Don'T Call Me Little Girl

Don'T Call Me Little Girl
Ketahuan



Karena pagi itu Cecil kesiangan, akhirnya Yudi dan Cecil bekerja tanpa sarapan. Mereka pun bekerja seperti biasa, akan tetapi Cecil tidak seperti biasa karena dia sudah merasa lemas tanpa sarapan. Yudi memperhatikan gadis kecilnya yang sedang tidak bersemangat itu, dan dia melihat Cecil ke toilet. Tidak lama Yudi pun menyusul ke toilet, dia menunggu Cecil di lorong deket toilet.


Cecil pun keluar dari toilet, dia kaget ada yang menariknya ke lorong belakang, " Mas Yudi... bikin aku kaget aja, Mas ngapain disini ? Lepasin nanti ada yang lihat." Cecil berusaha melepaskan diri karena takut ada yang melihat.


" Mas gemes banget tadi pagi liat my little girl yang bangun tidur imut nya..., tapi kok sekarang lemes banget ? laper ya ga sarapan ? ya udah nanti kita makan siangnya dobel deh." ucap Yudi menggoda Cecil dan membuatnya malu karena kejadian tadi pagi.


Wajah merah Cecil yang malu, membuat Yudi semakin gemes... dan langsung mencium bibir mungil Cecil. " Mas... jangan nanti ada yang liat. " ucap Cecil sambil mendorong dada Yudi.


" Mas ga tega liat kamu lemes... jadi sarapannya ganti sama dicium aja... tuh kan jadi ga lemes lagi. " ucap Yudi dan mencium bibir mungil Cecil lagi.


Mereka tidak menyadari bahwa ada orang yang sedang menuju toilet. Saat Guntur ingin masuk ke dalam toilet, dia tiba - tiba berhenti karena sepertinya dia mendengar ada suara di lorong belakang. Guntur kaget dengan apa yang dia lihat, dia tidak menyangka Yudi dan Cecil berani melakukan itu. Guntur pun langsung meninggalkan mereka dan masuk ke dalam toilet karena dia tidak mau mereka tahu kalau Guntur memergokinya. Guntur akan menyelidikinya dulu.


Setelah Guntur masuk ke dalam toilet, Cecil dan Yudi pun kembali ke meja kerjanya masing - masing.


Sampai jam istirahat pun tiba, Guntur membuntuti Cecil dan Yudi yang makan siang bersama, disana Guntur melihat lagi kemesraan mereka yang makan siang dengan saling menyuapi. Dan Guntur pun yakin mereka ada hubungan selain teman.


Saat pulang kerja Guntur menunggu sampai semua pulang, dan hanya Cecil dan Yudi yang pulang belakangan. Guntur mengikuti mereka dari jauh saat mereka berjalan ke lorong belakang menuju tempat parkir dan lagi di sana mereka melakukannya.


Yudi menahan Cecil, " Ada apa Mas... ?" tanya Cecil bingung.


" Sebelum pulang cium dulu donk, nanti kan kamu mau kuliah ga mungkin kan Mas minta cium di jalan. " ucap Yudi yang sekarang tidak tahan kalau tidak mendapat cium dari Cecil.


Saat mereka melakukan ciuman itu, tiba - tiba suara Guntur mengagetkan mereka dan langsung saling melepaskan. " Ehemm.... Ooo jadi begini ya hubungan kalian, ga nyangka aku sama kamu Cil. Kamu nolak aku ga masalah, mungkin memang kita belum ada jodoh, tapi kamu ga salah memilih... Yudi itu sudah menikah... dan itupun belum lama, baru berapa bulan... kamu mau dibilang pelapor." ucap Guntur, dan membuat Cecil langsung berkaca - kaca menahan air karena mendengar kata pelakor, dada nya sesak dan tidak bisa berkata, Cecil pun langsung berlari ke luar.


" Bro... tolong jangan ikut campur urusan gw.... lo ga tau apa - apa jangan asal tuduh Cecil. " ucap Yudi.


" Bukan begitu... gw itu temen kalian, ga ada maksud apa - apa, gw cuma ga mau Cecil nanti dibilang.... lo tau lah..., gw juga minta maaf tadi mungkin keterlaluan, tapi gw mohon jangan sakitin dia bro... gw dukung yang terbaik buat lo sama dia, tapi jangan lakuin disini kalau sampai ada yang tau selain gw gimana. ucap Guntur pada Yudi agar tidak salah paham.


