
“Hufff...hahhh...J-Hope oppa sedang...hah...mencari apa?” Tanya Min-Jeong terengah-engah.
“Kamu baik-baik saja?” Tanya balik J-Hope menepuk-nepuk punggung Min-Jeong.
“Iya...aku baik-baik saja!” Jawab Min-Jeong berdiri tegak.
“Hahaha...imut sekali” tawa J-Hope sembari mencubit gemas pipi kanan Min-Jeong.
Min-Jeong mengulas senyum di bibirnya menatap J-Hope.
“Hah...apa kau melihat menyumbat telinga milikku?” Tanya J-Hope.
“Oh...iya...sebentar” Min-Jeong berjalan menuju tas miliknya.”Ini...” Min-Jeong memberikan benda yang diminta oleh J-Hope.
“Terima kasih gadis imut” ucap J-Hope tersenyum ramah.
“Hmm..sama-sama” sahut Min-Jeong tersipu malu.
“Aku pergi ya...” pamit J-Hope sembari berjalan menuju set pemotretan.
“Bahagia sekali melihat mereka dari dekat” gumam Min-Jeong.
“Siapa yang paling kau suka di antara mereka bertujuh?” Tanya seorang staf pria pada Min-Jeong.
“Eh...semuanya aku suka” jawab Min-Jeong.
“Oh ya...namaku Minjun Kim...” staf pria itu memperkenalkan diri sembari mengulurkan tangan.
“Kim Min Jeong...kau bisa memanggilku Min-Jeong atau Min-Min” sahut Min-Jeong tersenyum ramah.
Dari kejauhan ketujuh member BTS memperhatikan Min-Jeong yang tengah mengobrol santai dengan staf pria tersebut, mereka tersenyum sebagian tapi Suga dan Taehyung nampak menekuk wajah mereka melihat Min-Jeong yang tertawa pada pria lain.
“Duh...hyung Minjun benar-benar” gerutu Taehyung dalam hati.
“Menderita sekali saat kau seorang idol menyukai gadis biasa” gumam Suga.
“Apa kau mengatakan sesuatu hyung?” Tanya Taehyung.
“Tidak...” jawab Suga datar.
Pemotretan berjalan cukup lama hampir tiga setengah jam para member berganti gaya dan melakukan secara sendiri-sendiri, setelah selesai pemotretan mereka bertujuh mengganti pakaian menuju lokasi berikutnya, mereka di undang salah satu televisi lokal Korea untuk bermain game, dimana permainan ini melibatkan banyak adegan menari juga beberapa pertanyaan seputar karier mereka, di dalam perjalanan Min-Jeong hanya menunduk karena satu tempat duduk dengan dua member paling muda di BTS, siapa lagi kalau bukan Taehyung dan Jungkook. Min-Jeong memakai satu earphone bluetooth untuk meredahkan perasaannya yang tak menentu antara bahagia dan juga tegang.
PLUKKKK...
Tiba-tiba saja Taehyung dan Jungkook sudah tertidur di kedua bahu Min-Jeong.
Deg
Deg
Deg
Deg
Deg
“Duh...jantungku...kumohon berhentilah berdebar...hiks” batin Min-Jeong.
“Apa kamu baik-baik saja?” Tanya Suga menoleh ke belakang.
“Hah...iya” jawab Min-Jeong.
“Jangan terlalu lelah, nanti kamu bisa sakit” kata Suga.
“Baik oppa...” sahut Min-Jeong nyengir kuda.
“Cih...kamu memang sangat imut” kata Suga tanpa sadar memuji Min-jeong.
“Apa oppa mengatakan sesuatu?” Tanya Min-Jeong bingung.
“Hah...bukan apa-apa...tidurlah selama perjalanan” sahut Suga tersentak.
“Hampir saja” batin Suga.
“Kenapa telinga oppa memerah ya? Apa oppa malu? Hehehe” gumam Min-Jeong tanpa suara.
