
Episode 10
Seperti sebelumnya yang dikatakan oleh ibu guru BP. Bryan pun langsung ke ruangan BP setelah dri parkiran. Dia memasuki ruangan tersebut dengan satai,karna dia udah tau apa yang akan terjadi setelah itu. Dia akan di hukum menghormat bendera di lapangan sekolah dan semua murid akan melihatnya dan Dahlan temannya akan menertawakannya lagi.
" Duduklah jangan terlalu sungkan, karna ini sudah menjadi ruangan favoritmu kan?" kata ibu BP kepadanya. Dan itu benar adanya, dimana pada tahun ajaran kelas 2 dia memang sering menginjakkan kaki disana dengan berbagai permasalahan, terlambat kesekolah, bolos pelajaran , melompat dari tembok belakang dan maris banyak lagi kesalahan yang dia lakukan dan itu sudah menjadi hal biasa baginya.
Dia mendudukan dirinya di kursi menyandarkan tubuhnya kesandaran kursi tersebut dan dengan santainya dia melipat tangannya di atas dadanya. "Sungguh entah bagaimana kamu bisa seperti ini dengan keuargamu yang dipandag baik di seluruh kotaa ini tapi kamu sangat susah di atur" ucap buk BP dan itu tidak di perdulikan olehnya.
" Sekarang hukuman saya apa buk, langsung ke intinya saja biar kita cepat kelar buk" ucap Bryan dengan santainya. " isi nama kamu disini dan segeralah pergi menuju lapangan, kami menghormat bendera sampai jam pelajaran pertama selesai"perintah ibu BP dan menyerahkan sebuah buku yang bagi murid lain itu adalah buku dosa yang mampu menurunkan nilai raport mereka, tapi menurut Bryan itu adalah buku biasa.
Setelah meyelesaikan tugasnya di ruangan BP Bryan menuju lapangan untuk melaksanaka hukumannya. Di suasana pagi yang cerah ini dia akan menjalankan hukuman itu dengan malas. Sampai di lapangan dan dia menghormat kearah tiang bendera, tiba-tiba seseorang menepuk bahunya sembari tertawa terbahak-bahak.
"Sudah tahun ke 3 bro masih saja betah di hokum seperti ini, apa kau tidak bosan dengan hukuman yang berulang-ulang sudah kau jalani? hahaha" ucap Dahlan yang menepuk bahunya dan sembari tertawa tanpa mengetahui betapa kesalnya orang yang sedang menjalani hukuman membosankan itu.
"Salah mu sendiri sudah berapa klai kau di hukum seperti ini tetapi tetap saja kau ulangi. Apa salahnya jika aku menertawakan orang bodoh sepertimu." Ucap dahlan dengan sombong. "kau tidak sadar siapa yang kaau bilang bodoh? Dari orang bodoh inilah kau selau mencontek tugas dan saat ujian" ucap Bryan sangat kesal karena ucapan dahlan. "Baiklah aku mengalah. Tapi aku tidak mau menggantikanmu menjalani hukuman ini, sebagai gantinya pelajaran bahasa inggris tadi sudah aku salin untukmu" ucap Dahlan.
" pelajaran selanjutnya kita tidak masuk karena Pak CS sedang ada rapat ke kantor dinas jadi kita free dan hanya di kasih tugas rumah" jelas Dahlan kepada Bryan. "ok itu kabar baik dan kita akan menghabiskan waktu bermain dikantin. Ayok " jawab bryan yang langsung pergi meninggalkan Dahlan. " woi tunggu. Malah di tinggalin" Dahlan berlari menyusul Bryan yang sudah mendahulinya.
Selama jam pelajaran yang free mereka menghabiskan waktu di kantin dengan bermain sesuka hati mereka, ada yang bermain game di hp dan belajar dengan serius. Jam sekolah pun akhirnya selesai dan para siswa yang sudah menunggu kejadian seperti ini sangat senang. Mereka langsung berpulangan dari sekolah dan menuju tujuan ereka selanjutnya untuk menghabiskan hari ini dengan dunia mereka sendiri da kesenangan mereka sendiri.
Bagi orang yang lainnya mereka kan menghabiskan waktu bermain, ada juga yang menghabiskan waktu untuk kursus tambahan di luar sekolah, ada yang membantu orang tua mereka bekerja sembari menghabiskan waktu, da juga yang hanya berada di rumah untuk mengistirahatkan badan mereka mengumpulkan tenaga.
Begitulah rutinitas para murid remaja yang dlam pertumbuhan, mereka akan super aktif dalam hal hal kecil di hidup mereka, karna mereka akan beranjak menuju dewasa nantinya. Bagi sebagian orang itu sangat penting melatih dirinya sendiri untuk bisa menghadapi kejamnya dunia dengan usaha mereka dan menikmati setiap proses keluh kesah dan senang yang mereka jalani.
*Bersambung
Ayo pra readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini
Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah