Fly Away With Me

Fly Away With Me
04. Episode 04



Upacara penyambutan siswa tahun ajaran baru sedang berlangsung, ibu Nita merasa kurang sehat dan tidak sanggup untuk mengikuti upacara tersebut, beliau memutuskan untuk istirahat di dalam ruangan UKS sampai upacara selesai.


Sesampainya di ruangan UKS beliau terkejut melihat dua siswa berada di ruangan tersebut, beliau berfikir bahwa mereka bolos upacara dan sedang pacaran di ruangan tersebut, hatinya kesal melihat mereka bolos sementara para siswa lain sedang melangsungkan upacara, bahkan para guru juga ikut.


"Kalian ngapain berdua disini" ucapnya membentak audry dan bryan yang kala itu sedang bercerita dan sesekali mereka tertawa ria, mereka terkejut akan kedatangan buk Nita,


"A..aa anu saya sedang mengobati tangannya yang terluka akibat terjatuh bu" ucap bryan sedikit terkejut karena kedatangan buk Nita tersebuk, "iya buk saya tadi terjatuh jadi langsung kesini untuk membersihkan lukanya supaya tidak infeksi" ucap Audry kembali untuk membenarkan bryan,


"Ooh yah sudah , biarkan Audry istirahat disini dan ibu akan menjaganya, dan kamu segeralah ke lapangan" ucap ibu nita kepada bryan, "Baik bu" jawab bryan yang kemudia berlalu dari rungan tersebut dan tidak lupa melemparkan senyuman mautnya kepada Audry yang membuat jantung gadis itu berdebar cepat.


Setelah upacara selesai para siswa melanjutkan pembelajaran seperti biasanya dan untuk siswa baru, mereka melakukan pengenalan lingkungan sekolah untuk memulai pembelajaran mereka,


Matahari semakin merekah menunjukkan cahaya kilatnya menandakan bahwa hari sudah siang dan waktunya untuk puang sekolah,


Para siswa bersorak sorai mendengar bel pulang sekolah, mereka merapikan buku bukunya tanpa diperintah oleh guru yang sedang mengajar, mereka bergegas pulang, ada yang ingin bermain menghabiskan waktunya.


Siang ini Audry mengikuti les ekstrakulikuler bahasa inggris di salah satu kursus yaitu Permata English Course, Audry dijemput oleh supir keluarganya dan mengantarkannya ketempat kursus tersebut,


Tidak membutuhkan waktu lama, bryan sampai di sebuah tempat kursus, disana para siswa bergerombol untuk mengerjakan tugas mereka atau sekedar bercakap ckap melatih bahasa inggris mereka,


"Good afternoon sir" sapa seorang siswa kursus tersebut, bryan hanya mengangkat tangan dan menganggukan kepalanya di iringi senyum manis untuk membalas sapaan siswa tersebut, kemudia dia menuju suatu ruangan yang khusus untuk tempat pendamping kursus, dia meletakkan tas ranselnya dieja dan kemudian dia berbaring disofa ruangan tersebut, bryan memejamkan matanya sebentar sebelum dia mulai mendampingi para lerserta kursus,


Audry memulai kursusnya di PEC hari ini sebagai hari pertamanya, karna menurut jadwal yang diberikan ibunya, hari ini dia masuk kursus jam 14:30 waktu setempat, Ibunya mendaftarkan Audry sebagai murid PEC supaya anaknya dapat berbahasa internasional yang juga berguna untuk masa depan Audry sendiri.


Bryan bangun dari tidurnya karna sudah waktunya dia membimbing kursus, dia berjalan kemeja untuk mengambilkan buku panduan belajar dan tidak lupa dia meminun cairan penambah ion tubuhnya supaya dia tidak merasa kelelahan nantinya, setelah itu dia menuju ke ruangan class D sebagi kelas kursus yang baru pertama kali masuk PEC.


Tepat pada pukul 14:15 Audry sudah duduk santai di salah satu ruangan kursus, dia sembari merapikan buku yang akan dipakai untuk belajar nanti dan seseklli bernyanyi nyanyi kecil, disela sela itu seorang murid perempuan masuk dan duduk disampingnya,


"Hai" sapanya sambil mengulurkan tangannya kepada Audry, "Haii" jawab Audry dan menyambut uluran tangan perempuan itu, "kenalin nama aku ruth, nama kamu siapa?" tanyanya kembali " Audry " jawab Audry dengan senyum manisnya, "Senang bertemu dengan mu, dan mudah mudahan kita dapat menjadi teman" ucap ruth dengan semangat, "baiklah, sekarang kita berteman" jawab Audry ramah dan senang karna pada hari pertama ini dia sudah mendapatkan teman baru, Audry tidkk lernah mempermasalahkan dengan siapa dia akan berteman karna dia orangnya ramah dan suka berteman.


"Good afternoon everybody" suara serak tapi merdu ditelinga menyadarkan para murid yang sedang asik dengan dunia mereka sendiri.


*bersambung