
Anna yang baru siap membersihkan badanya itu melihat handphone nya berdering dengan nomor baru. tersenyum tipis kearah telfon nya itu ya,
Anna tau siapa yang menelfon nya karna sistem pelacak telfonya yang Anna buat sendiri mampu melihat siapa saja orang yang menelfon nya terlihat tulisan Ellano Scott dengan nomor baru menelfon nya,
"Anna,? "
"Ada apa kau menelfon ku Mr. Scott,? "
"......Aku hanya,.. aku partner kerjamu. investor terbesar yang sedang join dengan bisnis mu. tentu saja aku harus menghubungi mu untuk menanyakan bagaimana perkembangan proyek ku. seharusnya kau duluan yang menghubungi ku Ms. Steel,"
Anna yang mendengar itu terdiam tidak menyangka Ell akan menelfon karna urusan pekerjaan diluar jam kerja.
"Ooh begitukah? baiklah Mr. Scott aku akan menyuruh sekretaris ku untuk menghubungimu."
"Apa? Anna,"
Tuttttt tutt tutt
"Annaaaaa."
Anna mematikan telfonnya terduduk bingung dengan apa yang barusan dia dengar.
membatin di hatinya
"Jadi kau menghubungi ku hanya untuk pekerjaan,"
Anna segera memakai pakaianya dan beristirahat
Pov
"Kemana dia?apa yang dilakukannya? kenapa dia lama sekali mengangkat telfo nya itu,! "
Ell yang sedari tadi berusaha menghubungi Anna dengan duduk santai namun terkejut dan membetulkan duduknya karna seseorang mengangkat telfonya, mendehem membetulkan suaranya agar tidak gugup.
Ingin sekali Ell mengutarakan hatinya jika dia merindukan wanitanya itu namun kata yang keluar dari mulut Anna membuatnya kaku dan mengalihkan apa isi hatinya itu. Ell mencari topik agar Anna tidak mematikan telfon darinya namun tidak disangka Anna memberikan jawaban lain dan langsung mematikan telfon darinya.
"Kau benar benar-benar membuatku sangat kehabisan kata kata. baiklah akan ku coba cara extrem untuk mendapatkan mu Ms. Stell,"
Ketika Ell hendak istirahat namun taylor mengetuk pintunya dan masuk.
"Sir, Mr.Nassef Rebrad berada di rumah sakit karna kondisinya yang drop,"
Ell melihat taylor memberi berita tentang. Mr. Nassef Rebrad yaitu ayahnya sendiri dilarikan rumah sakit, dirinya syok dan bergeas menuju Dubai.
"Putar pesawatnya sekarang,"
"Yes, sir."
Ellano tampak cemas mengkhawatirkan ayahnya itu bagaimana tidak sudah lama dia tidak pulang ke kampung halamannya itu karna dirinya sangat sibuk urusan bisnisnya.
.
.
.
.
.
"Sir, kita akan landing dalam 15 menit kedepan."
Liam yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan wanitanya itupun sudah bersiap rapi dengan setelan Blazer nya. dirinya ingin langsung menuju mansion Anna.
"Tunggulah aku Anna."
Washington DC
Bandar udara Nasional Ronald Reagan Washington, Jet Liam landing dengan Aman.
diketatkan oleh beberapa para bodyguard, dan Police untuk mengiringi mobil yang Liam kendarai mereka menuju mansion Annastasya Steell. yang menempuh perjalanan 1 jam dari. badarara. Liam sangat antusias tampak raut wajahnya yang tersenyum karna dirinya akan bertemu wanitanya itu.
Menuju kawasan mansion Anna gerbang pagar masuk pertama dijaga ketat oleh para suruhan Anna. dan tampak gerbang yang dipenuhi CCTV sopir Liam berbicara kepada para penjaga dan melihat kearah komputer bahwa mereka aman tidak ada datang nya ancaman dari mereka.
"Biarkan mereka masuk."
