Bts And Fan Girl

Bts And Fan Girl
1



Bangtan (BTS) “Fall in Love with Fan Girl”


Siapa yang tidak mengenal Grup Boy Band asal Korea Selatan ini, arti kata BTS sendiri ialah Beyond The Scene atau “Bangtan” yang  berarti anti peluru dan “Sonyeondan” berarti Sekelompok anak laki-laki, Boy band yang di bentuk agensi kecil bisa bersinar menyinari warna musik di seluruh dunia, tak terkecuali di negaranya sendiri yaitu Korea, grup ini terdiri dari RM atau Kim Nam Joon, Jin atau Kim Seok Jin, Suga atau Min Yoon Gi, J-Hope atau Jung Ho Seok, Jimin atau Park Ji Min, V atau Kim Tae Hyung dan yang terakhir member paling termuda yaitu Jungkook atau Jeon  Jungkook. Member pertama yang bergabung dalam grup boyband ini adalah RM setelah itu masuk suga dan di ikuti dengan lima member lainnya, tadinya RM terlebih dahulu akan diorbitkan sebagai duo rapper bersama Iron dengan nama Dynamic Duo namun CEO BIG HIT ENTERTAIMENT memutuskan untuk membuka audisi anggota BTS dan masuklah suga sebagai member kedua. Awal mula mereka tinggal di dorm yang kecil karena agensi BIG HIT pada saat itu kekurangan dana untuk menyediakan fasilitas baik yang lebih memadai, Single album pertama mereka 2 COOL 4 SKOOL merupakan album debut mereka di tahun 2013 dengan rilis single album ini memperkenalkan 7 member BTS kala itu, di Melon Music Awards mereka berhasil meraih New Artist Of The Years pada tahun 2013  dan Seoul Music Awards 2014. Mereka sempat ingin bubar karena agensi tidak mampu untuk membiayai promosi album mereka tapi inilah yang dikatakan jika usaha tidak akan mengkhianati hasil, usaha mereka berbuah manis, usaha keras dan kerja keras extra mereka sekarang dapat kita lihat bukan teman-teman para ARMY sebutan untuk kalian para penggemar BTS. Sampai sini dulu tentang sejarah BTS yaa...ini hanya fiktif belaka dan novel ini hanya sebagian dari apa yang ada dibenak kalian para ARMY.


Lanjut....
















Drapp...drappp...drappp...


“Aku tidak boleh telat di hari pertama bekerja...susah payah aku memohon pada kakak ku yang cerewet itu untuk menggantikan dia bekerja, akhirnya ia mau dengan banyak sekali syarat...hahhh...hoshhh...hoshh...hosh...” gumam seorang gadis mungil dengan senyum imut seperti anak kecil sedang berlari masuk ke dalam sebuah gedung.


Di gedung tertutup sudah penuh dengan lautan manusia yang meneriaki nama-nama para member boy band terpopuler masa kini yaitu BTS atau Bangtan, tapi selain lautan manusia yang memenuhi gedung tersebut ada seorang gadis yang juga ikut meneriaki nama-nama mereka tapi hanya di dalam hati, gadis mungil yang tinggi tak lebih dari 150 cm meter ini sedang berlari seperti dikejar-kejar satpam komplek, gadis itu berlari sampai tiba di ROOM privat yang bertuliskan khusus member BTS.


“Hahhhh...akhirnya sampai juga...” gumam si gadis sembari mengatur nafas.


Belum juga redah rasa lelah yang ada, jantung sang gadis kembali berpacu setelah melihat sosok pria yang berdiri tepat di hadapannya.


“Siapa kau?” Tanya seorang pria tampan dengan setelan jas hitam pada gadis itu.


“Jungkookkkk...” desis gadis imut sembari memegangi dadanya.


“Hei...kenapa kau berdiri di depan pintu JK?” Tanya pria yang juga muncul dengan setelan jas warna biru tua.


“V...” desis gadis imut itu lagi tanpa berkedip.


Dan...


Greppp...


Brughhhh...


Gadis imut itu pingsan untung saja tangan Jungkook jauh lebih cepat untuk menangkap tubuhnya yang mungil.


“Hei...kau baik-baik saja?” Tanya Jungkook menepuk pelan kedua pipi gadis imut itu.


“Bawa dia ke dalam dulu JK...” kata V atau Kim Tae Hyung.


“Baik hyung...” sahut Jungkook segera menggendong gadis imut itu.


Setelah membaringkan gadis itu ke atas sofa panjang, Jungkook memanggil para hyung nya untuk menyadarkan si gadis imut dari pingsan nya.


“Hyung...hyung...hyung...hyung...hyung...” panggil Jungkook pada kelima member BTS lainnya.


“Ada apa?” Tanya Kim Soek Jin.


“Apa yang kau lakukan kali ini JK?” Tanya Suga.


“Haishhh...apa lagi ini hahhhh!!!” Decak RM sedikit dengan tawa renyah.


“Aku tidak melakukan apa-apa hyung, dia tiba-tiba saja pingsan” kata Jungkook sedikit merengek.