" Thanks you Bro... " balas Yudi dan meninggalkan Guntur untuk mengejar Cecil.


Cecil menunggu di samping motor Yudi. Dia menangis mengingat kata - kata Guntur. Sampai Yudi menghampirinya, Cecil pun langsung menghapus air mata nya. Yudi melihatnya menangis, dan dia juga merasa bersalah, gara - gara dia yang mencium Cecil di tempat kerja akhirnya ketahuan.


" Sayang.... kamu ga apa - apa? Mas minta maaf. " ucap Yudi dan dibalas dengan sedikit senyuman oleh Cecil.


Yudi pun menjalankan motornya... di jalan Cecil hanya diam saja, Yudi pun menarik tangan Cecil dan sesekali menggenggam nya sehingga posisi Cecil memeluk Yudi. Cecil diam saja dia menyederkan kepalanya di punggung Yudi, tanpa sadar Cecil menangis dan Yudi merasakan punggungnya sedikit basah dan berkata " Sayang... jangan menangis ".


Sampai di kampus Cecil turun dan Yudi melihat mata Cecil yang merah dan sembab.


Yudi : Sayang... ga usah kuliah dulu ya... tuh liat muka nya udah kayak panda.


Cecil : Ga apa - apa Mas... nanti juga hilang. makasih, Mas pulang aja.


Yudi : Mas tungguin kamu kuliah sampai selesai ya.


Yudi : Ya udah kalau gitu senyum dulu donk. ( Cecil langsung tersenyum dan Yudi mengelus rambutnya )


Nanti malam mas telpon ya. I Love U, my little girl.


Cecil tersenyum dan melambaikan tangannya. Sebelum masuk kelas Cecil ke toilet untuk membasuh wajahnya agar tidak terlihat kalau dia habis menangis.


Di kelas sudah ada Indra... dan melihat Cecil indra pun tau kalau Cecil habis menangis.


" Say... lo kenapa, habis nangis ya, cerita sama gw ? " tanya Indra.


" Ga apa - apa, kena debu aja tadi di jalan lagi naik motor. " Jawab Cecil tapi tidak dipercayai oleh Indra, karena terlihat jelas mata Cecil yang masih merah.


" Say... mau gw anter pulang atau mau makan dulu kita ? " Ajak Indra dan Cecil setuju untuk makan dulu.


Saat makan Cecil diam tidak seperti biasanya, Indra tau Cecil pasti ada masalah. Dia tidak ingin menggangu tapi dia akan selalu ada buat Cecil. Setelah makan Indra mengantar Cecil pulang.


Di rumah Cecil langsung masuk ke kamarnya dan menyapa keluarga nya sambil mengatakan kalau dia ingin langsung istirahat karena dia sudah makan malam di luar.


Di kamar nya lagi - lagi Cecil menangis, dia memikirkan lagi hubungannya dengan Yudi memang salah. Dia tidak mau menjadi pelakor seperti yang diucapkan Guntur. Dia akan mulai menjaga jarak dengan Yudi. Tapi entah mengapa hati nya sakit bila harus menjauhi Yudi. Tiba - tiba HP Cecil berdering... itu dari Yudi...


Cecil : Hallo... ( suara serak karena sedang menangis )


Yudi : Sayang... kamu menangis ya... ? Besok kita ga usah berangkat kerja ya, kita pergi aj biar kamu bisa tenang.


Cecil : Ga Mas... aku ga apa - apa. Besok kita kerja aja.


Yudi : Oke tapi besok berangkat lebih pagi ya... kita sarapan di luar. Sekarang kamu tidur ya, jangan mikirin apa - apa. Mas selalu sayang kamu. I Love U, my little girl. Muuuacchh...., bales donk...


Cecil : Iya... I Love U too. Muuuacchh.


Setelah Yudi menelpon membuat hati Cecil lebih tenang dan akhirnya dia pun tertidur.


* *To Be Continue


Jangan lupa Like ya... 👍


vote... 😘


Comment ... 😃


Favorite... ❤**