
Gyuri pun menatap mata Do hyun yang memegang pipinya.
"Maafkan aku...katakan sesuatu dong...jangan ngambek terus."Ucap wajah sedih Do hyun.
"Setidaknya makan dulu, jangan sampai perutmu sakit."Ucapnya kembali.
Gyuri hanya terdiam lalu mendengarkan apa yang di katakan Do hyun lalu kembali lagi ke dapur untuk makan masakan Do hyun.
Langsung duduk dan makan dan Do hyun tersenyum karena Gyuri mendengarkannya.Merekapun makan tapi hanya saling diam.
Do hyun menatap wajah Gyuri yang fokus makan lalu Gyuri menyadari kalau Do hyun menatapnya.
"Jangan melihatku ku seperti itu."Ucap Gyuri mengunyah makanannya sambil memasang wajah kesal.
Memegang tangan Gyuri dan Gyuri reflek menatap wajah Do hyun."Sayang....maafkan aku...apa kau mau sesuatu, katakan saja padaku...aku akan memberinya padamu."Ucap Do hyun terus meminta maaf.
"Hem..."
"Jawab dong...jangan cuma bilang gitu.Memasang wajah menyedihkan.
"Iya...."Jawab Gyuri memaafkannya karena sudah tidak tahan lagi dengan wajah imut dari Do hyun itu.
Kembali cerah dan menghampiri gyuri sambil jongkok."Apa benar kamu memaafkan ku."Ucap Do hyun lagi ingin memastikannya.
"Iya....siapa yang tahan dengan wajah imut mu ini."Memegang pipi Do hyun dan menatapnya sambil tersenyum.
"Terima kasih banyak sayang....aku sayang padamu."Ucap Do hyun bahagia sampai memeluk Gyuri.
"Iya pak ceo...siapa yang tahan dengan wajah imut pak ceo ini.Tapi jangan ulangi lagi hal seperti itu, ingat...."
Do hyun mengangguk."Baiklah, mari kita makan kembali pak ceo."Ucap Gyuri menyuruh Do hyun makan kembali.
Do hyun pun kembali ke kursinya dan melanjutkan makanannya."Pak ceo.Apa saya boleh bertanya?."Ucap Gyuri menatapnya.
"Katakan saja sayang."Jawab Do hyun tersenyum.
"Kapan pak ceo akan mempublikasikan hubungan kita ini?."Tanya Gyuri menatapnya.
Mengelus tangan Gyuri."Sabarlah sayang.Aku akan memberitahunya secepat mungkin.Aku tidak akan meninggalkan mu sayang.Lebih baik habisi cepat makanan mu,agar kita bisa berlibur dengan cepat."Jawab Do hyun menenangkan Gyuri.
"Baiklah pak ceo.Terima kasih banyak dengan jawabannya."Ucap Gyuri tersenyum bahagia.
Setelah mereka siap makan merekapun bergegas pergi berlibur dan Gyuri sedang memakai pakaiannya dan Do hyun sudah menunggunya di ruang tamu.Gyuri yang sedang mengganti pakaiannya dan kebetulan kancing belakang bajunya sudah di naikkan.
"Aduh....susah banget lagi di naikkan kancing ini.Gimana nih.Masa aku harus meminta bantuan pak ceo.Malu."Tiba tiba pipi Gyuri memerah karena membayangkan kejadian tersebut.
Do hyun pun datang menghampiri pintu kamarnya yang tertutup.Do hyun mengetuk pintu kamar tersebut."Apa kau sudah siap Gyuri?."Tanya dari luar Do hyun.
Gyuri hanya terdiam karena dia masih fokus untuk menaikkan kancing tersebut dan Do hyun merasa aneh karena Gyuri terdiam di dalam.
Tiba tiba Gyuri berteriak."Aduh....
Do hyun yang panik langsung mendobrak pintu kamar tersebut dan di perlihatkan dengan penampakan pakaian Gyuri belakang terbuka belahannya."Pak ceo....Kenapa bapak masuk.Arghhh."Teriak Gyuri malu.
"Maafkan aku."Berbalik badan mau keluar kamar karena malu.
"Tunggu pak."Ucap Gyuri menahan Do hyun pergi.
"Kenapa."Menutupi wajahnya.
"Bolehkah bapak menaikkan kancing baju belakang saya ini."Ucap Gyuri meminta bantuannya.
"Apa tidak apa apa?."Tanya Do hyun malu mengatakannya.