“Kalau kau tidak berbuat apa-apa, mengapa gadis ini bisa pingsan?” Tanya J-Hope.


“Aku tidak tahu!” Jawab Jungkook.


“V...” Suga melirik ke arah Tae-Hyung.


“Aku juga tidak tahu hyung...” rengek V.


“Astaga kalian ini!” Jimin melangkah maju segera memberikan wangi-wangian ke hidung sang gadis.


Beberapa menit kemudian...


“Kim Namjoon...Kim Seokjin...Min Yoongi...Jung Hosoek...Park Jimin...Kim Taehyung...Jeon Jungkook...hahhhhh...bts...” gumam sang gadis setelah sadar.


“Kau baik-baik saja?” Tanya Suga sembari memberika botol air mineral pada gadis imut itu.


“Iya...” jawab gadis itu lalu tiba-tiba saja berdiri sembari menunduk hormat ia berkata. “Nama ku Kim Min Jeong...mohon bantuan kalian...aku pengasuh pengganti Kim Min Ah...salam kenal semuanya...”


“Oh...jadi kamu yang menggantikan nu-na cuti hamil sampai melahirkan?” Seru V tampak menganggukan kepala beberapa kali.


“Iya...” sahut gadis imut Min-Jeong.


“Baiklah...selamat bergabung...” kata RM mengulurkan tangan kanan pada Kim Min Jeong.


“Iya...” sahut Min-Jeong gugup.


“Duh...tangan pakai gemetaran segala...” runtuk Min-Jeong dalam hati.


“Salam kenal...” kata RM lagi sembari meraih tangan kanan Min-Jeong lalu menggengam tangan imut itu dengan erat.


Prokkk...prokkk...prokkk...


“Siap-siap keluar...semua member sudah ready?” Teriak seorang pria yang berkemeja tertuliskan name tag “Kru” pada semua member BTS.


“Iya...” sahut ketujuh member sembari menunduk hormat.


“Okay...kita mulai konser kalian...” kata pria itu lagi sembari tersenyum.


“Iya...” sahut mereka bertujuh lagi.


“Jangan pingsan lagi ya...” kata V sembari mengacak-acak poni sang gadis imut.


“Hm...” sahut Min-Jeong tersenyum malu-malu.


“Minum air...jangan sampai dehidrasi...” kata Suga.


“Kami keluar dulu ya...” kata RM.


“Ingat...jangan pingsan lagi...hehe” senyuman manis Jin menyapa Min-Jeong.


“kamu imut...” puji J-Hope mencubit gemas kedua pipi Min-Jeong.


“Ini untukmu...” kata Jimin memberikan parfum miliknya pada Min-Jeong.


“Terima kasih...” sahut Min-Jeong.


“Ini...” Jungkook hendak memberikan Min-Jeong permen tapi Min-Jeong segera berlari pergi.


“Ck...apa dia tidak suka permen?” Gumam Jungkook. “Ya sudahlah kalau tak suka...” Jungkook mengangkat kedua bahu sembari memasang ekspresi tidak mengerti.


Sementara anggota BTS beraksi di atas panggung Min-Jeong masih mengatur nafas karena rasa gugup dan juga rasa kagum yang selama ini ia pendam pada ketujuh member BTS, benar...Kim Min Jeong adalah salah satu ARMY sebutan bagi para penggemar BTS, tapi seperti pesan kakak perempuan Min-Jeong yang melarang sang adik terlihat seperti seorang penggemar jika ingin bekerja menggantikan dirinya, Min-Jeong harus terlihat sewajarnya agar tidak nampak seperti seorang ARMY dan mau tidak mau ia harus bersikap dingin seperti tadi, ia sangat mengidolakan Jungkook namun apa daya ia tidak bisa terlalu dekat dengan para member kecuali urusan pekerjaan.


“Maaf oppa...aku mencintaimu tapi aku tidak boleh terlihat mencintaimu...hahhh...rumit sekali...” gumam Min-Jeong sembari membereskan pakaian para member BTS.


Di atas panggung seperti biasa mereka bertujuh selalu menampilkan penampilan terbaik mereka, tujuh member BTS selalu totalitas begitu mereka sudah berada di atas panggung, demi para ARMY bahkan mereka menghabiskan banyak tenaga untuk bernyanyi dan dance performance. Begitulah BTS yang kita kenal, mereka tidak ingin membuat para ARMY kecewa dengan tampilan apa adanya, karena mereka tahu, butuh tenaga dan uang yang banyak untuk menghadiri konser mereka, itulah sebabnya mereka selalu berusaha agar tampil sempurna untuk para penggemar mereka yaitu ARMY.


Para Army yang menghadiri konser BTS seakan larut akan suasana mereka ikut bernyanyi dan meneriaki nama-nama bias mereka masing-masing begitu juga yang dilakukan oleh Kim Min Jeong, ia juga ikut berteriak memanggil nama biasnya yaitu Jungkook walaupun hanya bisa berteriak dalam hati.


