Ucap Young rae tidak melihat kanan kiri dan langsung menyebrang.


Seketika itu juga ada truk besar yang lewat dan mau mengarah ke Young rae.Young rae pun melihat ke arah truk yang sudah dekat itu, karena truk tersebut terus membunyikan klakson nya.


Seketika itu juga Young rae melotot."Arghhh...., tidakk!!!!."Teriak Young rae.


Seketika jalanan tersebut, dipenuhi dengan darahnya.


Disisi lain, Gyuri yang sudah di masukkan ke dalam ruang UGD, untuk perawatan yang serius.


Do hyun yang menunggu diluar ruangan tersebut, seketika mondar mandir karena khawatir dengan keadaan Gyuri.


"Kau harus kuat sayang, kau harus kuat.Ada aku disini."Ucap Do hyun sambil menggigiti bibir bawahnya karena sangat cemas.


Tiba tiba ponselnya berdering.Do hyun langsung mengangkat nya."Halo....


"Halo pak, ini saya Sonia.Saya mau memberitahukan soal kejadian yang sangat penting pak."Ucap Sonia.


"Katakan sekarang."Ucap Do hyun.


"Saya lihat di televisi tadi.Bahwa Young rae meninggal tertabrak truk pembawa batu pak.Apa bapak sudah mengetahui nya?."Jawab Sonia sekaligus bertanya.


"Syukurlah dia meninggal."Jawab Do hyun.


"Kenapa bapak senang?."Tanya Sonia bingung.


"Aku akan menjelaskan nya nanti, kau datanglah sekarang ke rumah sakit.Akan aku kirim lokasinya dan akan saya ceritakan di rumah sakit semuanya."Jawab Do hyun.


"Baik pak, saya akan kesana secepatnya."Jawab Sonia langsung mematikan ponselnya.


"Syukurlah yang telah memukul Gyuri meninggal.Agar masalah dan beban Gyuri tidak semakin banyak, aku sangat kasihan kepadanya.Aku akan selalu bersama mu sayang, selalu disisimu."Ucap Do hyun menangis dan duduk di ruang tunggu.


Setelah beberapa menit, akhirnya Sonia datang."Halo pak ceo, omong omong bapak kenapa di rumah sakit pak?."Tanya Sonia langsung duduk di samping Do hyun.


"Gyuri masuk rumah sakit."Jawab murung Do hyun.


"Hah!!!."Kaget Sonia.


"Kok bisa pak?.Tanya Sonia.


"Dia dipukuli oleh mantan saya yang bernama Eun mi itu dan dia dipukuli juga oleh Young rae, ialah orang yang sudah menusuk saya beberapa minggu yang lalu.Untung saja saya cepat datang, jadi saya bisa langsung membawa nya ke rumah sakit."Jawab jelaa Do hyun.


"What!!!, Eun mi dan Young rae dan dimana Eun mi pak?."Tanya balik Sonia.


"Dia sudah mati tertembak karena sudah melakukan tindakan pembunuhan kepada Gyuri.Aku juga sangat kaget melihat Gyuri sudah berlumuran darah akibat pukulan mereka."Jawab Do hyun sambil memegang kening nya.


"Mampus tu anak...., mati juga semuanya.Aku kasihan dengan Bu manager, hidupnya sudah di penuhi dengan penderitaan.Tapi bu manager begitu kuat menjalani semuanya, aku sampai salut dengan bu manager."Ucap Sonia sangat salut dengan diri Gyuri.


"Aku akan melindungi mulai sekarang, agar dia tidak di celakai oleh siapapun.Aku tidak ingin melihatnya terluka dan menangis di depanku."Ucap Do hyun bersungguh sungguh.


"Aku dukung pak ceo dan pak ceo harus membahagiakan bu manager kelak.Aku doakan smoga bu manager dan pak ceo panjang umur dan hidup selamanya."Ucap Sonia tersenyum.


"Terima kasih banyak Sonia.Kau bisa menunggu disini, untuk melihatnya.


"Apa dokter udah keluar pak ceo?."Tanya Sonia.


"Belum...., itu sebabnya aku sangat khawatir kalau dia akan terjadi apa apa."Jawab Do hyun masih cemas.


"Sabarlah pak ceo.Bu manager pasti kuat dan akan sehat kembali."Jawab Sonia menyemangati Do hyun agar tidak panik.


1 jam pun berlalu.Dokter pun keluar dari ruang UGD.Do hyun langsung menghampiri dokter tersebut.