
"Sudahlah kalau begitu mari kita kembali ke perusahaan kita."Sorak bahagia Sonia.
"Mariii..."Ucap Baegyoel ikut bahagia.
Sonia dan Baegyoel pun duluan pergi dan Do hyun saling bertatapan dengan Gyuri dan mereka menyusul sambil bergandengan tangan kembali.
Merekapun langsung kembali ke perusahaan mereka.Dan saat mereka masuk ke dalam perusahaan itu kembali."Wah....tidak ada perubahan disini.Selama kita di swedia ya pak."Ucap Gyuri tersenyum bahagia.
"Iya sayang...."Memegang pipi Gyuri."
"Jangan romantisan di sini.Malu tahu."Ucap Gyuri malu plus salting karena takut akan ada yang melihat keromantisan mereka.
Tiba tiba Sonia muncul dari belakang."Lagi lagi bu manager dan pak ceo sedang bermesraan.Aku jadi ingin sekali seperti kalian."Ucap Sonia membayangkannya.
"Eh...., sejak kapan kau ada di belakang kami sonia?."Tanya Gyuri kaget.
"Barusan bu manager.Yakan baegyoel."Menyenggol bahu Baegyoel.
"Benar bu manager dan pak ceo.Sudahlah Sonia..., mari kita masuk ke dalam.Nanti kita malah menganggu bu manager dan pak ceo yang sedang bermesraan."Jawab Baegyoel.
"Iyakan...., kalau begitu kami duluan bu manager pak ceo."Ucap Sonia dan Baegyoel langsung masuk ke dalam perusahaan.
"Iya..."Tersenyum Do hyun.Sedangkan Gyuri menutupi wajahnya yang memerah karena salting.
"Kenapa kau menutupi wajahnya mu sayang.Kau terlihat lucu saat wajahmu memerah.Biasanya kau duluan yang menggodaku.Kenapa sekarang terdiam."Ucap Do hyun meledeknya.
Menutup mulut Do hyun yang terus berbicara."Diamlah...., aku mau masuk dulu.Bicara terus...., sana bicara sama tembok."Jawab Gyuri langsung masuk ke perusahaan dan meninggalkan Do hyun sendirian.
Setelah Gyuri masuk ke dalam perusahaan sedangkan Do hyun di luar sambil memegang koper mereka berdua."Sudah meninggalkan...., malah menyuruhku membawa koper ini lagi.Memang Gyuri sangat lucu tuhan."Ucapnya lalu masuk ke dalam juga sambil membawa kopernya.
Didalam perusahaan.Gyuri yang langsung masuk ke dalam ruangannya dan langsung duduk."Nikmatnya kembali ke ruangan ku sendiri dan kembali ke kota ku sendiri.Aku jadi merasa lebih enak di sini."Ucap batin Gyuri bahagia sambil meregangkan kakinya dan menutup matanya.
"Tidur sebentar sepertinya enak.Tidur bentar deh."Ucap Gyuri tidur sebentar.
Saat Gyuri tertidur.Do hyun masuk ke ruangannya sambil membawa kopernya yang berat."Astaga...., apa yang di bawa gyuri.Sampai sampai kopernya seberat ini yaolo."Ucap batin Do hyun kelelahan dan masuk ke ruangan Gyuri.
Do hyun reflek melihat Gyuri yang tertidur di kursi.Do hyun pun meletakkan kopernya dan menghampiri Gyuri yang tertidur.
"Saat tidur saja dia begitu cantik.Terima kasih banyak ya tuhan.Karena kau sudah mempertemukan kami dan aku tidak akan mengecewakannya lagi dan meninggalkannya."Dalam hati Do hyun sambil mengecup hidung Gyuri dengan lembut.
"Aku harus ke ruangan ku dulu.Pasti sudah banyak berkas yang menungguku."Ucapnya langsung keluar menuju ke ruangannya.
Sesampai ruangannya.Do hyun langsung duduk dan melihat berkas berkas yang berada di atas mejanya."Wah...ini rapat rapat yang akan di laksanakan beberapa hari lagi.Baru juga sampai, sudah harus rapat begini.Yasudah lah."Ucapnya menanda tangani berkas berkas yang akan di laksanakan untuk rapat.
Disisi lain setelah beberapa jam.Akhirnya Gyuri terbangun dengan nyenyak."Hua...."Nguap Gyuri sambil menutupi mulutnya.
"Jam berapa ini."Melihat ponselnya.
"Astaga...., ini sudah sore.Apa dari tadi aku tertidur.Kenapa tidak ada yang membangunkan ku.Dasar...."Kesal Gyuri.
Tiba tiba ponselnya berdering.Gyuri langsung Mengangkatnya."Eh...pak ceo.Kenapa menghubungi ku.
"Halo pak...ada apa?."Tanya Gyuri di ponselnya.
"Apa kau sudah bangun.Bagaimana..., sudah cukup istirahat?."Jawab Do hyun sekaligus bertanya.
"Ihhh...., kenapa pak ceo tidak membangunkan saya.Kan saya jadi keterusan tau."Kesal Gyuri kepadanya.
