From Helping To Love

From Helping To Love
episode 49:Tangisan



"Bu manager pak...., bu manager."Jawab Sonia ngos ngosan.


"Kenapa dengan Gyuri.Kenapa...."Tanya Do hyun tiba tiba panik seketika.


"Bu manager pergi setelah ke mari pak.Bu manager juga melihat pak ceo sedang berduaan dengan mantan pak ceo."Jawab Sonia khawatir.


"Apa!!!!."Seketika itu juga Do hyun panik dan langsung mengerutkan keningnya.


"Dia melihat kalau pak ceo sedang bermesraan dengan mantan pak ceo.Apa itu benar pak ceo?."Tanya Sonia kesal juga kepadanya.


"Saya bukan bermesraan.Kau lihat sendiri aku sudah mengusirnya dan dia datang sendiri kesini.Aku sudah memerintahkan kepada Gyuri untuk tidak datang.Karena jika dia datang dia akan salah paham.Tapi dia malah datang juga.Aku harus menghubunginya.Dia pasti salah paham."Jawab Do hyun menghubungi Gyuri dengan cemas.


"Terima kasih banyak sudah memberitahukan ku.Kau bisa membantuku mencari nya."Ucap Do hyun memerintahkannya.


"Baik pak ceo.Saya permisi dulu."Ucap Sonia langsung pergi meninggalkan Do hyun yang panik dan cemas menjadi satu.


Disisi lain.Gyuri yang kembali ke rumah lamanya dulu.Dimana dia bersama ibunya bersama.Rumahnya sekarang masih bagus.


Masuk ke dalam."Rumah ini adalah rumah dimana aku bersama ibuku selalu berdua.Aku jadi rindu dengan ibuku."Ucap Gyuri duduk di sofa tersebut.


Tiba tiba ponselnya berdering.Gyuri melihat ponselnya."Pak ceo...., aku lagi ga ingin berbicara dengannya.Aku harus mematikan ponsel ini.Aku lagi ingin sendiri."Ucap Gyuri mematikan daya ponselnya.


Disisi lain.Do hyun yang panik.Terus menerus menghubungi Gyuri."Ada apa dengan anak itu.Apa dia marah...., dia pasti melihat ku dengan Eun mi.Aku harus menjelaskannya."Ucapnya panik.


"Nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi."


"Kenapa anak itu tidak menjawab ponselku.Apa dia marah.Aku harus mencarinya di hotelnya."Langsung bergegas ke hotel Gyuri dengan rasa cemas.


Do hyun mengebut dengan mobilnya."Kenapa kau begini Gyuri.Maafkan aku..., aku akan menemukanmu dan menjelaskan semuanya padamu."Ucapnya menginjak gas dengan cepat.


Sesampai hotel Gyuri.Do hyun langsung masuk ke dalam hotelnya.Karena kebetulan Do hyun tahu pin hotelnya.


Masuk ke dalam."Gyuri...., kau dimana....Keluarlah sayang."Panggil Do hyun mencari cari keberadaan Gyuri.


Do hyun mencari di seluruh isi kamar.Bahkan kamar mandi, dapur dan ruang tamu sudah di carinya.Tapi tidak menemuinya juga.


Terduduk di sofa."Kau kemana sayang...., apa kau marah.Jangan marah seperti ini dong.Aku minta maaf padamu."Ucap Do hyun menyesal dan menutupi wajahnya.


"Aku harus mencarinya dengan cepat dan menjelaskan semuanya."Langsung keluar hotel dan mencari keberadaan gyuri di jalanan.


Diperjalanan mencari Gyuri.Do hyun menghubungi karyawan perusahaan yang tidak lain lagi ialah sonia."Halo Sonia...."Panggil Do hyun dengan wajah panik.


"Iya pak.Apa bapak sudah menemukan Bu manager?."Tanya Sonia ikut cemas.


"Saya belum menemukannya.Beritahu yang lainnya untuk mencari keberadaan Gyuri sampai dapat.Bila tidak..., gaji kalian akan saya turunkan."Ucap tegas Do hyun.


"Baik pak...., akan saya usahakan."Jawab Sonia.


Do hyun pun langsung mematikan ponselnya dan kembali fokus untuk mencari keberadaan Gyuri."Kau dimana sayang...., jangan gini dong.Aku akan menjelaskan semuanya padamu."Ucap Do hyun mengerutkan kembali keningnya.


Disisi lain.Gyuri yang duduk di sofa dan menatapi rumah lamanya."Sudah lama aku tidak di sini.Aku jadi rindu dengan rumah ini.Omong omong..., Apa Do hyun sedang mencariku.Aku tadi sengaja mematikan ponselnya agar membuatnya mencari ku dan itu hukuman untuknya.Salah suruh bermesraan dengan mantan kekasih nya itu."Ngambek Gyuri.


