Devil's Fault

Devil's Fault
Chapter 03:pembantaian



Pagi itu pagi yang lumayan dingin, membuat siapapun yang ada di wilayah itu enggan untuk bangun dari tempat tidurnya.Namun tidak dengan Kaze, ia bangun dari tidurnya dan langsung beranjak dari tempat ia tidur, bukan karena dia ingin belajar bangun pagi, namun keadaanlah yang memaksanya untuk bangun.


Sebenarnya malam hari itu dia ingin buang air tapi dia tahan karena terlalu takut ada goblin yang menyerangnya secara tiba-tiba, alhasil dia pun harus menahannya sampai pagi.Saat Kaze bangun dari tidur ia sudah tak tahan dan lari menuju tempat yang sepi, berhubung disana banyak tempat terbuka jadi dia harus naik sedikit ke daerah hutan.


Saat Kaze selesai menunaikan hajatnya dia kaget bukan kepalang di hadapannya kini nampak banyak sekali goblin yang sedang tertidur, dia tidak menyangka jarak tempat tidur antara dirinya dan para goblin hanya terpisahkan bukit kecil.


Akhirnya dia pun lari menuju tempat temannya tidur dan langsung membangunkan mereka satu persatu, saat mereka sudah bangun ada yang mempertanyakan kenapa mereka dibangunkan pagi-pagi sekali.Kaze langsung menuntun mereka untuk melihat sebuah pemandangan di balik bukit kecil itu.


Merinding hanya itulah yang dapat mereka rasakan saat ini, melihat sebuah gerombolan goblin yang sangat banyak sedang tertidur.Salah Seorang prajurit yang merupakan ketua dari utusan Kerajaan langsung memerintahkan mereka untuk pergi dari situ "Desa terdekat tidak jauh dari sini,kita harus cepat sebelum para goblin ini terbangun" Kata sang ketua, tanpa menunggu aba-aba lagi mereka langsung pergi memacu kuda mereka agar terus berlari dengan kecepatan maksimal.


Sayang, kuda dari salah satu prajurit bersuara sehingga membangunkan segerombolan goblin yang sedang teridur, mereka terus pergi ke arah desa sambil sesekali menghindari hujan tombak dari para goblin yang mengejar mereka di belakang, sambil terus memacu kudanya Kaze berfikir tentang percakapan ayah dan teman ayahnya saat dia masih kecil dulu, Andre yang melihatnya bertanya tentang apa yang sedang Kaze pikirkan


Kaze hanya menjawab "Ayahku punya teman di daerah sini" "Bagaimana kau tahu?" tanya Andre


"Aku pernah mendengar percakapan mereka dulu,katanya jika anaknya sudah dilahirkan dia akan pergi ke wilayah timur untuk melanjutkan hidupnya"


Sambil berkata seperti itu Kaze berdoa di dalam hati semoga dia masih sempat menyelamatkan keluarga itu, dia terus terngiang-ngiang pesan ayahnya agar dia mencari keluarga itu jika sesuatu terjadi.


Selang beberapa menit mereka hampir sampai menuju desa, namun goblin yang mengendarai Beast hybrid berjenis serigala itu mampu menyusul regu Andre dengan cepat.Saat sudah hampir mencapai perbatasan Kaze turun dari kudanya dan menghadang segerombolan goblin itu dia sadar kalau tidak ada yang memperlambat goblin itu pasti akan ada lebih banyak nyawa yang melayang, saat itu Kaze tidak turun sendirian banyak dari utusan Kerajaan yang ikut turun untuk menghadapi segerombolan goblin itu.


Kondisi kelompok Andre juga tidak jauh berbeda, mereka juga mati sati persatu karena anak panah dan tombak yang selalu menghujani mereka, karena Andre berada di bagian paling depan dia aman jadi sasaran anak panah, namun tetap saja orang-orang di belakangnya tidak luput dari sasaran.Hingga akhirnya tersisa Andre dan satu orang lainnya, Andre pun berhenti mencoba menghadang para goblin.


