Fly Away With Me

Fly Away With Me
24. Cerita Dimulai




Cerita Dimulai



Pagi hari ini Audry mengerjapkan matanya untuk membawa dia bangun dari tidurnya, dari mimpi indahnya dengan berbagai bayangan masa depannya yang akan datang. Dia beranjak dari tempat tidurnya dan kemudian memberekan itu, setelah selesai dia menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya kemudian beres- beres untuk pergi ke sekolah. Setelah selesai dia turun dari kamarnya untuk menuju ruang makan sarapan pagi bersama orang tuanya. Seperti biasanya dia menyapa kedua orangtuanya dengan senyuman dan morning kiss kemudian melanjutkan sarapan dan berangkat ke sekolah.


Pagi yang cerah ini dia berangkat lebih awal dari biasanya, karena takut aka nada macet di jalanan menuju sekolah, supaya tidak terlambat. Audry berangkat dengan diantar oleh pak david seelum akhirnya kembali ke kantor.


Sesampainya di sekolah Audry langsung masuk ke tuangan kelasnya. Hari ini dia mengawali harinya dengan sangat semangat, dia akan bertemu dengan teman"nya seperti biasa dan menghabiskan waktu bermain dengan mereka.


Ditengah menuju ke ruangan dia bertemu dengan Ruth yang juga ingin ke kelasnya. "Pagi Ruth" sapanya sembari menggandeng tangan Ruth. "Pagi juga, kenapa kau? Terlihat sangat semangat penuh" Tanya Ruth yang heran dengan kelakuan temannya itu. "Tidak, hanya saja mood ku baik hari ini" jawab Audry dan kemudian mereka pun masuk ke kelas masing- masing.


*******************************


Disisi lain terlihat Bryan yang baru saja di bangunkan oleh mbok Ana karena dia masih terlelap dengan tidurnya. Dia terlihat malas untuk bangun dari tempat tidurnya, dia terpaksa akan bangun karena aka nada orang yang akan menceramahinya nanti kalau saja dia tidak bangun sekarang, atau bahkan dia akan di tending dari tempat tidur. Dia segera beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi membersihkan dirinya. Sementara mbok Ana akan membereskan tempat tidurnya dan keperluan sekolah Bryan supaya dia tidak terlambat kesekolah.


Dia berangkat dari rumahnya dang sesampainya di sekolah dia memarkirkan motornya. Di saat yang bersamaan Dahlan juga memarkirkan motornya bertepatan di samping Bryan. Mereka pun menuju ruangan dengan bersamaan. Bel sekolah pun berbunyi menandakan mereka akan mengadakan upacara seperti biasanya. Para siswa menuju lapangan dan berbaris dengan rapi kemudian melanjutkan upacara dengan seksama.


Pada saat upacara berlangsung sangat lama bagi Bryan dan Dahlan sehingga terpikir oleh mereka akan bolos dari barisan dan menuju markas kebangsaan mereka. Seketika mereka berdua berpandangan satu sama lain, menatap dengan tatapan yang penuh arti, seolah mereka sedang berbicara mereka akan bolos dari barisan upacara dalam tatapan tersebut. Mereka pun saling melemparkan senyum, dan kemudian mereka mengendap- endap keluar barisan. Itu pun berhasil tanpa di ketahui oleh guru. Mereka menuju markas kebangsaan mereka dan menghabiskan waktu upacara disana sampai habis. Sehabis upacara mereka memasuki rungan dan mengikuti pelajaran seperti biasanya.


Bel untuk makan siang pun berbunyi, para murid berhamburan menuju kantin, tidak luput juga dengan manusia berdua itu, sebelum mereka ke kantin terlebih dahulu mereka menuju ruangan teman mereka yang lainnya dan akhirnya ke kantin untuk makan siang.


*****


*Bersambung


Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga


Ayo pra readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini


Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah ☺️☺️