"Sekarang aku mau tidur dulu deh.Aku jadi rindu dengan kamar ku dulu."Ucap Gyuri berdiri dan menuju ke kamar lamanya.


"Wah...., kamarnya masih masa seperti dulu.Tidak ada yang berbeda sama sekali.Aku tidak bisa disini karena perusahaan tempat kerja ku sangat jauh dari rumah.Jadi aku harus menginap di hotel.Aku mau beristirahat di sini dulu untuk memenangkan diriku."Ucap Gyuri berbaring di tempat tidurnya.


Malam pun tiba.Dimana Do hyun masih mencari keberadaan Gyuri dan tak beristirahat sedikit pun."Kau dimana sayang...., aku khawatir dengan mu.Jangan gini dong."Ucapnya sangat khawatir.


Disisi lain.Gyuri yang tertidur dan tidak memikirkan Do hyun yang sudah sangat panik mencari keberadaannya.


Disisi lain lagi.Do hyun yang menghubungi kembali Sonia."Apa kau sudah menemukannya?."Tanya Do hyun cemas.


"Belum pak ceo...., apa bapak sudah menemukannya juga?."Jawab Sonia sekaligus bertanya.


"Saya belum menemukannya.


"Bapak makan dulu pak atau istirahat dulu.Dari tadi siang bapak tidak makan.Bapak makanlah dulu."Ucap Sonia panik.


"Dimana kau sayang...., aku khawatir denganmu."Ucap Do hyun.


Keesokan harinya.Do hyun yang tidak ada tidur karena seharian mencari keberadaan gyuri.Diperusahaan Do hyun yang sangat cemas dengan keberadaan Gyuri.


"Dimana kau sayang.Aku sangat khawatir padamu.Aku harus menghubungi seseorang untuk mencari tahu keberadaannya.


Do hyun pun menghubungi mata mata untuk mencari keberadaan Gyuri.Setelah menghubungi mata mata tersebut dia pun kembali mencari keberadaan Gyuri dan langsung mencarinya dengan mobilnya dan mencari dengan teliti.


Disisi lain.Gyuri yang sedang menonton televisi sambil mengemil makanan yang dia simpan khusus di tasnya kemarin untuk berjaga jaga jika kelaparan."Apa pak ceo masih mencariku.Aku belum ada membuka ponselku.Buka deh."Ucap Gyuri mengambil ponselnya.


Saat mau menyalakan ponsel nya.Ternyata ponselnya tidak bisa di hidupkan karena habis baterai."Yah...habis baterai.Sudahlah..., nanti pak ceo juga datang."Ucap Gyuri kembali mengemil snack nya.


Malam pun tiba.Dimana Do hyun masih belum menemukan keberadaan gyuri.Do hyun yang masih terus menyetir mobilnya bahkan tidak mempedulikan makan dan minumnya.Dia fokus untuk mencari Gyuri sampai dapat.Tiba tiba ponselnya berdering.


"Ada apa.Apa kau sudah menemukannya?."Tanya Do hyun.


"Saya belum menemukannya bos.Karena keberadaannya sangat sulit."Jawab mata mata tersebut.


"Cari sampai dapat."Tegas Do hyun.


"Kau dimana sayang..., jangan gini dong.Aku harus menemukannya segera."Ucapnya kembali fokus mencari.


Disisi lain.Gyuri yang sedang duduk di kursi pinggiran laut.Karena kebetulan rumah lamanya berdekatan dengan laut dan Gyuri melamun sambil menatap bintang bintang yang indah."Apa pak ceo mencariku.Sudah dua hari aku tidak memberi kabar padanya.Dia pasti sedang mencari ku."Ucap batin Gyuri.


"Maafkan aku pak ceo."Sambil menatap bintang bintang di langit.


Saat do hyun sudah di ujung kota.Tiba tiba dia reflek melihat gadis yang berada di pinggiran laut dan dia langsung mengenalnya bahwa itu adalah Gyuri.Seketika itu juga, Do hyun langsung turun dari mobilnya dan langsung lari ke arah Gyuri.


"Gyurii....."Panggil Do hyun dengan keras hingga membuat Gyuri menoleh ke belakang.


Do hyun langsung memeluknya dengan erat dan seketika itu juga Gyuri terkejut."Eh...pak ceo.Kenapa bapak bisa menemukan saya?."Kaget Gyuri menatapnya.


Do hyun terus memeluknya dan tidak mengatakan apapun dan dia bertekuk lutut di bawahnya dan seketika itu juga air mata Do hyun pecah dan menangis di paha gyuri.