Penjaga melihat Liam yang duduk dibelakang sopir mengalihkan pandangan nya kearah samping,
Mobil Liam masuk dan mengarahkan mereka ke gerbang kedua. para penjaga mengecek melalui scan yang ada di gerbang dan melihat kearah monitor bahwa mereka Aman. mengizinkan masuk.
Liam melihat halaman mansion Anna yang sangat luas dan terlihat ada harimau yang dibebaskan berkeliaran diluar halaman dengan para penjaga yang bertugas ketat untuk melindungi benteng pertahanan Anna tersebut.
Pov
Anna yang telah duluan sampai 1 jam dibanding Liam tengah bermain dengan salah satu peliharaan nya yang bernama Sanchez, harimau besar berjenis kelamin jantan yang sudah bersama Anna lebih dari 15 tahun itu pertama kali bertemu Sanchez masih kecil dan tidak ada satupun induknya.
Anna merawat nya dengan penuh rasa sayang dan membiarkan Sanchez berkeliaran di mansion dan halaman rumah nya bahkan ketika tidur pun Sanchez dibawah tempat tidur nya. harimau yang dilatih Anna untuk melindunginya kepada siapapun orang yang akan menyerangnya suatu saat nanti.
"Here boy... yaa good... catch.... that's my boy,!"
Tampak seorang mengetuk pintu dari arah luar dan masuk membuat Sanchez berlari menuju arah pintu da membuka pintu itu harimau itu naik ke badan Emma dan menjilati wajah Emma.
"Ms.Stell ada seseorang yang tengah menunggu anda di ruangan,"
Anna mengerutkan keningnya dan bertanya kepada bodyguard nya itu.
"Who,?"
"Mr.Adam's,"
Anna beranjak keluar bersama Sanchez menuju ruangan tamu dan melihat Liam tengah duduk melihat dirinya. Sanchez mengaung kearah Liam karna belum pernah bertemu orang itu.
Anna hanya mendiamkan saja melihat hewan peliharaan nya itu.
"Apa yang membuat mu kemari Mr. Adam's,? "
Anna bertanya sambil memainkan kepala Sanchez
Pov
Liam masuk kedalam mansion Anna dan bertemu dengan Emma. melihat wajah Emma yang garang dan tegas terlihat seperti seorang petarung. Anna benar-benar menjaga dirinya penuh dengan para penjaga yang kemampuannya diatas rata-rata.
"Welcome Mr. Adam's, here I will show you"
Liam berjalan mengikuti arah Emma dan menaiki lift menuju lantai 2 Keruangan tamu. para pelayan menunduk kearahnya dan di silahkan duduk oleh Emma.
Liam yang melihat Anna tengah berjalan kearahnya dan diikuti oleh harimau membuat Liam diam tak berkutik perasaanya campur aduk antara terpesona melihat kecantikan wanitanya. itu dan bergedik ngeri dengan apa yang ada dibelakang Anna. hewan itu berjalan dan mengaung kearahnya membuat kaki Liam lemas dan ingin rasanya dirinya lari.
"Aku ingin bertemu denganmu Anna,"
Sanchez terus saja berada di hadapan Liam dan mengaung. Anna menenangkan hewan peliharaan nya itu dan menyuruhnya pergi.
"Aku tidak mengerti apa maksudnya Mr. Adam's,"
Liam gugup karna Anna berjalan mendekatinya terlihat aroma tubuh Anna dari sana.
"Aku datang kesini karna ada urusan penting. hm bagaimana jika big project ini kita adakan di tempatku saja. aku akan menambah seluruh fasilitas yang kau perlukan, "
"Sepertinya keputusan itu ada ditangan para dewan Mr. Adam's,"
Liam tahu betul pertanyaannya itu dirinya berusaha untuk tetap cool didepan Anna
"Baiklah, bolehkah kau mengajaku berkeliling? aku sungguh sangat menyukai design di rumah ini, "
Anna tampak kebingungan dengan tingkah laku Liam yang datang kediaman hanya untuk hal yang tidak masuk akal.
"Mulai dari sini.... "
Terhenti karna Gia sahabat nya itu mendatangi Anna di luar jam kerjanya.
Emma Caitlin