From Helping To Love

From Helping To Love
episode 46



"Mimpi...., jangan pikir kau bakal seperti pak ceo.Pak ceo itu orang yang cuek super cuek...."Ucap Sonia mengejeknya.


"Kau selalu saja begitu dasar pendek."Jawab Baegyoel kesal.


"Sudahlah...., kalian jangan bertengkar.Ada satu hal lagi yang mau ku katakan pada kalian."Ucap Gyuri kepada mereka berdua.


Menoleh ke wajah Gyuri."Apa itu bu manager?."Tanya Sonia dan Baegyoel.


"Besok kita akan pulang dan kembali ke kota korea..."Jawab Gyuri bahagia.


"Apa!!!."Kaget Sonia dan Baegyoel.


"Apa itu benar bu manager?."Tanya Sonia masih tidak percaya.


Gyuri mengangguk."Yeah...., akhirnya kita pulang."Bahagia Baegyoel dan Sonia.


"Aku juga sudah rindu dengan kota lama ku."Ucap Gyuri memandang ke luar dan menatap bulan.


"Kalau begitu mari kita pulang.Karena besok harus beres beres.Agar tidak ketinggalan pesawat."Ucap Gyuri berdiri.


"Baik bu manager."Jawab Sonia dan Baegyoel bersamaan.


Baegyoel pun pulang ke hotelnya dan Gyuri bersama Sonia kembali ke hotel mereka.


Diruang tamu.Sonia dan Gyuri yang sedang duduk karena kelelahan."Aku masih tidak menyangka kalau bu manager dan pak ceo bertunangan.Kenapa dari kemarin kemarin itu bu manager tidak mengatakannya.Malah memendamnya?."Tanya Sonia heran.


Mengelus lehernya."Aku hanya belum bisa mengatakannya.Karena aku sudah malu duluan mengatakannya."Jawab Gyuri dengan wajah memerah.


"Tapi yasudahlah.Kan bu manager sudah mengatakannya.Sekali lagi selamat ya bu manager."Ucap Sonia bahagia.


"Terima kasih banyak Sonia.Kau yang sudah selama ini membantu saya.Boleh peluk."Ucap Gyuri tersenyum.


"Mau banget.Berpelukan...."Ucap Sonia langsung memeluk Gyuri.


Merekapun saling berpelukan."Oh ya Sonia.Kau sudah mandi kah?."Tanya Gyuri melepas pelukannya.


"Heheheh.....belum bu manager.Kalau begitu saya mandi dulu."Jawab Sonia berdiri.


"Baiklah...., sana sana."Ucap Gyuri menyuruhnya mandi.


"Siap."Langsung pergi ke kamar mandi.


Saat Sonia mandi.Gyuri pun membuka ponselnya dan membuka wechat.Ternyata ada pesan dari Do hyun dan itu membuat pipinya memerah.


Isi chat:


"Apa kau sudah masuk sayang?."Tanya Do hyun di wechat.


Gyuri membalas."Sudah pak ceo.Pak ceo sedang apa?."Jawab Gyuri sekaligus bertanya.


Membalas."Sudah sayang...., selamat malam dan tidurlah dengan cepat.Sampai jumpa besok di bandara."Jawab Do hyun sambil mengirim stiker kucing imut.


"Astaga anak ini...., selalu saja membuat ku salting."Ucap batin Gyuri tersenyum sendiri.


Membalas balik."Selamat malam juga sayang pak ceo."Jawab Do hyun juga ikut mengirim stiker kyut.


Disisi lain.Do hyun yang sudah sangat salting karena mendapat balasan dari Gyuri.Dan dia di katakan sayang."Yaolo, yaolo...., anak itu begitu menggemaskan.Pake kirim stiker juga.Aku semakin ingin cepat menikahinya."Ucap batin Do hyun.Pipinya ikut memerah.


Keesokan harinya.Dimana Gyuri, Baegyoel dan Sonia sudah berada di bandara dan sedang menunggu Do hyun.


"Kapan pak ceo datang bu manager?."Tanya Sonia sambil membawa kopernya.


"Sebentar.Aku akan menghubunginya dulu."Jawab Gyuri mengambil ponselnya dan menghubungi Do hyun.


Mengangkat ponselnya."Iya Gyuri.Ada apa?."Tanya Do hyun di telepon.


"Kapan pak ceo datang ke bandara.Bukannya pak ceo bilang akan datang secepatnya."Jawab Gyuri sekaligus bertanya.


"Ini aku akan segera ke sana.Tadi ada urusan sebentar.kalian duluan lah masuk ke pesawat.Aku akan menyusul."Jawab Do hyun.


"Dah..juga sayang."Jawab Do hyun ikut tersenyum.