"Katakan sesuatu kenapa pak ceo kemari dan kenapa pak ceo menangis?."Tanya Gyuri bingung.


Menatapnya dalam keadaan menangis."a...aku...sudah menemukanmu.Aku tidak ingin kau begini.Maafkan aku..., aku akan menjelaskan semuanya soal kejadian kemarin.Itu hanya salah paham sayang....."Ucap Do hyun menatapnya dengan tatapan sangat sedih.


"Pak ceo begitu sedih.Apa ini semua sudah keterlaluan.Aku membuat pak ceo melakukan semua ini demi mencari ku dan malah menangis di depanku.Aku sudah sangat keterlaluan padanya."Ucap batin Gyuri tidak tega dengannya.


"Duduklah dulu di sampingku pak.Baru bapak jelaskan semuanya padaku."Ucap Gyuri menyuruhnya untuk duduk di sampingnya dan Do hyun menurut.


"Bapak kenapa.bapak belum makan kan?."Tanya Gyuri memegang tangannya yang gemetaran.


Do hyun menggelengkan kepalanya."Kenapa bapak melakukan ini semua.Bapak harus utamain diri bapak sendiri.Jangan sampai sakit."Ucap Gyuri menatapnya.


"Ini semua karena aku sayang banget sama kamu, bahkan aku lebih sayang sama kamu dari pada diri aku sendiri.Aku suka semua tentang kamu, aku suka kalau kamu marahin aku.Aku suka kalau kamu ingetin aku makan.Aku suka denger suara kamu yang bikin aku jadi lebih tenang.Aku suka semuanya tentang kamu.Kamu ga perlu takut aku menghilang dari kamu di keadaan apapun, kamu adalah orang yang aku pikirkan sebelum tidur sampe bangun tidur.Ga ngerti lagi deh cara bilang nya.Aku bakal jelasin semuanya kalau itu hanya kesalah pahaman saja."Ucap Do hyun menjelaskannya dengan detail sambil meneteskan air matanya.


"Hikss....hikss...., cuma ini lah aku.Seorang diri yang memiliki segala kekurangan.Namun nekat mencintaimu.Aku ga bilang kalau aku yang terbaik, tapi aku bakal berusaha untuk jadi yang terbaik buat kamu.Kamu butuh tempat cerita?.Sini cerita ke aku.Jangan di pendam pendam.Kalau kamu mau marah sama aku.Marahin aja aku, aku siap menerimanya karena itu salah aku.Kalau kamu ga cerita ke aku, kamu mau cerita ke siapa?.Aku bakal nemenin kamu di keadaan apapun.Aku ga peduli walaupun diri aku sebenarnya juga lagi kenapa napa.Yang jelas aku mau nemenin kamu disaat kamu lagi baik baik aja.Aku sayang sama kamu,aku cinta sama kamu, aku nyaman sama kamu."Ucapnya sambil menggenggam tangan gyuri.Gyuri yang mulai meneteskan air matanya karena melihat Do hyun ikut menangis sambil menjelaskannya.


"Maaf kalau aku sering marah marah sama kamu, maaf aku suka ngerepotin kamu, maaf kalau aku sering overthinking.Aku over juga karena sayang sama kamu.Kalau aku ga sayang sama kamu aku ga bakal over terus.Kalau ada masalah selesaiin, bukan kayak gini.Masalahnya bukan hubungan nya, apapun masalahnya.Kita selesaiin baik baik.Maafin aku, aku bakal ceritain semuanya ke kamu soal kejadian kemarin.Tapi kamu jangan kayak gini dong.Hiksss....Hiksss...."Tangis deras Do hyun tak bisa di bendung lagi sambil memohon maaf dan bertekuk lutut kembali dan menggenggam tangan Gyuri dengan erat.


"Jangan nangis dong...., maafin aku juga.Sini peyuk.Hikss.....Hikss...."Jawab Gyuri sambil meneteskan air matanya dan memeluk Do hyun dengan erat.


Do hyun pun tak bisa membendung air matanya lagi.Merekapun saling menangis di bawah bintang bintang yang indah.


"Aku maafin kamu...., tapi jangan nangis gini dong."Ucap Gyuri mengusap air mata Do hyun yang terus menetes.


"Aku nangis gini, juga demi kami.Huahhh....."Nangis kencang Do hyun terus memeluk Gyuri.


"Maafin aku...., maafin aku sayang.Kamu mau maafin aku kan."Menatap wajah Gyuri dengan kecemasan dan wajah sedih.


Memegang wajah Do hyun."Aku maafin kamu sayang....., tapi jangan nangis gini.Kalau kamu nangis, aku jadi ikut nangis."Jawab Gyuri mengusap kembali air mata Do hyun.


Do hyun mengangguk dan terus memeluknya.