
Flashback on
1 hari sebelum kejadian
“Ms.Benjamin apa yang kau lakukan sayang,?”
Josslyn yang telah siap dengan menu dessert. smoking dihadapan Pria yang sangat disayanginya itu Demian Jhonson.
“Apalagi sayang bukankah kau melihatnya sendiri hm My baby Demian,”
“But baby, bagaimana jika Anakku ada didalam sana,”
Josslyn tersedak rokok dan membuang rokok itu kesegala arah, dia tertawa mendengar kekasihnya itu mengatakan bahwa dirinya sedang pregnant.
“Apa yang kau katakan hm sayang,? kau ini bicara apa,”
“Akan kubuat kau mengandung anakku Ms. Benjamin.”
Melihat tatapan mata dari Demian membuat nya diam kaku dan tidak berkutik walau sudah menjalin kasih selama 5 tahun itu. sungguh Josslyn tidak sanggup melihat Demian yang menatap nya seperti itu wajah nya yang sangat tampan, mata nya mampu menghipnotis dirinya, bibirnya ahhhh memikirkannya saja membuat Josslyn sudah mabuk.
Demian menarik tangan Josslyn membawa badan itu jatuh di badanya merangkul badan yang sexy itu di pelukanya, mengusap lembut punggungnya mendekatkan wajahnya ke arah bibir ranum milik Josslyn.
sungguh saat ini jantungnya tidak bisa berhenti berdetak dengan sangat kencang. napas yang tidak beraturan,dan membuat Josslyn menelan selavinannya,
Menyadari wajah wanitanya itu penuh dengan kegugupan dan terdengar detak jantung Josslyn sangat kencang berdetak membuatnya tersenyum sebegitu gugup kah wanitanya itu,
“Kenapa jantungmu terdengar sangat kencang bunyinya.?”
Mendengar kalimat yang keluar dari mulut Demian membuat Josslyn sangat malu dan ingin segera pergi dari situ.
“Aa.. Aku ke toilet dulu.”
Josslyn pergi dengan terburu-buru meninggalkan Demian yang terdiam melihat tingkah laku wanitanya itu.
“Aishhhh!!! kau sangat brengsek Demian,! bisanya kau menanyakan hal konyol dan bodoh seperti itu aaahhhhh!!! dan kau membuatku seperti gadis gila. benar-benar Demian brengsek.”
Josslyn yang mengumpat dan marah kepada Demian karna dirinya telah dimainkan oleh kekasihnya itu membuat harapan palsu untuknya dengan menanyakan hal konyol tersebut.
Didalam mobil Josslyn hanya terdiam tidak melihat kearah depan tapi kearah samping yang membelakangi Demian, menjawab satu persatu jika kekasihnya itu berbicara.
Demian yang mengetahui perubahan dari wanitanya itupun memegang tangan Josslyn untuk melihatnya, namun tanganya di tepis oleh Josslyn membuat Demian semakin kesal.
“Baby, ada apa denganmu,?”
Josslyn yang geram dengan-Nya,
“Kau.... Kau itu, kenapa kau selalu bersikap seenaknya saja huh? Aku benci padamu Demian,”
Demian bingung mendengarkan ucapan dari Josslyn,
“Huh? wait, Sebenarnya apa maksudmu sayang hm,?”
“Apa yang kau lakukan Demian? dan apa yang barusan kau lakukan hm,?”
“De.. Apa yang kau lakukan? Apa kau sudah gi.... ”
Demian membuka safety belt nya dan menarik tengkuk Josslyn menciumnya dengan sangat dalam, memainkan lidah Jossly, terdengar suara erangan Josslyn yang membuat gairah Pria itu sudah dipuncak ketika tanganya meremas dan memainkan buah kesukaanya dengan jari telunjuknya membuat pemilik tubuh tersebut menggeliat.
Demian mengangkat tubuh Josslyn kedalam pangkuannya posisi Josslyn menghadap kearah Demian dengan kedua kakinya berada di pinggul kekasihnya itu membuka baju wanitanya dengan kasar karna Demian sudah tidak tahan ingin memasuki miliki nya itu didalam gua kenikmatan yang membuat semua pria di muka bumi ini sangat candu.
Memandangi wajah wanitanya itu yang merem dan membuka mulutnya sesekali mengigit bibirnya mengeluarkan suara kenikmatan, membuat Demian sangat menyukainya dan terus memainkan jarinya yang bermain di bawah sana,
“Oh ahh De.. Ah“
“Iya sayang kau sangat cantik. keluarkan lah terus desahanmu aku sangat menyukainya,”
“Ohh aah ah hm ohh De... aku mau ahh,”
“Keluarkan sayang,”
“Ahhh ahh de hmm,”
Josslyn memeluk Demian denga lemas, sudah mengeluarkan pelepasan karna tangan kekasihnya itu. dirinya tidak pernah merasa kenikmatan itu sebelumnya.
Demia melihat wajah wanitanya itu "Baby, sekarang giliranmu" Mengarahkan wajah Josslyn kearah miliknya.
“Apa itu tadi? dia mencium ku dan... dann melakukan itu Aaaaaaa aku bisa saja mati disaat itu karna jantungku ingin copot. Demian brengsek. Aku sangat mencintaimu Demian,”
Ya, Demian tidak pernah mencium bibir Josslyn apalagi lebih dari itu alasannya cukup klise karna dia tidak yakin jika hubungan itu akan bertahan seperti apa yang dirinya bayangkan tentunya karna Josslyn dari keluarga Benjamin.
setiap dekat dengan Josslyn membuat Demian sungguh tidak bisa menahan gairahnya itu Setiap ingin melakukannya Demian lebih baik pergi Josslyn pun tidak merubah sikapnya namun baru kali ini Josslyn bersikap sangat menginginkan nya itu membuat dirinya tidak bisa menahannya.
“Baby tunggulah aku di villa yang ku siapkan untukmu hm,?”
Demian berbicara dengan suara nya yang lembut menempelkan keningnya dengan kening Josslyn dan menatap mata yang sangat cantik itu
“Hm.”
Josslyn melihat mata nya ditatap dengan sangat lembut itu membuatnya luluh sangat luluh.
Demian mencium kening wanitanya itu dan memeluknya sangat dalam membatin di dalam hatinya,
“Kenapa kau harus dari keluarga Benjamin Josslyn.”
.
.
.
.
.
.
“Sepertinya anda sangat tidak sabar Mr. Adam's baiklah i will show you, what's that a big project. but fitst mungkin kau harus meletakan saham mu sebanyak mungkin disini.”