Menaruh kembali ponselnya ke dalam tasnya."Pak ceo ada urusan tadi.Jadi akan segera menyusul.Kata pak ceo kita duluan saja."Ucap Gyuri kepada Sonia dan Baegyoel.


"Yasudah kalau begitu bu manager.Kita langsung masuk saja."Ucap Baegyoel.


"Mari.Kebetulan kita sudah membeli tiketnya juga.Jadi aman."Jawab Gyuri tersenyum.


Merekapun langsung masuk ke dalam pesawat dengan tempat duduk yang berbeda.Baegyoel dan Sonia yang duduk di depan sedangkan Gyuri duduk di kursi vip.


Gyuri yang sendirian dan menunggu Do hyun."Maaf menganggu para penumpang.Pesawat akan terbang dalam 30 menit lagi."Ucap pramugari.


"Kemana pak ceo ya.Kenapa tidak kunjung datang.Apa terjadi sesuatu."Panik Gyuri.


"Pesawatnya bentar lagi akan terbang.Smoga tidak terjadi apa apa dengan pak ceo."Murung Gyuri sambil melihat kaca luar pesawat.


Saat Gyuri bersedih tiba tiba Do hyun datang juga dan Gyuri masih melihat kaca di sampingnya dan tidak tahu bahwa Do hyun sudah duduk berada di sampingnya.


"Kemana pak ceo ya."Sedih Gyuri.


"Kenapa dengan Gyuri ya.Apa dia sedih karena aku datang terlambat.Aku harus mengerjainya."Ucap batin Do hyun memulai aksinya.


Do hyun sedikit menjauhkan jarinya dan mengarahkan jari tersebut ke arah pipi Gyuri dan saat Gyuri mau menoleh.Jari Do hyun akan menyentuh pipi gyuri.


"Halooo..."Panggil Do hyun.


"Kenapa ya."Menoleh Gyuri dan otomatis jari Do hyun mengenai pipi Gyuri.


"Halo sayang..."Ucap Do hyun tersenyum.


"Ihhh..., kenapa baru datang sih.Aku udah panik malah masih iseng juga.Dasar pak ceo."Kesal Gyuri mencubit pipi Do hyun.


Memegang pipinya yang di cubit Gyuri."Aduh.., sakit tau sayang.Maafin aku ya.Jangan ngambek ya."Jawab Do hyun meminta maaf.


"Siapa juga yang ngambek.Aku hanya kesal padamu."Menjetikkan jarinya ke hidung Do hyun.


"Iya sayang...., sekarang kan aku sudah di sini.Jadi jangan khawatirkan aku lagi.Aku tidak akan meninggalkan mu sayang."Mengecup kening Gyuri.


"Mulai deh..."Ucap Gyuri.Pipinya memerah.


"Heheheh....Rindu kamu.Jadi gini deh."Jawab Do hyun pipinya ikut memerah juga.


Merekapun saling berpegangan tangan.Menunggu pesawat tiba di kota mereka.


Setelah menunggu beberapa jam yang begitu lama.Akhirnya pesawat mendarat juga dan tiba di kota korea.Gyuri yang tertidur karena menunggu pesawat tiba dan Do hyun merapikan rambut Gyuri yang menutupi matanya.


"Kamu juga sangat cantik saat tidur.Aku jadi tidak ingin melepaskan mu begitu lama.Aku jadi ingin bersama mu setiap menit.Bahkan setiap detik.Aku menyayangi mu Gyuri."Ucap batin Do hyun mengusap usap pipi Gyuri yang tertidur.


Gyuri terbangun."Hem..., apa sudah sampai?."Tanya Gyuri membuka matanya pelan pelan.


"Sudah sampai sayang.Bangunlah."Jawab Do hyun tersenyum.


Terbangun."Kenapa pak ceo tidak membangunkan saya?."Tanya Gyuri menatapnya.


"Aku tidak tega membangunkan mu yang kelelahan begitu.Jadi aku membiarkan mu tidur sebentar dan ternyata sudah sampai.Mari turun."Jawab Do hyun mengusap usap rambut Gyuri.


"Marii..."Jawab Gyuri berdiri dan Do hyun mengambil kopernya dan membawanya.


Turun dari pesawat dan ternyata di bawah sudah ada Sonia dan Baegyoel yang menunggu."Halo pak ceo dan bu manager."Sapa Sonia melambaikan tangannya.


"Eh...Sejak kapan kalian disini."Ucap Gyuri malu karena berpegangan tangan dengan Do hyun dan Gyuri langsung melepaskannya.


"Tidak usah di lepaskan bu manager.Kan kami sudah tau kalau bu manager dan pak ceo bertunangan.Jadi tidak apa apa bu manager."Ucap Baegyoel tersenyum.


"Heheheh...saya hanya belum terbiasa saja."Jawab malu Gyuri.