"Aku tidak tega membangunkan mu yang sangat kelelahan begitu.Jadi aku membiarkan mu tertidur.Ga tau ya betah sampe sore.Gyuri ku memang lucunya."Jawab Do hyun tertawa tipis.
"Sebel...., dah lah.Kalau begitu saya mau ke ruangan pak ceo.Apa boleh?."Tanya Gyuri.
"Datanglah kapan pun yang kau mau sayang."Jawab Do hyun dengan bahagia.
"Oke..., kalau begitu aku tutup telponnya."Langsung menutup teleponnya.
"Aku lagi pengen ke ruangan pak ceo.Udah lama ga ke ruangan pak ceo, sejak berlibur ke swedia."Ucapnya langsung pergi ke ruangan Do hyun.
"Silahkan."Jawabnya.
Masuk dan langsung duduk di sofa tanpa perintah Do hyun."Kau mulai beraninya.Asal asal duduk saja tanpa perintah ku."Ucap Do hyun tersenyum.
"Kenapa harus di perintah perintah.Kan aku ini tunangan mu."Jawab Gyuri sambil berbaring di sofa tersebut.
Menghampirinya."Kau memang gadis yang nakal."Ucap Do hyun mencubit pipi Gyuri.
"Aduh...sakit tau pak ceo.Enak saja asal cubit pipi orang.Sini aku cubit gantian."Jawab Gyuri gantian mencubit pipi Do hyun yang mendekat ke wajahnya.
"Tidak sakit sayang..."Ucap Do hyun tidak merasakan cubitan tersebut.
"Aku ga mau keras kepadamu.Kamu tu baru suka keras keras sama aku.Jadi sakit tau.
"Iya..., maafin aku ya sayang."Ucap Do hyun meminta maaf.
"Hanya bercanda kok.Kenapa harus sampai meminta maaf.Aku ga marah sama kamu pak ceo."Jawab Gyuri langsung memeluk Do hyun.
Do hyun pun merespon pelukan Gyuri."Kenapa kau tiba tiba memelukku?."Tanya Do hyun bingung.
"Karena aku rindu bapak."Jawab dengan mudah Gyuri.
"Ngomong nya enteng banget ya."Ucap Do hyun tersenyum.
"Kenapa kau tertidur tadi di ruangan mu?."Tanya Do hyun melepaskan pelukannya.
"Saya hanya kecapean saja pak ceo.Jadi saya tertidur deh."Jawabnya dengan tersenyum lebar.
"Jika kau kelelahan.Besok kau bisa libur sehari saja."Ucap Do hyun.
"Apa boleh...., kan baru masuk.Kenapa sudah di suruh libur saja?."Tanya Gyuri tidak enakan.
"Kan aku pemilik perusahaan ini.Masa kau lupa sih sayang."Memegang pipi Gyuri.
"Oh ya...., kalau begitu aku bisa libur sehari besok kan.Soalnya aku sangat kecapean nih."Memasang wajah kelelahan.
Mengelus rambutnya."Iya sayang...., kau boleh libur kapan pun yang kau mau."Jawab Do hyun bahagia karena Gyuri bahagia.
"Saya hanya minta sehari saja kok.Setelah itu saya akan bekerja dengan keras untuk perusahaan ini."Ucapnya bertekad dengan keras dan tidak ingin di bantah lagi.
"Baik, baik..., kalau begitu apa kau mau makan di restoran besok malam?."Tanya Do hyun menatapnya.
"Boleh..., aku sudah lama tidak makan ramen di kota ini.Aku sudah sangat rindu."Jawabnya sambil membayangkan ramen tersebut.
"Baik sayang..., aku akan memesankan makanan yang begitu banyak untukmu besok."Tersenyum bahagia.
"Terima kasih banyak pak ceo."Memeluknya dan tertawa bahagia.
Malam pun tiba.Dimana Gyuri sudah pulang dan berada di hotelnya setelah di antarkan oleh Do hyun.Gyuri yang sudah mandi dan berpakaian tidur lalu berbaring di kasurnya sambil menatap ponselnya.
Tiba tiba ada pesan masuk dan ternyata itu dari Do hyun yang sudah di tunggu tunggu nya."Wah..., akhirnya pak ceo mengirim pesan juga padaku.
Isi pesannya."Apa kau menungguku sayang?."Tanya Do hyun di pesan tersebut.
Membalas."Siapa juga yang menunggu pak ceo.Aku hanya melihat lihat saja kok."Jawabnya sambil mengirim stiker beruang ngambek.
Do hyun membalas."Iya deh..., kalau begitu selamat malam dan tunggu besok kita akan makan bersama."Balasnya dengan stiker cowok cool.
Gyuri tertawa karena stiker tersebut."Iya pak ceo..., selamat malam juga."Balas Gyuri ikut mengirim stiker love besar.
Disisi lain.Do hyun yang salting karena di kirim stiker cinta oleh Gyuri.Seketika pipinya memerah karena salting.
"Anak itu selalu saja membuatku hampir gila karena kelakuannya itu.Aku tidak akan melepaskannya seumur hidupku."Ucap batin Do hyun sambil memeluk ponselnya.
Keesokan paginya.