Bts And Fan Girl

Bts And Fan Girl
9



Setelah ketengangan sempat melanda staf dan member BTS, semua berakhir sangat baik dan mengangumkan, dari setiap penampilan setelah lagu kedua sampai akhir mereka melakukannya dengan sangat baik, Min-Jeong semakin bangga menjadi seorang ARMY karena ia melihat langsung bagaimana grup idolanya itu tidak main-main dalam menyuguhkan penampilan terbaik mereka, usai sudah kegiatan yang menguras tenaga dan perasaan, kini ketujuh member beristirahat makan-makan di sebuah Villa yang sengaja di sewa untuk merayakan keberhasilan mereka, album baru saja diluncurkan namun dalam hitungan hari sudah terjual habis, para staf dan khususnya pak Direktur semakin bangga pada ketujuh member BTS, bagaimana tidak bangga memiliki tujuh pria emas yang semakin bersinar di bawah naungannya dan juga untuk para staf bangga pada BTS, meskipun mereka sudah sangat terkenal akan tetapi mereka masih saja rendah hati dan tidak menjadikan mereka congkak karena karier mereka yang cemerlang di Industri musik dan hiburan tanah air mereka Korea Selatan, bukan hanya di Negara mereka saja, tapi juga mereka sudah terkenal di seluruh dunia, untuk saat ini, siapa sih yang tidak kenal mereka semua? Para member BTS selain tampan-tampan mereka juga sangat sopan juga menghargai pekerjaan apapun dan siapapun bagi mereka patut dihormati dan disayangi.


“Chereeessss....” seru J-Hope mengangkat gelas berisi wine.


TING


Suara gelas beradu menandakan mereka bersiap untuk mabuk, yaa...minuman berakohol untuk Negara Korea Selatan sudah lumrah digunakan sebagai minuman untuk merayakan kejadian besar ataupun perayaan yang lainnya.


“Kalian berhasil...selamat!” Kata Min-Jeong hadir di tengah-tengah member BTS.


“Ini untukmu...jangan minum akohol!” Kata Suga memberikan jus jeruk pada Min-Jeong.


“Aishhh...Suga oppa...” rengek Min-jeong tak terima.


“Ini minumlah...cukup satu gelas saja ya...” RM menghampiri Min-Jeong lalu memberikan segelas wine untuk Min-Jeong.


‘Terimaaa....” belum sempat mengucapkan terima kasih, Min-Jeong tertegun saat Jungkook menenggak habis minuman yang diberikan RM padanya.


“Hey JK!” Sentak RM marah.


“Kenapa?” Tanya Jungkook tanpa rasa bersalah.


“Jungkook oppa!!!” Teriak Min-Jeong.


“Astaga!!!” Pekik J-Hope terkejut.


Min-Jeong yang kesal pada Jungkook langsung mengambil sebotol wine lalu menenggak minuman itu dari botolnya langsung.


“Jangan pernah lakukan itu lagi! Mengerti!!!” Bentak Min-Jeong sembari menunjuk Jungkook.


TAK


Min-Jeong menaruh botol wine itu secara kasar ke atas meja lalu pergi.


“Astaga! Dia meminum setengah botol!” Pekik Taehyung.


“Dia memang gadis yang menarik...” gumam Suga tersenyum tipis.


“Astaga! Kau gadis yang kuat ya...”kata Jungkook dalam hati.


Di lain tempat Min-Jeong tidak mabuk sama sekali, bahkan setelah ia menenggak setengah botol wine, ia nampak baik-baik saja, kesal karena Jungkook mengambil minuman miliknya, ia mengoceh sendiri sembari menendang-nendang udara.


“Hey...apa karena kau laki-laki jadi meremehkan aku! Benar-benar buat orang kesal saja! Argghhhhh...” teriak Min-Jeong kesal.


“Aku tidak akan mabuk hanya karena minuman! Aku jago minum tahu!” Min-Jeong terus mengoceh.


“Kalau begitu...bagaimana tarung minum denganku?” Tantang seorang pria pada Min-Jeong.


“Ayo! Siapa takut!” Jawab Min-Jeong sembari membalikan badan.”Suga oppa...” desisi Min-Jeong menunduk malu.


“Habiskan ini semua bersama denganku, jika kau mabuk lebih dulu, kau harus mengabulkan apapun permintaanku dan jika aku duluan yang mabuk, kau boleh meminta apapun padaku, bagaimana? Kau terima tantanganku ini?” Kata Suga sembari menunjukan tiga botol soju pada Min-Jeong.


“Okay! Siapa takut!” Jawab Min-Jeong.


Setelah mereka menentukan tempat dimana mereka minum, mereka berdua minum tanpa henti sampai dua botol soju habis tak tersisa.


“Tinggal satu botol lagi! Kau masih sanggup?” Tanya Suga memerah pipinya karena pengaruh akohol.


“Min-Jeong...” panggil Suga.


“Iya...” sahut Min-Jeong sembari membuka tutup botol Soju.


“Kau masih menyukai Jungkook?” Tanya Suga.


“Masih dan bukan Jungkook oppa saja, tapi kalian semua aku suka...hehehe” jawab Min-Jeong.


“Bukan itu maksudku...” kata Suga mendekat pada Min-Jeong.


“Lantas apa maksud oppa?” Tanya Min-Jeong bingung.


“Sebagai seorang wanita, kau masih menyukai Jungkook?” Suga bertanya sembari mendekatkan wajahnya ke wajah Min-Jeong.


“Tidak...” jawab Min-Jeong lalu memalingkan wajah ke atas langit.


“Kenapa?” Tanya Suga.


“Suga oppa...” Min-Jeong menatap wajah Suga.”Aku hanya fans, aku tidak mau melewati batasan karena itu bisa membuatku patah hati suatu hari nanti”


“Ohh...begitu rupanya...” Suga tersenyum getir.


“Hiks...aku takut melangkah lebih dari seorang fans...karena aku tahu, bulan dan matahari tidak mungkin bersatu...hiks...hiks...hiks....” Min-Jeong menangis sembari meraih gelas miliknya.


“Cup...cup...jangan menangis ya...” kata Suga meraih wajah Min-Jeong dengan kedua tangannya.


“Suga oppa...aku sangat menyukai kalian...aku hanya ingin kalian bahagia dan selalu sehat, itu saja sudah cukup bagiku...hiks...hiks...hiks...” kata Min-Jeong.


“Kami selalu bahagia karena kami memiliki kau dan ARMY...” kata Suga tersenyum manis.


“Yang benar?” Tanya Min-Jeong.


“Benar...” jawab Suga.


Min-Jeong langsung menyandarkan kepala di bahu kanan Suga begitu mendengar jawaban dari Suga.


“Aku dan yang lainnya pasti akan selalu bahagia selagi kalian mengingat kami dan selalu mendukung kami...” kata Suga menenggak satu gelas lagi minumannya.


“Syukurlah...aku sebagai seorang ARMY, pasti akan selalu mengingat kalian dan mendukung apapun keputusan kalian nanti, bahkan kami juga akan mendukung siapapun pasangan kalian nanti...” kata Min-Jeong.


“Seandainya kau sudah berani melewati batasan itu, maukah kau memulainya denganku Min-Jeong?” Kata Suga lalu bertanya.


“Tungggu Suga oppa...apa kau sudah mabuk?” Min-Jeong duduk tegak mendengar pertanyaan dari Suga.


“Aishhh...sudahlah...lupakan pertanyaanku” kata Suga hendak berdiri.


GREPPP


Min-Jeong menahan tangan Suga.


“Suga oppa suka sama aku?” Tanya Min-Jeong.


>>>to be continued