Setibanya mereka di tempat syuting, rombongan staf BIG HIT dan member BTS segera menuju ke belakang panggung, pihak acara sudah menyediakan tempat untuk mereka beristirahat, tapi hanya lima member yang sudah berjalan menuju room, sementara Taehyung dan Jungkook masih tertidur pulas di bahu Min-Jeong, sama seperti kedua pria tampan ini, Min-Jeong tertidur namun tidak terlalu pulas karena ia bisa mendengar kebisingan di belakang mobil yang mereka tumpangi.
“Huwaaaaahhhhh...” Min-Jeong menguap lalu menutup mulutnya dengan kedua tangan setelah sadar, bahwa masih ada Taehyung dan juga Jungkook.
Glekkkk
Min-Jeong menelan slavina kasar sebelum memberanikan diri untuk membangunkan Taehyung.
“Hufff...ayolah...hanya membangunkan mereka berdua saja” gumam Min-Jeong menghembuskan nafas kasar.
“Oppa...Taehyung oppa...kita sudah sampai” kata Min-Jeong menepuk pelan kedua pipi Taehyung secara bergantian.
“Ehmm...sebentar lagi ya” gumam Taehyung.
“Oppa...Jungkook oppa...bangun...” Min-Jeong beralih pada Jungkook, ia memainkan ujung hidung Jungkook dengan jari telunjuk.
“Sungguh besar ciptaan Tuhan ini, dia sangat tampan...bahkan saat tidur” gumam Min-Jeong.
GREEPPPP...
Tiba-tiba saja Jungkook terbangun langsung menangkap pergelangan tangan Min-Jeong.
“Aishhh...” Taehyung meringis memegang kepalanya.
“Kita harus menyusul yang lain hyung...” kata Jungkook tersipu malu karena tadi wajahnya dan Min-Jeong sangat dekat.
“Baik...huwaaahhh...” sahut Taehyung menguap sembari beranjak keluar mobil.
Sementara di dalam room khusus member BTS, kelima member sudah siap dengan setelan jas mereka masing-masing, dan Min-Jeong sedang merapihkan dasi yang dikenakan oleh Jin BTS, ia sedikit gugup namun berhasil merapihkan dasi Jin dengan baik.
“Wah...Jin oppa sangat tampan” seru Min-Jeong tersenyum tipis.
“Hm...aku memang pria paling tampan di dunia, kau tau?” Kata Jin menggunakan bahasa Inggris.
“Yeah...tentu...kamu yang paling tampan...hehehe” Min-Jeong terkikik geli sembari memberikan dua jari jempol pada Jin.
“Wah...benar-benar ya kamu Min-Jeong!” Teriak Taehyung langsung menarik lengan kanan Min-Jeong.
“Iya? Kenapa?” Tanya Min-Jeong bingung.
“Kepalaku sakit karena tadi kamu tiba-tiba saja pergi...hiks” Taehyung merengek seperti anak kecil menyandarkan kepala di bahu kanan Min-Jeong.
“Maaf oppa...” ucap Min-Jeong membelai kepala Taehyung.
“Bukan disitu tapi disini...” Taehyung meraih tangan Min-Jeong menaruhnya di tempat yang benar-benar terasa sakit.
“Oh...menunduklah...” kata Min-Jeong.”Fuuiiiihhhh...” Min-Jeong meniup-niup kepala Taehyung.”Bagaimana? Masih sakit?” Tanya Min-Jeong cemas.
“Tidak sakit lagi...terima kasih Min-Jeong” jawab Taehyung dengan cengiran khas dirinya.
“Aigoo...jika sakit lagi katakan padaku ya...” kata Min-Jeong tersenyum membelai kembali kepala Taehyung.
“Ayo! Kau juga harus bersiap hyung...” ajak Jungkook sembari menarik baju belakang Taehyung.