"Cepat pak.Keburu nanti kita tidak bisa liburan nih.Lagian kita kan sudah tunangan."Ucap Gyuri menyuruh cepat.
"Baiklah.Aku akan menutup mataku, agar aku tidak di bilang mesum oleh mu."Ucap Do hyun mendekati belakang Gyuri dan mulai menaikkan kancing baju tersebut.
Do hyun sedikit mengintip."Astaga....ternyata badan wanitaku benar benar indah.Aku jadi tidak bisa menahannya.Astaga Do hyun kau mesum, kau harus menutup kembali matamu."Ucap batin Do hyun kembali menutup matanya.
"Apa pak ceo sudah siap?."Tanya Gyuri yang sudah menunggu lama.
"Eh.... sudah kok.Nah kan sudah cantik."Jawab Do hyun kembali membuka matanya dan tersenyum.
"Terima kasih banyak pak ceo.Ini hadiah untuk bapak."Ucap Gyuri langsung mencium pipi Do hyun.
"Pak ceo sangat lucu."Mengelus rambut Do hyun.
Menahan tangan Gyuri."Jangan lakukan seperti itu atau aku akan memberi mu hukuman yang setimpal."Ucap Do hyun seluruh wajahnya memerah karena salting.
"Baik, baik.Kalau begitu mari kita pergi berlibur."ucap Gyuri bahagia.
"Sebelum itu mari kita kis pagi dulu."Ucap Do hyun tersenyum.
"Dasar mesum."Ejek Gyuri sambil memasang wajah kesel.
"Aku mesum gini hanya padamu sayang..., bukan dengan orang lain."Jawabnya.
"Baiklah.Mari kita mulai kisnya.
"Cup...
"Ughm....ughm..."Huh."******* mulut mereka berdua yang menikmatinya.
"Aku mencintaimu Gyuri."Ucap Do hyun kepadanya.
"Aku juga mencintai pak ceo."Jawab Gyuri tersenyum bahagia.
"Oh ya pak ceo.Nanti saya ada janji dengan baegyoel di cafe swedia jadi saya mau pergi kesana dulu."Ucap Gyuri memberitahunya.
"Kenapa kau masih lost contact dengannya?."Tanya Do hyun memasang wajah imut.
Gyuri menciumnya."Umach.Jangan marah.ini tidak lebih dari karyawan dan atasan saja kok, jadi jangan berfikiran yang aneh aneh.Mengerti."Jawab Gyuri sambil memegang pipi Do hyun.
Do hyun mengangguk.Tingkahnya sudah berubah 100% akibat cintanya kepada Gyuri.Do hyun orang yang dingin kepada orang lain tapi sangat manja dengan tunangannya.
"Kalau begitu aku pergi dulu ya pak ceo.Karena mungkin Baegyoel sudah menungguku."Ucap Gyuri kepadanya.
"Baiklah, jangan lama lama dan jika ada sesuatu hubungi aku secepatnya."Ucap Do hyun melipat tangannya.
"Siap bos.Aku pergi dulu ya.Dah..."Ucap Gyuri tersenyum lalu pergi meninggalkan Do hyun.
Setelah gyuri pergi dan Do hyun menghubungi seseorang."Halo....apa Young rae baik baik saja di penjara?."Tanya Do hyun kepada penjaga polisi.
"Aman pak.Kami sudah menahannya dengan baik dan dia hanya terdiam dan merenungi dirinya."Jawab pihak kepolisian tersebut.
"Terima kasih banyak pak.Kalau begitu saya tutup telponnya."Ucap Do hyun menutup telponnya.
"Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti wanita tercinta ku dan aku tidak akan membuat kesayanganku sedikit pun terluka."Ucap batin Do hyun tersenyum.
Disisi lain di mana Gyuri sudah berada di cafe menunggu Baegyoel dan beberapa menit kemudian akhirnya Baegyoel juga datang dan langsung menuju ke meja Gyuri.
"Apa bu manager sudah menunggu saya lama?."Tanya Baegyoel langsung duduk di hadapannya.
"Tidak apa apa.Saya juga barusan datang juga kok."Jawab Gyuri tersenyum.
"Ada apa bu manager memanggil saya ke cafe?."Tanya Baegyoel.
"Jangan terlalu cepat.Minum dulu nih."Memberikan secangkir kopi kepada Baegyoel.
"Terima kasih banyak bu manager."Tersenyum.