“Hahhh...Jungkooooookkkkk...sarangeeeeoooooooo...” teriak Min-Jeong dalam hati begitu mendengar giliran Jungkook bernyanyi yang menjadi bagiannya.


“Tolong kau antar oksigen ini, berikan pada RM dia membutuhkan ini...” titah salah satu kru pada Min-Jeong.


“Iya...” sahut Min-Jeong segera berlari ke belakang panggung.


“Ini...” kata Min-Jeong sembari memberikan kaleng oksigen pada RM.


“Terima kasih...hahhh...” sahut RM sembari mengatur nafas yang tersengal.


“Tolong kipas angin...” kata V.


“Baik...” sahut Min-Jeong.”Ini...”


“Terima kasih...” ucap V tersenyum pada Min-Jeong.


Deg...


“Duh...jangan pakai senyum segala kenapa sih? Hiks...jantung aku gak kuat...” batin Min-Jeong.


“Tolong tissu ini kamu kasih ke JK...” titah salah satu bagian make up pada Min-Jeong.


“Aishhh...ini ujian atau cobaan Tuhan...” batin Min-Jeong.


Walaupun ragu-ragu Min-Jeong tetap berjalan menghampiri Jungkook yang terbaring di lantai, nampak sekali keringat peluh menghiasi wajah tampan Jungkook membuat Min-Jeong tanpa sadar menitikan air mata karena merasa kasihan pada biasnya itu.


“Ini...snfff...” Min-Jeong memberikan kotak tissu pada Jungkook sembari menunduk.


“Terima kasih...hoshhh...hoshh...hoshhh...” Jungkook nampak seperti orang kehabisan nafas.


“Kau...baik-baik saja?” Tanya Min-Jeong mencoba memberanikan diri.


“Iya...aku baik-baik saja...” jawab Jungkook tersenyum tipis.


“Kau berkeringat banyak...” kata Min-Jeong tanpa sadar tangannya bergerak sendiri menyeka tiap bulir-bulir bening yang ada di sekujur wajah Jungkook dan juga pada leher Jungkook.


Jungkook hanya diam sembari menutup mata, ia sangat kelelahan karena setiap kali tampil ia selalu serius melakukan bagiannya, baik itu bernyanyi maupun performance dance.


“Kau menangis?” Tanya seorang pria pada Min-Jeong.


“Tidak...snfff...” jawab Min-Jeong menoleh ke orang yang bertanya padanya. “Suga???”


“Hyung...” panggil Jungkook.


‘Dia menagis kau tidak tahu JK?” Tanya Suga.


“Tidak tahu...” jawab Jungkook kebingungan.


“Haihh...kau ini yang benar saja!” Decak Suga gemas.


“Hei...apa kau menangis karena aku?” Tanya Jungkook pada Min-Jeong.


“Tidak...aku hanya kelilipan debu...hehe...iya...debu...” jawab Min-Jeong tertawa kecil.


“Jangan menagis...kau nampak jelek ketika menangis...” kata Suga menyeka air mata Min-Jeong dengan selembar tissu. “Kami baik-baik saja...” sambung Suga lalu pergi ke tempat dimana ia memperhatikan Min-Jeong dari kejauhan.


“Apa ini Suga yang ku lihat di youtube selalu cuek?” Tanya Min-Jeong dalam hati.


“Kami akan naik lagi ke atas panggung, terima kasih atas bantuanmu...” kata Suga dengan senyuman menggoda iman.


“Haishhh...dia tampan sekali jika tersenyum...” batin Min-Jeong.


Sekitar jam 10 malam Konser berakhir meriah banyak yang bersorak meneriakan nama Grup boyband yang terdiri dari 7 pria tampan yang menawan hati, astaga jika bisa dibandingkan dengan keindahan di dunia ini adalah senyuman manis para member sangat indah di setiap kesempatan yang ada, ada tangisan pilu juga jika sudah berhubungan dengan ARMY para member BTS bisa menangis karena terharu akan cinta kasih dari ARMY untuk mereka, dari awal mula karier mereka yang bukan apa-apa hingga menjadi superstar masa depan itu semua berkat dukungan para ARMY dan mereka pernah berkata BTS bukan apa-apa tanpa ARMY dan mereka juga sangat berterima kasih karena ARMY selalu bersama mereka di kala suka maupun duka, ARMY selalu di hati para member, bagi mereka ARMY bukan hanya fans tapi juga bagian dari keluarga yang mendukung mereka. Jadi...gimana nih para ARMY...BTS selalu di hati kalian kan? Tetap dukung mereka walau dari kejauhan terus kirimkan doa dan semangat untuk BTS karena mereka butuh cinta kalian untuk terus melangkah maju dan memberikan yang terbaik untuk kalian. Sampai sini dulu ya...kita lanjutkan ceritanya...kalau ada salah penulisan atau apapun yang berhubungan silahkan sharing ke Athour yaa...Athour juga penggemar BTS dan salah satu ARMY Indoneia yang sangat mencintai BTS, bias Athour Kim Taehyung kalau kalian siapa? Bisa sebutkan di kolom komentar ya...salam ARMY...


>>>>>>>>>to be continue