“Enggak mau...aku masih mau sama Min-Jeong...hahhh...lepas...hahh...Min-Jeoooongggg” rengek Taehyung.
Semua orang tertawa kecuali Suga dan Jungkook yang memasang wajah masam.
Selesai sudah drama aneh yang dimainkan oleh Kim Taehyung, kini syuting pun dimulai, mereka benar-benar sangat profesional, walaupun di antara mereka ada yang sedang galau karena seorang gadis, sudah dua jam berlalu para member kembali ke room untuk bersiap-siap pulang ke Apartemen, RM berjalan bersama J-Hope saling merangkul, mereka berdua merasa lega karena sudah melewati syuting yang cukup menguras emosi dan tenaga, iya...jika mereka menjadi bintang tamu di sebuah acara pasti ada para ARMY yang menonton, emosi mereka seakan memuncak jika sudah berada di depan ARMY, mereka sangat bahagia dan terharu dengan ARMY yang selalu mendukung karier mereka dari dan sebelum mereka terkenal bagi RM dan J-Hope dan juga member yang lain, ARMY adalah alasan bagi mereka untuk selalu semangat dan merasa bahagia.
Di dalam Room, Min-Jeong sedang merapihkan pakaian milik para member, selesai melakukan tugasnya, Min-Jeong duduk bersandar lalu menutup mata karena memang cukup melelahkan menjadi staf di BIG HIT, bukan perkara mudah seperti yang dibayangkan kebanyakan orang, tidak terasa memang sudah hampir satu minggu sejak kejadian itu, Min-Jeong sudah semakin akrab dengan para member, walaupun ia harus bersusah payah menghindari Jungkook sebisa mungkin tapi ada saja kejadian yang mengharuskan ia melayani Jungkook.
“Lelah sekali...” gumam Min-Jeong.
Tiba-tiba pipi kirinya terasa dingin, ia membuka mata lalu melotot kaget melihat tujuh pria tampan berdiri di hadapannya, salah satu dari ketujuh pria tampan itu sedang menempelkan minuman kaleng di pipinya.
“Untukmu...terima kasih sudah bekerja keras hari ini” ucap Suga sembari tersenyum memberikan minuman kaleng itu pada Min-Jeong.
“Iya...ohh...ehhh...sama-sama” Min-Jeong tersentak langsung berdiri tegak.
“Jangan takut pada kami ya” kata RM.
“Kamu imut” kata J-Hope.
“Kamu manis ketika tersenyum” kata Jin.
“Kamu mirip mochi...hehe” kata Jimin.
“Kamu gadis yang baik” kata Taehyung mencubit gemas pipi kanan Min-Jeong.
“Kamu gadis yang menarik Min-Jeong” kata Suga tersenyum.
Min-Jeong menunduk mendengar banyak sekali kata-kata indah dari sang idola.
“Hiks...terima kasih semuanya...aku sayang kalian” Min-Jeong menitikan air mata bahagia.
“Aigoo...dia menangis...cup...cup...cup...” Kata ketujuh member BTS tertawa lepas.
“Hehehe” Min-Jeong ikut tertawa.
“Dan...jangan pernah lari jika berhadapan denganku, mengerti?!” Kata Jungkook membelai pucuk kepala Min-Jeong.
“Iya...” Min-Jeong mengangguk cepat.
“Ayo...kita pulang!” Seru J-Hope menarik lengan Min-Jeong lalu menggandengnya.
“Ayo!!!” Sahut member yang lain dan juga Min-Jeong.
“Jika ada yang berpikir kalian hanya berpura-pura baik, mereka hanyalah orang bodoh yang tak tahu apa-apa” batin Min-Jeong tersenyum karena J-Hope dan RM menggandengnya.
************** ************ *******************
************* *********** *********
******** *** **
************* *** ************
*************** *** ****
**************** *** **
***************** *** *********************
>>>>>>>>to be continued