
Location in A Group Company
Memakai kacamata berwarna hitam, berjalan dengan santai menuju lift seluruh karyawan menyapa dan menundukan kepalanya kearah Anna.
Lift telah berjalan menuju lantai paling atas tertinggi di gedung itu location secret, tempat pengoperasian Hologram Anna dan tentunya dia akan kembali memainkan teknologi Al yang dirinya buat sendiri menggunakan otaknnya.
Gia yang berada di belakang Anna ikut masuk kedalam location secret,
"Huuh aku tidak pernah merasakan sebahagia ini sebelumnya," Anna melihat sekeliling room itu dan terdengar suara Program Al yang telah dirancangnya khusus untuk membantunya dalam berkerja "good morning Ms. Steell" Anna tersenyum mendegar suara dari asisten digitalnya itu "ya Seven, i miss you buddies"
"I miss you to Ms. Steell," Anna memainkan jari lentiknya itu kearah hologram yang ada dihadapannya dengan sangat lincah untuk memulai bisnis yang sedang dibuatnya tentunya dibantu dengan Seven sang asisten digitalnya.
Seven adalah teknologi Al atau sebuah kecerdasan buatan yang tanpa memiliki body namun dengan program digital dan harus memakai jaringan Satelit untuk menghidupkannya. diberkahi Anugerah cerdas dan berbakat membuat Anna bisa mengoperasikan bisnis diluar nalar otak manusia.
Namun, seven akan tetap terus dirahasiakan oleh Anna karna dampak global akan sangat besar untuk mengambil ahli dalam teknologinya itu,
Anna dibuat sangat sibuk karna pekerjaannya yang telah menunggu dirinya itu. di ruangan sendiri mengotak atik hologram itu "Ms.Steell ini akan berhasil jika salah satu elemen itu bertemu dengan eleman yang baru" Anna yang tidak menyadari itu langsung mencobanya dan bingo Anna telah berhasil dengan programnya "Seven kau benar-benar sangat cerdas. jika kau nyata akan ku jadikan kau suamiku," Anna menyeruput kopi panas yang ada ditangannya itu "Ow Ms. Steell kebanggaan sendiri bagiku,"
Sudah 7 jam Anna didalam Location Secret itu dirinya tidak kunjung keluar karna sangat menikmati memainkan hologramnya itu dan sesegera mungkin menyelesaikan pekerjaannya yang sedang menumpuk. Gia yang mondar mandir keluar masuk keruangan itu meminta stample dari bossnya dan tanda tangannya itupun dibuat kewalahan tidak ada istirahat bagi mereka berdua.
Anna sungguh sangat konsisten dan sangat menyukai pekerjaannya itu karna baginya pekerjaannya sekarang adalah hobinya dan kecerdasannya adalah bakatnya tidak heran jika Anna tidak ingin menginginkan pria untuk berada dalam hidupnya telah banyak sekali laki-laki yang menginginkanya namun selalu saja ditolak oleh dirinya tapi kali ini dirinya goyah dan hatinya telah terisi oleh seseorang pria yang selalu mengejarnya dan membuatnya gila ya, dan pria itu adalah Ellano Scott.
Sudah 1 bulan lamanya dirinya tidak mendengar kabar dari pria itu membuat Anna mulai mencarinya, memainkan sedikit the Sierra yang ada dihadapannya dan beberapa detik muncul wajah pria itu tengah berada di kota namun bukan kota di negaranya melainkan negara gingseng Korea Selatan,
Membuat wanita itu mengerutkan dahinya dan bertanya didalam hatinya untuk apa Ellano kesana segera dirinya mencari informasi melalui the Sierra dengan cepat Anna mendapatkan jika Ell sedang ada urusan bisnisnya di Korea Selatan, membuat Anna sedikit tenang.
.
.
.
.
.
Sebulan lamanya Ell tidak menemui Anna karna masih membiarkan wanitanya itu merefleksikan otaknya dan tubuhnya karna mungkin bagi Ell, mengingat kejadian yang ada di kamar itu jika Anna setelah mengalami gangguan dari tidurnya itu tampak perubahan dari wanitanya seratus persin drastis berubah Ell merasakan jika Anna tengah bermimpi buruk atau ada sesuatu dari masalah yang terbawa didalam mimpi itu.
Namun bukan Ell membiarkan wanitanya itu begitu saja melainkan selalu mendapat informasi dari asistennya Taylor sedang apa, dimana dan apa aja yang dilakukan oleh Anna. membuat dirinya sedikit tenang dan mampu meninggalkan wanitanya itu untuk urusan bisnisnya di Korea.
Tampak berlarian seorang pria yang sudah berumur karna telah membuat seorang Ellano Scott menunggu dirinya ini adalah hari yang sangat buruk baginya.
"Morning Mr. Scott, I'm sorry telah membuatmu menunggu," pria itu cemas dan menundukan kepalanya dihadapan Ell
Enggan untuk melihatnya Ell hanya memberikan isyarat kepada Taylor agar membatalkan bisnis dirinya bersama pria itu. Taylor yang mengetahuinya dengan cepat memberikan sebuah kertas yang berisi surat pembatalan kerja sama dengan Roy Statham.
Kliennya terus saja memohon agar memberikan dirinya kesempatan namun Ell segera pergi dari situ.
.
.
.
.
.
Anna dan Gia tengah menikmati makan malam mereka di sebuah restoran yang tidak terkenal dan sangat sederhana namun itulah tempat favorit Anna dan Gia untuk mengenyangkan perut mereka. "Hmm you know ini yang sangat kunantikan ughhhh membuat perutku sangat kenyang, l" Gia tertawa dan minum segelas bir
Anna tertawa melihat tingkah laku sahabatnya itu. "16 tahun Anna kau tidak pernah mengganti restoran favorit mu kemana kau pergi pasti kau selalu akan merindukan tempat ini," Anna mengangguk sambil menyesapkan bir itu "hm you right,"
Tengah malam mereka pulang dengan tubuh yanh sempoyongan Gia terus saja meracau tidak. jelas karna dirinya sangat mabuk Anna merangkul tangan Gia ke lehernya dan menyeimbangkan jalan mereka agar tidak jatuh.
Melihat sahabatnya itu sangat mabuk membuat Anna geram ingin sekali menjatuhkan wanita itu sekarang juga "Anna kauuu.... boss yang sangat payah, !!!!" Anna yang mendengar itu membuat dirinya makin kesal "Terus saja kau mengoceh aku akan memotong gajimu 80%,"
Mereka sudah sampai di parkiran karna jarak parkiran dengan restoran itu lumayan jauh membuka pintu mobil itu dan menjatuhkan Gia didalam "Urghh kenapa kau berat se..ka..li," Anna mengomel didalam mobil melihat Gia yang tengah terlelap dengan tenang.
Melajukan mobilnya namun firasat Anna sangatlah kuat jika ada seseorang yang tengah membuntuti mereka. melihat di kaca spio mobil ada 2 mobil yang mengikuti mobil Anna, dengan cepat Anna kembali melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Sesekali melihat kearah kaca spionya mobil itu terus saja mengikutinya dan kini kedua mobil Mercedes-Benz telah mengepung dirinya dengan Anna yang berada di tengah-tengah,
Melihat kesamping kanan kiri dan secepat kilat dia mengerem mobilnya hingga kedua mobil itu tampak jauh dihadapanya. sesegara Anna memutar balik arah ke jalan lintas yang berada di map nya itu mengikuti terus arah jalan itu hingga dirinya lolos dari kedua mobil yang membuntuti mereka.