Melihat Andre dan satu orang lainnya berhenti, goblin yang lebih besar mengisyaratkan kepada kawanannya untuk berada di belakangnya, Andre tahu maksud goblin itu, goblin itu mengajak duel.Andre langsung memacu kudanya dengan cepat ke arah goblin yang paling besar.


Sesaat sebelum keduanya bertemu Andre melompat dari kudanya, goblin yang melihat Andre melompat langsung mengarahkan pedangnya ke arah depan, berharap pedangnya akan menembus Andre saat ia melompat, namun sebelum melompat Andre membaca mantra sihir yang membuat tangannya menjadi bersinar, goblin tidak bisa melihat apa-apa karena silau, dia menggunakan satu tangannya untuk menutupi sinar yang di pancarkan Andre, saat mengetahui triknya berhasil Andre langsung menancapkan pedangnya ke arah mata goblin sehingga menembus tangan dan langsung menusuk mata si goblin.Andre yang masih melayang di udara lalu menancapkan sebuah belati di leher bagian belakang goblin, Andre pun terjatuh sambil memegangi kepala goblin hingga goblin besar itu ikut terjatuh, belati yang semula hanya menancap kini menembus leher goblin itu.


Para goblin yang melihatnya langsung mempercepat tunggangannya, Andre heran kenapa hanya beberapa goblin yang turun untuk menyerangnya.


Dia pun teringat tentang kesukaan goblin yaitu benda berkilau, benar saja, saat Andre melihat kearah prajurit yang tadi bersamanya dia sudah diincar banyak goblin, mungkin goblin itu mengira baju zirah yang dipakai prajurit adalah perak atau sejenisnya, prajurit yang menyadarinya langsung berusaha kabur menggunakan kuda namun naas kuda itu langsung di panah beberapa kali oleh para goblin sehingga kuda itu mati, panik karena tidak bisa berbuat apa-apa, prajurit itu lari sekencang-kencangnya ke arah perbatasan desa.Saat dia sudah hampir mencapai perbatasan dia melihat sekumpulan orang yang sedang berjaga-jaga di sana, prajurit itu pun langsung menyuruh mereka untuk lari namun karena dia berteriak sambil berlari suaranya menjadi tidak jelas, tiba-tiba prajurit itu terjatuh dan mati tanpa mengetahui kini dadanya sudah berlubang dengan tombak yang menghiasinya.


Orang-orang yang melihat itu langsung berlari, tapi sia-sia orang-orang itu berlari sedangkan para goblin mengendarai seekor beast hybrid, alhasil semua yang ada disitu pun mati.


Andre berusaha melawan beberapa goblin yang turun untuk menyerangnya. Hingga satu persatu goblin pun mati dan menyisakan satu goblin terakhir, goblin yang terakhir itu menyerang, Andre berhasil menghindar dan langsung memotong salah satu tangan goblin, Andre langsung memegang tangan goblin yang satunya dan lalu memutar tangan itu hingga tubuh goblin ikut berputar di udara sebelum akhirnya jatuh terkulai di tanah.Andre langsung pergi ke arah desa menggunakan salah satu beast yang masih ada disana.


Sesampainya di desa ia melihat banyak sekali mayat yang bergelimpangan, saat hampir sampai di pertengahan desa dia melihat satu orang dewasa yang sedang menggendong anak kecil di serang menggunakan tombak, Andre langsung mencoba menghentikan kendaraannya itu, karena dia baru pertama kali menunggangi hewan itu dia tidak tahu cara menghentikannya dengan benar, hewan itu langsung berhenti karena perutnya di tendang Andre yang kesal karena tidak tahu cara menghentikanya, Andre yang belum siap langsung terpental beberapa meter hingga menembus dinding sebuah rumah, dalam rumah itu dia melihat ada jubah hitam yang lumayan bagus, karena ukurannya yang sesuai dengan tubuh Andre ia pun mengambil dan memakainya terdapat simbol aneh di lengan jubah itu.Selesai mengenakan jubah hasil mulungnya dia pun keluar dari rumah itu dan menyerang goblin yang ingin menyerang anak kecil.


Andre dengan mudah mengalahkannya dan membawa anak kecil itu pergi menjauh keluar dari desa, meninggalkan semua orang yang sedang dibantai oleh para goblin di sana.